Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 18 - Panggilan Dewa


__ADS_3

"Sekarang, hanya tinggal kita berdua. Kedua pelayanmu ini, sudah tidak bisa membantumu lagi dan sekarang adalah, waktu yang tepat untuk menguji kebenaran mu." 


Di saat Guzhu She dan juga Xiang Hu yang juga tidak keluar dari lubang penindasan itu, Xiao Guang Yu saat ini harus bertarung dengan laki-laki penguji Dewa bernama San Gu ini sekarang juga yang sudah jelas kemampuannya masih lebih pendek dibandingkan dengan milik San Gu yang sudah hidup selama ratusan tahun. 


Mendadak, jantung Xiao Guang Yu merasa berdebar-debar kencang saat dia melihat pedang pemenggal itu telah dikeluarkan. Begitu banyak pesona yang dikeluarkan, begitu pula dengan kekuatan spiritual yang sangat berbanding terbalik dengannya, membuat Xiao Guang Yu menjadi ragu akan bisa mengalahkan San Gu dengan mudahnya.


San Gu yang melihat wajah pucat dengan kaki yang berat untuk berjalan maju, melengkungkan senyuman dan mulai menganggap hal ini benar-benar hal yang mudah diselesaikan olehnya meskipun dia belum melakukan apapun, pastinya sudah membuatnya merasa ketakutan dan mengakhiri tujuannya untuk menjadi seorang Dewa. 


San Gu berkata, "Jika kau sudah takut melihat pedang pemenggal ku ini, sebaiknya kuburkan saja tujuan mu yang sebenarnya untuk menjadi seorang Dewa." 


Xiao Guang Yu hanya diam tidak menjawab, saat dia mengeraskan tinjunya dan melirik pada kakinya sendiri, sorot matanya saat ini seperti menggambarkan keputusasaan yang berat.


Dia mulai merasa, tidak ada gunanya untuk memiliki tujuan sebagai dewa memang, apa hubungannya dengannya? Dia tetaplah seorang manusia biasa yang tidak pantas untuk menjadi seorang Dewa.


Saya sama sekali tidak mengerti sistem yang bekerja disini. Apakah seorang reinkarnasi Dewa sudah seharusnya berada di alam surga dan bukannya berada di alam fana? 


Xiao Guang Yu berkata dengan pelan, "Memangnya, apakah aku benar-benar seorang Dewa? Apakah kau tidak melihat aku hanyalah seorang manusia biasa dan seorang Putra Mahkota yang telah diculik oleh dua orang yang tidak aku kenal?" 


Mendengarnya, membuat San Gu melengkungkan senyuman sebelum berkata, "Benar! Kau adalah seorang manusia biasa, tidak pantas untuk menjadi seorang Dewa. Lagipula, kau juga adalah seorang penerus tahta kerajaan yang harus kau ambil jika tidak ingin negara mu hancur hanya karena tidak ada pemimpin di dalamnya." 

__ADS_1


Xiao Guang Yu tidak sanggup untuk berkata-kata lagi dan hanya terdiam saat San Gu seperti mengatakan yang sebenarnya. Dia hanya sanggup untuk membayangkan kondisi di wilayah ibukota akan seperti apa, dan kemudian yang terdengar disaat suasana menjadi sunyi dalam pikirannya adalah bayang-bayang teriakan Guzhu She yang mengatakan, "Jangan mudah dimanfaatkan seperti orang bodoh! Ucapan Kaisar langit tidak pernah bohong!" 


Mendengar suara Guzhu She dari dalam lubang datar itu, membuatnya melihat ke arahnya dan mendengar semua perkataannya dengan baik. Kaisar langit hanya mengatakan padaku, jika seseorang yang ada di depanku ini adalah benar-benar reinkarnasi dari Xiao Yan! Karena itu, jika anda benar-benar tidak mengakui jika anda sendiri adalah seorang Dewa kami, percuma saja dengan apa yang kami lakukan selama ini untuk melindungimu! 


Hantaman pikiran yang membuatnya berpikir tentang masa lalu yang dia alami sebelumnya, mereka berdua mengira jika saya benar-benar adalah seorang Dewa! Jadi,.. apa yang harus dilakukan sekarang ini? Apakah benar-benar harus bertarung melawan orang ini yang sudah jelas lebih kuat dari ku? 


Setelah dia menunduk untuk waktu yang cukup lama, Xiao Guang Yu kembali mengangkat kepalanya sebelum dia mencabut pedangnya yang menggantung di atas pinggangnya. 


Sorot matanya mulai terlihat serius dan menggambarkan wujudnya yang sebenarnya sebagai pelindung orang-orangnya. Pedang yang awalnya tampak seperti pedang biasa, memunculkan bayangan Oranye yang langsung menyerang hingga ke sudut-sudut pohon yang berdiri di sekitarnya dan membuat tanda sebagai wilayah kekuasaannya saat ini. 


San Gu yang melihat pemandangan tidak biasa, terbentuknya sebuah inti Dewa yang akan berkembang dan akan membuatnya tampak benar-benar seperti seorang Dewa, terkejut bukan main dan tidak bisa berkata-kata lagi. Hanya karena ucapan kedua pelayan yang sudah berhasil dilumpuhkan ini, mengapa bisa mengubah pola pemikirannya?


San Gu melengkungkan senyuman, "Ternyata benar ya? Kau masih mempercayai dirimu akan bisa menjadi seorang Dewa pengganti Xiao Yan yang telah mati dua ratus tahun lalu. Percaya diri sekali."


San Gu menancapkan pedangnya sebelum dia melipat tangannya, "Padahal aku hanya tidak ingin melakukan pertarungan yang sudah jelas akan dimenangkan olehku tapi, karena kau yang menolak perkataanku, baiklah aku yang akan Bertarung denganmu dan yang akan memutuskan bagaimana akhir kehidupan mu." 


San Gu akhirnya memulai serangannya lebih dulu, dengan mengayunkan pedangnya berkali-kali membuat sebuah hembusan angin yang kencang, membelah setiap garis membentuk simetris yang akan membelah tubuh seseorang jika terkena angin dari pedang pemenggal. 


Xiao Guang Yu yang menggantung pada atas dahan pohon hanya menggunakan satu tangannya agar tidak terkena pedang San Gu yang sudah membelah tanah ini, begitu memperhatikannya dengan sangat jelas. 

__ADS_1


"Dia memiliki pedang pemenggal yang bisa digunakan dari jarak jauh dan jarak dekat dan juga, kecepatannya sungguh luar biasa saat dia bertarung melawan Ah-She dan juga Hu'er! Untuk melawannya kemungkinan harus dengan gerakan yang cepat seperti teleportasi dan memiliki mata yang tajam seperti pedang. Untuk melawannya, aku membutuhkan kelincahan Hu'er dan juga mata yang tajam seperti Ah-She!" Batin Xiao Guang Yu yang kemudian suaranya terdengar sampai kepada Xiang Hu dan juga Guzhu She yang masih menaruh punggungnya di lubang penindasan itu. 


Xiang Hu yang menyadarinya lebih dulu langsung berkata, "Kita tidak bisa diam saja disini dan hanya menonton pertunjukan ini." 


Guzhu She lanjut bicara, "Ya, aku juga bisa merasakan apa yang dia pikirkan saat ini. Dewa memerlukan bantuan kita untuk menyerang orang itu sekarang juga." 


Xiang Hu sedikit tertawa sebelum berkata, "Baiklah, lagipula tubuhku ini sudah terasa lebih baik. Kau masih bisa merubah dirimu menjadi wujud mu yang sebenarnya?"


Guzhu She menjawab, "Tentu saja, lagipula aku ini lebih kuat dibandingkan dengan mu. Siap untuk memulai pertandingan lagi?" 


Xiang Hu tertawa sebelum berkata, "Jadi kau kembali menantangku meskipun sudah jelas Dewa saat ini sedang dalam masalah?" 


Guzhu She langsung berkata, "Sudah jelas, kucing dan anjing memang tidak bisa akur." 


Xiang Hu berkata, "Baiklah, aku yang akan memulainya lebih dulu." 


Mendadak cahaya itu memancar dari tubuh keduanya, melesat menghampiri Xiao Guang Yu yang sedang melakukan sebuah pertarungan dan hampir saja terpojok untuk kalah sebelum kedua pelayannya ini mendorongnya menjauh dari pedang San Gu dalam bentuk cahaya dan ketika cahaya tersebut memudar, memunculkan sebuah bayang-bayang pemimpin seorang yang baik hati. 


Xiang Hu yang sudah mengubah wujudnya menjadi seekor rubah berekor sembilan yang memiliki gerakan cepat dan juga lincah, ditunggangi oleh Xiao Guang Yu di atas punggungnya sedangkan, Guzhu She yang menjadi ular dengan ukuran sewajarnya agak sedikit kecil, namun memiliki penglihatan yang sangat tajam, melingkari tangan Xiao Guang Yu yang memegang pedang agar dia bisa mengarahkan pedang itu dengan baik dan sesuai sasaran. 

__ADS_1


Sebuah formasi yang sangat tepat dan kekuatannya hampir setara dengan Dewa! Sebelumnya, Xiao Yan tidak pernah menunjukkan sosoknya yang seperti ini lalu, kenapa reinkarnasinya memilih untuk bertarung dengan kedua pelayannya ini? 


San Gu berkata dalam benaknya, "Dewa yang seperti ini, benar-benar tidak bisa diterima di alam surga!" 


__ADS_2