Hadirnya Orang Ketiga

Hadirnya Orang Ketiga
Kekesalan Putri


__ADS_3

1 tahun sudah berlalu. Hubungan Adin dan chandra semakin membaik tanpa adanya penghalang. Bertepatan dengan hari ini, hari yang sudah di tunggu tunggu oleh adin. Yaa.. Karna hari ini itu adalah hari bebas di sekolah nya. Karena hari ini adalah hari perpisahan di sekolah nya.


"Hai din" Sapa chandra.


"Kaka.." Jawab adin.


"Ko kamu sibuk sekali sih? Padahal baru aja kelas 10, aku aja yang udah kelas 11 biasa aja tuh"


"Ya karena kaka ga jadi panitia, aku kan di pilih suruh jadi panitia"


"Bisa aja sih kamu tuh" Ucap nya sambil menoel hidung adin.


"Oya mana orang tua mu?" Tanya chandra.


"Di tempat para orang tua ka. Apa kaka mau kesana?" Tanya adin.


"Iya dong" Jawab chandra.


"Mau ku antar?" Tanya adin.


"Tidak perlu. Kau duduk saja disini bersama dengan teman teman mu" Kata chandra.


"Baiklah" Jawab adin.


Yaa... 1 tahun bukan lah waktu yang cukup lama untuk mereka saling mengenal. Chandra pun sudah bisa masuk ke dalam keluarga nya adin. Yaa walaupun masih dalam pengawasan, tapi memang keluarga adin sudah membiarkan adin dan chandra berhubungan.


Sampai saat ini pun adin dan chandra masih saling percaya satu sama lain, belum ada yang bisa menggoyahkan mereka berdua. Walaupun sudah ada wanita yang mulai mengganggu mereka. Bukannya mereka renggang tetapi mereka malah semakin terlihat begitu semakin dekat. Sampai membuat sebagian orang merasa iri. Apalagi adin yang satu sekolah dengan chandra.


Setelah acara selesai mereka pun bergegas pulang.


"Adin" Panggil sang mama.


"Iya ma" Jawab adin.

__ADS_1


"Apa kamu sedang sibuk?" Tanya sang mama.


"Tidak ma. Ada apa?" Tanya adin.


"Jaga terus ya nilai kamu, mama bangga pada mu nak"


"Ah terimakasih mah"


"Belajar terus ya yang rajin"


"Iya mah"


***


Keesokan harinya


Chandra dan juga adin sedang dalam perjalanan menuju Universitas yang akan di tempuh oleh chandra. Setelah beberapa menit mereka pun sampai di Universitas tersebut. Ya karena Chandra sekarang sudah kelas 12, maka dari itu Chandra meminta Adin untuk menemani nya melihat Universitas Universitas yang menjadi pilihan Chandra, taku takut nya Chandra tidak mendapat kan beasiswa dari sekolah nya.


Setelah sudah sampai. Mereka berdua pun melihat lihat Universitas tersebut.


"Iya kenapa?" Tanya chandra.


"Apakah akan ada tes di Universitas ini?" Tanya adin.


"Pasti ada dong" ucap chandra.


"Oh" ucap adin.


"Iya" Jawab chandra. Mereka melanjutkan perjalanan mereka untuk berkeliling tetapi suara perut adin yang membuat mereka tersadar bahwa sekarang sudah jam makan siang.


Kryuuuukkkkkk.... Suara perut adin.


"Apakah kau sudah lapar sayang?" Tanya chandra.

__ADS_1


"Hehe iya ka aku sudah sangat lapar" Jawab adin.


"Yaudah kita cari tempat makan. Ayo" Ajak chandra.


"Oke pak bos" Ucap adin antusias.


Mereka berdua pun berjalan menuju parkiran untuk mencari makan. Karena hari memang sudah semakin siang.


Setelah 1 jam di perjalanan. Akhirnya mereka pun sampai di sebuah restoran yang cocok untuk mengisi perut mereka. Mereka mengambil tempat duduk yang langsung menghadap ke pandangan yang begitu enak untuk di pandang. Chandra pun memanggil salah satu pelayan disitu untuk memesan makanan. Kedua nya pun memesan makanan karena memang mereka berdua sudah sangat lapar.


Sudah menunggu waktu yang cukup lama. Akhirnya pesanan mereka pun tiba. Mereka berdua pun langsung melahap makanan itu dengan antusias tidak ada perbincangan di antara kedua nya. Karena mereka terbiasa tidak berbicara saat sedang makan. Setelah beberapa menit mereka sudah menghabiskan makanannya dan mereka pun berbincang-bincang. Saat sedang berbincang ada seorang perempuan yang mengahmpiri mereka. Perempuan yang sangat cantik yang selalu mengejar ngejar cinta chandra kembali. Ya dia adalah putri yang tak pantang menyerah untuk mengambil hati chandra walau pun sudah berkali-kali di tolak oleh chandra tetapi perempuan itu sama sekali tidak menyerah untuk mendapatkan cinta nya chandra.


"Hai chandra " Sapa putri. Tetapi tidak di gubris oleh chandra. Putri pun menyapa adin.


"Hai. Kamu pasti adin ya, kekasih nya chandra? Kenalin aku putri. Hmmm aku mantan nya chandra" Dengan senyum manis nya dan mejulurkan tangan nya seraya untuk berkenalan.


Adin yang sudah mengetahui hal itu hanya menjawab nya dengan senyum sinis nya. Adin memang sudah tau tentang putri. Karena chandra selalu menceritakan tentang putri kepada nya.


Karena tak ada jawaban dari kedua nya, putri pun bergegas meninggalkan mereka dengan kaki yang di hentakan karena kesal.


Setelah putri meninggalkan mereka berdua. Mereka berdua pun tertawa terbahak bahak melihat putri yang kesal.


"Hahahaha. Apa kaka melihat wajah nya itu?" Tanya adin dengan tertawa terbahak bahak.


"Iya aku melihat nya. Apakah kau senang dengan hal itu?" Tanya chandra.


"Aku sungguh sangat senang dan puas ka" Jawab adin antusias.


"Yasudah. Lebih baik kita pulang saja" Ajak chandra.


"Ayo" Jawab adin.


Mereka berdua pun meninggalkan restoran dengan tersenyum karena mengingat kejadian tadi. Di perjalanan pun mereka tetap asik membicarakan putri yang tadi bertingkah kesal seperti itu.

__ADS_1


Mereka pun sampai di rumah adin. Chandra pun langsung pamit untuk pulang, karena memang hari sudah sore.


__ADS_2