Hadirnya Orang Ketiga

Hadirnya Orang Ketiga
Pernikahan Friska dan Rijal


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu, hari ini adalah hari dimana Friska dan Rijal menikah. Friska terlihat begitu cantik dengan balutan kebaya berwarna putih dengan aksen yang berada di dada nya itu. Begitu pula dengan Rijal yang begitu gagah dan tampan dengan pakaian tuxedo nya.


Ijab kabul pun di mulai, semua orang yang berada di situ pun merasa sangat dag dig dug tak karuan karena menunggu ucapan ijab kabul yang di lontarkan oleh pak penghulu dan juga Rijal.


"Aduh, ko gue deg degan ya. Kira kira si Rijal bisa ga ya din?" Tanya Intan kepada Adin.


"Bisa lah, yakali kaga bisa"


"Iya juga"


"Mom" Panggil Kalan.


"Iya sayang"


"Alan inin itcu mom" Tunjuk nya kepada makanan yang sedang di pegang oleh Rey.


"Haish. Nanti ya mom pintakan kepada om rey" Ucap nya dan di angguki oleh Kalan.


'Wey Rey" Panggil nya dengan suara bisikan agar tak begitu ribut.


"Apa sih ndoro"


"Ini anak gue mau makanan yang ada di tangan elo"


"Oh taun muda mau ini" Ucap nya sambil mengangkat makanan nya.


"Iya om, alan inin itcu" Jawab nya.


"Yaudah kalau Kalan mau ini, sini duduk nya sama om Rey aja"


"Enda. Alan mau sama mom aja" Tolak nya.


"yaudah ga Om Rey kasih ini"


"Eddyy" Teriak nya sambil menagis.


Adin langsung melotot kan mata nya kepada Rey agar makanan yang ia pegang segera di kasih. Rey yang mengerti itu pun langsung memberikan makanan itu.


"Cup.. Cup.. Cup.. Ini makanan nya, Udah ya jangan nagis lagi. Om cuma becanda ko" Ucap nya.


"Udah ya nak ini makanan nya cup cup cup sayang" Timpal Adin.


"Hihi Iya" Kata Kalan sambil nyengir memperlihatkan gigi nya yang baru tumbuh itu.


"Heuuh dasar anak nya si ferdi nih bikin rusuh aja" Ucap Rey yang melihat tingkah lucu Kalan.


Setelah Kalan diam. Adin dan Rey kembali mendengar kan ijab kabul yang sedang di ucapkan oleh Rijal. Sampai terdengar kata 'SAH' dari para saksi baru lah mereka merasakan kelegaan yang ada di hati mereka.


"Haaah akhir nya tu bocah sah juga" Ucap Intan.


"Iya ya allhamdulilah" Timpal Ratna.


"Berarti geng kita tinggal nyisa si Rey lagi yang belum married" Ucap adin.


"Gua mah nanti nanti aja dah. Masih pengen pacaran dulu ya ga bep?" Tanya nya kepada Keysha.


"Jangan mau kalau ga di halalin mah Key" Kata Aul.

__ADS_1


"Iya noh bener" Ucap Intan.


"Sayang" Panggil Ferdi.


"Eddyyyy" Teriak Kalan kegirangan.


"Iya sayang"


"Gendong" Ucap nya.


"Sini"


Ferdi pun menggendong sang anak yang sangat tampan itu.


"Udah yuk kita ke penganten" Ajak Intan.


"Yok"


Mereka pun mendekat ke arah Friska dan juga Rijal.


"Kamu kenapa sayang ko lemes begitu sih?" Tanya Ferdi kepada Adin.


"Aku gatau nih mas, kepala aku pusing terus mual mual aja gitu"


"Mau ke dokter?"


"Ga perlu mas, paling cuma masuk angin aja kali"


"Yaudah meningan kita pulang, kamu sitirahat di rumah, biar nanti pas resepsi kita baru kesini lagi"


"Iya mas"


"Iya"


Setelah berpamitan, Adin dan Ferdi pun memutuskan untuk pulang.


***


DI rumah


Ferdi yang sedang merebahkan tubuh mungil sang anak tampan nya itu pun terhenyak ketika mendengar suara dari sang istri yang sedang mengeluarkan isi yang ada di dalam perut nya.


"Hoeekk... Hoekkk.. Hoekk..."


"Sayang kamu gapapa?"


"Gapapa ko mas. Kaya nya aku kecapean aja deh"


"Yaudah kalau gitu ayo kamu istirahat dulu"


"Iya mas"


Adin pun merebahkan tubuh nya di sebelah tubuh mungil sang anak. Tidak dengan Ferdi, Ferdi lebih memilih untuk keruang kerja nya untuk menyelesaikan pekerjaan nya yang sempat tertunda.


***


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam. Dimana sebentar lagi acara resepsi pernikahan Friska dan juga Rijal akan segera di mulai.

__ADS_1


Ferdi pun beranjak dari ruang kerja nya untuk membangun kan sang sitri. Ketika samapi di dalam kamar terlihat sang istri tercinta nya sedang menyiapkan pakaian untuk nya dan juga sang anak.


"Sayang, apa kamu sudah mendingan?"


"Iya sayang, aku sudah mendingan. Lebih baik mas siap siap gih, biar nanti aku akan bangunkan Kalan"


"Baiklah"


Cup..


"Ih nakal ya" Ucap Adin.


Ferdi yang mendengar itu pun hanya tertawa saja.


Adin pun membangunkan anak gemes nya itu.


"Sayang bangun yuk"


"Nak"


"Kalan"


Cup... Cup... Cup..


"Aduh geyi mom" UCap nya sambil terkekeh.


Melihat tingkah anak nya itu pun Adin ikut terkekeh.


"Yasudah Kalan ayo bangun. Kita kan mau ke pernikahan nya onty Fris"


"Yes mom"


Adin pun mengurusi sang anak dengan telaten. Kalan sudah terlihat sangat rapih.


Kalan memakai baju tuxedo sama seperti sang daddy nya itu menambah kesan tampan nya sang tuan muda kecil itu. Begitu pun dengan sang daddy, Ferdi yang tak mau kalah dari sang anak pun begitu sangat tampan. Adin yang melihat kedua pria yang amat ia sayangi pun hanya bisa tersenyum dang menggeleng kan kepala nya saja. Adin pun menyiapkan diri nya sendiri. Begitu selesai, betapa terkagum kagum nya sang suami ketika melihat wanita nya iu begitu cantik malam ini, bisa mnegalahkan pengantin wanita. Pikir nya.


"Mom antik" Ucap Kalan.


"Makasih sayang. Kalan juga sangat tampan sama seperti daddy"


"No. Alan yang lebih tampan dari eddy"


Baiklah. Kalan yang lebih tampan dari daddy"


"Sayang, kamu ko cantik banget sih?" Puji nya.


"Jadi selama ini aku ga cantik gitu?"


"Cantik. Cantik banget"


"Boong ya?"


"Bener dong"


"Yadah deh ayo kita berangkat"


"Oke boy let's go" Ucap Ferdi.

__ADS_1


"Etc go" Jawab nya.


__ADS_2