
part 2
" Duduklah Rain , ada yang ingin ibu bicarakan denganmu " ucap bu Vera
Tanpa menjawab Rain langsung duduk dikursi , ia terus memperhatikan wajah bu Vera yang gelisah , iapun hanya terdiam tanpa berani bertanya
" Begini Rain , sekolah kita mendapat undangan dari propinsi untuk . " ucapan bu Vera langsung dipotong oleh Rain
" Maaf bu, bukannya Rain lancang memotong pembicaraan ibu, tapi untuk masalah taekwondo , Rain benar2 minta maaf bu, Rain tidak bisa " ucapnya memelas
" Tapi siapa lagi yang bisa diandalin selain kamu Rain?, apa perlu saya yang berbicara langsung dengan Pak Ramdan ? " tanya bu Vera lagi
" Jangan bu , terakhir saya latihan papa sangat marah , saya tidak ingin kejadian itu terulang lagi , jadi saya mohon bu , tolong jangan pilih saya ya, masih ada Radit, sheila dan Valentino yang bisa ibu pilih " mohon Rain sedih
Bu Vera menghela nafas berat , lalu menatap lekat wajah Rain yang tertunduk lesu " Baiklah , ibu pikir2 dulu , sekarang kembali ke kelas gih " titah bu Vera
"Sekali lagi Rain memohon maaf bu " ucapnya penuh sesal
" Iya , gak papa Rain , ibu bisa ngerti kok " jawab Bu Vera sambil tersenyum meski ada rasa kecewa di dalam hatinya
" Rain kembali ke kelas bu, assalamualaikum " pamitnya
" Waalaikum salam " jawab bu Vera
Sesampainya dikelas wajah Rain yang tertunduk lesu menjadi bully2 an Cindy and the gank
" Ogh princes kenapa wajahnya ditekuk gitu? , capek ya habis membersihin toilet " ledek Cindy
" Kasihan.. kasihan , cantik2 kok nyikatin Wc , haaahaaa " timpal Jeany
" Ihhhh Rain , bau banget badan kamu , sana buruan pulang terus mandi " sahut Dhea sambil menutup hidungnya dan seolah2 jijik banget dekat dengan Rain
Karena tidak tahan terus diledekin Rain berdiri , lalu menghampiri Dhea , karena ia merasa ucapan Dhea sungguh keterlaluan ,
__ADS_1
" Ngomong apa elo , bisa diulang " ucap Rain sambil memegang kerah baju Dhea , tatapan mata Rain sangat tajam , seolah macan yang tengah kelaparan ingin menerkam mangsanya , Dhea sangat ketakutan begitu juga dengan Cindy dan Jeany ,
"Gue selama ini diam bukan karena gue takut ya , tapi gue masih berusaha nahan emosi gue , tapi kali ini tak ada ampun lagi buat kalian " hardiknya
" Maa-aaf Ra in , gue ta -di salah ngomong , iya salah , maaf " ucap Dhea terbata2 karena takut
" Elo pikir gue tuli hah " bentak Rain keras sambil mencengkeram pipi Dhea
" Ayo kita duel dilapangan , disini terlalu sempit " ucapnya sambil menarik paksa tangan Dhea
" Am- pun Rain , ampun " mohonnya
plaaakk Rain nenampar wajah Dhea begitu keras , hingga Dhea jatuh tersungkur terjegud meja, darah segar mengalir dibibir dan pelipis wajahnya
" Rain , sudah ! " Teriak Radit sambil menahan tangan Rain ketika ingin memukulnya lagi
" Elo berdua sini , maju sekalian , biar gak sia2 tenaga gue " umpatnya pada Cindy dan Jeany , tapi mereka berdua diam seribu bahasa , jangankan maju melihat wajah Rain saja tidak berani
" Kenapa diam , ayo sini " bentaknya lagi
" Sudah Rain , sudah, " Sheila berusaha menenangkan hati Rain yang tersulut emosi
Radit, mengusap2 pelan pundak Rain " sekali lagi elo bertiga gak bisa jaga tuch mulut, lihat saja apa yang akan gue lakuin " ancamnya
Seisi kelas yang biasanya ramai menjadi hening , tak ada satupun yang berani bersuara , karena ini pertama kalinya Rain berani main tangan , walaupun terkenal galak dan pemarah , tapi ia tak pernah melakukan kekerasan sebelumnya ,
" Rain , minum dulu " Sheila menyodorkan air putih dalam kemasan botol padanya , Rain mengambilnya kasar lalu meneguknya hingga habis , kemudian melempar botol yang telah kosong ke wajah Cindy
Braakk
" Awww.. sakit erangnya
" Mulut lebih pedas dari cabe , tapi kenapa botol kosong saja sudah mengaduh , apalagi gue tendang pakai sepatu nich " omel Rain
__ADS_1
" Sudah Rain , sabar.. jangan emosi seperti ini " omel Radit, yang dibalas tatapan tajam dari Rain
" Apa yang membuat kamu terpancing emosi gini Rain , gak biasanya kamu sampai main tangan " ucap Sheila
" Gue itu sudah nyesek sejak keluar dari ruangan bu
Vera, ehh malah ditambahin , gimana gak emosi coba " Rain berusaha menahan gejolak hatinya
" Kalau boleh tau , apa masalah apa lagi , ? " tanya Radit pelan
" Gue disuruh latihan teakwondo lagi , karena ada undangan dari propinsi , kalian kan tau gimana papa gue, " ucapnya sedih
" terus elo terima? " tanya Sheila ragu2
Rain hanya menggelengkan kepalanya , Radit menghela nafas berat, dipijitnya pangkal hidungnya sendiri, ia bisa merasakan apa yang saat ini Rain rasakan , bingung tentunya, Taekwondo adalah olahraga favoritnya Rain bahkan beberapa kali ia memenangkan lomba , sementara pak Ramdan papa Rain sangat menentang hobby sang putri , yang membuat Rain sedih bila mengingat- ingat kejadian itu adalah sang papa sampai masuk rumah sakit karena kondisinya drop .
Bagaimanapun Rain sangat mencintai papa dan mamanya, karena hanya mereka yang Rain punya .
**************
๐๐ด๐ด๐ข๐ญ๐ข๐ฎ๐ถ๐ข๐ฌ๐ข๐ช๐ฌ๐ถ๐ฎ , ๐ฉ๐ข๐บ๐บ๐บ ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฌ๐ข๐ฃ๐ข๐ณ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข๐ฏ๐บ๐ข, ๐ช๐ฏ๐ช ๐ฏ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ ๐ฌ๐ฆ๐ฅ๐ถ๐ข๐ฌ๐ถ ๐บ๐ข, ๐ด๐ฆ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ข๐ฎ๐ข ๐ฉ๐ข๐ฎ๐ฑ๐ช๐ณ ๐ต๐ข๐ฎ๐ข๐ต @๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐
๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ฏ๐ช @๐๐ช๐ซ๐ณ๐ข๐ฉ ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข ๐๐ง๐ช๐ง๐ข๐ฉ , ๐ซ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ญ๐ถ๐ฑ๐ข ๐ญ๐ช๐ฌ๐ฆ,๐ท๐ฐ๐ต๐ฆ ๐ณ๐ข๐ต๐ฆ ๐ฏ ๐ฌ๐ฐ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐บ๐ข, ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ , ๐ฃ๐ช๐ข๐ณ ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฏ๐ช๐ค๐ฉ ๐ค๐ฐ๐ณ๐ฆ๐ต2๐ฏ๐บ๐ข ,
๐๐ข๐ข๐ง๐ง ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ด๐ข๐ฎ๐ข๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ฎ๐ฑ๐ข๐ต, ๐ฏ๐ข๐ฎ๐ข ๐ต๐ฐ๐ฌ๐ฐ๐ฉ , ๐ข๐ต๐ข๐ถ ๐ข๐ฑ๐ข๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐ช๐ต๐ถ , ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ฆ๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฏ , ๐ง๐ฆ๐ฆ๐ญ ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฅ๐ข๐ฑ๐ข๐ต๐ฏ๐บ๐ข ๐ฅ๐ช๐ด๐ช๐ต๐ถ , ๐ ๐ ๐๐๐๐
๐๐ฑ๐ข๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ข๐ค๐ข, ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช๐ข๐ฏ ๐ญ๐ช๐ฉ๐ข๐ต , ๐ข๐ฎ๐ฃ๐ช๐ญ ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฃ๐ถ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ถ๐ณ๐ถ๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข , ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ด๐ข๐บ๐ข ๐ค๐ถ๐ฎ๐ข ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ถ๐ด๐ช๐ข ๐ฃ๐ช๐ข๐ด๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฏ๐ข๐ฉ ๐ญ๐ถ๐ฑ๐ถ๐ต ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ด๐ข๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฉ๐ช๐ญ๐ข๐ง
๐๐ฆ๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ฃ๐ข๐ฏ๐บ๐ข๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต๐
๐บ๐ฐ๐ถ ๐ข๐ณ๐ฆ ๐ฉ๐ฆ๐ณ๐ฆ ๐ข๐ต ๐ต๐ฉ๐ฆ ๐ณ๐ช๐จ๐ฉ๐ต ๐ต๐ช๐ฎ๐ฆ, ๐ต๐ฉ๐ข๐ฏ๐ฌ ๐บ๐ฐ๐ถ ๐ด๐ฐ ๐ฎ๐ถ๐ค๐ฉ ๐ฎ๐บ ๐ญ๐ฐ๐ท๐ฆ๐ญ๐บ ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
๐ต๐ฆ๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข๐ด๐ช๐ฉ ๐ฃ๐ข๐ฏ๐บ๐ข๐ฌ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฑ๐ข๐ณ๐ข ๐ด๐ข๐ฉ๐ข๐ฃ๐ข๐ต @๐๐ฌ๐ฉ๐ต๐บ_๐ง๐ช๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ด๐ถ๐ฑ๐ฐ๐ณ๐ต, ๐ฅ๐ฐ๐ข, ๐ฏ๐ข๐ด๐ฆ๐ฉ๐ข๐ต, ๐ฌ๐ณ๐ช๐ต๐ช๐ฌ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ด๐ข๐ณ๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข.
__ADS_1
๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ฆ๐ญ๐ข๐ญ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ซ๐ข๐ฌ ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฌ๐ฆ๐ฃ๐ข๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ , ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ฐ๐จ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ด๐ข๐ฉ๐ข๐ฃ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ถ๐ฏ๐ต๐ช๐ญ ๐ซ๐ข๐ฏ๐ฏ๐ข๐ฉ , ๐ข๐ข๐ฎ๐ช๐ช๐ฏ