Hanya Sebatas istri kedua

Hanya Sebatas istri kedua
Bab 24 Pura-pura


__ADS_3

Setelah merasa cukup dengan informasi yang di terimanya, Yoga dan Sanco segera pergi dari ruangan tersebut dan di ikuti beberapa petugas keamanan.


Mereka sudah berada di sebuah tempat yang lumayan masih ramai orang-orang, sebab tempat ini sebuah restoran.


Yoga mengajak Sanco untuk minum kopi terlebih dahulu, kepala nya tersa berat hingga tidak bisa berpikir jernih lagi.


Sanco dan juga Yoga sudah duduk di salah satu tempat, lalu mereka memesan kopi. Tanpa disengaja seseorang telah menyenggol Yoga sehingga merasa kaget dengan kehadiran orang tersebut. Betapa terkejutnya Yoga saat menatap wajah orang tersebut.


"Maaf tidak sengaja....." kata Sarmila,ia belum sadar bahwa orang tersebut adalah suaminya.


"Nggak masalah santai saja" jawab Yoga, yang pura-pura tenang dan tidak mengenal orang yang ada di hadapan nya, ia sudah muak dan jijik dengan perempuan macam Sarmila. Yoga akan membuat perhitungan dengan perempuan yang sudah mengkhianatinya.


"Sayang kamu ada di sini juga?" tanya Sarmila terhadap Yoga Sarmila dengan raut wajah yang sangat kaget, ia tidak menyangka bahwa akan bertemu dengan suaminya di tempat ini. Akan tetapi Sarmila juga merasa lega,sebab ia bertemu dengan Yoga bukan saat bersama kekasih gelapnya.


Akan tetapi Yoga tidak menunjukkan reaksi apapun, bahkan ia seperti orang yang tidak mengenalnya. Begitu juga dengan Sunco mereka berdua tidak menghiraukan Sarmila yang berada di dekat mereka bahkan seolah tidak mengenal wanita tersebut tanda. " Maaf mbak Mungkin anda salah orang, Apakah kita pernah saling mengenal sebelumnya "kata Yoga sambil tersenyum tipis.

__ADS_1


Seketika Sarmila membulatkan matanya, Apakah memang benar yang dihadapannya ini suaminya atau hanya orang yang mirip dengannya. Apa mungkin jika ini Yoga Mengapa tidak mengenali dirinya.


" Maaf kalau begitu, soalnya anda mirip sekali dengan orang yang saya kenal"kata Sarmila.


"Santai saja, mbak saya orangnya pemaaf ko, bahkan saya selalu percaya terhadap orang-orang yang berpura-pura baik di hadapan saya" jawab Yoga desa nada bicara santai nya.


"Kalau begitu saya permisi" ucap Sarmila dan setelah itu perempuan yang tidak tahu malu itu pergi meninggalkan Yoga. Sarmila juga mengira bahwa, saat ini memang hanya orang yang mirip desa suaminya.


" Kenapa bilang seperti itu, bukankah Ini kesempatan untuk membuktikan padanya bahwa istri pertama Bos itu sedang melakukan kesalahan dan sekarang bersama pria lain kenapa berpura-pura tidak mengenalnya " kata Sunco sambil menatap lekat wajah Yoga, mengapa laki-laki itu tidak menganggap Sarmila untuk saat ini, apakah ini cara Yoga membalas dendam terhadap istri pertamanya.


Akan tetapi Sanco tidak mau ambil pusing dengan apa yang dilakukan oleh bosnya pada saat ini terhadap istri pertamanya, fokusnya saat ini adalah untuk mencari keberadaan Saskia yaitu istri kedua dari bosnya tersebut. Sebab jika sampai tidak ditemukan, Mungkin saja dia akan disalahkan oleh kedua orang tua Yoga bahwa dirinya tidak bisa menjadi asisten yang bisa diandalkan, Ia juga sangat takut kehilangan pekerjaan jika sampai istri kedua dari Bosnya itu tidak ditemukan.


*****


Di tempat lain.

__ADS_1


Sarmila sudah berada di sebuah kamar bersama seorang laki-laki, yang sudah 2 hari bersamanya di tempat ini


"Sayang tadi aku tidak sengaja menyenggol seorang laki-laki pas di restoran, dan orang itu mirip sekali dengan Mas Yoga. Akan tetapi setelah aku sapa dia tidak mengenaliku dan bilang mungkin hanya mirip orang yang aku kenal apa mungkin hanya mirip, tapi suaranya bener seperti Mas Yoga. Kalau memang dia ada di sini dan menemukan keberadaan ku bersama mu, bisa gawat. Bahkan aku bisa saja dicerai oleh Mas Yoga, terus fasilitas yang selama ini aku terima bisa diambil dong sama Mas Yoga "kata Sarmila sambil menatap lekat wajah selingkuhannya itu yang sedang duduk bersandar di atas tempat tidur sambil memainkan ponselnya.


" Aku tidak perduli dengan masalahmu dengan Yoga, meskipun dia mencabut semua fasilitas dan menceraikan manusia sampah sepertimu itu tidak akan merugikan diriku. Jika semua ini sudah menghancurkan mu, maka ini adalah kebahagiaanku sudah mencapai puncaknya "kata laki-laki dalam batin, yang berada di depan Sarmila pada saat ini.


Terrnyata selama ini laki-laki yang mengaku sangat cinta dan sayang terhadap Sarmila hanyalah tipuan semata. Ini adalah salah satu cara untuk membalaskan dendam Sakit hatinya di masa lalu, bahkan yang mengirim foto kebersamaan Sarmila bersamanya yaitu dia sendirinya sendiri.


Dengan menggunakan nomor baru dan selalu mengganti nomornya ketika mau mengirim foto kebersamaannya bersama Sarmila terhadap Yoga.


Sarmila selalu mengira bahwa laki-laki yang selalu menghabiskan waktu bersama nya, adalah orang yang sangat mencintai nya. Akan tetapi semua itu salah, seorang laki-laki yang mencintai perempuan yang sudah memiliki suami tidak akan pernah membiarkan wanita itu berbuat dosa. Meskipun ia sangat cinta tidak akan membiarkan wanita yang di cintainya menghancurkannya kehidupan pernikahan wanita itu, sebab cinta sejati akan selalu di dalam hati bukan untuk memiliki.


"Sayang kamu kenapa sih... terus bagaimana kalau aku di ceraikan sama mas Yoga? dan nggak ada lagi kemewahan yang selama ini, bekerja itu sangat capek dan menguras tenaga dan hasil kerja ku nggak mungkin cukup untuk biaya hidup yang sangat mahal ini" kata Sarmila sambil bergelayut manja terhadap laki-laki yang sedang bersama nya.


"Itu tidak akan terjadi, lagian mamangnya dia tahu saat ini kamu bersama ku? nggak kan! jadi untuk apa kita mengkhawatirkan yang belum terjadi, lebih baik kita bersenang-senang. Lupakan semua masalah yang ada, kita datang ke tempat ini untuk bahagia" ucap laki-laki itu sambil mengambil alih posisi, sekarang Sarmila sudah bedada di bawah kungkungan pria.

__ADS_1


Akhirnya mereka berdua melakukan adegan panas untuk yang kesekian kalinya di tempat ini, dalam sekejap Sarmila melupakan ketakutan nya. Kedua manusia itu menikmati satu sama lain, sehingga mereka lupa bahwa ada seseorang yang merencanakan untuk kehancuran kedua nya. Sarmila mendominasi permainan untuk kali ini, laki-laki mana yang tidak ketagihan saat di suguhkan dengan barang mulus serta gratis mendapatkan bonus pula.


Pergulatan di antara kedua nya sudah mengantarkan ke titik puncak kenikmatan dan pada akhirnya mereka saling melepaskan secara bersama, setelah itu keduanya merasakan lelah lalu tertidur. Sebab hari juga sudah semakin larut.


__ADS_2