Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 21 - Kaisar Kecewa, Kedua Pelayan disiksa


__ADS_3

"Paduka! Kami berhasil menemukan Pangeran namun sayangnya, dia terluka parah!" 


Sebuah kereta kuda yang datang bersama pasukan Jin Yu dan juga pasukan kedua pasukan yang berasal dari Kaisar Wu dibawah kepemimpinan Li Yuan, akhirnya berhasil menemukan putra mahkota mereka meskipun dalam keadaan yang cukup kritis, di barisan belakang mereka, juga menyeret Guzhu She dan juga Xiang Hu dalam ikatan rantai mereka yang tajam mengikat tubuh mereka. 


Tidak ada yang bisa dipikirkan dengan baik oleh kedua pemimpin ini, tanpa penjelasan dari Xiao Guang Yu langsung, mereka tidak akan percaya dengan ucapan mereka dan menganggapnya tetap bersalah meskipun mereka adalah pelayannya namun mereka telah berani untuk menculik Pangeran mereka. 


Dan ketika gerbang istana telah terbuka, beberapa pelayan gadis-gadis cantik tampak sedang mengkhawatirkan Putra Mahkota mereka yang telah lama hilang dan sudah ditemukan dalam keadaan kritis. 


Kaisar Wu yang hanya duduk di atas singgasananya, tidak bisa diam saja dan segera berlari menghampiri anaknya yang telah dikeluarkan dari dalam kereta kudanya. 


Begitu terpukulnya dia ketika melihat anaknya, Xiao Guang Yu terluka dengan sangat parah dan darah dimana-mana seolah-olah menjadi sebuah riasan untuknya. Tangan yang biasa dia lihat seperti bubur gandum, kini termakan oleh debu tanah yang biasa mereka singkirkan karena mengganggu. 


Kaisar Wu memangku tubuh Xiao Guang Yu yang telah berbaring lemah dan penuh luka di atas sebuah tandu yang kasar sebelum dia menatap kedua rombongan pasukan itu dan berkata, "Siapa yang melakukan ini pada Pangeran ini?!" 


Li Yuan turun dari atas kudanya menekuk lutut sebelum berkata, "Paduka, yang saya ketahui mereka yang melakukannya. Kedua orang yang terakhir kali membawa Pangeran ini pergi dari istana dan menuju suatu tempat yang sangat jauh, berada di dekat kediaman Yun Shen." 


Kaisar Wu kemudian melirik ke arah Xiang Hu dan juga Guzhu She yang tampak juga terluka parah karena sayatan pedang dan juga cambukan yang berasal dari pasukannya. 


Ekspresi wajahnya tampak marah dan langsung bergerak menarik kerah pakaian Xiang Hu dengan sangat kuat, "Kau! Beraninya telah melakukan hal itu pada anakku! Tidak hanya kau yang telah menculik anakku tapi, kau juga telah membuatnya nyaris mati!" 


Xiang Hu tidak berekspresi saat dia menjawab, "Dia adalah Dewa. Tidak mungkin dia akan mati semudah itu." 


Kaisar Wu kembali membentaknya, "Apakah dengan ucapan seperti itu akan membuatku memaafkanmu?!" 


Xiang Hu hanya berkata dengan pelan, "Keterlaluan! Padahal aku hanya berniat untuk menyelamatkannya saja dan membawanya kembali ke alam surga!" 

__ADS_1


Kaisar Wu semakin mengeraskan tinjunya sebelum dia memukul keras wajah Xiang Hu hingga membuatnya terjatuh, tersungkur membuat debu di sekitarnya berterbangan menutupi wajahnya yang sudah membiru ini. Dan tidak hanya itu, Kaisar Wu kembali menyerang dengan menginjak-injak tubuh Xiang Hu berkali-kali sebelum hal itu dihentikan oleh permaisuri Yin yang tiba-tiba mendatanginya dan langsung memeluk tangan kanannya. 


Permaisuri Yin berkata, "Paduka! Jangan bertindak seperti ini di hadapan rakyat anda!" 


Kaisar Wu akhirnya berhenti menyiksa Xiang Hu dan berbalik memerintahkan kepada seluruh pasukannya, "Eksekusi mereka berdua! Hukum pancung mereka dan jangan biarkan siapapun yang mendekat pada Pangeran kecuali orang-orang yang mendapatkan izin dariku!"


Perintah Kaisar adalah mutlak untuk para pasukannya, segera mereka membawa mereka berdua ke penjara bawah tanah yang dingin untuk proses eksekusi mati. Para pasukannya menyeret mereka berdua dengan kejam dan tanpa ampun, mereka terus menyiksa meskipun tidak ada bukti yang harus membuktikan jika kedua orang ini sama sekali tidak bersalah. 


Dan ketika empat jam tabib-tabib hebat andalan Kaisar itu terus mengoleskan obat herbal untuk membuat luka Sang Pangeran segera sembuh, tidak lama setelah hal itu, Xiao Guang Yu yang seharusnya akan sadar selama beberapa hari setelahnya, tiba-tiba terbangun dan mengambil posisi duduk meskipun seharusnya tidak seperti itu. 


Seorang tabib yang begitu mencemaskan keadaan Xiao Guang Yu saat ini, berkata, "Paduka! Sebaiknya anda jangan langsung duduk seperti ini. Luka di tubuh anda masih terlalu sangat parah, sebaiknya jangan terlalu banyak bergerak." 


Xiao Guang Yu tampak bingung dengan ucapan tabib ini dan juga, ruangan tertutup dan rapi seperti di sebuah istana, membuatnya berkata, "Hah? Siapa kau ini? Kenapa tiba-tiba ada corak naga di atas kepalaku dan mengapa banyak orang yang datang menemuiku dengan membawa obat yang banyak?" 


Salah seorang tabib lainnya juga menghampiri Xiao Guang Yu dan memeriksa suhu badannya, "Sepertinya ada yang salah dengan paduka sekarang ini. Apakah anda sedang mengalami demam tinggi?" 


Tepat pada akhir kalimatnya, derap langkah kaki yang sangat terburu-buru itu, langsung membuat pintunya tiba-tiba terbuka keduanya membuat hembusan angin yang menerbangkan tirai-tirai ruangan yang sudah tersusun rapi, begitu juga dengan tirai penutup jendela, mendadak keluar karena angin yang besar itu. 


Tampak seseorang yang sangat berwibawa, menghampirinya dengan rasa was-was yang begitu menelan dirinya tanpa sadar saat itu juga, Kaisar Wu yang melihat Xiao Guang Yu sudah terbangun kembali dan tampak sehat-sehat saja, langsung memeluknya dengan sepenuh hati dan penuh dengan kekhawatiran yang begitu merenggut dirinya.


Pada saat itu juga, Kaisar Wu berkata, "Syukurlah Yu'er! Kau tidak dibunuh oleh kedua iblis itu. Sekarang kau baik-baik saja 'kan?" 


Xiao Guang Yu melepas Kaisar Wu dari pelukannya sebelum berkata, "Dua iblis itu, maksud ayah apakah mereka adalah Hu'er dan juga Ah-She? Kemana mereka berdua?" 


Berganti pada Kaisar Wu yang tiba-tiba merasa bingung dengannya ini, membuatnya kembali melontarkan pertanyaan, "Ada apa denganmu, Yu'er? Kenapa tiba-tiba saja kau berpikir bisa bertemu dengan mereka?" 

__ADS_1


Xiao Guang Yu langsung berkata, "Tidak! Tidak bisa seperti itu! Bagaimanapun juga mereka berdua adalah pelayan ku dan sudah melindungiku berulang kali!" 


Kaisar Wu berpikir sebelum menjawab, "Kau tidak bisa menemui mereka berdua saat ini."


"Eh?" Xiao Guang Yu terkejut dan bingung sebelum dia berkata, "Memangnya kenapa, aku tidak boleh menemui mereka berdua?" 


Kaisar Wu lagi-lagi berpikir sebelum menjawab, "Kedua iblis itu sudah kembali ke tempat mereka, ke alam Iblis. Sebaiknya, kau jangan terlalu dekat dengan mereka berdua." 


 "T,.. tapi!" 


Belum selesai berbicara, Kaisar Wu berpaling dan menyuruh beberapa pelayan itu untuk "kunci pintunya dan jangan biarkan siapapun memasuki ruangan ini selain dia mendapat izin dariku!" 


"Dia sangat tidak bisa melakukan apapun selain memerintah dan memerintah. Apakah benar Xiang Hu dan juga Guzhu She meninggalkan ku begitu saja? Ah,.. Jangan terlalu di percaya dengan ucapan dusta miliknya." Batin Xiao Guang Yu yang berjalan membuka tirai bambu yang menutupi jendelanya sebagai jalan masuk udara. 


Sementara ini, rasa amarah yang meluap-luap di hati sang Kaisar tidak kunjung padam karena amarahnya terhadap kedua iblis ini yang telah menculik Xiao Guang Yu dan telah melakukan percobaan pembunuhan padanya. 


Sebuah cambuk berada di tangan kanannya dan derap langkah kakinya menuju sebuah penjara besar yang dikhususkan untuk menyiksa para tahanan sampai mati.


Xiang Hu dan juga Guzhu She yang dipenjarakan di tempat yang sama, keduanya dirantai dengan sangat kuat dan sudah mendapatkan siksaan dari pasukan-pasukan Kaisar yang merasa tidak nyaman dengan mereka berdua. 


Lantas Kaisar Wu yang menatap mereka berdua dengan ekspresi yang sangat marah, menyentuh cambuknya dan membuat keduanya terluka hingga tampak daging kecil yang muncul di setiap sela-sela sayatan pedang yang membekas di tubuh mereka. 


Seharusnya ada peraturan disini yang menuliskan agar yang mengancam seorang pewaris tahta kerajaan, akan disiksa dan kemudian dihukum mati. Tapi, sepertinya hal ini tidak membuat keduanya jera dan pastinya akan tetap membuat Pangeran terbunuh. 


"Benar-benar tidak bisa dimaafkan!" 

__ADS_1


Satu cambukan hendak dikeluarkannya sekali lagi dan bersamaan dengan hal itu, tiba-tiba saja teriakan seorang pemuda membuatnya terhenti dan saat pemuda tersebut menahan tangannya, Kaisar Wu baru saja mengetahui jika pemuda itu ialah anaknya sendiri, Xiao Guang Yu.


__ADS_2