HANYA SEKEDAR PENGGANTI

HANYA SEKEDAR PENGGANTI
HSPTI#S2-41


__ADS_3

...••WELCOME TO STORY BINTANG & BULAN••...


...Harap meninggalkan like dan komen karena itu sangat berarti dan juga semangat buat Author....


Enjoy and



...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


Pagi ini begitu cerah, burung burung berkicauan, hembusan angin menerbangkan dua lembar tirai putih yang terbuat dari kain tipis nan lembut yang ada dibalkon kamar lantai dua yang memang sengaja dibuka oleh sipemilik kamar.


Sinar mentari menerobos masuk melalui celah celah tirai hingga menggangu seorang gadis remaja cantik yang masih betah dalam selimut tebal miliknya.


Dengan perlahan kedua mata yang dihiasi dengan bulu mata lentik itu perlahan terbuka.


Kala mendengar suara seseorang yang ada dibalik pintu kamar bercat putih gading itu.


Ceklek!


Pintu terbuka dan terlihat seorang wanita setengah baya yang masih terlihat muda dan cantik dengan pasmina miliknya.


"Sayang baru bangun?" Tanya wanita yang tak lain adalah Ayra saat melihat sang anak masih bergumul dengan selimut tebalnya.


Gadis itu hanya mengangguk sebagai jawaban.


Liburan akhir tahun selama tiga minggu ini membuat gadis yang kini telah duduk di bangku kelas 12 itu terbiasa bangun kesiangan.


Wanita satu anak itu tersenyum lalu mengelus lembut rambut panjang milik gadis tersebut.


"Sayang kamu ngak lupa kan? Kalau hari ini hari pertama kamu masuk sekolah lagi setelah libur?" Tanya Ayra.


Mendengar kata sekolah seketika membuat mata gadis itu terbuka lebar.


"Astaghfirullah, Bunda kenapa ngak bangunin Bulan??" Dengan panik gadis itu beranjak dari ranjangnya lalu menyambar handuk kemudian masuk kedalam kamar mandi.


Ayra hanya bisa geleng geleng kepala melihat tingkah sang anak yang tak pernah berubah.


Ayra beranjak dari kamar sang anak dan pergi kebawah.


Beberapa menit kemudian Bulan turun kebawah dengan seragam lengkap, meski sedikit berantakan karena terburu buru namun tak mengurangi kecantikan yang ia milikki.


"Selamat pagi Bunda,Ayah Bulan berangkat dulu Assalamu'alaikum!!!!" Ujar gadis itu terburu buru sambil mencium pipi kedua orang tuanya.


"Wa'alaikumsallam, SAYANG! KAMU NGGAK SARAPAN DULU???" Teriak Ayra.


"NANTI AJA DISEKOLAH BUN, UDAH TELAT INI!" jawab sang Gadis yang juga ikut berteriak.


"Haaiizzss anak itu bener bener"


"Sayang, masukin sarapannya kekotak bekal biar aku antar kesekolahnya" seru Ace yang sedari tadi hanya diam saja melihat tingkah dua wanita yang begitu berarti dalam hidupnya itu.


Meskipun gadis itu mengatkan seperti itu, namun Ace tahu betul bagaimana sifat anak gadisnya itu, Bulan hanya mangatakan saja dirinya akan makan disekolah namun siapa yang tahu.


Bahkan dulu Gadis yang kerap di sapa Bulan itu sempat dilarikan kerumah sakit akibat telat makan.


Ayra pun mengiyakan ucapan suaminya, lalu ia memasukkan jatah sarapan putrinya kedalam bekal lalu menyerahkan pada suaminya.


"Mas, pastikan Bulan memamkan sarapannya" ujar Ayra.

__ADS_1


"Tentu sayang, kalau begitu Mas berangkat dulu,Assalamu'alaikum!"


"Wa'alaikumsallam!"


Setelah berpamitan dan mencium kedua pipi dan kening sang istri, Ace langsung menuju kantor namun sebelum itu tentu saja ia harus kesekolah sang putri terlebih dulu.


...🌕⭐🌕...


Saat bersamaan.


Di lain tempat.


SRREEEKKKKK!!


Gorden berwarna gray itu terbuka lebar hingga cahaya sinar matahari pagi langsung masuk kedalam kamar bernuansan abu abu hitam tersebut dan mengganggu tidur seseorang.


Seorang laki laki yang masih betah tidur itu pun menggeliat lalu membalik wajahnya kesisi kiri guna menghindar dari sinar tersebut.


Seorang wanita setengah baya yang tadi mengibak gorden itu pun menghela nafas saat melihat itu.


Dengan kasar ia pun menarik selimut tebal yang membalut tubuh laki laki remaja itu.


"Bintang bangun...!" Suara yang lumayan keras itu berhasil mengganggu pendengaran laki laki tersebut.


"Uuggghh...Mom..ini masih pagi, jangan ganggu Bintang" ujarnya dengan suara serak khas bangun tidur.


"Bangun Bintang, hari ini kamu sekolah" ujar suara itu lagi, bahkan wanita itu kini menarik tangan sang anak agar segera bangun.


Dengan perlahan pun laki laki itu membuka mata malas.


"Mom...!!" Keluhnya.


"Apa? Cepetan Bangun dan segera bersiap,kan ngak lucu hari pertama sekolah kamu malah telat." Ujar sang Mommy yang tak lain adalah Zellona manatap garang putra bungsunya itu.


Suara decakan terdengar dari laki laki itu.


Plak!


"Aduh, sakit Mom!" Keluhnya saat merasakan timpukan dibahu.


Bintang pun segera bangun dari pembaringannya lalu dengan malas menyambar handuk dan masuk kedalam kamar mandi.


Setelah beberapa menit selesai, laki laki itu pun langsung mengenakan seragam sekolah barunya, yaps..hari ini adalah hari pertama ia masuk sekolah baru.


Jadi wajar saja jika Mommy nya marah marah saat ia bangun terlambat,


Setelah siap ia pun keluar dari kamar bernuansa hitam dan abu abu itu.


"Selamat pagi!" Sapanya ketika tiba di meja makan.


"Pagi!" Balas mereka yang ada disana.


"Lang, gue Nebeng ya?" Ujar Bintang pada sosok pria yang menjadi saudara kandungnya itu atau lebih tepatnya kembara namun tak sedikitpun terlihat kemiripan diantara keduanya.


Ya mereka kembar, namun kembar tak seiras.


"Ngak, loe punya motor sendiri!" Sahut laki laki itu ketus tanpa menoleh kearah laki laki yang lahir beberapa menit setelah nya itu.


Bintang bedecak mendapat penolakan dari kembarannya itu.


"Sekali ini aja, motor gue di bengkel" ujar Bintang lagi.


Jika saja semalam motornya ngak nabrak pohon dan masuk bengkel Bintang ngak akan meminta kembaran menyebalkannya untuk menumpangi dirinya.


Ya...semalam ia ingat betul, saat dirinya hendak menyusul teman teman semasa Smpnya dulu, seorang gadis menyebrang jalan begitu saja didepannya.


Untung saja saat itu dirinya tidak sedang mengebut dan sempat berbelok namun sialnya ia malah menabrak pohon dan alhasil bagian boddy depan motornya rusak parah dan berakhir dibengkel.


Dan bukannya ganti rugi, gadis itu malah pergi dengan buru buru.


Laki laki yang memiliki nama Bintang itu pun mendengus kesal kala mengingat kejadian semalam.

__ADS_1


Ia bersumpah jika ketemu lagi dengan gadis itu ia akan membuat perhitungan dengannya.


Dan berdoa saja agar gadis itu tidak bertemu dengannya lagi.


Tolong ingatkan Bintang soal itu.


"Sekali ngak, tetap enggak!" Ketus Langit.


"Langit, biarkan saja sesekali Bintang bareng kamu." ujar sang Daddy yang tak lain adalah Zion sambil meletakkan koran yang sedari tadi ia baca.


"Iya sayang, lagian Bintang baru seminggu lalu kembali kesini dia pasti belum terlalu tahu betul daerah sini dan hari ini pun hari pertama Bintang masuk kesolah." sambung Zellona.


Seminggu yang lalu Bintang memang baru kembali ketanah air atas permintaan sang Mommy.


Semenjak kelas 2 SMP Kembaran Langit itu tinggal bersama sang Nenek yang ada di Jerman.


Dan hari ini pun laki laki itu masuk sekolah dan duduk dikelas 12.


Mendengar itu Langit berdecak kesal, sedangkan Bintang tersenyum penuh kemenangan kearah sang kembaran dengan menaik naikkan kedua alisnya.


Langit memutar matanya jengah melihat kelakuan pria itu.


Karena tak punya pilihan lain dengan terpaksa Langit pun berangkat berasama  Bintang menggunakan mobil laki laki itu.


Beberapa menit berlalu.


Tiba disekolah


Langit langsung memarkirkan mobilnya, saat hendak membuka pintu mobil Langit berkata tanpa menoleh,"Ingat nggak usah sok kenal sama gue!"


Setelah mengatakan itu Langit pun langsung keluar.


"Dih..siapa juga yang mau kenal sama lo, punya kembaran kek Kon- astanghfirullah Bin nggak boleh ngumpat, anak Mommy Lona nggak boleh ngumpat" monolongnya seraya mengelus dada.


Lalu ia pun ikut keluar, ia pandang gedung didepannya.


"Ini gue kemana Njir" gumamnya


"Bodo amat dah masuk aja dulu!" Dengan penuh percara diri Bintang masuk kegedung sekolah.


Sedangkan ditempat lain, bersamaan dengan itu Bulan pun baru tiba disekolah,"Hah...hah..syukur deh nggak telat!" Ujarnya terenggah enggah.


Gadis itu mengatur nafasnya sebelum kembali berjalan normal masuk kedalam koridor sekolah.


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


...°...


Bersambung...


Semoga suka, jangan lupa tinggalkan jejak kalian, maaf kalau ada typo🥰🥰🥰😘


✓Bulan Feroza Frediksoon




✓Bintang Alaska Bramata


__ADS_1



Foto by: pin


__ADS_2