
Sekarang sudah masuk chap 54,terimakasih dengan apresiasi kalian buat cerita ini.
...Udah Nggak perlu banyak bacot lagi,Kalau pun begitu,...
...Harap meninggalkan like dan komen karena itu sangat berarti dan juga semangat buat Author untuk bisa Up terus....
...Terimakasihhhhh.......
...🥰🥰...
Enjoy and
...°...
...°...
...°...
...°...
"Ngapain kamu disini?" tanya Bulan menatap tak suka cowok di depan nya.
Gadis itu berdiri cukup jauh dari jangkauan Nickolass
Alih alih menjawab pertanyaan yang di lontarkan Bulan, Nickolas malah melangkah hendak mendekat kearah gadis itu,"Stop, jangan mendekat!" seru Bulan takut.
Nickolas menyeringai dan semakin mendekat,"Lo tahu Bulan? Tiap hari lo makin cantik aja, gue jadi pengen milikin lo!" ujar nya sambil terus melangkah kedepan.
"Nick, aku bilang berhenti di sana!" tekan Bulan lagi,
Semakin Nickolas mendekat semakin Bulan mundur.
"Come..baby, gue nggak bakal gigit kok, palingan cuman jilat aja!" ujar Nickolas tersenyum.
Mendengar itu tubuh Bulan bergetar, ia sangat takut dengan cowok didepan nya, kejadian dua tahu lalu kembali memenuhi kepala nya,
dimana saat mereka kelas 10, Nickolas yang terobsesi dan menyatakan perasaan nya pada Bulan, hanya saja gadis itu menolak, karena saat itu Bulan sudah menyukai Langit.
Hal itu membuat Nickolas marah, dan besok nya cowok itu menjebak nya kesebuah gudang belakang sekolah, dan hampir saja merenggut kesucian nya, untung saja saat itu ketiga teman nya menemukan diri nya dan membantu nya melawan Nickolas.
Tiba tiba tubbuh Bulan terasa lemah, langkah Nickolas semakin dekat, saat hampir beberapa meter dengan nya tiba tiba cowok itu menghentikan langkahnya.
Cowok itu berdecih, lalu tanpa berkata memutar tumit nya dan pergi dari sana.
Melihat itu Bulan di buat bingung namun tak urung merasa lega, ada apa dengan cowok itu, pikir nya.
"Liatin apaan?"
Lagi lagi Bulan kaget dengan suara yang tiba tiba dari belakangnya.
"Iihhkk bisa nggak sih datang itu salam dulu, bikin kaget aja!" ujar nya menatap kesal Bintang.
Bintang menyengir memperlihatkan gigi nya yang rapi"Lama nggak, nunggu nya?"tanya Bintang.
__ADS_1
Bulan menggeleng,"Bin, gimana kalau kita pulang aja dulu nanti kita pergi lagi buat nyari kado?" tanya Bulan, jujur saja ia masih takut dengan kejadian barusan.
Bintang menatap tangan Bulan yang sedikit bergetar, entah apa yang di katakan Preman itu pada Bulan,"Oke, yaudah ayo pulang dulu, nanti sore gue jemput!" ujar nya, Bulan mengangguk dengan senyum manis kearah Bintang lalu menuju parkir.
Melihat senyum Bulan, tiba tiba wajah Bintang memerah.
Cowok itu memegang da..da nya, disana jantung nya berdetak tak karuan.
"Bin, ayo buruan!" suara teriakan Bulan menyadarkan diri nya yang tengah merasakan perasaan aneh jika selalu dekat dengan gadis itu.
...🌕⭐🌕...
Sore hari
16:22
Sesuai janji, tadi setelah menjemput Bulan di rumah nya dan tentu saja setelah meminta izin dari orang tua gadis itu,
Kini kedua nya sedang berada di sebuah Mall yang terkenal di kota tersebut.
"Lan, kira kira gue harus beli apa buat kado nya?"tanya Bintang, sudah hampir setengah kedua nya berbupar putar di mall itu namun belum juga menemukan barang apa yang cocok untuk di bikin sebagai kado.
Bulan yang sedang melihat lihat baju pun bertanya tanpa melihat kearah cowok itu,"Biasa nya Bibi Lona dan Paman Zion suka apa?" tanya nya.
Nampak Bintang tengah berfikir, sebenar nya ia kurang tahu apa kesukaan kedua orang tua nya,
"Menurut Lo, biasa nya yang di sukai wanita sama pria itu apa?" tanya nya pada Bulan, siapa tahu mungkin gadis itu mengetahui nya.
Kini giliran Bulan yang berfikir, kedua tangan nya terlipat di depan da.da dan tangan lainnya mengetuk ngetuk dagu, kening nya berkerut dengan pipi yang di kembungin sekali kekiri sekali kekanan.
Pemandangan yang terlihat begitu imut itu tak lepas dari mata elang milik Bintang.
"Ah..bagaimana kalau kamu beli Kalung berlian Buat Bibi Lona, dan beli Jam buat Paman Zion, aku yakin mereka pasti bakalan suka!" jawab Bulan setelah sekian lama berpikir.
Ekhem!
"Boleh juga, ayo kita ketoko perhiasan, setelah itu ketoko jam!" ajak Bintang kikuk, lalu segera pergi dari sana meninggalkan Bulan yang terlihat bingung di sana.
"Ada apa dengan nya?" gumam nya memiringkan kepala, detik berikutnya menggedikkan bahu nya lalu mengikuti langkah cowok tersebut.
Beberapa menit kemudian,
Setelah mendapatkan barang yang mereka inginkan kedua nya langsung pergi dari sana.
"Mumpung lagi di luar, bagaiman kalau kita jalan jalan?" tanya Bintang memberi saran.
Bulan yang sedang membalas beberapa pesan teman teman nya menoleh kesamping dimana Bintang tengag menyetir.
"Boleh, kita kemana?" tanya gadis itu.
Samar samar Bintang tersenyum,"Lo mau nya kemana?"tanya Bintang balik.
"Gimana kalau ke pantai? Udah lama banget aku nggak kesana!" ujar Bulan menatap Bintang penuh harap.
"Oke!"
__ADS_1
Lalu mobil sport berwarna hitam itu melesat menuju ketempat yang dikatakan Bulan.
Selang beberapa menit, mobil hitam itu berhenti di aera parkir, setelah itu keduanya turun.
Melihat pantai di depan mata, dengan segera Bulan berlari kecil kesana, meskipun sore menjelang malam nyata nya pantai itu masih ramai pengunjung.
Ada berbagai macam, ada yang bersama keluarga, bersama teman dan juga bersama kekasih.
Bintang memilih dudul disalah satu kursi pantai,
Sedangkan Bulan, gadis itu sibuk dengan air pantai,
sesekali dia berlari kecil menghindari air.
Hari semakin sore, dan awan merah sudah menunjukkan jika sebentar lagi berganti malam.
melihat pemandangan tersebut, Bintang tak menyiayiakan moment langka tersebut.
Cowok itu mengambil ponsel nya, lalu diam diam memotret gadis itu.
Sebuah senyum terbit begitu saja saat melihat hasil potretan nya.
"Kenapa senyum senyum? Lagi liatin apaan?" tanya Bulan tiba tiba.
Dengan cepat Bintang menyembunyikan ponsel nya,"Nggak ada apa apa, lo udah main nya?" tanya Bintang gelagapan.
"Udah, ayo pulang, udah mau malam!" jawab gadis itu, Bintang mengangguk, lalu berdiri dari duduk nya lalu pergi dari sana mengikuti langkah gadis di depan nya.
Tiba tiba Bintang terkekeh sendiri melihat tingkah gadis itu,"Haahhh tapi gue suka!" gumam nya kecil.
Ya..entah sejak kapan, tapi beberapa tahun lalu ia sudah tidak memikirkan lagi yang nama nya cinta, namun kini hati nya telah jatuh pada satu gadis,
Gadis itu telah berhasil menaklukkan hati nya.
Sang Bulan telah berhasil membuat sinar Bintang yang dulu telah menghilang kini kembali bersinar.
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
...°...
Berambung..........
Babang Bintang, mode naik mobil😪😪
__ADS_1
...Jangan lupa like, komen dan Vote nya ya, semoga suka dan terimakasih sudah mau mampir dan meninggalkan jejak nya🥰🙏...
...Terimakasih sudah mampir🥳🥳...