Hadirnya Orang Ketiga

Hadirnya Orang Ketiga
Ardiansyah Ferdinan Wijaya


__ADS_3

"Eh ko elu pengen tau kisah chandra sama si putri sih?"


"Pengen tau aja gue" Jawab hans dan rian hanya manggut-manggut saja.


"Gue mau tanya deh, lo beneran mau bantuin si chandra buat hancurin hubungan nya si adin?" Tanya rian menyelidik. Hans yang di tanya hanya menjawab dengan mengangkat bahu nya saja menandakan bahwa ia tidak tahu.


"Liat nanti"


"Oke"


***


Malam minggu pun tiba..


Ferdi yang sudah menunggu adin di depan rumah berbentuk sederhana yang ia beli dari hasil gaji nya sendiri.


Ferdi begitu sangat tampan dengan menggunakan tuxedo dan dasi kupu-kupu nya, ia berjalan dan mengetuk pintu rumah milik adin. Adin pun keluar ketika mendengar suara ketukan pintu.


Adin yang begitu sangat cantik dengan gaun malam nya rambut yang tetap terurai dan makeup yang natural menambah kesan cantik yang ia berikan.


Sudah seperti raja dan ratu dari negeri dongeng. Mereka terlihat sangat serasi. Mereka pun bergegas ke tempat pernikahan tuan darren yang tak lain adalah paman dari ferdi.


Ferdi yang akan mengatakan semua nya tentang jati diri nya yang sesungguhnya malam ini kepada adin.


30 menit berlalu, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan. Mereka berdua turun dan memasuki hotel bintang lima tempat acara pesta itu berlangsung.


Sudah tidak aneh lagi, ketika mereka menginjakkan kaki mereka di dalam pesta tersebut, mereka menjadi sorotan dari para tamu disitu. Mereka yang mengenal bahwa itu adalah tuan muda Ardiansyah yang sekarang menjabat menjadi dokter tampan ferdi menggandeng seorang wanita yang sangat cantik.


Ferdi yang merasa bahwa adin tidak merasa nyaman saat semua orang menatap seperti itu pun semakin mengecangkan pegangan nya.


"Sudah jangan gerogi" Kata ferdi menengkan.


"Bagaimana aku tidak gerogi, mereka semua memperhatikan kita seperti itu"


"Karena kau sangat cantik sayang. Sudah lah angkat kepala mu"


"Tidak mau, aku malu. Kau juga kenapa kau begitu terlihat tenang, apakah kau kenal dengan mereka semua?"


"Kau akan mengetahui semua nya malam ini sayang"


"Apa maksud mu?"


"Tidak"


"Kau sungguh amat sangat menyebalkan" Herutu adin dan hanya di jawab senyuman saja oleh ferdinan.


Mereka berdua pun berjalan ke arah yang punya pesta.


"Selamat atas pernikahan nya untuk tuan darren dan nyonya kathy" Kata adin sambil menyalami mereka berdua.

__ADS_1


"Terimakasih din" Jawab darren.


"Terimakasih nona" Jawab kathy.


"Selamat atas pernikahan mu paman" Ucap ferdi. Adin yang mendengar nya pun terkejut, 'paman' batin adin. Adin pun tetap melanjutkan nya ia memendam banyak pertanyaan untuk ferdi.


"Terimakasih keponakan ku yang paling tampan ini" Ucap darren.


Setelah menyalami mereka berdua pun turun.


"Fer..?" Panggil adin dengan wajah bingung. Ferdi yang mengerti arti wajah adin pun menarik tangan adin untuk membicarakan semua nya "Ayo ikut aku, akan aku jelaskan semua nya" Adin pun mengikuti langkah ferdi.


Sampai lah mereka di taman belakang hotel tersebut, ferdi dan adin pun duduk di bangku panjang yang berada di tama tersebut.


"Sini aku jelasin semua nya, tapi janji kau tidak akan marah"


"Iya aku ga akan marah"


"Jadi sebenarnya aku adalah Ardiansyah ferdinan wijaya" Ucap ferdi santai.


"Apa kamu bilang??!!" Pekik adin.


"Iya aku Ardiansyah ferdinan wijaya. Putra pertama dari Fiko wijaya dan pricillia maharani wijaya. Maaf bukan nya aku mau menutupi semua nya, aku kaya gini karena aku ingin mencari wanita yang tulus mencintai ku bukan karena harta ku. Kedua orang tua dan keluarga besar mu sudah tau siapa aku. Sekali lagi aku minta maaf bukan maksud aku mau membohongi kamu. Aku harap kamu ngerti" Ucap ferdi.


"Iya aku ngerti kamu. Jadi kamu sekarang tau kan kalau aku itu bener-bener tulus sayang sama kamu"


"Iya aku tahu sekarang dan aku ga pernah ragu untuk memilih mu menjadi ibu dari anak-anak ku nanti nya" Sambil memeluk tubuh adin.


"Yaa karena dia paman aku, kamu itu sebenarnya kerja di perusahaan anak cabang perusahaan yang aku pegang sayang, tapi aku tidak mengelola secara langsung yang mengelola asisten pribadi ku nicholas. Aku yang terlalu senang berada di dunia dokter, jadi aku terjun ke dunia perdokteran bukan dunia bisnis dan sebenarnya di keluarga dan di perusahaan aku di panggil dengan sebutan ardi bukan ferdi"


"Haish ternyata kamu itu holang kaya ya" Kata adin sambil manggut-manggut.


"Aku tak butuh harta banyak aku hanya butuh kamu di saat aku susah atau pun senang, aku usahakan kamu tidak pernah merasa susah saat bersama ku kelak"


"Amiin"


"I love you Nadin Prasetya Anggraeni" Ucap ferdi sambil mencium kening adin.


"Yaudah kita kembali ke pesta ya" Ajak ferdi.


"Ayo" Jawab adin.


Mereka berdua kembali ke acara pesta tersebut. Mereka saling bergandengan tangan.


Saat sedang menikmati pesta, ada seorang pria tampan dan gagah menghampiri adin dan ferdi.


"Ardi.." Panggil pria tersebut.


"Kau.." Kata ferdi sambil mengingat-ngingat pria tersebut.

__ADS_1


"Sayang, pria itu yang pernah aku tabrak waktu di pantai" Kata adin sedikit berbisik.


"Iya sayang aku baru ingat" Jawab ferdi.


"Ka Ardi lo ga kenal sama gue?" Tanya nya lagi.


"Anda bisa berbahasa Indonesia tuan?"


"Bisa lah, walaupun kurang begitu lancar"


"Maaf anda mengenal saya?"


"Lo beneran ga kenal gue?"


"Maaf tuan saya tidak mengenal anda"


"Ya ampun ka ardi ini gue hans. Hans tri saputra wijaya" Ucap hans sambil menekan kan nama nya tersebut.


"Haih bro apa kabar lo. Sorry gue ga ngenalin lo abis lo beda banget sih"


"Oke oke santai"


"Oh jadi lo yang waktu itu di tabrak sama adin. Sorry ya"


"Santai santai"


"Sayaaang kenalin, ini sepupu ku hans. Hans kenalin ini adin tunangan ku"


"Adin.."


"Hans.."


Adin dan hans saling bersalaman. Mereka bertiga pun berbincang-bincang. Saat sedang berbincang-bincang ada seorang wanita yang langsung bergelayut di tangan ferdi sangat manja yang membuat adin cemburu.


"Hayy kak" Kata wanita itu.


"Eh kamu dari mana saja kamu ko baru nongol"


"Iya nih ka aku sangat sibuk sekali"


Adin yang melihat mereka sangat akrab pun hanya berdehem seraya mengingat kan bahwa ada dia disini.


"Ekhem" Ferdi yang mengerti itu pun langsung mengenal kan wanita itu dengan adin.


"Sayang kenalin dia Ardanti Friska Wijaya anak bungsu dari keluarga Fiko wijaya dan pricillia maharani wijaya dan fris kenalin dia adalah tunangan ku Nadin Prasetya Anggraeni"


"Hallo ka aku Ardanti Friska wijaya panggil saja friska aku adalah adik dari kaka yang paling tampan sedunia ka ardi" Friska mengenalkan diri nya sambil meberikan tangan nya.


"Eh iya maaf aku nadin prasetya Anggraeni panggil saja adin" Menyambut uluran tangan friska.

__ADS_1


"Kau sangat cantik ka pantas saja kaka ku tidak bisa berpaling dari mu hehe"


__ADS_2