
Enjoy and
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
Ayra Pov
Seminggu telah berlalu sejak kejadian Zelona kabur dari rumah.
Sejak hari itu pula aku masih belum mendapat kabar apapun dari Mas Adam, beberapa hari ini aku cukup sibuk dengan butik ku dan juga bolak balik mendatangi rumah sahabta ku hanya untuk menghibur Mommy Diandra.
Aku tak habis pikir dengan Zelona, kerena dijodohkan dia malah kabur dari rumah, aku juga belum mendapatkan kabar apapun tentang gadis itu.
Seminggu ini ada banyak kejadian, seperti Pak Zion yang memilih keluar dari kampus dan memilih mengambil alih perusahaan Daddynya yang ada di jakarta selatan.
Malam dimana Zelona kabur, dua keluarga besar itu akhirnya memutuskan untuk memunda pertunangan semenatara hingga Zelona kembali.
Aku sebenarnya bingung dengan kehidupan orang kaya yang tinggal dikota, karena jika dikampungku anak anak mereka bisa memilih jodoh sesuai dengan keinginan mereka,
Namun berbeda denganku, aku bukannya dijodohkan tapi aku menggantikan kakakku untuk menikah.
Haaiissss... Akhir akhir ini aku juga merasa kesepian sejak Mas Adam pergi, bahkan sampai saat ini Mas Adam belum juga memberiku kabar apapun, beberapa kali aku mencoba menghubunginya tapi tetap saja tak ada respon apapun.
Ku hela nafasku gusar,entah kenapa perasaan ku beberapa hari ini merasa tak enak.
Seperti kata pepatah tanang sebelum badai datang.
"Jangan berpikir yang aneh aneh Aya, doakan saja agar Mas Adam baik baik saja!" ucapku mencoba menyemangati diri sendiri meski sebenarnya perasaanku gusar.
Dari pada duduk termenung dan memikirkan yang bukan bukan, aku memilih keluar rumah untuk menenangkan piranku.
Dan pilihanku jatuh kesebuah Mall, aku lebih memilih untuk berbelanja bahan bahan makanan yang sudah hampir habis didapur.
Selama seminggu ini aku juga mencutikan para pelayan, hanya Bibik Nani dan Rossa yang tinggal menemaniku dirumah besar ini.
Setelah selesai aku keluar dan langsung menuju mobilku yang terparkir dibagasi,
Tak perlu lama aku langsung menyetir dan meninggalkan perkarangan rumahku.
Beberapa menit kemudian aku tiba di Mall, aku segera turun setelah memarkirkan mobil.
Ayra Pov Off
...°°°°...
Ayra mengambil troli lalu langsung berkeliling untuk membeli segala keperluan, seteleh berputar membeli keperluan troli pin sudah penuh Ayra langsunh menuju kasir.
"Ini Mbak!" ucap mbak mbak kasir.
Ayra berterimakasih lalu menerima kantong belanjaaan yang sudah berisi lumayan besar dan cukup berat.
__ADS_1
Saat hendak keluar, tanpa sengaja ia melihat seeorang yang ia kenal.
"Itu seperti Mas Adam?" gumamnya pelan.
Tipi itu tidak mungkin,karena yang ia tahu jika suaminya itu masih berada diluar negeri.
Untuk memastikannya Ayra pun mencoba mengirimi suaminya pesan.
Mas Adam
[Mas, Mas Adam udah pulang?]
Beberapa menit menunggu namun tidak ada balasan, wanita itu langsung memilih menelpon saja, tiga kali tersambung namun tidak diangkat, satu kali lagi malah terdengar suara operator.
Ayra menatap heran layar ponselnya,detik kemudian Ayra menggidikkan bahunya, mungkin saja tadi ia salah lihat, karena jika suaminya sudah kembali pasti akan menghubunginya.
Akhirnya Ayra memilih meuju mobilnya, dengan kantong belanja yang cukup berat wanita itu dengan perlahan melangkah.
Sampai dekat dengan parkiran langkah Ayra terhenti begitu melihat seseorang yang begitu ia kenal membelakanginya.
"Mas Adam??"
Ayra terkejut saat tahu jika Adam ada diindonesia, jadi yang tadi ia lihat itu memang benar Adam.
Baru saja Ayra hendak menghampiri suaminya langkahnya kembali terhenti saat seseorang lebih dulu menghampiri suaminya.
Ayra membuka mulutnya tak percaya, langkahnya sontak mundur, tubuhnya seakan ambruk jika ia tak bisa menahannya.
Bagaimana mungkin??
"Kak A...zizzah?"
Kantung belanjaan Ayra jatuh berserakan, wanita itu menggelang tidak percaya akan apa yang ia lihat sekarang ini.
Tunggu dulu..
Kenapa Adam bisa bersama Azizzah?
Apa mereka bersama?
Ayra kembali menggeleng saat kenyataan kembali ia tahu.
'Jangan bilang Mas Adam tak pulang pulanh karena-'
"Mas Adam??"
Pria yang dipanggilpun menoleh kebelakang dan menatap tak percaya melihat wanita itu.
Ayra merasa sesak hatinya saat menyadari jika suaminya sedang menggandenga mesra tangan kakaknya.
"Ay..Ayra?" ucapnya kaget.
...°°°°°...
Flassback on
Sejak seminggu yang lalu Adam berpamitan pada istrinya untuk perjalanan bisnis.
Beberapa hatri itu Adam memang terlihat sangat sibuk dengan pekerjaannya dan dia juga membereskan kekacauan yang terjadi
Dia bahkan tak sempat untuk mengabari istrinya karena ia ingin pekerjaanya cepat selesai dan segera pulang untuk bertemu dengan Ayra.
__ADS_1
Hingga hari itu tiba, tepat hari ketiga ia menyelesaikan segala pekerjaanya, dan berencana segera pulang.
Tiba dijakarta Adam hendak pulang untuk segera menemui istrinya Namun segera ia urungkan saat seorang bawahannya mendapatkan sebuah informasi, jika mereka melihat seseorang yang mirip dengan Azizzah.
Saat mendengarnya tanpa menunggu lagi Adam langsung menuju kelokasi yang dikirim.
Toko bungga..
Awalnya Adam tak yakin namun saat melihat dari dekat ternyata itu memang Azizzah.
Gadis yang selama ini ia kira sudah tiada nyatanya masih berdiri didepannya,
Gadis itu terlihat sangat kurus,
Adam menghampirinya..
"Azizzah?" panggilnya ragu ragu.
Merasa namanya dipanggil gadis itu menoleh, dan watering pot yang ia gunakan untuk menyiram bungga terjatuh kelantai.
Kedua tangannya menutup mulut tak percaya,"Adam??" gumamnya lirih.
Gadis itu hendak berbalik dan lari namun Adam lebih dulu menangkap pergelangan tangannya.
Tanpa menunggu lama Adam langsung memeluk tubuh gadis yang begitu ia rindukan itu.
"Aku merindukan mu Zah, sangat sangat merindukanmu!" gumamnya lirih.
Azizzah memberontak melepaskan pelukan Adam,"Adam lepasin, jangan begini ingat kamu itu sudah memiliki istri!" ujarnya menyadarkan Adam.
Pria itu akhirnya melepaskannya,"Kenapa? Kenapa kamu bisa ada disini? Bukannya kamu??"
"Lebih baik kita duduk dulu!"
Keduanya pun duduk dikursi yang ada disana, "Jelaskan" imbuh Adam.
Azizzah menghela nafasnya lalu menceritakan, jika sebenarnya saat itu Aizzah memang terjatuh kelautan karena shok iapun pingsan hingga hanyut disebuah desa.
Seorang pelayan menemukannya dan merekalah yang merawatnya selama ini, saat sadar hal pertama kali ia ingat adalah Pernikahannya, setelah sembuh total ia segara kembali kekota kelahirannya namuan tanpa sengaja ia melihat berita dikoran jika ia telah dinyatakan meninggal.
Dan ia juga mendapat kabar jika Adam sudah menikah dengan adiknya, dari saat itu Azizzah sangat sedih dan kecewa pada dirinya sendiri, akhirnya ia memilih tinggal di desa kecil ini dan bekerja ditoko bungga.
Ia ingin melupakan Adam namun semakin ia coba semakin besar pula perasaannya, ia akui jika ia sangat mencintai pria itu, tapi ia harus mengubur dalam dalam karena sekarang pria itu telah menjadi suami adiknya sendiri.
Disini ia tak bisa menyalahkan siapapun.
Karena disini yang salah adalah dirinya yang tak menjaga diri.
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
Bersambung....
__ADS_1
Semoga suka, jangan lupa Like,komen dan vote ya, makasih sudah mau membaca dan dukungannya🥰🙏