
part 16
Pagi itu Rain mulai berkemas , karena sore hari harus pulang ke depok . Setelah memasukan baju2 ke dalam koper kecil miliknya , ia pun meraih benda pipih yang menjadi hiburannya. Jari - jarinya yang lentik mulai menari - nari diaplikasi IG nya .
Tak lama berselang , ponsel pun berdering menandakan ada panggilan masuk .
" Radit " buru - buru ia menekan tombol hijau
" Assalamu'alaikum , dit " sapanya
" Wa'alaikum salam sayank , maaf ya sebelumnya , aku tidak bisa memenuhi janjiku untuk menyusul kamu " ucap Radit dengan nada sedih
" Kenapa...? " tanya Rain
" Aku dijombang sekarang , nenek masuk rumah sakit , keadaannya kritis , " jawab Radit menjelaskan alasannya
" Ya Allah , Dit , yang sabar ya... semoga segera diberikan kesembuhan untuk nenek "
" Makasih , sayank.. tapi kamu beneran gak papa kan..? " tanya Radit
" Gak papa , Dit ,, iam okey " jawab Rain
" Sekali lagi maaf ya sayank " Radit masih gak enak hati ,
" Gak papa , beneran , nanti bisa pesan travel atau naik KA lagi , tenang Radit .. tenang... gak usah terlalu mengkhawatirkan aku ya ,, lebih baik fokus yang disitu , okey sayank " jawab Rain menenangkan
" Baiklah ... hati2 ya... Assalamu'alaikum " okey pesan Radit
" Asiiapp ... wa'alaikum salam " jawab Rain antusias sambil hormat
Setelah menekan tombol merah , Rain berjalan menuju dapur , cacing diperutnya mulai meronta- ronta ingin diberi makan ,
" Bik , laper " ucapnya sambil mengusap2 perutnya yang rata
" Lohh ,belum mateng ikannya non , sabar ya.. sebentar lagi biar meresap bumbunya , " ucap bibik panik
" tumben - tumbenan non Rain laper , ini kan masih jam 06.00 , biasanya juga siang , " guman sang bibik sambil meneruskan masaknya
" Lauk seadanya saja bik , beneran sudah laper pakai banget nich "
" Ogh ya bik ,, nanti kita balik pakai travel atau KA aja ya, Radit gak bisa kesini ,, " ucap Rain
Bibik menghentikan aktifitasnya , kemudian menatap Rain lekat ," Non Rain berantem dengan mas Radit..? " tanyanya kemudian
" Iihh bibik kepo.. enggak bi ,, Radit sekarang dijombang neneknya masuk rumah sakit " jawab Rain sambil mengunyah makanannya
" Sakit apa non..? " tanya bibik penasaran , Rain hanya mengangkat bahunya
Selesai makan, Rain berjalan menuju teras , tiba-tiba langkahnya terhenti manakala melihat mobil meluncur masuk didepan rumah , " Ufi " gumannya dalam hati sembari memegang dadanya
" kenapa sich setiap ketemu dia , jantung gue gini banget , gak bisa ya rileks dikit aja ,, dia itu manusia bukan han... " gumannya sambil memperhatikan mobil dipelataran rumah , tanpa aba2 lagi Rain bergegas masuk setelah melihat Kahfi membuka pintu mobil.
"Kenapa dia buru2 masuk setelah melihatku ..? " guman Kahfi sembari menutup mobil dan berjalan mengikuti Unur
"Assalamu'alaikum " sapa keduanya
" Wa'alaikum salam , Ufi dan Unur " jawab Rudy sambil tersenyum
"Sepertinya kamu sudah terkontaminasi dengan Rain , sampai2 ikut2an memanggil kami seperti itu " ucap Kahfi datar
"Rud,, Rain gak jadi pulang ? " tanya Unur pada Rudy sembari duduk diteras
" Belum , masih mau pesan tiket KA , soalnya Radit gak bisa nyusul kesini " jawab Rudi
"Kenapa ? " tanya Kahfi penasaran
" Mas Radit pergi ke jombang , neneknya sakit , seperti itu cerita non Rain ," jawab Bik Atun sambil membawakan minuman dan pisang goreng hangat untuk mereka bertiga
__ADS_1
" Ogh... " jawab ketiganya kompak
" Bagaimana kalau bareng kita aja Bu , " ucap Kahfi penuh semangat , sontak Unur dan Rudy menatapnya penuh tanda tanya
"Kenapa pada kaget gitu , salah ya yang aku ucapin tadi , " ucapnya lagi
Sambil tersenyum Rudy berkata " Gak ada yang salah kok , gus "
" Senyum ente penuh makna " ucap Kahfi sambil melayangkan pukulan dipundak Unur
" Penuh makna bagaimana ?, orang ane gak gimana2 , ente aja yang baper " goda Unur
"Bagaimana bu ? " tanya Kahfi kemudian
" Sebentar saya tanya non Rain dulu , kalau saya sich mau2 saja " ucap bibik sambil tersenyum ,
" Silahkan diminum tehnya , saya ke dalam dulu " ucap bibik lagi
" Iya bu , terimakasih banyak " jawab keduanya kompak
Setelah itu Bibik menghampiri Rain yang tengah duduk bersila didepan tv sambil menikmati pisang goreng keju kesukaannya
" Non , bibik mau .. "
" Rain sudah dengar bik , " potong nya
" tapi kita belum siap2 , belum mandi , bibik juga masih sibuk , apa gak ngerepotin kalau harus nunggu "
" Tapi kalau pesan travel atau tiket dadakan gini juga gak bisa non "
" Terus ... "
" Ya terserah non Rain , bibik makmum saja , sepertinya Gus Fi sangat berharap non Rain mau ikut bareng "
" Ufi bilang gitu ? "
" Enggak sich non , cuma kelihatan banget kalau berharap " ucap bibik sambil tersenyum
" Iihhh... bibik sengaja ya " gerutunya
" Gimana ngomongnya coba , menatap wajahnya saja aku sudah grogi banget , ugh ... menyebalkan .. harus gimana nich " ucapnya mondar - mandir sambil gigit jari
"Haaahhh " Rain dan Ririn berteriak karena kaget
" Iih .. ngagetin aja sich , Rin " ucap Rain sewot
" Lha ... harusnya Ririn yang tanya , ngapain kak Rain mondar - mandir kayak setrikaan , gak capek apa ? "
" Lagi mikir nich "
" Kan mikir bisa sambil duduk , gak harus bolak balik gitu kan , ada2 saja " ucap Ririn gemas
Kemudian Rain duduk lalu menyuruh Ririn duduk disebelahnya " Ufi ngajakin balik bareng , gimana menurut kamu "
" Haaahhaaa " Ririn tertawa ngakak , refleks Rain membekap mulut Ririn yang tertawa lebar
" Jangan kenceng2 ada Ufi dan Unur di teras , ihh bener dikit napa jadi orang "
Seketika Ririn langsung diam , rona merah terpancar dari wajahnya " Unur " katanya kemudian
" Kenapa gak bilang ? "
" Lha .. kamu gak tanya "
" Sekarang tanya ? "
" Sudah aku jawab kan , "
__ADS_1
" Sejak kapan ? "
" Apanya "
" Mereka disini ? "
" 15 menitan yang lalu , bantu aku harus bagaimana ? "
" Bantu apa ? "
" Mau aku timpuk pakai sandal " Rain benar2 dibuat sewot oleh Ririn
" Orang tanya kok gak boleh , bagaimana bisa bantu kalau begitu , " Ririn pun agak kesal
"Aku balik bareng Ufi atau naik KA ? " tanyanya
" Jalan kaki saja " jawab Ririn asal yang dibalas Rain dengan cubitan keras
"Aduuhh " erang Ririn menahan sakit
" Lagi..? " tanya Rain
" Ihhh kak Rain jahat , sakit nich " omelnya
"Syukurin , emang enak " ucap Rain penuh kemenangan
" Kalau saran aku sich lebih baik bareng Ufi aja , kan ngirit ongkos , apalagi kalau nganternya sampai rumah , ugh... bonus besar2an tuch "
" Gratisan mlulu yang dicari "
" Yeah.. bukan gitu , kan lebih aman kalau bareng orang yang kita kenal , siapa tau ini kode dari Allah biar kak Rain tambah dekat dengan Ufi , iyaaa kan ,, betul kan ? " godanya
" Betul gundul mu itu , aku belum siap2 , belum ini , belum itu , gak enak nanti ngerepotin harus lama nunggu "
" Lebih baik lama nunggu untuk sesuatu yang tepat , daripada buru2 malah salah orang " ucap Ririn bagai pukulan telak
" Nich bocah umur berapa sich sebenarnya ,gak cocok kalau umur 12 , harusnya sudah 25 tahun "
" Dewasa itu tidak dilihat dari umur kak , tapi bagaimana dalam bersikap menghadapi masalah "
" Sepertinya aku harus belajar banyak darimu , Rin "
"Non Rain , bagaimana jadi ikut kan ? " tanya Rudy yang tiba2 menghampiri mereka berdua
" Masih bingung bang , gimana ya enaknya ? "
" Kalau Abang nyaranin ikut aja non , lebih aman , lebih cepat , apalagi gus Fi dan Unur itu orang2 baik , dijamin amanah pokoknya " pujinya
" Yeah bang , mana ada kecap nomer 2 , " timpal Ririn
" Tapi bang , aku masih belum ini , belum itu , gak enak kan kalau mereka harus nunggu lama , malah jadi ngerepotin nanti "
" Sekarang buruan mandi terus siap2 , biar Ufi gak kelamaan nunggu " sahut Ririn
" Bener tuch yang Ririn bilang , ayo buruan "
" Loh bibik kok sudah siap , " tanya Rain sambil memperhatikan bik Atun yang sudah rapi
" Tunggu aku cuci muka bentar " Rain berlari ke arah kamar mandi , sementara yang lain hanya geleng2 kepala
Akhirnya Rain pulang bareng dengan Ufi , berempat tepatnya dengan Unur dan Bik Atun juga , sepanjang perjalanan Rain hanya terdiam , sesekali melirik Kahfi yang terkadang juga meliriknya lewat kaca spion yg berada di tengah , keduanya sama2 salah tingkah , sementara Unur dan bik Atun hanya tersenyum melihat sikap keduanya ,
*********************
Ikuti kelanjutannya ya ,, part ini sampai disini saja , sudah malam waktunya rehat ,, jangan lupa tinggalkan jejak jempolnya , ditunggu saran dan kritiknya juga
Good night all , have a nice dream
__ADS_1
Ambil baiknya buang buruknya
terimakasih semua πππππ eeemmuaachh πππ