
"Kalan kita mandi yuk" Ajak Adin setelah melihat sang anak sudah bangun dari tidur nya yang kini tengah bermain dengan sang daddy.
"No mom, Alan ingin mandi bersama eddy saja"
"Baiklah, mom akan mandi terlebih dahulu" Ucap nya dan di angguki oleh sang anak.
Adin pun kembali ke kamar nya untuk memanjakan tubuh nya.
Setelah selesai dengan ritual mandi nya, Adin kembali ke bawah tepat nya ke ruang keluarga di mana Kalan dan sang suami masih berada di situ.
Kini di rumah yang luas dan besar itu hanya ada mereka bertiga dan tiga ART nya. Kedua orang tua Ferdi sudah kembali ke rumah utama Wijaya tadi siang, dan di ikuti oleh keberangkatan Hans ke London.
Sepi!! Kata itu yang cocok untuk rumah ini saat ini.
Adin pun memilih untuk menonton televisi untuk menghilangkan rasa bosan nya.
"Daddy" Panggil Adin.
Ferdi pun yang merasa di panggil, melihat ke arah suara itu berasal.
"Ya mom" Jawab nya.
"Mom ingin itu dad" Tunjuk nya ke makanan khas daerah Yogyakarta itu.
"Makanan apa itu?"
"Gudeg nama nya dad"
"Gudeg?"
"Iya dad itu gudeg nama nya"
"Yaudah daddy belikan, daddy mandi dulu"
"Mom ikut beli nya ya dadd, tapi mau makan di tempat nya juga dan di Yogyakarta nya juga"
"Apa mom?" Pekik nya.
"Daddy ga mau?" Ucap nya sambil mengelus perut dan mata nya mulai berbinar. Itulah bujuk rayu jitu seorang ibu hamil.
"Baiklah baiklah ayo kita ke Jogja" Pasrah nya, jika sudah menyangkut ibu hamil Ferdi bisa apa.
"Bener ya dad?"
__ADS_1
"Iya"
"Yaudah aku juga mau siap siap dulu"
"Yaudah, tapi kita nginep gapapa ya? Soalnya kan perjalanan nya juga pasti jauh"
"Iya dadd, mom persiapkan semua nya dulu"
"Iya"
Adin pun bergegas ke kamar nya untuk menyiapkan perlengkapan untuk pergi ke Jogja.
Berbeda dengan Adin yang sangat antusias, Ferdi yang melihat istri nya hanya mampu menggelengkan kepala nya dan juga membuang nafas nya kasar. Karena ia masih banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan akhir nya ia harus mengcancel atau meminta kepada sang asisten dan juga sang sekertaris yang menghandle nya. Ferdi memang lebih mengutamakan keluarga dari apapun, walaupun terkadang ia mengeluh, tapi ia tidak pernah mengecewakan keluarga nya itu, Ferdi akan selalu menuruti kemauan dari istri dan anak nya selagi ia mampu, karena ia bekerja keras bukan untuk siapa siapa lagi kalau bukan untuk istri dan anak anak nya kelak.
"Kalan, ayo kita mandi. Kita kan mau jalan jalan"
"Jalan jalan eddy?"
"Yes son"
"Hoyyye"
"Ayo" Ajak nya sambil menggandeng tangan sang anak.
Setelah menghabiskan sekitar 30 menit di dalam kamar mandi, akhir nya Ferdi dan Kalan pun selesai dalam mandi nya itu, terlihat jelas wajah bahagia dari sang anak setelah bermain air bersama dengan daddy nya.
"Eddy, kita mau temana emang?" Tanya Kalan ketika melihat baju yang sudah di siapkan oleh sang mommy.
"Kita akan pergi jalan jalan, kan tadi daddy sudah bilang sayang" Ucap nya dan di angguki oleh Kalan.
"Sini biar mom yang memakai kan baju Kalan, biar daddy sendiri"
"Iya mom"
Adin pun memakai kan sang anak baju yang tak kalah keren dan ganteng dari sang daddy. Memang adin kini memiliki dua bayi, yang satu bayi besar (Daddy) yang satu nya lagi bayi kecil (Kalan), baik bayi besar maupun bayi kecil sama sama tak mau kalah saing dari ketampanan dan juga cara berpakaian nya. Untung saja Adin memiliki gaya fashion yang bisa di bilang cukup baik, maka dari itu kedua nya sangat senang jika sudah Adin yang memiliki pakaian mereka.
"Sudah selesai" Ucap Adin.
"Wah anak mommy ganteng sekali sih" Lanjut nya lagi.
"Tapi masih tampanan daddy dong" Timpal Ferdi.
"Iya iya, daddy nomor 1" Ucap adin.
__ADS_1
"Mom foto dulu ya" Ucap Adin kepada Kalan. Kalan pun hanya mengangguk saja.
Cekrek..
Setelah mendapatkan foto yang pas, Adin pun mengirimkan nya kepada grup 'Cikiwir'
Adin : *Mengirimkan foto*
Aul : Aduh anak laki, ganteng amat mau kemana tuh?
Rijal : Keponakan onty Fris ganteng amat yak. daddy nya juga kalah seak...
Adin : Mau jalan jalan dong onty.
Intan : Aduh babang tamvan ku nongol. Syaallah.
Adin : Maacih onty.
Rey : Waduh anak sultan lewat.
Adin: Permisiiiii....
Ratna : Aduh boleh engga kalau besanan?
Aul : Aduh anak gue laki sih sayang nya wkwk.
Intan : Mon maap itu udah saya segel yak.
Adin : Dadah onty, aku mau berangkat dulu ya.
Aul : Iya hati hati.
Adin pun lebih tidak membalas pesan yang ada di grup nya lagi, ia lebih fokus bersandar di bahu sang suami dengan Kalan yang duduk di pangkuan nya sambil menyusu di dot nya.
Ferdi yang melihat sikap manja sang istri hanya mampu tersenyum dan mengecup mesra kening nya. Karena ia tidak pernah terbayangkan bahwa menikah dengan orang yang kita cintai itu seindah ini.
Ferdi memang membawa sang supir untuk membawa mobil nya, karena ia akan duduk bersama sang istri dan anak tercinta nya itu.
"Kalan sini sama daddy saja ya duduk nya, biarkan mom beristirahat" Ucap ferdi.
"Tak apa dad, biarkan seperti ini dulu" Ucap adin.
"Baiklah. Jangan terlalu di paksakan, kamu sedang hamil sekarang"
__ADS_1
"Iya dadd"