HIJRAH CINTA AFIFAH

HIJRAH CINTA AFIFAH
Tiba dirumah


__ADS_3

part 19


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan panjang dan melelahkan , akhirnya mereka sampai juga dirumah Bapak Ramdan sugiantoro , papa dari Oktarain Afifah ramadhani putri delia , ugh panjang sekali namanya😊😊.


Rain mempersilahkan Kahfi dan Unur untuk mampir sebentar , sekalian istirahat melepas penat dan lelah sembari ngeteh ( minum teh , maksudnya😁😁).


Karena cuaca panas mereka berdua lebih memilih duduk digazebo samping rumah daripada masuk ke dalam , Tak lama berselang Rain pun menghampiri mereka berdua , setelah bersih2 dan berganti baju tentunya


" Kok duduk disini , mari silahkan masuk " ajak Rain


" Disini aja Rain , sejuk sambil lihatin taman , bunga cantik " ucap Unur


" Yang cantik bunganya atau orang nya " ledek Rain sambil melirik Kahfi yang cuek karena fokus pada ponselnya


" Bunganya cantik , orangnya malah lebih cantik , " puji Unur sambil melirik Kahfi juga


" Cantik kalau nglihatnya pakai sedotan " jawab Rain asal


" Tapi sedotan apa dulu nich , masih mending kalau sedotan minuman , pokok gak sedotan... " Rain tidak melanjutan ucapannya


" Apa kelanjutanya Rain , kan jadi penasaran " ucap Unur ,


" Panda - panda yang bikin sebel " tanya Rain


" Lha itu tadi , sudah saya jawab , pandasaran kan , " jawab Unur sambil tersenyum


" Iih... kok tempe sich , harusnya tadi bilang gak tahu gitu , biar sedikit seru " jawab Rain sambil memanyunkan bibirnya


Ya begitulah Rain dan Unur penuh canda tawa , terkadang saling mengejek satu dengan lainnya , sementara Kahfi masih tetap dimode silent , meski terkadang ikut senyum , cuek tapi siaga , cuek dinyata care dimaya, aneh tapi nyata , ups !!! jadi keceplosan kan ✌✌


" Ogh ya , silahkan diminum , ngobrol terus dari tadi " sindir Unur


" Ya ampun .. sampai lupa , maaf .. silahkan diminum " ucap Rain tertawa lebar


Kahfi mengambil minum dan meneguknya hingga setengah , lalu menaruhnya lagi , berganti mengambil kue brownies coklat pandan yang dilayer toping keju ,


" Kuenya manies " ucapnya dengan nada agak kaku


( namanya juga balok kayu ya sudah pasti kaku lah πŸ˜„πŸ˜„ piss ya )


" Kalau kurang manis , makannya sambil nglihatin aku aja " sahut Rain sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan karena merah menahan malu ( punya malu juga Rain , kirain stock malunya sudah habis )


Rain ; Thor , jangan mulai ya , aku ngambek nich "


Author ; ngambek .. ngambek aja , kalau gak mau meranin Afifah lagi , nanti aku sendiri yang ngisi , weeekk"


Rain ; ih... jangan , aku sudah terlanjur suka kok "


Author ; Suka dengan perannya atau pasangannya "


Rain ; kalau suka sama pasangannya kenapa..? kamu jeles thor ? "


Author ; enggak , biasa aja "


Rain ; kalau enggak , kok bete ? "

__ADS_1


Author ; Udah balik lagi ke cerita , sudah malam nich , ngantuk tau , "


Rain ; Ngeles mlulu , ya udah lanjut ke cerita "


" Hahaha , lanjutkan " Unur tertawa


" Dasar kantong kresek , puas ente tertawa " omel Kahfi pada Unur


" Bisa becanda juga ternyata , kirain cuek mlulu " ucap Rain spontan dan langsung menutup mulutnya


" Cuek pada situasi dan kondisi tertentu itu boleh , tapi ada saatnya kita gak boleh cuek ( bener seperti itukah , lupa soalnya πŸ™πŸ™ ) " ucap Kahfi kalem ( iyalah dia kan super kalem gak seperti kita petakilan , iya kan Rain πŸ˜ƒπŸ˜ƒ, kamu kali thor , aku enggak kok , 🀭🀭 )


" Kalau ane kantong kresek , nah ente apa , plastik nya cilok πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†, " bully ganti Unur


Kahfi tertawa ( moment paling langka itu lohh jadi harus diabadikan πŸ™ŠπŸ™ŠπŸ™Š )


" Bisa tertawa juga ternyata , kirain datar terus kayak tv jaman now " goda Rain , Kahfi hanya tersenyum


" Tuch kan malah tersenyum , Kalau senyum jangan manis2 , menara pisa yang diitalia sampai miring looh , kan kasihan " gombal Rain


" Hahaha " Kahfi dan Unur tertawa bersamaan , sementara Rain semakin memerah wajahnya karena malu ( dia yang ngombalin dia juga yang baper , ya Robb , ampunilah hambamu ini yang terlalu bucin ).


" Udah.. udah ayo balik , keburu petang nich " Kahfi mengalihkan topik


" Ugh yang kena gombal warming , langsung salah tingkah " goda Unur pada Kahfi


Kahfi menatap Rain lekat , kemudian bertanya , "belajar dari mana sich pinter banget ngombalin orang " Rain hanya tertawa mendengar pertanyaan Kahfi


" Kok malah tertawa ? "


" Kenapa , emang gak boleh tertawa ? " tanya balik Rain


" Gak ada makna , biasa aja " jawab Rain yang masih menyisakan senyuman dibibirnya


" Ayok dik balik , nanti habis isya' sudah ada jadwal , kalau disini terus kapan istirahatnya " keluhnya


" Jadwal kajian atau jadwal ngapel ? " tanya Rain agak sedikit sewot


" Jadwal kajian lah , gak ada juga yang harus diapelin " jelasnya


" oooo " Rain hanya ber O ria


" Emang beneran gak punya pacar , Unur ? " tanya Rain kemudian


" Saya tidak pacaran " jawab Kahfi tegas


" Tidak pacaran bukan berarti sendiri kan , kali aja lagi pendekatan " pancing Rain


" Kita beda prinsip, jadi tidak perlu dibahas " gertaknya


" Okey , gak usah marah juga kali , kan sayank kalau ganteng nya pindah ke pak satpam " rayu Rain


Mendengar gombalan Rain , Kahfi hanya menghela nafas panjang , kemudian menghempuskannya kasar


" Rain , beruntung banget ya si Radit , "

__ADS_1


" Maksudnya ? "


" Ya beruntunglah dicintai cewek seperti kamu " jawab Unur sambil melirik ke Kahfi yang fokus lagi pada ponselnya


" Ogh... baru akhir2 ini aja dekat , sebelum2 nya Radit juga cuek banget , "


" Oh ya... kirain sudah pacaran lama " Unur menyoba memancing Kahfi dan sekali lagi dia tetap fokus pada benda pipih ditangannya dan tidak mempedulikannya


" Kita gak jadian kok , cuma memang lagi dekat "


" Tapi sepertinya kalian saling mencintai dan cocok looh " Unur semakin gencar membakar api cemburu Kahfi dan dia tetap aja cuek


" Dulu aku memang sangat mencintainya , kalau sekarang ... "


" Semakin cinta kan " Unur mengedipkan matanya , memberi isyarat sedang menguji perasaan Kahfi


" Ya.. begitulah " jawan Rain ngambang yang tidak peka dengan kode dari Unur


" jodoh , rejeki dan mati kan rahasia Allah , pacaran lama bertahun2 debgan si A tapi menikahnya dengan si B , kadang malah menikah dengan sahabat sendiri , Allah punya cara yang unik untuk menyatukan hati , benar begitu kan Ufi ? "


" Eh .. iya.. ehh apa tadi ? " ucapnya kelimpungan karena tidak terlalu fokus dengan pertanyaan Rain


" Tuch kan jadi salting " goda Unur


" Apaan sich dik , jangan mancing , napa ? " omelnya


" Gak papa mancing kan sudah ada umpan " jawab Unur santai


" Udah jam 17.00 nich , ayo balik " ucap Kahfi sambil melirik jam ditangannya


" Ayooo ... Rain makasih ya untuk semuanya "


" Saya yang berterimakasih karena sudah diantar pulang , sampai rumah malah "


" Iya .. sama2 " sahut Kahfi


" Oh ya.. kalau mau ikut kajian silahkan , terbuka untuk umum kok "


" Ada jadwalnya? "


" Ada , langsung aja ke rumah , dekat kok dari sini , gak sampai 10 menitan , Yayasan pendidikan Islam Al Fatih , kalau masih gak tau tanya mbah gugel , atau buka gugel maps , kalau masih gak tau juga , kalau ada waktu longgar saja jemput , " ucapnya sambil beranjak


" Paket komplit "


" Special pakai telor mata kuda "


" Kami pulang dulu ya, Assalamu'alaikum " pamitnya


" Wa'alaikum salam " jawab Rain


****************


Ikuti terus kelanjutannya ya... met malem met rehat all


semoga semua aktifitas hari ini bernilai ibadah , aamiin

__ADS_1


Ambil baiknya buang buruknya


eemmuuaachh 😘😘😘😘


__ADS_2