Harem : Lelaki Terakhir Di Bumi

Harem : Lelaki Terakhir Di Bumi
Bab 36 - Kekacauan!


__ADS_3

...⊛⊛⊛...


Takashi membiarkan para gadis berlari lebih dulu. Jika keadaan sedang genting, dia memang selalu menjadi orang yang berlari di belakang. Berjaga-jaga terhadap serangan zombie yang tiba-tiba.


Sebagai gadis paling tangguh, Hana menemani Takashi di belakang. Keduanya memegang senjata di tangan masing-masing.


Tujuan Takashi dan yang lain adalah masuk ke dalam bus. Posisinya sendiri tidak begitu jauh dengan gerombolan zombie yang sibuk menyantap tubuh Keiko.


Mayu bertugas menjaga Shima. Dia menuntun anak itu berlari.


Pelan tapi pasti, Takashi dan yang lain akhirnya mampu menggapai bus. Mereka masuk satu per satu.


Bersamaan dengan itu, suara tubrukan terdengar dari atap bus. Seolah ada sesuatu yang mendarat di sana.


"Apa itu?" tanya Yuki yang terkejut. Dia yang hendak masuk ke dalam bus, atensinya jadi teralih karena suara tersebut.


Tanpa mengucapkan apapun, Takashi segera menoleh ke atas bus. Betapa kagetnya dia ketika melihat zombie level dua ada di sana.

__ADS_1


"Sial! Dia lagi!" maki Hana. Dia langsung mencabut pedangnya.


"Graaaawlll!!!" zombie level dua itu menggeram nyaring. Hingga para zombie yang berada tidak jauh dapat mendengar.


"Hana! Jalankan busnya! Biarkan aku yang mengurus zombie ini!" perintah Takashi.


Hana buru-buru masuk ke dalam bus. Lalu menyalakan mesin. Sayangnya, beberapakali dia memutar kunci, bus tidak kunjung menyala.


"Ayolah... Jangan sekarang!" Hana terdesak. Berharap bus bisa cepat-cepat menyala.


Sementara itu, Shima yang sudah duduk dalam penjagaan Mayu, menatap ke arah bangunan tempat dirinya tidur tadi. Dia baru teringat kalau ada sesuatu yang penting tertinggal di sana. Yaitu satu-satunya barang pemberian Keiko yang tidak lain adalah sebuah syal rajut.


"Shima!" panggil Mayu. Dia tentu bergegas mengejar. Yuki yang duduk tidak jauh dari pintu, segera mengikuti.


Menyaksikan Shima keluar dari bus, Takashi langsung menghentikan. Karena hal itu, dia terpaksa berhenti menyerang zombie yang ada di atap.


"Lepaskan!" pekik Shima.

__ADS_1


Zombie level dua yang mendengar, mencoba menyerang. Atensinya tentu tertuju ke arah Takashi, Mayu, dan Shima yang sedang berkumpul.


Tanpa pikir panjang, zombie itu mencoba melompat ke bawah. Untuk saja Yuki menembakinya sebelum zombie tersebut menerkam Takashi, Mayu, dan Shima.


Dari arah belakang, tampak barisan zombie yang berlari. Karena hari telah malam, jadi tenaga mereka lebih kuat dibanding siang hari.


Mayu bergegas membawa Shima kembali masuk ke bus. Bukannya menurut, Shima justru menggigit tangan Mayu dan mendorong Takashi yang memeganginya. Dia berlari menuju bangunan dimana barang peninggalan ibunya berada.


Langkah Shima terhenti saat baru menyadari ada banyak zombie di sekitaran bangunan yang dia tuju. Parahnya para zombie itu berlari ke arahnya.


Mayu, Takashi, dan Yuki tentu berusaha menolong Shima. Namun tidak bisa, karena gangguan zombie level dua yang terus menyerang.


Karena takut, Shima akhirnya berbalik arah. Dia berusaha berlari menghindari zombie. Sayangnya lari Shima tidak sepadan dengan para zombie yang mengejar. Hingga salah satu zombie berhasil menyergapnya.


Shima akhirnya tergigit! Satu per satu zombie mengerobonginya. Anak malang itu hanya bisa berteriak kesakitan.


"Shimaaa!!!" teriak Mayu. Air matanya seketika berlinang. Dia yang menjadi orang paling dekat dengan Shima, berusaha menolong. Tetapi Yuki menghentikan karena keadaan sedang tidak mendukung.

__ADS_1


Di waktu yang sama, bus berhasil menyala. Hana menyuruh semua orang untuk naik ke dalam bus.


"Masuklah lebih dulu!" titah Takashi. Dia sedang sibuk menembaki zombie level dua. Saat lengah berbicara, zombie berukuran lebih besar tersebut menyerang. Hingga Takashi sontak jatuh ke tanah.


__ADS_2