
Tujuh bulan sudah usia kandungan kedua adin. Kini terlihat lah sangat besar untuk perut si bumil tersebut, karena berdasarkan hasil USG pada saat usia 4 bulan, ternyata tanpa di duga oleh pasangan suami istri tersebut, Adin hamil anak kembar 2, sungguh bahagia yang amat sangat luar biasa untuk kedua pasutri tersebut. Karena mereka tidak pernah menyangka bahwa Allah memberikan rezeki dan bahagia luar biasa hebat nya untuk mereka berdua.
Kini usia pernikahan mereka menginjak angka 3 tahun, sudah banyak sedih senang, bahagia perih dan sakit nya merasakan rumah tangga bersama dengan pasangan. Adin dan Ferdi sangat lah sabar dan selalu support apapun yang pasangan mereka inginkan. Maka dari itu pernikahan mereka pun langgeng sampai sekarang dan akan terlahir kembali baby twince ke dunia.
kini Ferdi tengah sibuk mempersiapkan segala nya untuk memberikan kejutan untuk sang istri tercinta nya, tanpa di ketahui oleh sang istri.
Jika ferdi tengah sibuk dengan segala persiapan nya di hotel bintang lima milik keluarga WIJAYA, berbeda hal nya dengan Adin. Kini adin tengah sibuk bermain dengan sang anak, yang terlihat semakin aktif saja.
"Mom, daddy kemana?" Tanya nya kepada sang mommy.
"Daddy mu sedang ada pekerjaan yang mendesak sayang, jadi hari sabtu ini daddy malah pergi bekerja" Ucap nya.
"Ohm"
"Ayo kita ke taman saja yuk bermain dengan mommy"
"Yes mom"
Kalan dan asang mommy pun melangkah kan kaki nya menuju taman belakang milik nya, dengan tetap mengelus ngelus perut yang sudah semakin besar itu.
"Mom ade sedang apa?" Tanya Kalan kepada sang mommy dengan ikut mengusap ngusap perut sang mommy.
Dug..
Dug... Tendangan dari sang bayi.
"Tuh di jawab sama adik nya" Ucap Adin sambil terkekeh melihat keterkejutan seorang Kalan. Karena baru kali ini Kalan memegang perut adin dan sang adik nya merespon.
"Mom... Mommy adik nya nendang tangan kalan" Teriak nya antusias sambil berhore ria.
"Iya kedua adik mu menyapamu nak"
"Aku ingin lagi mom" Ucap nya dan kembali memegang perut Adin. Adin hanya menganggukkan kepala nya saja.
"Adik adik, kalian sedang apa? Kapan kalian akan keluar dari perut mommy?" Tanya Kalan.
Mungkin mengerti, baby twince kembali menendang perut sang mommy dan itu membuat Kalan kembali bahagia.
*Dug..
Dug..
Dug..
Dug*...
"Mommy adik kembali menendang" Kata nya sambil tertawa.
"Apa Kalan senang?"
"Senang mom"
"Tuggu ya nak, adik mu akan terlahir 3 bulan lagi"
"Lama sekali mom"
"Ya memang segitu nak. Kamu juga waktu itu ada di perut mommy sampai 9 bulan"
"Oh gitu ya mom"
"Iya sayang"
Sedang asik mengobrol bersama dengan sang anak sulung nya itu. Datanglah seorang art yang memberikan sebuah kotak yang sudah berpita dengan rapih.
"Permisi bu, ini ada paket untuk ibu"
"Loh, dari siapa mba? Perasaan saya tidak memesan apapun"
"Saya tidak tau bu, ibu buka saja" Ucap nya dan di angguki oleh adin.
Adin pun mengambil kotak tersebut dan membukanya.
Dan...
Taraaa....
Terlihat sebuah gaun cantik berwarna salem yang cocok untuk ibu hamil dan satu pasang tuxedo untuk si kecil kalan. Dan juga terselip sepucuk surat di sana.
"*Sayang, pakai ini untuk nanti malam ya. Aku akan mengajak mu untuk makan malam bersama dengan kalan dan klien ku. Ini aku sudah menyiapkan pakain untuk mu dan juga untuk Kalan. Nanti akan aku jemput jam 7 malam. Sampai ketemu nanti malam ya sayang, i love you istri ku"
__ADS_1
Salam sayang suami mu Ardiansyah*
Adin tersipu malu ketika membaca surat dari sang suami, ia pun melihat jam yang berada di ponsel milik nya.
"Masih jam 5"
"Ada apa mom?" Tanya Kalan.
"Tidak ada"
"Oya nak, ini untuk kamu, nanti daddy mu akan menjemput kita jam 7 malam" Lanjut nya dan memberikan tuxedo nya.
"Baiklah mom. Kalan akan bersiap"
"Iya sayang"
Kalan pun melangkah kan kaki nya menuju kamar nya untuk memakai tuxedo yang sudah di berikan oleh sang daddy.
***
Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, kini baik kayla maupun kalan sedang berdandan semaksimal mungkin. Karena sang daddy akan menjemput dan mengajak makan malam bersama.
Adin yang sedang nerias wajah nya sendiri, sedangkan kalan sedang di rias oleh baby siter nya itu. Mereka berdua nampak cantik dan juga tampan, seperti putri dan pangeran di negeri dongeng. Jadi pengen karungin deh!
Suara mobil milik Ferdi sudah terdengar di pekarangan rumah besar nya itu.
Ferdi pun turun dari mobil nya dengan style yang sama seperti kalan, sangat tampan, sudah di pastikan wanita mana pun tidak akna bisa mengedip jika melihat Ferdi yang seperti ini.
"Mbo, Adin sama kalan sudah selesai?" Tanya nya kepada mbo minah, pembantu yang sudah lama kerja bersama dengan nya, dan sudah dianggap seperti ibu sendiri.
"Belum pak, ibu dan den kalan masih ada di kamar nya"
"Baiklah, aku akan menyusul mereka ya mbo"
"Iya pak"
Ferdi pun melangkah kan kaki nya menuju kamarnya terlebih dahulu untuk menjemput istri tercinta nya itu.
Tok.. Tok.. Tok..
Ceklek..
"Mas kamu udah sampe?" Tanya Adin ketika melihat sang suami yang sudah ada diambang pintu.
"Mas ko ngelamun?" Ucapnya lagi ketika tidak melihat dan mendengar pergerakan dan suara dari suami nya itu.
"Sayang ko kamu cantik banget sih malem ini? Jadi ga mau keluar deh, pengen kyrung kamu di kamar aja" Ucapnya.
Pipi adin pun merona ketika mendengar ucapan dari sang suami "Mas apa sih" Ucap nya malu malu.
Cup.. Ferdi pun mencium kening sang istri.
"Kamu suka gaunnya?"
"Suka mas, aku sangat suka sekali. Terimakasih ya suamiku"
"Iya sayang sama sama"
"Yaudah sekarang kita ke kamar kalan saja yuk" Lanjut nya dan diangguki oleh Adin.
Ferdi dan adin pun melangkah kan kaki nya menuju kamar Kalan denga Ferdi yang memeluk pinggang sang istri dengan posesif nya.
Senyuman tidak pernah luntur dari bibir manis kedunya itu.
"Aku sungguh sangat menyayangi mu sayang. Pokoknya ga ada siapapun yang bisa ngambil kamu dari aku sayang" Gumam Ferdi dalam hati sambil tetap memeluk pinggang istri nya.
"Daddy" Teriak kalan ketika melihat sang daddy dan mommy nya itu.
"Hai sayang, apa kamu sudah siap?"
"Sudah dad"
"Anak mommy sangat tampan"
"Sama seperti daddy" Ucap nya dan mengundang gelak tawa.
"Yaudah ayo kita berangkat" Ajak ferdi dan diangguki oleh adin dan juga kalan.
***
__ADS_1
"Sayang tutup ya mata kamu" Ucap nya.
"Ko di tutup segala si mas?" Tanya nya.
"Iya dad, ko mommy mata nya di tutup sih?" Tanya Kalan.
"Rahasia dong"
"Ayo sayang"
Ferdi pun menutup mata adin dan membisikka sesuatu kepada kalan.
"Kalan, kamu nanti diem ya, kita buat kejutan untuk mommy"
"Oke daddy" Bisik nya lagi.
Nereka berdua pun bertos ria.
"Ayo sayang kita turun pelan pelan" Ajak nya.
"Iya mas. Kalan mana ya mas?"
"Ini aku mom"
"Ayo kalan pegang tangan mommy" Ucap adin.
"Oke mom"
Tangan kiri adin di pegang gandeng oleh kalan sedangkan tangan kanan nya di gandeng oleh ferdi. Keluarga kecil yang super romantis.
"Sayang, kalau kata aku buka buka ya" Titah ferdi ketika sudah sampai di dalam hotel yang sudah di dekor dengan sedemikian rupa.
"Baik mas"
"Ayo kalan kita hitung bareng bareng ya nak" Ajak ferdi.
"Oke dad"
1...
2...
3...
"Buka sayang" Titah ferdi.
Dan...
"Suprise...." Teriak semua orang yang berada disitu, Adin pun melohok takjub melihat apa yang kini sedang ada dihadapan nya.
Kalan pun berlalri untuk menghampiri kakek dan nenek dari mom and dad nya itu.
"Selamat 3 tahun pernikahan sayangku" Ucap ferdi dari belakang sang isti sambil memeluk tubuh nya itu.
"Selamat 3 tahun pernikahan juga suami ku" Jawab adin dengan penuh bahagia dan haru.
"Aku punya sesuatu buat kamu"
"Apa itu"
Ferdi pun mengeluarkan kotak persegi berwarna merah dari saku celana nya dan memberikan nya kepada sang istri.
"Bukalah" Titah nya.
Adin pun membuka kotak tersebut, dan terlihat lah tiga buah gelang tangan dengan ada uruf di tengah tengah gelang tersebut, ada huruf NA, dan LA, dengan ukuran gelang yang berbeda. Yang satu ukuran tangan adin dan yang dua ukuran tangan si baby twince, karena ferdi dan adin pun sudah mengetahui jenis kelamin bayi kembar mereka.
"Ma... Mas ini bagus sekali" Ucap adin dengan menutup mulut nya karena takjub.
"Aku sengaja belikan ini untuk mu dan untuk anak kita. Sini aku pakai kan" Ucap ferdi dan memasangkan gelang nya di tangan adin.
"Apa kamu suka?" Tanya ferdi.
"Sangat mas aku sangat suka. Terimakasih ya mas aku menyayangimu"
"Syukur lah kalau kamu suka sayang"
Cup.. Adin mencium pipi ferdi.
Cup.. Ferdi pun membalas ciuman tersebut dengan mencium kening adin.
__ADS_1
Dan mereka pun melanjutkan acara nya.