
Part 45
Rain , Sheila dan Radit duduk di bangku masing² jamkos mereka gunakan untuk ngobrol santai . Ada saja topik yang mereka bahas , mulai dari pelajaran sekolah , tentang bola ( kebetulan mereka bertiga juga bola mania ) , artis , ujung² nya mbahas beruang es alias ustadz tampan tapi .... bohong... hehehe
" jangan digodain nanti CN marah , looohh" 😄😄😄
" Emang CN siapa ? " tanya Sheila
" Waduuhhh kudet ( kurang update ) nich ... "
" Bangeettt ... buruan jawab , jangan buat aku penasaran lagi " desaknya
" Taau... balik ke cerita aja , thor ... pertanyaan Sheila gak usah dijawab , biarkan dia berada dalam zona penasaran , wkwkwk "
" JAHAT LOE , RAIN " teriaknya
" Emang ... " jawab Rain santuy
" Nanti juga tau , La... dah ya balik ke cerita lagi ya..
Sesekali terdengar suara tawa dari ketiganya , entah siapa yang lebih dominan dalam membuat canda , yang pasti Radit dan Sheila sudah terkontaminasi dengan Rain si biang kerok tapi juga pencair suasana , egh.... jangan marah Rain , fakta kan 😆😆😆😆...
" Suka² kamu lah thor , " jawab Rain pasrah , ketika namanya disenggol oleh Author amatiran , wkwkwk
" Sayang , jadi mulai kapan masuk dikajian ? " tanya Radit
" Belum tau .. " jawab Rain enteng
" Kok belum tau , kan sudah ada jadwalnya "
Sheila menatap tajam Rain , sementara Rain malah cuek sambil memainkan ponselnya " Kapan kamu dapat jadwalnya , Rain ? " tanya Sheila penuh selidik
" Kemarin " jawab Rain masih dalam mode cuek
" JADI KEMARIN KAMU BERTEMU UFIE ! " teriak Sheila kencang
" Sekalian umumin pakai toa masjid biar semua pada dengar , orang kita duduk berdekatan gini , kenceng banget ngomong nya , aku gak tuli Sheilaaa yang cantik " ucap Rain gemas
" Hehehe ... maaap... refleks sich , kalau mbahas beruang es semanggatku berkobar , hahaha... " guraunya
" Maksudnya ... kamu suka sama Ufie ? " tanya Rain sambil menatap tajam Sheila
" Emang kenapa... kamu jeles .. kalau aku suka sama dia ? bukannya kamu sudah punya Radit , jadi boleh kan kalau Ufie buat aku , hehehe ...." canda Sheila yang sengaja membuat Rain cemburu
" AMBIL SONO " sahut Rain geram
" Sudah ... sudah... kalian ini debat terus , bikin pusing aja , "
" Kalau bikin kenyang , nasi kaleee " sahut Sheila
" Cerdas " sahut Rain balik
Radit hanya bisa geleng² kepala dengan tingkah polah 2 cewek yang ada dihadapannya itu .
Sebentar akur , sebentar debat , sebentar ngakak , benar² membuat hidupnya semakin berwarna ,
" Bagaimana bisa aku jauh dari kalian berdua , sedang kalian lah duniaku " guman Radit sedih
" Diit ... kamu kenapa ? , kamu baik² saja kan ? " tanya Rain sendu
" Masih tanya lagi ... yaaah jelas gak baik² saja lah , orang yang dia suka malah mencintai orang lain , makanya yang peka dong Rain ,,, iiihhh guemes...kira² kalau nyubit orang sampai biru dosa gak sich ? "
" Bukan hanya dosa , tapi masuk NE RA KA " jawab Rain sebal
" Menyakiti hati orang juga masuk NERAKA , pahaam... "
" Kata siapa ? "
" Kataku barusan "
" STOOOOP ! kalian ini berisik banget sich , serius dikit bisa kan , ayo kita bahas masalah kajian , jangaan deeebaat mlulu , gak bosen apa ! " omel Radit karena kesal
" Sa.. yang , aku bukan ikan jadi gak bersisik , " bantah Rain , sontak Radit membulatkan matanya menatap intens cewek yang dicintainya itu
__ADS_1
" Kamu memang bukan ikan , tapi BUAYA DARAT " suara cempreng Sheila membuat Rain mengerutkan alis , bingung dengan perkataan sang sahabat yang dikiranya salah sasaran
" Hey .... aku cewek , kenapa kamu bilang aku BUAYA ! tanya Rain geram
" Emang tadi aku bilang kalau kamu cowok , enggak kan ..? "
" Terus maksud kamu , BUAYA DARAT ! "
" Yaaah .... karena kamu cewek makanya BUAYA coba kalau cowok pasti PAK AYA , gimana sich .. terus aja gak peka , " omel Sheila
Mendengar ucapan Sheila , Rain tertawa lebar ,
" Hahaha ... sudah mulai pintar ya , kentang rebus " ejek Rain
" Busyeet .. kentang rebus , kenapa gak french fries aja , biar gaul dikit " gerutunya
" Minyak langka ...bolu kukus , jadi harus hemat , lagi pula itu lebih sehat bestie " hawab Rain sambil cekikian
" Sejak kapan kamu jadi seksi perdapuran , sok tau ! bukan hanya minyak yang mahal , tapi cabe , telur , sampai² tahu aja juga naik... naik ke wajan , hahaha"
" Waduh ... waduh ... waduh... semakin gak baik² saja dunia ini , "
" Sudah tau dunia sedang tidak baik² saja , gak buru² tobat , nunggu apa ! mau ikut kajian diulur² , kebanyakan reason kalian ini , mau sampai kapan ditundanya itu "
" Iya... iya... mau sampai kapan , kenapa kalau ngelakuin hal baik itu beeeeraaaat banget , coba kalau buruk pasti gampang pakai banget , gak usah disuruh juga langsung berangkat , ogh diri ayooolaaah berubahlah "
" Berubah jadi sailormoon , mau ! " goda Rain
" Nah itu sadar .. " sahut Radit , ketika keduanya saling bully
" Dari tadi juga sadar kaleee , gak lagi pingsan "
" Pingsan buang ke got , repot amat "
" Sadis "
" Masuk kajian mulai Senin saja , jadi besok ada kesempatan prepare baju dan lain²nya "
" Kita mau ke kajian Radit , bukan mau kondangan.. ngapain sibuk masalah kostum , memang ditentuin harus baju apa , warna apa , model apa ? " Rain jengah
" Ogh iyaaa... kok gak kepikiran sampai situ ya .. " ucap Rain sambil menepuk dahinya
" Aku sudah punya , meski gak banyak , setidaknya bisa untuk gonta - ganti , kamu gak punya sama sekali , Rain..? " tanyanya
" Gak punya ... emang kamu pernah lihat aku pakai rok , selain seragam skul "
" Dasar tomboy ... sekali kali dandan seperti cewek , pakai rok , pakai bedak , pakai lipstik , "
" Iiihh ... ribet amat sich , mau ke kajian aja kayak mau kondangan , ini peraturan kamu sendiri yang buat apa memang sudah ketentuan dal kajian sich ? " tanyanya
" Gak ada peraturan seperti itu sa.. yang... cuma , namanya datang ke kajian yaah ..baju harus sopan , gak ketat , gak transparan , nanti kamu bisa sharing sama Ufie , biar lebih paham , yang penting niat dulu , jangan alasan terus "
" Siaaap ndan ! " ucapnya sambil berdiri dan mengangkat tangannya , Radit tersenyum lalu mengusap² kepala Rain dengan penuh kasih sayang
" Uuugh .... jangan menebar keuwuan , jiwa jomblo gue berontak nich , toleran dikit napa , pameer mlulu .. aku juga manusia normal kalee , "
" Hahaha ... kirain sudah gak normal " goda Rain
" Aku gak normal karena ketularan kamu , punya sahabat somplak jelaslah kalau aku juga ikutan somplak " ucap Sheila tidak mau kalah
" Salah sendiri . sudah tau somplak malah difollow , La ... kamu kalau beli gamis² gitu dimana ? " tanyanya kemudian
" Ditoko bangunan ! ya jelas ditoko baju lah , pakai tanya lagi ! " jawah Sheila judes
" Sudah tau toko baju dodol , cuma dimana yang jual gamis dan perlengkapan muslim , aku gak tau , makanya tanya , uuugh benar² bikin sebal kamu ini "
" Sama kamu juga "
" Besok aku antar , jadi tidak perlu debat , kalian ini lama² kayak anak TK , dikit² marahan , dikit² akur , ingat ! kalian ini sudah kelas 11 looh , belajar bersikap dewasa , " Radit menengahi
" Yaaah ... kamu juga belajar sabar ngadepin kita namanya juga perempuan , wajar kalau suka ngomel dan marah , coba kamu bayangkan kalau kita berdua diam² , dunia jadi sepi , Dit . Yang membuat dunia ini ramai yaah ... kita para wanita "
" Tuuul " sahut Sheila memutar jempol tangannya.
__ADS_1
" La ... kamu jadi ikut kan ? "
" Coba lihat jadwalnya , " Rain membuka tas dan memberikan jadwal pada Sheila ,
" Waduuh , jadwalnya 1 minggu full , emang kamu mampu , Rain ? , kalau aku kayaknya gak bisa dech "
" Itu dia masalahnya , kapan aku ngedatenya coba kalau kajiannya full 1 minggu , si beruang es itu memang sengaja "
" Sengaja , bagaimana ? "
" Sengaja gak bisa ngedate "
" Ngedate sama siapa lagi , bukankah setiap hari kita sudah bertemu ? jadi jangan banyak alasan , dicoba dulu semampunya , paling cuman 1 jam , gak mungkin sampai tengah malam , ayooo semangat ... semangat .. "
" Kamu nyemangati kita , tapi kamu sendiri gak ikut kajian , adil gak sich , Dit " ucap Rain sewot
" Memang kalau aku ikut kajian harus diumumin , biar semua pada tempe , enggak kan , "
" Virus sudah menyebar , harap hati² , penyakit Rain ini memang tidak mematikan , tapi bisa buat orang terperdaya dan masuk rumah sakit jiwa "
" Semoga kamu korban yang pertama " sahut Rain cepat
" kamu laah , kan sudah parah , kalau dibiarkan Ufie dan Unur juga bisa terjangkit , kan bahaya ... "
" Heeemmm .. Ufie lagi ,, kamu sudah berapa kali menyebut namanya hari ini ? "
" Bersungai² , kali terlalu sempit "
" Yang sempit bukan kalinya tapi hati kamu "
" Kata siapa ? buktinya meskipun dia menggendut masih tetap muat kok dihatiku , asseeekk "
" Ya sudah terserah kamu saja , yang penting kamu bahagia , ogh ya , Dit besok beneran kamu anter kan ? "
" Iyaaa sayang .. apa sich yang enggak buat kamu "
" Makaciiihh sayang "
" Sama² "
.
Uhuuuh ... uhuuk.. " Tenggorokan kok tiba² gatal ya .. " sindir Sheila ketika melihat Rain dan Radit mesra
" Ditoilet ada sikat , La.. tinggal gosokin aja , dijamin langsung sembuh " ucap Rain asal
Radit tertawa ngakak " hahaha ... benar kata kamu sayang , dunia ini sepi tanpa wanita , kalian cuma berdua saja , hebohnya sekabupaten , "
" Bukan dunia yang sepi tapi hati kamu yang sepi tanpa Rain , alasan saja , wanita jadi kambing hitam ,"
" Setau ku kambing didunia ini gak cuma hitam La , ada yang putih dan coklat juga ,"
" Belain terus tuch ayang kamu ,"
" Ya harus lah , masa iya mbelain Ufie " sindir Radit
" Kalian berdua itu kenapa sich , selalu dan selalu menyangkut pautkan beruang es di topik kita , salah dia apa , coba...? "
" Kamu juga ustadz ganteng gitu dipanggil beruang es , emang gak takut dosa ? "
" Ada pengecualian untukku "
" Pengecualian yang tidak masuk akal "
" Kalau gak masuk yah tinggal dibuka pintunya terus dimasukin , terus dikunci terus kuncinya dibuang , di jamin aaaamaaan "
" Aman dari gangguan singa betina seperti mu , iyaaa kan "
" Kalau aku singa betina , kamu monyet benita , impaas kan , "
" Berarti kamu temannya monyet , weeekk "
" Gak papa kan monyetnya cantik "
__ADS_1
" Agh ... sudahlah terserah kalian , aku mau ke kantin , lapar " ucap Radit nyelonong pergi meninggalkan Rain n Sheila
" Ikuuut " teriak keduanya bersamaan