Hanya Sebatas istri kedua

Hanya Sebatas istri kedua
Bab 30 Makan bersama


__ADS_3

Waktu bergulir begitu cepat.


Saskia sudah selesai menyiapkan semua menu makan malamnya, sudah tersaji di atas meja. Tinggal menunggu Yoga datang, untuk menikmati makan malam bersama dan pertama kalinya di rumah ini.


Saskia meminta kepala pelayan itu untuk mencari keberadaan suaminya, sebab setelah sampai di rumah ini dan mengantarkan Saskia ke kamarnya ia belum melihat kembali suaminya.


Pelayan itu mengangguk, lalu berjalan meninggalkan Saskia yang masih berada di dapur. Perempuan ini langsung duduk di salah satu kursi yang ada di ruang makan, sambil menunggu kedatangan suaminya. Semua para pelayan sudah pergi ke tempatnya masing-masing, tinggal ada Saskia yang masih menunggu kedatangan suaminya untuk menikmati makan malam.


Sebetulnya ia sudah merasa lapar sekali, ingin segera makan, tapi suaminya belum juga datang setelah dipanggil oleh pelayan.


Iw menunggu untuk beberapa saat, akhirnya pelayan yang memanggil Yoga sudah kembali lalu berkata.


" Tuan bolang jika Nyonya sudah merasa lapar, silakan makan terlebih dahulu! katanya dia masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan terlebih dahulu, jika sudah selesai makan silakan kembali ke kamar dan tidurlah "kata pelayan itu menyampaikan pesan dari bosnya tersebut untuk sang istri.


"Enak saja dia berbicara seperti itu, setelah saya menyiapkan masakan ini untuknya mengapa dia menolak begitu saja tidak tahu terima kasih dasar orang tidak punya hati "kata Saskia dalam batin memakai suaminya.


"Atar kan saya ke ruangannya sekarang! "Saskia meminta pelayan itu untuk mengantarkan dirinya, ke ruangan di mana Yoga berada. Sebab ia belum mengetahui tempat-tempat di rumah ini yang biasa dikunjungi oleh suaminya di saat sendirian.


Lalu kepala pelayan itu mempersilahkan Saskia untuk berjalan terlebih dahulu,dan ia menjadi pemandu untuk menunjukkan di mana Yoga berada untuk saat ini.


Setelah beberapa saat mereka sudah berdiri di depan pintu ruangan


"Nyonya Silakan masuk ini ruangan kerja tuan! jika dia sedang di rumah biasanya waktunya dihabiskan di dalam ruangan ini" kata pelayan tersebut sambil membuka pintu ruangan itu, lalu mempersilakan nya untuk masuk.


Saskia berjalan perlahan lalu masuk ke dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


" Mau apa lagi sih Mayang...saya sudah bilang dari tadi katakan sama Saskia, saya belum ingin makan masih ada beberapa yang harus saya kerjakan terlebih dahulu. Jika saya merasa lapar nanti juga akan makan"kata Yoga tanpa melihat kepada orang yang berada di belakangnya.


Ia pikir yang membuka pintu dan masuk ke dalam ruangannya adalah kepala pelayan tersebut.


"Apa dengan cara seperti ini kamu menghargai kerja keras istrimu!? saya sudah menyiapkan semua masakan hari ini untuk makan malam suami. Cara kamu seperti ini, membuat saya kecewa. Sudah pernah bilang jika tidak bisa berbuat adil, dari kasih sayang dan perhatian itu. Maka jangan pernah mempunyai istri lebih dari satu "kata Saskia dengan nada bicara sangat kesal.


Ia sambil menyilangkan tangannya di atas dada, seketika Yoga merasa kaget dan terlonjak. Ternyata yang ada di belakangnya itu adalah istri keduanya bukan kepala pelayan yang tadi memanggil dirinya.


"Bukan seperti itu juga, hanya ada beberapa pekerjaan yang harus selesai malam ini juga. Besok harus dibawa ke kantor, kalau tidak selesai Sekarang kapan lagi dikerjakannya "kata Yoga.


Ia takut Saskia mengamuk lagi dan tidak memberikan jatahnya untuk malam ini.


"Kalau kamu memang ingin menghargai istrimu Maka. Makanlah apa yang dia masak, lalu jangan pernah berkata nanti saja makan sendiri, saja itu adalah kata yang sangat menyakitkan jika istrinya meminta suaminya makan lalu jawabannya seperti itu " kata Saskia dengan rasa kecewa yang ada di hatinya.


" Iya aku minta maaf, ayo kita makan sekarang "kata Yoga sambil menutup laptopnya lalu bangkit dari duduk dan mengajak Saskia untuk segera pergi ke ruang makan. dan menikmati hidangan yang sudah disediakan oleh sang istri, Saskia masih merasa kesal dengan perlakuan Yoga seperti tadi.


Setelah berada di sana Saskia dengan cekatan mengisi piring suaminya, dengan menu makan malam kali ini. Tidak mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi interaksi keduanya, meskipun awalnya Yoga menolak untuk makan malam bersama Saskia. Setelah mencicipi rasa masakan yang sudah disediakan oleh Saskia, ternyata itu sudah meningkatkan nafsu makan. Yoga ingin menghabiskan semua masakan yang sudah disediakan oleh istrinya itu, akhirnya mereka berdua menikmati makan malam bersama meskipun terlihat biasa saja dan tidak ada interaksi keduanya.


Setelah beberapa saat makan malam pun sudah selesai, Saskia merapikan kembali peralatan yang sudah di gunakan. Datanglah seorang pelayan menghampirinya dan meminta Saskia untuk tidak melakukan ini.


"Nonya jangan pernah lakukan ini! kami di sini dibayar untuk bekerja. Jadi silakan tinggalkan ruangan ini jika makan malam sudah selesai "kata pelayan itu sambil membungkukkan badannya.


Ia tidak terbiasa melihat Nyonya rumah ini melakukan pekerjaan. Ia juga takut jika Yoga akan marah ketika pelayan membiarkan Nyonya rumahnya melakukan pekerjaan seperti ini.


"Tapi saya sudah biasa melakukan ini, kalian tidak perlu khawatir akan hal ini "jawab Saskia sambil membawa piring kotornya ke tempat pencucian piring.

__ADS_1


Yoga yang melihat itu semua hanya diam saja, karena ia sudah tahu kebiasaan istri keduanya seperti itu. Jika memang Yoga akan memperlakukan setiap seperti Sarmila, maka akan melarang saat dia untuk melakukan pekerjaan dapur. Akan tetapi kali ini ia hanya diam saja melihat istri keduanya seperti itu, entah itu bentuk cintanya kepada Saskia dengan cara seperti itu atau memang Yoga membedakan antara Zaskia dan Sarmila.


"Jika Nyonya melakukan ini lantas kami di sini dibayar untuk apa? Bukankah untuk bekerja! " kata pelayan tersebut.


"Baiklah Terima kasih banyak, kata Saskia sambil meletakkan piring kotor lalu berjalan kembali mendekat ke arah suaminya lalu berkata.


"Aku akan kembali ke kamar, jika memang mau melanjutkan pekerjaan silakan lanjutkan kembali!" ucap Saskia sambil melangkahkan kakinya lalu berjalan perlahan meninggalkan Yoga yang masih berada di ruang makan.


Setelah Saskia pergi, akhirnya Yoga pun bangkit dari duduknya. Ia ingin melanjutkan kembali pekerjaannya.


Terdengar dari arah pintu suara perempuan yang tidak asing baginya. Yoga menghentikan langkahnya lalu melihat kepada seorang perempuan yang baru saja datang dengan membawa koper, pasalnya perempuan ini baru saja pulang dari liburan bersama teman-temannya.


" Sayang aku sudah pulang "kata perempuan itu dengan nada bicara yang sangat manja.


Yoga Masih Berdiri dan menatap ke arah perempuan yang baru saja datang ke rumah. Tapi ia tidak berkata apapun, bahkan yang biasanya menyambut hangat kedatangan Sarmila. Kali ini cuek bahkan wajahnya tidak menunjukkan ekspresi bahagia sedikit pun.


Saskia sudah berada di lantai atas ia akan segera menuju kamarnya, akan tetapi mendengar suara perempuan itu ia menghentikan langkahnya lalu menatap ke arah sumber suara itu.


"Mbak Sarmila datang" batin Saskia.


Saskia memperhatikan suaminya bersama istri pertama nya itu.


Sarmila langsung mendekat ke arah Yoga dan ingin memeluk pria yang berstatus sebagai suaminya, tanpa Saskia duga Yoga menghindari nya.


"Kamu kenapa sih mah? apa nggak kangen sama aku? dua hari loh kita tidak bertemu" kata Sarmila sambil menatap lekat wajah suaminya.

__ADS_1


"Kangen, nggak tuh...! sekarang aku punya dua istri meskipun kamu nggak ada jadi masih ada satu istri yang bersedia melayani dan mengurus semua keperluan ku" sarkas Yoga.


Jleb, sakit rasanya ketika Yoga berbicara seperti itu. Mungkin perkataan suaminya sudah berhasil menusuk ke hatinya yang paling dalam.


__ADS_2