
"Kau membawa Yang Mulia dengan sangat tidak benar!"
"Apanya yang tidak benar?! Kau saja yang melihatnya dengan salah!"
Perkelahian antara kedua pelayan ini, benar-benar sangat tidak berguna. Hanya sebuah kesalahan kecil tentang Xiang Hu yang membawa Xiao Guang Yu tidak sengaja menjatuhkannya bersama dirinya, membuat Guzhu She menyalahkannya karena benar-benar tidak bisa diandalkan untuk melindunginya.
Lagi-lagi perkelahian yang membuat seluruh tertawaan para dewa disana membuat langit terang benderang di bawah sebuah jembatan hitam.
Sekelompok orang, mendatangi mereka dengan wajah yang sangat ketakutan dan beberapa ada yang terlalu berani untuk mengacungkan sebuah tombak dan golok di hadapan mereka berdua.
Tempat yang gelap dan suram, terbentuk sebuah desa terpencil di depan sebuah jembatan yang telah menghitam karena terdapat hantu yang menjadi penunggu jembatan yang mereka sebut dengan Nian Yu. Daerah ini, memang cukup dekat dengan istana kaisar dan hanya berjarak beberapa rumah besar saja dari tempatnya.
Melihat para penduduk yang memakai pakaian lusuh, membuat Xiao Guang Yu sempat berpikir, apakah mereka tidak pernah mendengar bantuan kaisar untuk memperbaiki kehidupan mereka?
Kedua pelayannya melindungi Xiao Guang Yu dengan sangat baik dan pedang yang mereka keluarkan dari balik pakaiannya.
Namun sayangnya, hal itu tidak membuatnya senang dan malah menarik kedua pelayannya untuk segera berdiri di belakangnya dan berkata pada semua penduduk ini, "Apa yang kalian lakukan disini? Dengan kehidupan yang seperti ini, apakah kalian tidak pernah meminta bantuan kepada paduka Kaisar?"
Salah satu penduduk yang berada di barisan depan menjawab, "Untuk apa kami percaya dengan Kaisar tidak berguna itu? Apakah dia layak untuk menjadi Kaisar dalam negara jika tindakannya hanya memojokkan rakyat kecil seperti kami?!"
”Aku tidak pernah mendengar paduka akan melakukan hal seperti ini.” batin Xiao Guang Yu yang kemudian kembali berkata, "Apa yang telah paduka lakukan pada kalian semua? Bisakah aku mengetahui apa penyebabnya?"
Penduduk itu menjawab, "Yang Mulia tidak perlu bertindak sombong terhadap kami! Penduduk disini sudah mengetahui bahwa seluruh bangsawan kekaisaran tidak pantas menjadi pemimpin dan akan mendapatkan laknat dari Dewa perang!"
”Eh? Apakah bisa seorang Dewa perang melaknat diri sendiri?” batin Xiang Hu yang mulai aneh dengan percakapan ini dan akhirnya maju untuk bicara, "Yang di hadapan kalian saat ini, adalah Dewa perang yang sesungguhnya!"
Takjub, semua orang yang mendengarnya langsung terkejut dan terdiam sesaat sebelum mereka tertawa lepas begitu mendengarnya.
Guzhu She yang memang mengetahui mengapa mereka tertawa lepas seperti itu lantas memukul rahang Xiang Hu hingga membuatnya terhempas jauh ke tanah dan membiarkannya memikirkan kesalahannya sendiri sambil memegangi tulang rahangnya yang terasa remuk.
__ADS_1
Guzhu She berkata padanya, "Tidak mungkin Yang Mulia akan disebut sebagai Dewa perang untuk sekarang ini. Apa kau lupa, dia belum mendapatkan restu dan bertemu dengan Kaisar langit."
Salah satu penduduk desa yang usai tertawa lepas itu berkata, "Sudahlah, lebih baik kalian bertiga pergi saja! Pergi dan jangan kembali!"
Guzhu She menarik Xiao Guang Yu untuk pergi sebelum dirinya berkata, "Sudahlah, lanjutkan saja perjalanannya jika Yang Mulia tidak ingin mati karena racun naga."
Xiao Guang Yu melepaskan diri dan menatap jembatan Nian Yu yang berdiri jauh di depannya.
Banyak hal yang telah dilihat olehnya termasuk sosok arwah yang berdiri di sana dengan memegang sebuah lentera yang hampir padam. Dengan rambut panjang, seluruh tubuhnya tertutupi oleh bayangan hitam yang seolah-olah membuatnya tidak terlihat di kegelapan malam.
Xiao Guang Yu menunda perjalanan dan berkata, "Tunggu sebentar! Jembatan itu, bukankah aku dengar sangat berhantu?"
Para penduduk kembali ketakutan dan menghunuskan tombak serta golok mereka ke arahnya dan berkata, "Yang Mulia! Sebaiknya Anda jangan macam-macam dengan jembatan Nian Yu!"
Xiao Guang Yu bertanya, "Memangnya kenapa? Bukankah jembatan itu sangat berhantu? Mengapa kalian tidak merubuhkannya atau memanggil salah satu Dewa untuk mengalahkan arwah laki-laki itu?"
Salah satu penduduk di barisan depan menurunkan tombaknya dan berkata, "Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan pada jembatan Nian Yu. Setiap minggunya, jembatan itu selalu meminta tumbal dan setiap minggunya itu, kami selalu kehilangan salah satu anggota keluarga kami."
Kedua pelayannya yang awalnya diam tidak bergerak dan begitu mereka mereka melihat Xiao Guang Yu yang seperti telah berjalan ke neraka, barulah keduanya merasa peduli terhadapnya.
Xiang Hu mencoba untuk menghentikan Xiao Guang Yu yang berjalan penuh amarah dengan berkata, "Yang Mulia, tidak bisakah kita tidak perlu mempedulikan jembatan tua ini?"
Guzhu She lanjut bicara, "Rubah ini benar Yang Mulia. Anda harus memikirkan diri Anda sendiri lebih dulu barulah mengurusi orang lain."
Xiao Guang Yu menjawab dengan terburu-buru, "Bagaimana bisa aku mempedulikan diriku sendiri sedangkan sebagian rakyatku yang berada diluar istana sedang berhadapan dengan iblis yang lebih kejam lagi?!"
Kedua pelayannya berkata, "Tapi Yang Mulia!"
Tidak ada yang bisa menghentikannya saat ini bahkan ayahnya saja tidak bisa menghentikan kemauannya untuk melakukan hal yang benar-benar tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa.
__ADS_1
Di depan jembatan Nian Yu yang sedang berdiri kokoh dengan bayangan hitam yang muncul di sekitarnya, tidak membuat Xiao Guang Yu menjadi getar sedikitpun dan menarik kembali ucapannya.
Teriakan para manusia yang disiksa di neraka, begitu terdengar di telinganya bahkan sampai menusuk gendang telinganya.
Semua penduduk yang menonton Xiao Guang Yu dari kejauhan begitu juga kedua pelayannya, serius menutup telinganya karena mendengar suara teriakan para manusia manusia ini.
Menggunakan penglihatannya, Xiao Guang Yu menatap jelas laki-laki yang tertutupi oleh bayangan hitam di sekelilingnya, sedang berdiri di depannya dan juga sedang menatapnya.
Xiao Guang Yu tidak mengetahui apa yang sebenarnya hantu ini lihat, tapi membuatnya mengetahui apa yang saat ini sedang direncanakan olehnya.
Lantas, Xiao Guang Yu mencabut pedangnya dan kemudian dihunuskan pada hantu yang berdiri di depannya saat ini sebelum berkata, "Arwah Nian Yu, bisakah kau pergi meninggalkan jembatan ini?"
Nian Yu menjawab, "Kau pikir, bisa mengusirku hanya dengan ucapan rendahan mu itu saja? Kau pikir, kau ini siapa? Apakah kau sedang mencoba untuk menjadi pahlawan disini?"
Xiao Guang Yu berkata, "Bukan menjadi pahlawan tapi, menyelamatkan rakyatku dari sikap mu yang sangat memalukan ini."
Nian Yu berkata, "Apa yang kamu bisa lakukan untukku agar bisa menjauh dari jembatan ini?"
Xiao Guang Yu menjawab, "Apapun yang kau inginkan termasuk ampunan dari Kaisar langit."
Nian Yu tertawa lepas sebelum berkata, "Iblis seperti ku, sudah selayaknya berbuat dosa. Untuk apa kau memberikanku hal percuma seperti itu jika maumu hanyalah kedamaian desa ini?"
Xiao Guang Yu menurunkan pedangnya dan berkata, "Baiklah. Kalau begitu, kita bisa membicarakan hal ini secara baik-baik. Setidaknya, tunjukkan wajahmu lebih dulu."
Desir angin yang berhembus sangat kencang sampai melukai pipi kanan Xiao Guang Yu yang sedang berdiri di depannya pada saat itu, tidak mengetahui bahwa Nian Yu sengaja membuat angin besar ini untuk melukainya secara perlahan.
Bayangan hitam yang awalnya menutupi seluruh tubuh hantu tersebut, perlahan menghilang dan memunculkan wajahnya dengan perlahan.
Sosok hantu laki-laki dengan luka sayatan di mulutnya sampai telinga pada salah satu bagiannya. Matanya merah dan menjadi satu-satunya yang bercahaya tajam di sana. Wujud hantu Nian Yu, ternyata hanyalah seorang laki-laki yang melakukan bunuh diri di jembatan ini dengan merobek mulutnya sampai telinga pada salah satu bagiannya.
__ADS_1
Sosoknya yang begitu menyeramkan dengan tanduk di kepalanya, nyaris membuat Xiao Guang Yu muntah melihatnya namun tetap berdiri ketika hantu Nian Yu itu berkata, "Apakah Yang Mulia ini, takut dengan sosok diriku yang saat ini?"