Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 81 - Kabar Baik


__ADS_3

Suara seseorang yang terus mencoba untuk keluar dari dalam hutan. Dengan menyeret beberapa tanaman rumput yang menganggu penglihatannya, Dewa Yao Lin datang dengan beberapa pasukan untuk membunuh iblis kecil yang berani menyerang sebagian dari alam fana. 


Dan yang terjadi di tengah-tengah perjalanan tersebut, Yao Lin berjalan kembali menuju reruntuhan kuilnya dan melihat seorang laki-laki yang awalnya tidak dikenali olehnya sehingga, membuat dia berkata, "Tuan, apa yang Anda lakukan disini?"


Sudah jelas dia pasti mengetahui siapa laki-laki yang berada di depannya ini. Lalu, ketika laki-laki tersebut menoleh ke arahnya dan menunjukkan wajah aslinya, Yao Lin merasa sangat terkejut dan seperti mendapatkan sebuah hantaman spiritual begitu dia menyadari bahwa laki-laki ini adalah Xiao Guang Yu yang seharusnya sudah mati selama dua puluh tahun lalu. 


Yao Lin berkata dengan perasaan terkejut dalam benaknya, "Tuan ini, benar-benar Yang Mulia Pangeran?" 


Xiao Guang Yu sedikit tertawa melihat ekspresi yang ditunjukkan oleh Yao Lin yang membuatnya berkata, "Iya, mungkin seperti itu. Aku sudah tidak memiliki apapun sekarang ini dan pantaskah aku mendapatkan julukan sebagai pangeran?" 


Salah satu prajuritnya mendorong Yao Lin menjauh dari Xiao Guang Yu dan berkata, "Tuan! Bisa saja dia bukanlah Yang Mulia pangeran melainkan iblis yang sedang menyamar!" 


Xiao Guang Yu yang mendengarnya lantas berkata, "Baiklah jika kalian tidak percaya kelahiranku ini. Aku juga sebenarnya tidak mengetahui mengapa aku bisa kembali dilahirkan kembali." 


Yao Lin mendorong prajurit yang mencoba untuk melindunginya dan berkata padanya, "Tidak mungkin ada iblis kecil yang bisa meniru seorang Dewa! Sudah jelas dia adalah Yang Mulia Pangeran!" 


”Sebenarnya, aku juga tidak percaya dengan kelahiran ku ini.” batin Xiao Guang Yu yang hanya menyaksikan mereka sedang saling berbicara. 


Yao Lin membungkuk pada Xiao Guang Yu dan berkata, "Yang Mulia, maaf atas ketidaksopanan prajurit saya." 


Xiao Guang Yu melambaikan tangannya dan berkata, "Tidak masalah. Sebenarnya aku juga ingin menanyakan beberapa hal pada Dewa Yao." 


Yao Lin menjawab, "Hal apa yang telah membuat Yang Mulia khawatir selama ini?" 

__ADS_1


Xiao Guang Yu menunjukkan kristal rubah milik Xiang Hu dan bertanya, "Kemana perginya Ah She dan Hu'er sehingga mereka tidak mencariku? Lalu, apakah yang terjadi pada keduanya?" 


Yao Lin menunjukkan ekspresi khawatirnya pada Xiao Guang Yu dan menghela nafas berat berkali-kali ketika Xiao Guang Yu menanyakan hal itu. Dia awalnya ragu untuk mengatakannya namun, pada akhirnya karena ini adalah sebuah kebenaran yang harus segera diketahui oleh Dewa mereka, Yao Lin menjawab, "Yang Mulia, kedua pelayan Anda, telah melakukan pertarungan sampai mati." 


Mendengarnya membuat Xiao Guang Yu terkejut dan kembali berkata, "Bisakah Dewa Yao menjelaskan apa yang terjadi pada mereka berdua dan juga Li Ruo?!" 


Yao Lin menjelaskan, "Ketika kematian Yang Mulia, tidak berselang lama setelah para hakim Dewa meninggalkan Anda. Mereka berdua melakukan pertarungan besar-besaran hingga berakhir pada akhirnya mereka berdua menjadi abu. Mereka melakukannya di sebuah hilir sungai yang berada ditempat kematian Anda. Dan juga, pelayan rubah Anda sengaja meninggalkan kristal miliknya untuk Yang Mulia karena dia ingin agar Yang Mulia bisa menemukan reinkarnasinya."


Xiao Guang Yu berpikir serius sebelum dia berkata, "Lalu, bagaimana dengan Li Ruo? Apakah dia juga seperti Hu'er dan Ah She?" 


Yao Lin menjawab, "Sayang sekali. Li Ruo sekarang ini, telah menjadi musuh para Dewa. Memang benar dia yang telah membunuh leluhur pangeran Zhen Bei menggunakan tangannya sendiri dan memberikan sedikit bantuan untuk alam surga tapi, dia juga memiliki niat buruk untuk membunuh Kaisar langit." 


Xiao Guang Yu sangat tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Yao Lin sehingga membuatnya harus mengelak seluruh perkataannya, "Tidak mungkin! Li Ruo tidak mungkin bertindak sebagai penjahat bagi ke-tiga alam lainnya!" 


Yao Lin kembali berkata, "Memang tampaknya tidak bisa dipercaya oleh Yang Mulia tapi, hal inilah yang sebenarnya terjadi selama kematian Yang Mulia." 


Yao Lin menghela nafasnya dan menjawab, "Leluhur Pangeran Zhen Bei telah mengubah seluruh isi suratnya dan telah memberikan perintah untuk membunuh Yang Mulia."


Xiao Guang Yu kembali bertanya, "Tapi, kenapa?"


Yao Lin menjawab, "Pastinya karena perasaan dendamnya pada alam surga yang membuatnya terus membunuh para Dewa yang memiliki prestasi tertinggi." 


Xiao Guang Yu tidak berekspresi ketika dia berkata, "Aku tahu, seharusnya aku tidak memilih jalan untuk menjadi dewa yang paling berprestasi agar Li Ruo tidak bisa berbuat kejahatan seperti ini." 

__ADS_1


Yao Lin berkata, "Alam Surga pasti akan menggantikan kematian Anda akibat kesalahan yang kami lakukan." 


Xiao Guang Yu terdiam sesaat dan kemudian berkata, "Aku tidak masalah dengan hal itu tapi, apakah Li Ruo akan mendapatkan hukuman atas apa yang telah dia perbuat?" 


Yao Lin menjawab dengan khawatir, "Iya, Yang Mulia. Li Ruo akan mendapatkan hukuman atas perbuatan yang dia lakukan." 


Xiao Guang Yu langsung menjawab, "Jangan biarkan dia merasakan kematian diusianya yang sangat muda! Aku mengerti, Li Ruo adalah iblis petaka yang pernah melakukan kudeta diberbagai tempat tapi, dia adalah alasan mengapa aku menjadi salah satu Dewa yang dibanggakan surga! Dewa Yao! Bisakah Anda membantuku agar hal itu tidak terjadi?" 


Yao Lin menjawab, "Aku juga tidak mengetahuinya. Semua keputusan ini, tergantung dari keputusan Kaisar langit." 


Xiao Guang Yu langsung berkata, "Kalau begitu, mintalah padanya agar dia tidak membunuh Li Ruo." 


Yao Lin menjawab, "Yang Mulia katakan saja pada kaisar langit."


Xiao Guang Yu berkata, "Bukankah aku sudah tidak lagi menjabat sebagai Dewa? Apakah aku masih bisa bertemu dengan Kaisar langit?" 


Yao Lin menjawab, "Posisi Yang Mulia saat ini masih menjadi seorang Dewa. Karena Kaisar langit masih belum menemukan orang yang cocok untuk menggantikan Anda, secara resmi Yang Mulia masih bisa dikatakan sebagai Dewa." 


Xiao Guang Yu berkata, "Kalau begitu, bisakah antarkan aku menuju istana Kaisar langit?" 


Yao Lin menjawab, "Yang Mulia bisa meminta Dewa keberkahan untuk mengantarkan Anda menuju istana Kaisar langit." 


Sementara ini, suasana alam surga yang masih terlihat ramai. Memunculkan beberapa burung penghantar berita yang telah disampaikan oleh beberapa Dewa yang turun gunung menuju alam fana. 

__ADS_1


Tepat pada saat salah satu burung yang mengantarkan pesan dari Dewa bumi, Yao Lin. Sebuah secarik kertas yang diikat pada gelang-gelang kaki burung merpati, membuat seisi surga terkejut ketika membacanya. 


Sebuah kabar gembira telah disampaikan oleh Dewa bumi dan kemenangan akan berpihak pada alam surga untuk sementara. "Dewa perang telah kembali dari kematiannya?!" 


__ADS_2