
Chelsea menepuk nepuk punggung Aldo,
"Al Al berhenti disini saja"
Aldo segera memberhentikan motor nya dipinggir jalan.
"bukannya rumah Lo masih jauh Chel?" tanya Aldo, lalu turunlah Chelsea dari atas motor Aldo.
"gak papa gue turun disini saja"
"bener nih gak mau dianter sampai rumah, nanti kamu capek Lo Chel"
sementara di lawan arah Varrel dari kejauhan melihat Chelsea bersama dengan seorang cowok sedang ada di pinggir jalan, segera Varrel memberhentikan motornya melihat reaksi Chelsea dengan cowok tersebut.
dan betapa terkejutnya Varrel melihat wajah seorang cowok yang tadi bersama Chelsea di kantin sekolah.
"iya gak papa, santai saja"
"yaudah kalau gitu, gue balik dulu ya Chel, hati-hati dijalan" ucap Aldo lalu melajukan motornya menjauhi Chelsea.
sebenarnya Chelsea tidak ingin menunjukkan rumah barunya itu kepada Aldo, takutnya Aldo setiap hari akan datang ke rumahnya tersebut.
saat jalan beberapa meter, akhirnya Chelsea sampai ke rumahnya, saat beberapa langkah berjalan terdengar suara memanggil dirinya, sontak Chelsea menoleh, dan mendapat Varrel sedang berjalan ke arahnya dengan motor yang masih terparkir di luar.
"tunggu Chel" ucap Varrel.
Chelsea yang melihat Varrel sangat malas sambil memutar bola matanya.
"Lo pulang nya sama siapa?"
"bukan urusan Lo"
"gue nanya serius Chel"
"ya gue juga serius" bentak Chelsea.
"tadi gue lihat Lo pulang sama cowok yang kemaren Lo sama dia bertengkar di Mall kan?"
Chelsea menatap mata Varrel tajam sekilas,
"iya, memang kenapa?"
"siapa nama cowok itu?"
"Aldo"
"kan gue bisa nganter Lo Chel, ngapain harus sama dia"
"yah.. terserah gue dong, ngapain Lo ikut campur"
"Lo itu istri gue, dan disini gue juga suami Lo, jadi gue ikut campur"
"Lo sudah punya suami Chel, malah Lo asik-asik an boncengan berdua sama cowok lain" lanjut Varrel.
Chelsea menatap kembali mata Varrel,
"Cih, terus kalau ada suami yang berdua-dua an sama cewek lain apa itu gak salah?"
Varrel mengerutkan alisnya,
"maksut Lo?"
"gak usah pura-pura gak tau deh"
"gue memang gak tau apa maksut ucapan Lo tadi Chel"
__ADS_1
"Lo itu lebih mentingin kak Bella dari pada gue, terus saja sama Bella abaikan gue" ujar Chelsea yang mulai sangat kesal dengan Varrel.
"Bella?"
"dengar ya Rel, Lo saja bisa bahagia sama Bella, gue juga bisa bahagia sama Aldo" ucap Chelsea lalu segera berlari masuk ke dalam rumahnya.
"Chel! Chel! bukan gitu Chel, Lo salah paham" panggil Varrel yang ingin menjelaskan kesalah pahaman ini.
____
saat Varrel memasuki kamarnya dan terkejut melihat Chelsea memasukkan baju-bajunya didalam koper.
"Chel Lo mau kemana?" tanya Varrel yang khawatir.
Chelsea terus memasukkan baju yang ada di lemarinya ke kopernya.
segera Varrel menahan tangan Chelsea, dan Chelsea menatap mata Varrel.
"Lo mau pergi kemana Chel"
Chelsea menarik narik tangannya yang tetap digenggam Varrel sangat kuat.
"Chel jawab pertanyaan gue, Lo mau kemana?"
"gue mau ke rumah orang tua gue"
"mau ngapain kesana pakai bawa baju Lo segala? Lo mau pergi dari sini?"
"iya"
Chelsea melepaskan genggaman Varrel dan lalu menutup kopernya dan menyeretnya ke bawah.
Varrel yang melihat Chelsea sudah keluar dari kamarnya masih terbawa kebingungan, kenapa Chelsea tiba-tiba seperti itu? apa dia cemburu? tapi Varrel tidak pernah melakukan apa-apa dengan Bella?
segara Varrel memegang tangan Chelsea,
"Chel Lo jangan pergi dari sini?"
"lepasin tangan Lo Rel, gue mau pergi dari sini"
"Chel denger gue dulu, gue cuman bantuin Bella karena dia habis jatuh dari tangga dan kakinya sakit karena terpelintir"
Chelsea masih setengah percaya dengan ucapan Varrel, tapi hatinya menyuruhnya untuk segera pergi dari nya, dan untuk menenangkan hatinya sebentar.
Chelsea memutar badannya melihat Varrel,
"makasih Rel Lo sudah selalu jaga gue, tapi hari ini dan seterusnya gue sekarang bisa hidup mandiri, dan itu semua berkat Lo, makasih untuk sekali lagi"
Chelsea memutar badannya kembali lalu berjalan menjauh dari Varrel.
Varrel terkejut apa maksut dari semua ucapan Chelsea? apa dia akan meninggalkannya selamanya? Varrel sangat tidak rela untuk meninggalkan Chelsea.
Varrel berlari lalu memeluk badan Chelsea dari belakang.
"Chel gue mohon Lo jangan pergi dari sini"
Chelsea pun mengeluarkan air matanya dan menahan suara tangisannya.
"lepasin gue Rel, gue harus pergi dari sini, gue sudah bisa hidup mandiri tanpa bantuan Lo lagi"
"jangan Chel, gue gak mau kehilangan Lo, gue mau kita selalu bersama selamanya"
Chelsea melepaskan perlahan badan Varrel yang memeluknya.
"maafin gue Rel, gue yang selalu jadi beban Lo, Lo itu gak bisa bebas karena ada gue Lo juga harus bisa bebas tanpa gue Rel"
__ADS_1
"enggak Chel, gue malah gak bisa hidup tanpa Lo dirumah ini, gue sangat bahagia bisa bersama Lo"
"maaf Rel, keputusan gue gak bisa dirubah" ujar Chelsea yang dari tadi tidak menoleh kebelakang lalu dia pun mengusap air matanya, dan pergi keluar dari rumah.
"Chelsea!! jangan tinggalin gue Chel" saat ini Varrel juga menangis didalam rumah nya dia tidak bisa menahan rasa sakit yang ada dihatinya.
"gue Cinta sama Lo Chel" gumam Varrel.
^^^
sementara Chelsea berjalan keluar dengan menyeret kopernya, saat berada diluar pagar rumahnya Chelsea memutar badannya dan melihat luar rumah nya tersebut.
Begitu banyak kenangan yang ada disini, beribu cerita gue sama Varrel di dalam rumah ini, kenangan yang tidak akan pernah aku lupakan selama ini.
Batin Chelsea.
lirik lagu Tak sanggup lagi-Rossa.
Biarkan kupergi
Karena aku tak sanggup lagi
Mengingat semua kenangan dulu
Di saat engkau menyakitiku.
saat mobil taxi yang sudah dipesan Chsea tadi datang, segara Chelsea masuk kedalamnya.
mobil Chelsea berjalan, Varrel dari dalam rumah melihatnya dan berlari ke luar pagar.
"CHELSEA JANGAN PERGI, GUE GAK BISA HIDUP TANPA LO CHEL, GUE CINTA SAMA LO" teriak Varrel.
sedangkan Chelsea mendengarnya tapi tidak peduli sama sekali, malahan dia menangis melihat didalam mobil sambil meratapi nasib.
**Tamat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
🥀
jangan kaget, tenang ceritanya belum tamat, masih bersambung kok**.
like & Comment untuk cerita ini.
👍🏻💬❣️
__ADS_1