Harem : Lelaki Terakhir Di Bumi

Harem : Lelaki Terakhir Di Bumi
Bab 49 - Kaburnya Daisuke


__ADS_3

...βŠ›βŠ›βŠ›...


Di saat semua orang sibuk berpencar, Daisuke memperhatikan sekitar. Dia yang merasa sakit dan lukanya sudah pulih, memikirkan cara untuk melarikan diri. Daisuke merasa tidak terima dirinya akan diperlakukan seperti sekarang.


Bagi Daisuke, Takashi sudah menghancurkan semua rencananya. Dia bertekad ingin menggagalkan apa yang direncanakan Takashi sekarang.


Daisuke berdiri. Dia yang terikat dengan kursi, mencoba menyeret kursi itu menjauh dari dinding kaca. Saat sudah siap, Daisuke berlari dan menabrakan diri ke dinding kaca. Percobaan pertama gagal. Daisuke lantas melakukan percobaan berulang kali. Perlahan kaca mulai retak.


Salah satu wanita yang dikurung dekat kurungan kaca Daisuke, segera berteriak. Dia memanggil seseorang agar bisa menghentikan Daisuke.


Orang yang bertugas menjaga laboratorium sendiri adalah Mayu. Kebetulan wanita itu sedang menggunakan headphone dan memeriksa saluran udara yang berada tidak jauh dari laboratorium.


Prang!


Daisuke berhasil keluar dari kurungan kaca. Dia menggunakan pecahan kaca untuk melepas tali yang menjeretnya. Setelah itu, Daisuke segera masuk ke salah satu ruangan. Di sana dia membuka ruangan lain. Letaknya sendiri tersembunyi dengan baik dibalik lemari.


Daisuke masuk ke ruangan yang bisa di bilang ruang rahasia itu. Dia mengambil sebuah suntikan besar dari dalam briefcast yang tersimpan rapi. Seakan cairan kimia tersebut merupakan cairan yang paling istimewa. Cairan dalam suntikan itu berwarna biru. Daisuke segera menyuntikkannya ke tubuhnya sendiri.

__ADS_1


"Awas saja Takashi. Aku pastikan kau akan mati tercabik-cabik!" gumam Daisuke sembari menahan sakit saat menyuntik dirinya sendiri.


Di ruang rahasia itu, terlihat ada banyak cairan Kimia lain yang tidak diketahui gunanya. Mungkin hanya Daisuke yang tahu. Tetapi dari semua cairan tersebut, yang disuntikkan Daisuke terlihat spesial.


"Apa yang kau lakukan?!" Mayu akhirnya datang. Dia memergoki Daisuke yang telah menyuntikkan cairan misterius ke tubuhnya.


"Aku sudah menyuntikkan satu-satunya penawar ke dalam tubuhku! Sekarang kau dan para zombie sialan itu tidak bisa membunuhku! Kalian membutuhkanku sekarang!" pekik Daisuke.


"A-apa?! Jadi penawarnya memang ada?" Mayu membulatkan mata.


"Tentu saja! Semua obat itu pasti ada penawarnya. Virus HIV, corona, dan gratz, semua ada penawarnya. Hanya saja, ada orang-orang tertentu yang sengaja menyembunyikannya," sahut Daisuke.


"Semua orang punya alasan," tanggap Daisuke.


Mayu mengepalkan tinju. "Seharusnya tadi kubiarkan saja Takashi dan Hana memukulimu sampai mati!" geramnya. Lalu menyerang Daisuke. Namun lelaki itu melemparkan cairan kimia ke arah Mayu.


"Aaarghh!!" Mayu mengerang kesakitan. Cairan kimia yang dilempar Daisuke, berhasil mengenai lengannya.

__ADS_1


Daisuke memanfaatkan kesempatan untuk melarikan diri. Dia mengeluarkan semua makhluk yang dikurung dalam laboratorium. Termasuk para wanita yang tidak diketahui akan menjadi apa. Satu hal yang pasti, mereka semua sangat berbahaya.


Daisuke mengambil jalan rahasia. Keberadaannya menghilang dalam sekejap.


Semua makhluk dan monster aneh yang dilepaskan menggila. Salah satu wanita yang sepenuhnya masih manusia, menjadi sasaran mereka. Tubuhnya dikoyak, dan dimakan oleh beragam monster ciptaan Daisuke.


Mayu yang keberadaannya terancam, segera bersembunyi ke tempat aman. Dia bersembunyi dalam lemari loker.


Semua makhluk dari laboratorium menyebar ke segala penjuru. Kini nyawa semua orang di dalam gedung sedang terancam.


Di sisi lain, mata Hana terpejam ketika bibir Takashi mendadak menempel di mulutnya. Kejutan aneh seketika dirasakan Hana disekujur tubuhnya. Tanpa sadar dia membalas ciuman Takashi. Hana sempat terbuai dengan ciuman tersebut.


Ciuman bibir di antara Takashi dan Hana tidak berlangsung lama, sebab alarm darurat tiba-tiba berbunyi. Hana sigap mendorong kuat Takashi Hingga tautan bibir mereka terlepas. Takashi jatuh ke lantai.


"Dasar bajingan! Berani sekali kau menyentuhku!" Hana menendangi Takashi sambil mengomel.


..._____...

__ADS_1


Catatan Author :


Kita sudah masuk konflik akhir ya guys. Makasih buat yang masih setia sampai sini... πŸ€—


__ADS_2