Hadirnya Orang Ketiga

Hadirnya Orang Ketiga
Piknik


__ADS_3

Waktu sudah menunjukkan pukul 8 Pagi. Dimana kini Adin sedang menyuapi sarapan kepada sang anak laki laki nya itu. Yang sudah terlihat sangat tampan dan menggemaskan.


Berbeda hal nya dengan sang anak dan istri kini sang suami masih bergulung dengan selimut nyaman nya itu. Ferdi yang nulai terusik karena sinar matahari yang menembus jendela kamar mereka karena Adin sudah membuka gorden nya itu.


Ferdi pun meraba sebelah ranjang nya yang ternyata sudah kosong, ia pun melihat ke ponsel nya untuk melihat jam, terlihat lah pukul 8 pagi. Ferdi pun langsung beranjak dari tempat tidur dan melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya.


Setelah keluar dari kamar mandi ferdi pun memanggil sang istri untuk menyiapkan baju nya.


"Sayaang" Panggilnya dengan hanya mengeluarkan kepala nya saja di pintu kamar utama itu.


"Iya mas sebentar" Jawab Adin.


Ferdi yang mendengar jawaban itu pun kembali memasukan kepala nya kedalam kamar dan duduk di tepi ranjang sambil menunggu sang istri.


"Nak, mom ke kamar dulu ya, dadd memanggil" Pamit nya kepada sang anak dan di angguki oleh Kalan.


"Mba tolong teruskan ya" Ucap nya kepada babysiter Kalan.


"Baik bu" Ucap nya dan mengambil alih mangkuk makanan Kalan.


Adin pun melangkah kan kaki nya menuju kamar.


"Mas kamu sudah bangun? Apakah audah mandi?" Tanya adin.


"Sudah sayang, tolong siapkan baju untuk ku"


"Baiklah"


Adin pun mulai memilih baju yang akan di kenakan oleh sang suami.


Ferdi yang melihat sang istri yang sedang menyiapkan baju nya itu mendekat ke arah nya dan menyimpan kepala nya di tengkuk leher sang istri dan memeluk nya dari belakang.


"Anak daddy apa kabar?" Tanya nya sambil mengusap ngusap lembut perut sang istri.


"Baik dad" Jawab nya seperti anak kecil.


"Daddy jadi ingin menjenguk kamu lagi nak" Goda Ferdi.


Adin yang mendengar nya pun memukul pelan lengan sang suami "Kan udah mas semalam"


"Ingin lagi, seperti nya aku tidak bisa jika tidak menjenguk anak ku yang ini"


"Kamu tambah cantik dan menggemaskan saja mas" Lanjut nya lagi.


Blussshh


Adin yang mendengar nya pun mulai merona "Mas sudah, lebih baik mas pake baju mu saja, ini sudah selesai aku siapkan" ucap nya sambil menahan rasa malu nya.


"Masih aja malu, udah mau punya anak dua juga" Goda nya lagi.


"Mas ih, udah sana pake baju, aku akan siapkan teh dan sarapan untuk mu"


"Baiklah. Sayang nanti malam daddy jenguk lagi ya" Ucapnya lagi sambil kembali mengusap perut adin.


"Maaaas" Rengek adin, dan ferdi pun tergelak.


Adin pun memilih meninggalkan sang suami untuk membuat kan teh dan juga sarapan nya.


Setelah ferdi selesai, ia teringat bahwa akan membuat perhitungan kepada sang asisten nya itu.

__ADS_1


Ferdi pun mengambil ponsel nya dan mencari nama sang asisten. Setelah ketemu ia langsung menghubungi nya.


Nicholas : Selamat pagi bos.


Ferdi : Aku ingin membuat perhitungan kepada mu Nicholas.


Nicholas : Perhitungan? Maksudnya apa ya bos?


Ferdi : Kenapa kau menyuruh kepala resto untuk menyiapkan ayam geprek yang sambal nya sangat pedas itu Nicholas?


Nicholas : Ti... Tidak bos, saya tidak menyuruh kepala resto untuk membuat kan sambal nya pedas pedas.


Ferdi : Mau mencoba membohongi ku kau ya.


Nicholas : Benar bos, saya tidak menyuruh seperti itu. Saya hanya mengatakan bahwa anda dan nyonya muda akan dstang, dsn siapkan ayam geprek dan spaghetti hanya itu saja bos.


Ferdi : Tapi kenapa ayam geprek itu sangat pedas nicholas?


Nicholas : Saya tidak tahu bos.


Ferdi : Awas saja kau, jika kau bohong akan ku penggal kepala mu.


Nicholas : Ba... Baik bos.


Ferdi : Kalau begitu saya akan matikan sambungan telpon ini.


Nicholas : Silahkan bos.


Tuuut.... Sambungan pun di putus oleh Ferdi.


"Awas saja jika dia berani berbohong kepada ku" Monolognya sambil melangkah kan kaki nya untuk keluar dari kamar tersebut.


***


"Hai sayang, apakah kau sudah sarapan?"


"Sudah"


"Anak pintar"


"Dad sarapan mu nih" Panggil Adin.


"Iya mom" Jawab nya.


"Kamu bermain lah dulu ya sama mba, daddy akan sarapan dulu"


"Oce" Jawab Kalan.


Ferdi pun melangkah kan kaki nya menuju meja makan, dan ia pun sarapan dengan di temani oleh sang istri tercinta nya.


***


Sore hari


"Mba bisa tolong bantu saya, untuk menyiapkan ini semua?" Tanya Adin kepada babysiter Kalan.


"Bisa bu" Jawab nya.


Babysiter kalan pun membantu sang majikan untuk menyiapkan piknik ala ala nya itu. Bisa di bilang ini sebuah kejutan untuk Ferdi dan juga sang anak.

__ADS_1


Ferdi dan Kalan sedang beristirahat di kamar utama, mungkin mereka berdua kelelahan maka dari itu mereka berdua bisa terlelap begitu saja.


Setelah semua nya rapih, Adin pun menyiapkan diri nya terlebih dahulu setelah selesai ia membangunkan sang suami dan menyuruh nya untuk bersiap siap, ferdi tentu bingung ia pun mengerenyitkan dahi nya berlipat lipat, tapi ia tetap menjalankan keinginan sang istri nya itu.


Adin pun menyiapkan pakaian untuk di kenakan oleh sang suami, setelah semua nya siap, ia pun membangunkan pelan sang anak menggemaskan nya itu. Ia pun memandikan sang anak dan menyiapkan semua nya.


Setelah selesai ia pun kembali ke kamar utama untuk melihat sang suami.


"Tampan sekali daddy nya Kalan ini ya" Puji.


"Mommy nya Kalan tak kalah cantik nya"


"Bisa aja"


"Kita mau kemana sih sayang?"


"Kejutan" Jawab nya.


"Gemas sekali sih istri aku ini" Ucap nya sambil menjawir hidung sang istri.


"Maaas ih, nanti hidung aku kaya pinokio loh panjang" Ucap nya dan Ferdi pun hanya tertawa lepas mendengar ucapan sang istri.


"Jadi kita mau kemana?"


"Ayo mas ikuti aku" Ucap nya sambil menggandeng tangan sang suami.


Tak lupa ia pun mengajak Kalan untuk ikut bersama.


Mereka pun melangkah kan kaki nya menuju halaman belakang.


Dan...


"Supriseeeee..." Ucap Adin.


"In.. Ini kamu yang nyiapin sendiri?" Tanya Ferdi.


"Iya mas, gimana kamu suka engga?"


"Suka sangat suka. Makasih sayang, ingat kamu jangan lelah lelah ya, kamu lagi hamil muda" Ucap nya sambil mencium kening sang istri.


"Iya mas"


"Yaudah yuk mas"


"Iya"


"Nanti mas, Kalan mana?" Tanya adin.


"Tadi kan dia sama kita"


"Kalan... Ka.... Lan" Panggil nya terputus ketika melihat sang anak sudah berada di tiker yang sudah di siapkan oleh Adin.


"Mas.. Itu anak kamu" Ucap nya kepada Ferdi.


"Yaampun anak aku, bikin senam jantung deh" Ucap ferdi dan melangkah ke arah sang anak sambil menggenggam tangan sang istri.


"Kalan hey, kamu lagi apa sayang?" Tanya Ferdi.


Kalan pun menengok dan hanya menjawab dengan cengiran yang memperlihatkan gigi nya yang baru tumbuh itu.

__ADS_1


__ADS_2