I Hate My Husband

I Hate My Husband
Season 2 (9)


__ADS_3

"em papa mau minum teh hangat?"


tanya Taira.


"terserah" lagi-lagi Bima cuek dengan istrinya, lalu Tiara menganggukkan kepalanya dan segera turun kebawah untuk membuat teh hangat.


Tring.


suara pesan dari ponsel Bima didalam saku celananya, lalu dia mengambilnya dan melihat pesan itu.


habis ini jadi kah?


iya jadi dong


nanti kamu kirim share lock rumah barumu ya


oke aku tunggu


see you


👍🏻


setelah membalas pesan itu, Bima langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badannya, setelah itu Tiara masuk kedalam kamar dan melihat tidak ada Bima disana.


"mungkin mandi" gumam Tiara.


beberapa menit Tiara menunggu, akhirnya Bima keluar dari kamar mandi,


"papa ini sudah mama bikinin minum nya" ujar Tiara sambil memberikan segelas teh hangat ke Bima.


Bima melihat ke arah teh itu, lalu kembali melihat Tiara,


"maaf ma, papa buru-buru ada meeting mendadak"


"loh katanya papa lagi pusing, mending istirahat dulu pa, dari pads nanti semakin pusing"


"gak bisa ma, ini meeting penting, kalau papa gak ikut bisa-bisa gak berjalan dengan lancar"


tegas Bima.


Mama Tiara menghela nafasnya,


"yaudah papa hati-hati ya, tetap jaga kesehatan"


setelah ganti baju, Bima langsung berjalan keluar tanpa ada pamit dengan istrinya, sementara Tiara cuman bisa memandangi dari kejauhan dan hatinya sekarang sedang sedih karena suaminya yang begitu berubah.


: : : : :


disisi lain, Chelsea membawa satu plastik yang isinya sampah rumah, dia ingin membuangnya keluar karena didalam rumah sudah sangat bau.


tangan kecilnya susah mengangkat satu plastik itu, dari kejauhan saat Varrel meminum air putih di dapur tak sengaja melihat Chelsea sedang kualahan membawa sesuatu, segera dia nyamperin Chelsea.


"Lo bawa apa Chel?" tanya Varrel dengan tangannya masih membawa gelas.


"bawa sampah"


"mau ditaruh dimana memangnya?"

__ADS_1


"gue mau buang rel, udah minggir berat nih" ujar Chelsea berjalan perlahan.


"sini gue bantu"


Chelsea menoleh kebelakang,


"gue coba mandiri"


Varrel memahami ucapan Chelsea lalu dia menganggukkan kepalanya, dan Chelsea berjalan keluar, setelah sampai di luar rumah Chelsea menaruh sampah itu tong sampah samping rumahnya.


"akhirnya beres juga" gumam Chelsea.


Tante Aca keluar dari rumahnya dengan memakai baju dress berwarna navy, dipadu dengan kalung berlian dan membawa dompet hitam, terlihat Tante Aca sangat cantik.


Aca nggak sengaja melihat Chelsea sedang berada diluar rumahnya,


"hai Chelsea" panggil Tante Aca sontak Chelsea langsung menoleh.


Chelsea melihat dress yang dipakai Tante Aca sangat bagus, membuat Tante Aca terlihat sangat elegan dan cantik,


"Tante cantik banget, mau kemana?"


Tante Aca tertawa malu,


"makasih Chel, Tante mau ikut makan malam sama teman-teman Tante"


"oh.., yaudah Tante Chelsea masuk dulu ya" ujar Chelsea lalu diberi anggukan plus senyuman dari Tante Aca.


Chelsea masuk kedalam rumahnya dengan wajah cemberutnya,


sementara Tante Aca menunggu diluar rumah, sampai dia bolak-balik melihat ponselnya,


"lama banget keburu telat nih" gumam Tante Aca sambil melihat ke arah jam tangannya.


tak lama dari itu mobil yang ditunggu Aca akhirnya datang, orang yang ada didalam mobil tersebut membuka kaca mobilnya,


"lama banget datangnya"


disisi lain dari kamar, Varrel sedang ingin menutup jendela luarnya, tak sengaja mata Varrel tertuju pada mobil dan juga ada Tante Aca berdiri di samping mobil itu sambil seperti berbicara pada seseorang didalam mobil tersebut.


"Chel Chel" panggil Varrel sontak Chelsea menoleh yang sedang asik bermain dengan pupus.


"iya?"


"sini deh, itu Tante Aca?" suruh Varrel sambil menunjuk ke arah yang ditunjuk Varrel, lalu Chelsea melihat apa yang ditunjuk Varrel.


"iya Rel, memang kenapa?"


"dia mau kemana malam-malam begini"


"entah, katanya sih dia mau makan malam sama temannya gitu"


"oh"


"gitu doang, kirain apa, udah Rel gue ngantuk, besok harus masak pagi-pagi buat Lo sama anak kita" ujar Chelsea.


Varrel bingung,

__ADS_1


"anak kita?"


"iya itu" sambil melirik kearah kucing,


"si pupus" kata Chelsea menahan tawa.


Varrel tersenyum ngejek sambil mencubit pipi Chelsea,


"bisa aja Lo Chel, kalau mau punya anak sekarang juga gak papa"


Chelsea membulatkan kedua matanya, lalu segera berlari lalu dan tidur di kasurnya,


"aahh ngantuk banget"


Varrel yang melihatnya tersenyum tipis, lalu mata Varrel mengarah kembali ke mobil itu karena kaca mobil itu dibuka dan melihat ada seorang cowok didalam mobil itu, tetapi Varrel tidak terlalu kelihatan jelas karena gelap, dan betapa terkejutnya dia melihat jam tangan yang dipakai cowok itu seperti tidak asing baginya.


"jam tangan itu, kayak punya papa?" batin Varrel, lalu Varrel menyadari dengan ucapannya itu, dia menggelengkan kepalanya mencoba berfikir positif.


"pabrik jam tangan itu gak cuman bikin satu" gumam Varrel, lalu menutup jendelanya.


💫 💫 💫


ke esokan paginya Chelsea yang memakai baju putih dengan celana pendek biru muda terlihat Chelsea simpel tetapi tetap cantik, sedang menyirami tumbuhan yang ada di depan rumahnya dengan selang air.


lalu datanglah tukang sayur yang berjalan didepan rumah Chelsea yang dari tadi memandangi Chelsea sedang menyiram tanaman.


"neng nggak beli sayurnya?" tanya tukang sayur itu berhenti tepat di samping Chelsea.


Chelsea melihat ke arah tukang sayur itu,


"enggak mang masih banyak di kulkas"


"mungkin ini bawangnya, cabe, atau kangkung ini, masih segar-segar neng"


Chelsea tersenyum paksa,


"enggak mang.."


"buat neng, saya kasih diskon deh, gimana mau nggak?" tawar tukang sayur itu agar Chelsea membeli dagangnya itu.


Chelsea memutar bola matanya,


"enggak mang, kalau dikasih gratis gue juga gak mau, masih banyak stok di kulkas"


"yaudah saya kasih gra--"


"mang pergi gak sekarang, atau gue semprot wajahnya sama ini" ujar Chelsea sambil menyodorkan selang ke arah tukang sayur itu.


"Chelsea!!" bentak Varrel dari belakang, sontak Chelsea dan tukang sayur itu terkejut dan melihat ke arah Varrel yang sedang berdiri di depan pintu dengan wajah dinginnya keluar.


Varrel melangkahkan kakinya berjalan ke arah mereka dengan ekspresi yang ingin marah, Chelsea baru sadar dia harus merubah sifatnya karena disuruh Varrel, dia pun menelan air ludahnya karena pasti Varrel akan marah besar dengannya.


🥀


wah setelah ini apa yang terjadi??


👍🏻💬🔥

__ADS_1


__ADS_2