
part 19
Setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang dan melelahkan , akhirnya mereka sampai juga dirumah Bapak Ramdan sugiantoro , papa dari Oktarain Afifah ramadhani putri delia , ugh panjang sekali namanyaππ.
Rain mempersilahkan Kahfi dan Unur untuk mampir sebentar , sekalian istirahat melepas penat dan lelah sembari ngeteh ( minum teh , maksudnyaππ).
Karena cuaca panas mereka berdua lebih memilih duduk digazebo samping rumah daripada masuk ke dalam , Tak lama berselang Rain pun menghampiri mereka berdua , setelah bersih2 dan berganti baju tentunya
" Kok duduk disini , mari silahkan masuk " ajak Rain
" Disini aja Rain , sejuk sambil lihatin taman , bunga cantik " ucap Unur
" Yang cantik bunganya atau orang nya " ledek Rain sambil melirik Kahfi yang cuek karena fokus pada ponselnya
" Bunganya cantik , orangnya malah lebih cantik , " puji Unur sambil melirik Kahfi juga
" Cantik kalau nglihatnya pakai sedotan " jawab Rain asal
" Tapi sedotan apa dulu nich , masih mending kalau sedotan minuman , pokok gak sedotan... " Rain tidak melanjutan ucapannya
" Apa kelanjutanya Rain , kan jadi penasaran " ucap Unur ,
" Panda - panda yang bikin sebel " tanya Rain
" Lha itu tadi , sudah saya jawab , pandasaran kan , " jawab Unur sambil tersenyum
" Iih... kok tempe sich , harusnya tadi bilang gak tahu gitu , biar sedikit seru " jawab Rain sambil memanyunkan bibirnya
Ya begitulah Rain dan Unur penuh canda tawa , terkadang saling mengejek satu dengan lainnya , sementara Kahfi masih tetap dimode silent , meski terkadang ikut senyum , cuek tapi siaga , cuek dinyata care dimaya, aneh tapi nyata , ups !!! jadi keceplosan kan ββ
" Ogh ya , silahkan diminum , ngobrol terus dari tadi " sindir Unur
" Ya ampun .. sampai lupa , maaf .. silahkan diminum " ucap Rain tertawa lebar
Kahfi mengambil minum dan meneguknya hingga setengah , lalu menaruhnya lagi , berganti mengambil kue brownies coklat pandan yang dilayer toping keju ,
" Kuenya manies " ucapnya dengan nada agak kaku
( namanya juga balok kayu ya sudah pasti kaku lah ππ piss ya )
" Kalau kurang manis , makannya sambil nglihatin aku aja " sahut Rain sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan karena merah menahan malu ( punya malu juga Rain , kirain stock malunya sudah habis )
Rain ; Thor , jangan mulai ya , aku ngambek nich "
Author ; ngambek .. ngambek aja , kalau gak mau meranin Afifah lagi , nanti aku sendiri yang ngisi , weeekk"
Rain ; ih... jangan , aku sudah terlanjur suka kok "
Author ; Suka dengan perannya atau pasangannya "
Rain ; kalau suka sama pasangannya kenapa..? kamu jeles thor ? "
Author ; enggak , biasa aja "
Rain ; kalau enggak , kok bete ? "
__ADS_1
Author ; Udah balik lagi ke cerita , sudah malam nich , ngantuk tau , "
Rain ; Ngeles mlulu , ya udah lanjut ke cerita "
" Hahaha , lanjutkan " Unur tertawa
" Dasar kantong kresek , puas ente tertawa " omel Kahfi pada Unur
" Bisa becanda juga ternyata , kirain cuek mlulu " ucap Rain spontan dan langsung menutup mulutnya
" Cuek pada situasi dan kondisi tertentu itu boleh , tapi ada saatnya kita gak boleh cuek ( bener seperti itukah , lupa soalnya ππ ) " ucap Kahfi kalem ( iyalah dia kan super kalem gak seperti kita petakilan , iya kan Rain ππ, kamu kali thor , aku enggak kok , π€π€ )
" Kalau ane kantong kresek , nah ente apa , plastik nya cilok πππ, " bully ganti Unur
Kahfi tertawa ( moment paling langka itu lohh jadi harus diabadikan πππ )
" Bisa tertawa juga ternyata , kirain datar terus kayak tv jaman now " goda Rain , Kahfi hanya tersenyum
" Tuch kan malah tersenyum , Kalau senyum jangan manis2 , menara pisa yang diitalia sampai miring looh , kan kasihan " gombal Rain
" Hahaha " Kahfi dan Unur tertawa bersamaan , sementara Rain semakin memerah wajahnya karena malu ( dia yang ngombalin dia juga yang baper , ya Robb , ampunilah hambamu ini yang terlalu bucin ).
" Udah.. udah ayo balik , keburu petang nich " Kahfi mengalihkan topik
" Ugh yang kena gombal warming , langsung salah tingkah " goda Unur pada Kahfi
Kahfi menatap Rain lekat , kemudian bertanya , "belajar dari mana sich pinter banget ngombalin orang " Rain hanya tertawa mendengar pertanyaan Kahfi
" Kok malah tertawa ? "
" Kenapa , emang gak boleh tertawa ? " tanya balik Rain
" Gak ada makna , biasa aja " jawab Rain yang masih menyisakan senyuman dibibirnya
" Ayok dik balik , nanti habis isya' sudah ada jadwal , kalau disini terus kapan istirahatnya " keluhnya
" Jadwal kajian atau jadwal ngapel ? " tanya Rain agak sedikit sewot
" Jadwal kajian lah , gak ada juga yang harus diapelin " jelasnya
" oooo " Rain hanya ber O ria
" Emang beneran gak punya pacar , Unur ? " tanya Rain kemudian
" Saya tidak pacaran " jawab Kahfi tegas
" Tidak pacaran bukan berarti sendiri kan , kali aja lagi pendekatan " pancing Rain
" Kita beda prinsip, jadi tidak perlu dibahas " gertaknya
" Okey , gak usah marah juga kali , kan sayank kalau ganteng nya pindah ke pak satpam " rayu Rain
Mendengar gombalan Rain , Kahfi hanya menghela nafas panjang , kemudian menghempuskannya kasar
" Rain , beruntung banget ya si Radit , "
__ADS_1
" Maksudnya ? "
" Ya beruntunglah dicintai cewek seperti kamu " jawab Unur sambil melirik ke Kahfi yang fokus lagi pada ponselnya
" Ogh... baru akhir2 ini aja dekat , sebelum2 nya Radit juga cuek banget , "
" Oh ya... kirain sudah pacaran lama " Unur menyoba memancing Kahfi dan sekali lagi dia tetap fokus pada benda pipih ditangannya dan tidak mempedulikannya
" Kita gak jadian kok , cuma memang lagi dekat "
" Tapi sepertinya kalian saling mencintai dan cocok looh " Unur semakin gencar membakar api cemburu Kahfi dan dia tetap aja cuek
" Dulu aku memang sangat mencintainya , kalau sekarang ... "
" Semakin cinta kan " Unur mengedipkan matanya , memberi isyarat sedang menguji perasaan Kahfi
" Ya.. begitulah " jawan Rain ngambang yang tidak peka dengan kode dari Unur
" jodoh , rejeki dan mati kan rahasia Allah , pacaran lama bertahun2 debgan si A tapi menikahnya dengan si B , kadang malah menikah dengan sahabat sendiri , Allah punya cara yang unik untuk menyatukan hati , benar begitu kan Ufi ? "
" Eh .. iya.. ehh apa tadi ? " ucapnya kelimpungan karena tidak terlalu fokus dengan pertanyaan Rain
" Tuch kan jadi salting " goda Unur
" Apaan sich dik , jangan mancing , napa ? " omelnya
" Gak papa mancing kan sudah ada umpan " jawab Unur santai
" Udah jam 17.00 nich , ayo balik " ucap Kahfi sambil melirik jam ditangannya
" Ayooo ... Rain makasih ya untuk semuanya "
" Saya yang berterimakasih karena sudah diantar pulang , sampai rumah malah "
" Iya .. sama2 " sahut Kahfi
" Oh ya.. kalau mau ikut kajian silahkan , terbuka untuk umum kok "
" Ada jadwalnya? "
" Ada , langsung aja ke rumah , dekat kok dari sini , gak sampai 10 menitan , Yayasan pendidikan Islam Al Fatih , kalau masih gak tau tanya mbah gugel , atau buka gugel maps , kalau masih gak tau juga , kalau ada waktu longgar saja jemput , " ucapnya sambil beranjak
" Paket komplit "
" Special pakai telor mata kuda "
" Kami pulang dulu ya, Assalamu'alaikum " pamitnya
" Wa'alaikum salam " jawab Rain
****************
Ikuti terus kelanjutannya ya... met malem met rehat all
semoga semua aktifitas hari ini bernilai ibadah , aamiin
__ADS_1
Ambil baiknya buang buruknya
eemmuuaachh ππππ