Hadirnya Orang Ketiga

Hadirnya Orang Ketiga
Kesalah pahaman yang berakhir bahagia


__ADS_3

Hari sabtu


Hari sabtu pun tiba, Rey dan Rijal pun menjemput Adin untuk menjalankan rencana nya. Akhirnya adin pun diizinkan untuk keluar, karna memang kalau keluar nya dengan rey dan rijal itu pasti boleh. Setelah tiba di cafe, mereka pun bercengkrama sambil menunggu kedatangan chandra.


"Kalian cuma mau ngomongin ini doang? Ga guna banget siiii, buang buang waktu gue aja aelah" Ketus adin, karna kesal obrolan mereka tidak lah begitu penting.


Setelah beberapa menit kemudian chandra pun datang. "Diin..??" Panggil chandra. Adin pun menoleh ke chandra, sontak membuat adin kaget dan meninggalkan cafe itu, tapi rey dan rijal pun langsung mencegah adin agar tidak bisa keluar dari cafe ini.


"Minggiiiiirrrrr ga kalian" Teriak adin.


"Din lo harus dengerin dulu penjelasan bang chandra jangan kaya gini" Ucap rijal menenangkan.


"Oh gue tau sekarang, ini rencana kalian kan biar dia bisa ketemu sama gue" Ucap adin kesal.


"ya ini rencana kita. Gue ga mau liat lo gini terus din, lo harus bahagia din lo harus bahagia, gue tau elo suka kan sama bang chandra din?" Jelas rey.


"GA!!!" Jawab adin cepat.


Chandra pun langsung mendekat ke adin, dan meminta maaf kepada adin.


"Diin, aku minta maaf atas kejadian waktu itu. Kamu cuma salah paham din" Ucap chandra.


Adin pun tak kuasa menahan air mata nya karna mengingat kejadian waktu itu. "Ga ada salah paham diantara kita ka, aku bukan siapa siapa nya kaka, kaka ga perlu jelasin apapun ke aku" Ucap adin.


"Diin, tatap mataku, dia itu adik sepupu ku din. Dia baru datang dari Ciamis dan mengajak jalan jalan kepada ku, karna dia sudah lama tidak jalan jalan disini. Kalau kamu ga percaya bisa tanyain Rey, Rey udah tau semua" Jelas chandra sambil memegang bahu adin dan membuat mereka berhadapan.


Adin pun melirik rey, meminta penjelasan.


"Iya din itu bener. Pas kejadian waktu itu, gua langsung nyamperin bang chandra kerumah nya. Bang chandra dan perempuan itu juga jelasin semuanya ke gua, gua nyari waktu yang pas untuk menjelaskan semua ini, mangkanya gue dan rijal membuat rencana untuk malam ini" Jelas rey.


"Udah ya sekarang kita duduk, ga enak sama pengunjung disini pada ngeliatin kita" Ajak chandra kepada adin. Karena mereka sudah menjadi bahan tontonan di cafe ini. Adin pun mengikuti ajakan chandra.


"Diiin" Chandra pun membuka suaranya lagi.


"I... Iya.." Ucap adin lirih.


"Aku minta maaf, aku gatau kalau kamu cemburu waktu itu, aku minta maaf ya" Ucap chandra sambil menenangkan.


"Gapapa ka, aku juga minta maaf udah salah paham" Ucap adin.


"Gapapa ko, udah kamu jangan nangis lagi ya, kalau kamu nangis lagi kan jelek jadinya" Goda chandra.


"Ehem ehem ehem ehem..... Cangcimen cangcimen kacang kuaci permen" Celetuk rey.


"Ga lucu!!" Ketus adin.


Sontak membuat ketiga nya tertawa terbahak bahak melihat adin yang langsung ketus kepada rey.

__ADS_1


"Lagian kalian romantis romantisan depan orang yang jomblo. Ga inget apa disini masih ada bujangan nih" Ucap rey.


"Tau kalian berdua ga asik banget dah" Tambah rijal.


"Sorry sorry" Ucap chandra.


"Oya adin aku punya sesuatu buat kamu, kamu tunggu disini yaa..." Kata Chandra dan hanya di jawab dengan anggukan saja oleh Adin.


Tak beberapa lama kemudian, chandra duduk diatas panggung cafe itu sambil memetik senar gitar yang sedang ia pegang dan berkata."Lagu ini ku persembahkan untuk wanitaku, wanita yang selama ini sudah mengisi seluruh ruang hatiku, yang telah membuat aku bisa menjadi gila karna nya, dan ini juga adalah lagu yang menceritakan tentang isi hatiku saat ini. Wanita itu adalah Nadin Prasetya Anggraeni" Ucap chandra dengan sangat romantis.


Adin pun terkejut atas perkataan chandra, dan ia pun mendengar kan lagu yang dibawakan oleh chandra.


Ku rasa ku sedang jatuh cinta


Karena rasanya ini berbeda


Oh apakah ini memang cinta


Selalu berbeda saat menatapnya


Mengapa aku begini


Hilang berani dekat denganmu


Ingin ku memilikimu


Tapi aku tak tahu


Tolong katakan pada dirinya


Lagu ini kutuliskan untuknya


Namanya selalu ku sebut dalam doa


Sampai aku mampu ucap, maukah denganku?


Ku rasa ku sedang jatuh cinta


Karna rasanya ini berbeda


Oh apakah ini memang cinta


Selalu berbeda saat menatapnya


Di sini aku berdiri


Menanti waktu yang tepat

__ADS_1


Hingga akhirnya ku mampu


Katakan padamu


Tolong katakan pada dirinya


Lagu ini kutuliskan untuknya


Namanya selalu ku sebut dalam doa


Mungkinkah dia tahu


Cinta yang ku mau?


Tolong katakan pada dirinya


Lagu ini kutuliskan untuknya


Namanya selalu ku sebut dalam doa


Sampai aku mampu ucap, maukah denganku?


*Maukah kau dengan aku?**


(Budi Doremi - Tolong)


Tak henti hentinya suara tepuk tangan keluar dari pengunjung di cafe itu dan berkata "Terima..... Terima...... Terima...." Secara bersamaan.


Adin hanya mampu meneteskan air mata nya, tapi bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan yang tiada henti hentinya.


"Adiin, gimana? Mau kah kamu jadi kekasih hatiku? Yang akan melewati hari hari indah bersamamu, siap menerima kekurangan ku?" Ucap chandra lagi sambil mendekat ke arah adin dan memegang tangan adin.


"I... Iya aku terima ka" Jawab adin dengan malu malu.


Chandra pun spontan langsung memeluk tubuh adin dan mengucapkan "Terimakasih sayang terimakasih sudah menerima ku" Ucap chandra bahagia.


Pengunjung disitu pun tak kalah ramai nya, dan tak lupa pula dengan kedua sahabatnya yang telah menyiapkan semua ini.


*flashback on


Sebelum rey dan rijal menjemput adin, chandra terlebih dahulu menghubungi rey dan membicarakan rencana nya untuk mengatakan cintanya kepada adin. Dan rey pun menyanggupi rencana itu, karna memang momennya juga yang pas untuk menyatakan itu.


*flashback off


"Thank you bro" Ucap chandra kepada rey dan juga rijal.


"Iya bang sama-sama, jaga adin ya bang, jangan sampe kena lecet sedikit pun" Jawab rijal.

__ADS_1


"Kalau sampe lu begitu lagi bang, lu langsung berhadapan sama gua bang" Lanjut rey.


"Iya siap siap" Jawab chandra cepat. Dan mereka pun hanya tersenyum ketika chandra menjawab seperti itu.


__ADS_2