Grandmaster Of Secret Strategy

Grandmaster Of Secret Strategy
Chapter. 28 - Penyerangan Terhadap Dewa (1)


__ADS_3

"Apa yang membuat Xiao Yan mati saat Hu'er dan juga Ah She melayaninya?" 


Sesaat sebelum Lin Qian menerobos masuk ke ruangannya, Xiao Guang Yu sedang menatap serius ke arah Feng Lian yang juga memberikan tatapan yang sama terhadapnya. 


Sedikit ada yang aneh dengan kejadian waktu itu, memangnya apa yang membuat seorang Dewa mendadak terbunuh tanpa alasan? Ya, tentunya dewa-dewa yang sudah berumur ratusan tahun, pastinya akan mengetahui alasan mengapa Xiao Yan bisa meninggal dengan mudahnya tanpa perlawanan dan bereinkarnasi menjadi dirinya saat ini. 


Feng Lian yang mendengarnya terlihat sedang melengkungkan senyuman, "Apakah manusia sepertimu yang belum setara dengan Dewa, layak untuk mengetahui rahasia surgawi?" 


Xiao Guang Yu menggigit bibirnya, "Setidaknya, saya adalah reinkarnasinya. Seharusnya, saya juga mengetahui hal yang belum saya ketahui tentang Dewa perang Xiao Yan." 


Feng Lian menatap Xiao Guang Yu dengan tatapan yang menunjukkan ketidaksenangan padanya, "Apakah kau yakin akan hal itu? Bisa saja, kau bukanlah reinkarnasinya dan kedua pelayan bodoh itu akan meninggalkan mu?" Feng Lian berhenti sesaat sebelum dia kembali berkata, "Apakah mungkin anjing itu telah mengatakan bahwa dirinya mendengar suara Kaisar langit yang mengatakan bahwa kau adalah reinkarnasinya? Aku sangat yakin, para pejabat surgawi disana, sedang menertawainya." 


Dewa tanpa di didik oleh Kaisar langit, memang tidak bisa menjaga perkataannya. 


"Brakk!" 


Sebuah pedang yang diayunkan secara singkat, hanya dengan menggunakan satu ayunan saja, mampu menghancurkan dinding Istana Wangfu dengan mudahnya dan menampilkan sosok seorang wanita dengan sutra hitam yang menjuntai, berterbangan karena angin yang berhembus kencang saat dia menghancurkan dinding istana. 


Lin Qian dengan cepat menjadi waspada saat mengetahui tuannya sedang bersama dengan orang asing, yang bisa saja mencelakainya, tanpa bertanya apapun, Lin Qian langsung saja menekan leher Xiao Guang Yu menggunakan pedang besarnya dan bersamaan dengan hal itu, kedua pelayan kucing dan anjing ini mendobrak pintu yang sudah tersegel dengan mantra penghalang. 


Kedua belah pihak saat ini, benar-benar ketergantungan dan masing-masing mengharapkan keselamatan tuannya. 


Guzhu She mengacungkan sebuah pedang yang menggantung di saku kanannya pada Lin Qian yang saat ini sedang mengancam tuannya akan dibunuh. 

__ADS_1


Xiang Hu berkata, "Keterlaluan sekali! Kami telah menyelamatkan tuan mu tapi, malah mendapatkan ancaman yang serius!" 


Lin Qian berkata, "Siapapun yang berada di dekat tuan ku dengan nada mengancam, akan ku bunuh dengan kejam!" 


Feng Lian yang masih duduk diatas ranjang yang sudah tertutupi dengan debu dan pasir, mengangkat setengah tangannya, "Qian'er, jangan khawatir tentang itu, turunkan senjatamu. Bukan dia yang mengancamnya melainkan aku yang sedang mengancamnya." 


Lin Qian yang mendengar perintah tuannya, lantas dengan cepat menurunkan pedangnya dan kembali berjalan ke sisi kanan Feng Lian, begitu juga dengan Guzhu She dan Xiang Hu yang langsung bergerak ke samping Xiao Guang Yu dan masing-masing dari mereka, menghunuskan pedangnya. 


Feng Lian kembali melengkungkan senyuman, "Saya mohon maaf atas ketidaksopanan Qian'er pada Yang Mulia ini. Qian'er adalah satu-satunya pelayan saya yang tersisa dan wajar saja, dia sangat menjaga tuannya bahkan sampai tidak menginginkan seorangpun menyentuhnya." 


Xiao Guang Yu berkata, "Tidak masalah untuk saat ini. Tapi, Anda belum menjawab pertanyaan saya sebelumnya." 


"Hmm,..?" Feng Lian berpikir sebelum menjawab, "Bagaimana ya? Sepertinya, bukan aku yang mengatakannya. Jika kau sudah berdiri menghadap Kaisar langit, barulah pertanyaanmu itu terjawab olehnya." 


Satu-satunya yang menjadi kekhawatirannya saat ini, benar-benar ingin membuatnya langsung menghadap Kaisar langit dan setelah dia mengetahuinya, barulah dia melakukan bunuh diri agar hal ini tidak kembali terjadi. Rahasia surgawi memang tidak ada yang berani mengatakannya apalagi membocorkannya kepada dewa-dewa lainnya yang belum menghadap Kaisar langit. 


Suasana yang terlihat berantakan sebelumnya dan telah membuat suara yang kedengarannya seperti dentuman besar, membuat para putra mahkota yang berada di sana berlarian menuju tempat terjadinya suara dentuman keras tersebut. 


Anak-anak dari para petinggi Kekaisaran ini benar-benar tidak mengetahui apa yang terjadi karena sedang berada ditempat yang lain. "Apa yang terjadi?! Pangeran Yu! Mengapa tempat ini begitu terlihat berantakan?" 


Untuk sementara, selama dalam masa perbaikan, istana Wangfu bagian depan rumah untuk Xiao Guang Yu ditutup sementara. Kekacauan besar karena kesalahannya telah menyelamatkan seorang Dewa yang bermasalah dan tidak mengetahui adanya perundingan di alam surga yang sedang membicarakan tentangnya. "Tapi, bukankah sebelumnya Dewa bumi telah pergi ke alam surga untuk mengambil surat yang tertukar?" 


Salah satu bayangan hitam saat Xiao Guang Yu duduk sendiri di atas sebuah meja batu, menembus langit-langit dan sedang bersembunyi di balik pohon besar yang ada di depannya saat ini. 

__ADS_1


Bayangan hitam yang bisa saja itu adalah perwujudan sebagai iblis yang mengganggu manusia di wilayahnya, apakah dia akan tetap diam saja sementara bayangan hitam itu terus bergerak kemanapun arahnya? 


Xiao Guang Yu tergerak dan membuka sebuah semak-semak yang menjadi jejak terakhir bayangan hitam itu mengganggu pemandangannya. 


Semak-semak yang biasa menjadi tempat tinggal serangga kotor, rasanya cocok juga jika ditempati oleh sesosok bayangan yang ternyata adalah sosok ular besar bertubuh seekor naga! 


Ular naga itu juga memiliki tangan dan kaki layaknya naga serta ekornya, lebih mirip dengan ekor kalajengking dibandingkan dengan ekor naga yang sesungguhnya memiliki corak yang indah. "Sebenarnya, hewan apa ini?!" 


Di saat semua orang sedang tidak ada disana dan hanya ada dirinya sendiri, Xiao Guang Yu hanya bisa bergantung pada pedang yang digenggamnya saat ini, yang mengeluarkan sebuah cahaya terang menyala berwarna biru kecerahan yang mengalahkan banyak lampu malam Istana yang sedang dinyalakan. 


Sosok besar yang bisa diartikan sebagai lambang kaisar alam iblis yang terkenal dengan kehebatan peliharaannya yang berbentuk sama seperti seekor ular naga, memiliki racun di kepala sampai ekornya dan juga, jari-jemarinya yang memiliki banyak kuku tajam yang akan dengan mudahnya bisa mengoyak daging di kulit manusia. 


Ular naga itu berkata dengan suara yang berat, "Anak dewa! Kau adalah pembawa masalah untuk tuan ku. Dan sekarang, aku yang akan membawakan kepala mu untuk tuan ku sebagai bukti bahwa kau telah mati!" 


Xiao Guang Yu menurunkan pedangnya kembali, "Mengapa kalian yang berasal dari alam iblis begitu menginginkan diriku untuk mati? Apakah ada masalah tentang kelahiran ku ini?" 


Ular naga itu berkata, "Tidak seharusnya bocah sepertimu, menjadi reinkarnasi apalagi sudah diangkat menjadi Dewa perang untuk kami." 


“Mengapa selalu saja seperti ini dalam kehidupan ku? Jika terus begini, kehidupan ku juga tidak akan tenang dan selalu merasa terancam!” batin Xiao Guang Yu yang kembali mengangkat pedangnya dan berjalan menjauh dari ular naga yang akan menyerangnya. 


Ular naga kembali berkata, "Perintah penyerangan akan segera dilakukan."


Sorot mata ular naga yang menjadi merah membuat Xiao Guang Yu semakin waspada dengan serangannya. 

__ADS_1


Gerakan yang cepat, bisa saja dilakukannya dengan tiba-tiba dan benar saja, ekor dari ular naga itu mendadak bergerak ke arahnya dan langsung menghancurkan tanah disekitarnya!


__ADS_2