I Hate My Husband

I Hate My Husband
28. telat


__ADS_3

"Rel sudah siap belum, lama amat" teriak Chelsea dari arah luar.


Tak lama kemudian keluar lah Varrel dari dalam, dan menutup pintu rumahnya.


"ayok lama amat"


Segera Varrel menyalakan mesin motornya, dilanjut Chelsea menaiki nya.


ditengah perjalanan tidak ada percakapan satu sama lainnya, mereka hanya diam melihat ke arah jalan, memang hari ini Chelsea moodnya agak ga enak gitu, karena kejadian kemarin malam yang membuatnya kepikiran terus.


gak hanya Chelsea, Varrel juga memikirkan kejadian kemaren saat Chelsea mengucapkan akan selalu ada bersama dia, dan tiba tiba Chelsea mengajak dia tidur di kasur, itu selalu ada dipikiran Varrel saat ini.


ditengah perjalanan tiba tiba motor Varrel berhenti ditengah,


"eh kok berhenti rel"


"kayaknya motornya mati, Innalillahi"


Chelsea tertawa,


"hey ini motor bukan manusia pakai Tarji segala"


Varrel tersenyum tipis bisa membuat Chelsea tertawa, dan Chelsea turun dari motor, Varrel mendorong motornya ke pinggir jalan.


"terus kita gimana ke sekolahnya"


"mudah mudahan gak telat, di service ke bengkel dulu"


"yaudah ayok cepetan"


dari tadi Varrel tidak menemukan bengkel di daerah tersebut, atau juga ada yang masih tutup karena masih terlalu pagi, Chelsea yang sudah cemberut angkat suara.


"Rel gak ada bengkel disini, gue sudah capek keliling"


"bentar lagi ada" ucap Varrel datar.


mulut Chelsea ketarik kedalam karena kesal, dari tadi berjalan terus sampai kaki nya mau patah.


tak lama kemudian mereka berdua menemukan bengkel, dan segera Varrel men service motornya.


"jadi kenapa pak bisa mati motornya?" tanya Varrel.


"ini dek ban motor belakangnya kempes, dan juga bensin nya juga habis dek" kata tukang bengkel.


"Chel gara-gara Lo kegendutan jadi bannya kempes"


"ih kok salah gue, asal Lo tau gue itu kurus gini dibilang gendut, itu salah lo juga kenapa bensin nya bisa habis, Lo gak cek dulu napa" Chelsea sangat kesal dengan Varrel.


"kalian berdua kayak suami istri saja pakai bertengkar segala gitu"


"ENGGAK" teriak Chelsea dan Varrel bareng.

__ADS_1


tukang Bengkel itu membulatkan matanya terkejut lalu tertawa.


"kalian santai saja, bilang gitu bareng"


Varrel melirik ke arah Chelsea, di ikuti Chelsea juga melirik ke arah Varrel, setelah mata mereka bertemu, segera mereka berpaling muka.


"kalian berdua masih nunggu disini?" tanya tukang bengkel.


"iya pak memangnya kenapa?" ujar Chelsea,


"kalian gak sekolah apa? kalau nunggu motornya selesai paling sampai jam tujuh lebih baru selesai"


"ha? jam tujuh lebih?"


"iya dek kan ini ban nya bocor jadi harus diganti"


"Rel ayo kita langsung ke sekolah, ini kan masih ujian, gue takut telat"


Varrel mengangguk menyetujuinya, mereka berdua berjalan cepat, Chelsea menyalakan ponselnya dan melihat jam pukul 06.59,


"Rel kita sudah telat" teriak Chelsea.


tak lama kemudian mereka tiba di depan gerbang sekolah yang sudah tertutup.


"tuh kan telat, gue harus apa ini, masak gue gak ikut ujian, gue ikut ujian susulan dong, males gue" ngomel Chelsea.


Varrel masih terdiam memikirkan sesuatu agar bisa masuk tanpa ketauan guru di dalam, akhirnya Varrel menemukan idenya.


Chelsea sontak menoleh,


"tembok dibelakang kan tinggi tinggi, gimana kita naiknya"


"gue lihat ada tangga di sana"


"benar Lo?" tanya Chelsea meyakinkan.


Varrel mengangguk, lalu secepatnya mereka berdua berlari ke arah belakang sekolah.


setelah sampai di belakang, Varrel menaikkan tangganya ke tembok.


"Lo naik dulu" suruh Varrel.


"gue naik dulu? nanti gue turunnya pakai apa? loncat gitu"


Varrel menghela nafasnya,


"iya"


"gue takut ketinggian Rel" ucap Chelsea ketakutan.


Varrel langsung menaiki tangga itu, dan loncat ke bawah.

__ADS_1


"giliran Lo" teriak Varrel dari belakang tembok.


"gue takut Rel, gue takut jatuh" teriak Chelsea.


"Lo naik tangga dulu, lalu Lo gue tangkap dari bawah, Lo gak usah khawatir"


dengan tekad yang tinggi, Chelsea membuang nafasnya, lalu segera menaiki tangga itu, setelah sampai di paling atas, Chelsea melihat ke arah bawah yang begitu jauh dari matanya.


"Rel gue takut Rel" teriak Chelsea sambil menutup matanya.


"Lo lihat gue di bawah, gue ad disini, sekarang Lo loncat, nanti gue yang tangkap"


Chelsea perlahan membuka matanya, dan melihat Varrel ada dibawah.


"gue hitung sampai tiga, nanti kita telat ujian Chel"


Chelsea mengangguk.


"oke, satu.. dua.. ti.."


Chelsea langsung loncat ke bawah, dan Varrel berhasil menangkap Chelsea,


Chelsea perlahan membuka matanya, dan melihat wajah Varrel yang begitu dekat dengannya membuat jantung Chelsea berdebar kencang.


Varrel segera menurunkan badan Chelsea, mereka berdua membenarkan seragamnya terlebih dahulu, saat Varrel hendak melangkahkan kakinya, tangan Varrel dipegang oleh Chelsea, sontak Varrel menoleh.


"Rel kita langsung kemana dulu?" tanya Chelsea.


"kita langsung ke kelas kita masing masing"


"kalau guru nanyain telat gimana?"


"kita bilang kalau Lo habis pup atau pipis dulu sebelum masuk"


Chelsea tertawa kecil,


"gak masuk akal"


"sudah lah, kita langsung masuk dulu, sebelum selesai ujiannya"


Varrel segera menggandeng tangan Chelsea untuk segera pergi dari belakang sekolah.


Chelsea yang menatap tangannya ditarik oleh Varrel terdiam pasrah.


"kenapa Lo sering banget buat jantung gue berdebar Rel, gue gak tahu apa gue sudah mulai cinta sama lo?" Batin Chelsea.


🥀


cocwet deh hahaha.


like nya ya and Comment, biar saya semangat buat upload episode setiap harinya👍🏻💬❣️

__ADS_1


__ADS_2