I Hate My Husband

I Hate My Husband
24. makan malam (2)


__ADS_3

setelah 10 menit perjalanan, akhirnya mereka berdua sampai di restoran Namaaz Dining, restoran yang sering dikunjungi keluarga Chelsea dan juga Varrel, dan juga restoran yang tempat pertemuan pertama Chelsea dan Varrel waktu mereka di jodohkan, Chelsea dan Varrel mencari cari keluarganya.


"permisi apa kalian pasangan bernama Chelsea dan Varrel" ucap pelayan restoran.


"iya benar" ucap Chelsea.


"kalian ditunggu keluarga di sana, saya akan mengantar kalian" ucap pelayan mengantarkan Chelsea dan Varrel.


dan betapa terkejutnya Chelsea dan Varrel melihat satu ruangan dipenuhi oleh keluarga dan saudara saudaranya.


"Chelsea Varrel ayo duduk disini" ucap Anna sambil melambaikan tangannya.


Chelsea duduk ditengah antara mama dan papanya dan berhadapan dengan Varrel.


"kamu kaget ya banyak saudara kamu datang kesini" bisik Anna.


"kaget banget ma, seperti ada rapat saja"


Anna tertawa kecil,


"memang mama suruh ke sini semua, lagian udah lama kan gak kumpul kayak gini"


"kenapa gak kemaren kemaren waktu aku belum nikah ma, aku masih malu tau"


"Chelsea kamu hari ini cantik banget" ujar Tante Diana.


Chelsea tersenyum.


"makasih Tante"


"iya pangling ya, rasanya baru kemaren dia aku gendong dengan manja nya" ucap paman Tom.


sementara Varrel melihat ke arah Chelsea yang tertawa, dan mata Chelsea melihat juga ke Varrel, dia langsung mengerutkan alisnya.


"Rel itu istrimu" ucap paman Devan, paman nya Varrel, Varrel mengangguk pasrah.


"cantik benar rel istrimu, kamu dapat dari mana coba ya" ucap Paman Devan yang menatap Chelsea.


Chelsea yang tidak nyaman ditatap oleh paman Varrel itu, Chelsea melirik ke arah Devan yang tetap terus menatapnya, jadi dia langsung menundukkan kepalanya.


"nih om om ngapain lihatin gue mulu sih, rasanya gue mau nyolok tuh matanya"


batin Chelsea.

__ADS_1


Varrel melihat ke paman Devan yang terus melihat Chelsea.


"paman kapan menikah?" alih pembicaraan Varrel.


"tunggu jodoh saya datang lah rel, mungkin jodoh paman istri Lo deh"


Chelsea dan Varrel terkejut dan langsung membulatkan matanya.


Devan tertawa,


"gue cuman bercanda rel, jangan dibuat beneran kali"


"ya gak mungkin Van, Chelsea sudah jadi istri sahnya Varrel" ucap Tiara.


"lagian kamu sudah umur 30 belum nikah saja" lanjut Tiara.


"itu mah gampang mbak, besok kalau sudah nemu langsung dua saja"


"oh ternyata om ini belum nikah, tapi mukanya masih ganteng saja kayak ABG gitu"


batin Chelsea.



"nikah itu cuman satu kali se umur hidup Van" ucap Bima.


"ha? seumur hidup sekali, berarti gue akan bersama dengan si Mak lampir ini, kalau gue terus terusan dibentak, lama lama gue masuk rumah sakit jiwa"


Batin mereka masing masing.


setelah kurang lebih 3 jam, akhirnya acaranya selesai juga, ini yang di tunggu tunggu Varrel dan Chelsea.


"Eh sebelum pulang kita foto dulu bersama" ucap Anna.


mereka semua berfoto bersama dan jangan lupa untuk jejer bersama pasangannya masing masing termasuk juga Varrel dan Chelsea dan dengan tiba tiba ada seseorang di samping Chelsea, dia pun mendongak ke atas dan ternyata itu paman Devan.


Devan melirik kebawah melihat Chelsea dengan tersenyum, Chelsea langsung berpaling muka.


"om om genit banget ah, gue males lihatnya"


Varrel yang melihat Chelsea dekat dengan paman Devan merasa tidak nyaman, Varrel menyingkirkan badan Chelsea ke sampingnya jadi Varrel yang dekat dengan paman Devan,


Chelsea hanya diam saja pasrah.

__ADS_1


"Varrel ngelindungin gue atau apa ya?, kok gue deg deg an" batin Chelsea.


---


"ah akhirnya gue bisa berbaring di kasur gue yang empuk ini" ucap Chelsea berbaring di kasur.


Varrel hanya melihat Chelsea yang menutup matanya menikmati berbaring di kasurnya,dan gak sengaja pandangan Varrel menuju kaki Chelsea yang tidak ditutup oleh apapun.


"Chel" panggil Varrel.


"apa?"


"kaki Lo itu"


Chelsea bangun dari tidurnya,


"ha? kenapa memangnya, Lo jangan berbuat macem macem sama gue ya"


Varrel menghela nafasnya kasar,


"aurot Chel"


"ih iya-iya" jawab Chelsea, lalu melangkahkan kaki nya ke kamar mandi, tiba tiba langkah nya berhenti tepat di samping Varrel.


"Rel lo tadi kenapa nyuruh gue menjauh dari paman Devan waktu foto bersama?"


wajah Varrel langsung memerah mendengarkan ucapan Chelsea,


"memangnya Lo nyaman gak dekat sama paman Devan?"


"ya enggak sih, dia ngelihatin gue mulu"


"makannya, paman Devan memang gitu sama cewek cewek yang dianggapnya cantik"


"berarti gue cantik?"


",ya- ya gue gak tahu"


"lah Lo tau dari mana kalau paman Devan suka dengan cewek cantik"


"udah lah chel gak usah dibahas" Varrel langsung meninggalkan Chelsea, sementara Chelsea tersenyum geli melihat tingkah Varrel.


🥀

__ADS_1


ciee lucu deh Varrel kalau salting


jgn lupa tinggalkan jejak☺️


__ADS_2