
Hari kelulusan kelas 12 pun tiba dimana semua anak kelas 12 berkumpul untuk merayakan kelulusan nya. Semenjak kejadian waktu itu, ferdi semakin gencar untuk mendekati adin dan adin pun tak begitu menolak akan kehadiran ferdi. Walaupun adin terkadang suka cuek dengan ferdi, tapi itu tidak membuat ferdi menyerah tapi dia seakan terus berusaha untuk mendapatkan adin. Seperti sekarang ini, mereka yang di tugas kan menjadi panitia untuk kelulusan kelas 12 membuat ferdi berkagum senang soal nya ini adalah waktu yang tepat untuk lebih mendekat kepada adin.
Acara pun di mulai. Anak kelas 12 pun sudah banyak yang mengisi tempat mereka masing-masing, dan terlihat lah sepasang sejoli yang selama ini telah ia hindari. Yaa siapa lagi kalau bukan chandra dan juga putri, yang tampak anggun dan gagah bak seperti raja dan ratu. Adin yang melihat itu pun tampak biasa saja. Pasal nya ia sudah merelakan dan juga mengikhlaskan mereka berdua. Walaupun terkadang terbesit kenangan yang indah bersama dengan chandra tapi karena ia memiliki kesibukan yang luar biasa di sekolah nya ia dapat melupakan akan hal itu dengan bantuan teman teman dan ferdi tentu nya.
Adin pun menjalankan tugas nya sebagai panitia dengan sangat baik tanpa menghiraukan dua sejoli itu. Sesi akhir akan segera di mulai di mana akan ada pengumuman mengenai juara umum dan juara kelas lain nya.
Moderator pun mengumumkan juara juara tersebut.
"Baik. Disini saya akan mengumumkan para siswa dan siswi yang berprestasi" Kata moderator.
"Siswa berprestasi ke 3 dari kelas 10 ipa 1 jatuh kepada Angelina Coline, untuk siswa berprestasi ke 2 jatuh kepada David Putra dan untuk siswa berprestasi pertama jatuh kepada Likalinasyah... Untuk siswa yang bernama di panggil silahkan naik ke podium" Lanjut moderator.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
Dan seterusnya sampai pada kelas adin yaitu 11 ips 1
"Oke baik sekarang kita lanjut untuk kelas 11, untuk siswa berprestasi ke 3 dari kelas ips 1 jatuh kepada Rifdatunissa, untuk siswa berprestasi ke 2 jatuh kepada Ardiansyah Ferdinan dan untuk siswa berprestasi pertama jatuh kepada Nadin Prasetya Anggraeni.... Untuk siswa yang di panggil silahkan ke podium" Lanjut moderator. Sontak membuat mata adin membelalak dan sujud syukur pasal nya ia masih bisa mempertahankan beasiswa nya selama ini.
"Gue bangga din sama lo, lo bisa pertahanin beasiswa ini walaupun elo pernah terpuruk sekali pun" Ucap kagum ferdinan dalam hati.
"Oke oke sekarang waktu yang di tunggu tunggu kita akan mengumumkan siapa juara umum di sekolah SMA ini. Langsung saja kita sambut guntur Chandraaaa...... Untuk yang nama nya chandra bisa ke podium" Ucap moderator.
Chandra pun berjalan ke arah podium. Yaa memang chandra adalah murid yang pintar, maka dari itu ia meraih juara umum dan mendapatkan beasiswa masuk ke universitas ternama di luar negeri.
Acara pun telah berakhir banyak ucapan selamat yang terucap dari teman-teman nya kepada chandra. Setelah sudah mengucapkan selamat mereka pun berfoto foto.
__ADS_1
Waktu pun sudah semakin sore. Siswa dan siswi pun meninggalkan area sekolah.
Bruggg...
"Maaf aku ga sengaja. Aku terburu-bur....."Ucap adin terputus saat ia mengetahui siapa yang ia tabrak.
"Sayang kamu gapapa?" Tanya putri kepada chandra.
Yaa. Orang yang adin tabrak adalah chandra yang tak lain adalah mantan dan kaka kelas nya.
Adin pun menarik nafas panjang dan membuang nya kasar untuk menetral kan kondisi nya yang kaget melihat siapa yang ia tabrak "Sekali lagi saya minta maaf. Saya yang salah karena tidak melihat jalan. Permisi" Kata adin sambil berjalan meninggalkan mereka.
Baru beberapa adin melangkah tapi tangan nya sudah di cekal oleh seseorang siapa lagi kalau bukan putri.
"Heh cewe ingusan. Bilang aja lo cemburu kan liat kita berdua? So soan sibuk dan so soan ga liat dan lo nabrak tubuh chandra. Bilang aja kalau lo mau liat chandra" Kata putri.
Adin yang mendengar nya pun menarik nafas lagi untuk meredam kan emosi nya. Adin pun mundur beberapa langkah agar bisa berhadapan dengan wanita penggoda nya itu.
"Cih!!! Kau fikir aku peduli terhadap hubungan kalian yang sangat menjijikan ini? Kau fikir aku akan cemburu melihat kalian seperti ini? Anda salah besar nona saya merasa amat sangat bahagia melihat anda bersama nya. Karena sejati nya penggoda dan penghianat itu sama sama cocok dan serasi. Hahahaha" Kata adin telak membuat mereka berdua bungkam dan adin pun meninggalkan mereka berdua dalam ke bungkaman nya mereka berdua.
__ADS_1