
"Yaudah ayo kita lanjut, udah beres kan? Kita lanjut nyari wahana" Ucap rey.
"Ayo capcuss" Ucapku antusias.
Setelah keliling keliling nyari wahana yang pas, akhirnya ketemu juga. Kita bermain dengan sangat puas sampe suara jerit jerit pun keluar. Karena hari sudah mulai siang, dan perut juga sudah mulai keroncongan, akhirnya kami pun memutuskan untuk mencari makan, untuk cacing cacing yang ada di perut kita.
Setelah mendapat kan tempat yang sudah pas di hati kami, akhirnya kami pun memesan makanan.
"Rey, mana video yang tadi gue mau liat dong" Ucap Ratna.
"Ada di Rijal noh" Jawab Rey.
"Jal mana gue pengen liat" Ucap Ratna.
"Nih" Dia pun memberikan ponselnya.
Ratna, Aulia, intan, Adin pun melihat video nya. Yaa video itu sangat amat lucu, karena melihat ekspresi wajah mereka yang tidak terkontrol. Saat sedang asik, Adin pun pamit untuk pergi ke toilet.
"Guys, gue ke toilet dulu ya, udah kebelet nih" Ucap adin.
"Oke" Ucap ratna.
__ADS_1
Setelah beberapa menit mencari toilet, akhir nya adin menemukan sebuah toilet. Setelah selesai dari toilet, Adin memutuskan untuk kembali ke tempat dimana ada teman nya yang lain juga.
Di tengah perjalanan pun adin berhenti, karna ia melihat seseorang yang dia kenal. "itu.. Itu.. bukan nya ka chandra ya?" Sambil mengucek ngucek matanya, seraya meyakinkan apa yang ia lihat.
"Ko dia sama cewe? Ko dia disini? Ko rangkul rangkulan? Apa itu pacarnya?" Gumam adin di dalam hati.
"Eh eh ko gue nyesek ya liatnya, apa ini jawaban dari sebulan ga ngabarin gue, dia udah punya yang lain?" Lanjut adin di dalam hati.
"Udah udah, meningan gue cepet cepet ke tempat anak anak, jangan sampe mood gua rusak" Lanjut adin dalam hati.
Adin pun melanjutkan jalan nya.
BRUKK...
"Iya gapapa ko, aku juga maaf ya ga liat liat kamu" Ucap wanita itu.
"Iya gapapa, aku maafin ko" Seraya melihat siapa yang di tabrak nya dan adin pun kaget melihat siapa yang bersama dengan orang yang ia tabrak dan membulatkan mata nya.
"K.... K..... K... Ka.. Chandra" Ucap adin gugup.
"Adin" Ucap ka chandra sambil membulatkan matanya.
__ADS_1
"Maaf saya permisi dulu" Sambil meninggalkan chandra dan wanita itu. Tapi tangan adin di pegang oleh chandra.
"Din tunggu dulu, ini bukan seperti yang kamu lihat dan fikirin, diaaa buk" Ucap chandra yang terpotong.
"Kaka ga usah jelasin apapun sama aku, kita bukan siapa siapa, diantara kita ga ada apa apa, kaka berhak jalan sama siapapun. Maaf ka, aku buru buru" Ucap adin, dan langsung meninggalkan chandra dan perempuan itu, dengan wajah yang merah menahan air mata.
"Adin tunggu" Ucap chandra tapi di tahan oleh wanita itu.
"Ka udah jangan di kejar, mungkin dia lagi pengen sendiri, nanti kalau dia udah tenang baru kaka jelasin ya sama dia" Ucap wanita itu menenangkan chandra.
***
Ditempat lain
"Adin kemana si dia lama banget, emang toilet jauh ya dari sini" Ucap intan panik.
"Emang adin kemana ntan?" Ucap rijal yang dengan wajah tak kalah paniknya.
"Tadi sih dia bilang ke toilet jal, tapi sampe sekarang ga dateng dateng" Ucap intan.
"Yaudah gue cari adin dulu, kalian tunggu sini aja, kalau adin udah balik, telpon gue oke" Ucap rijal.
__ADS_1
"Oke jal" Ucap intan, aul, ratna dan rey dengan serempak.