I Hate My Husband

I Hate My Husband
50. flashback (2)


__ADS_3

Chelsea berlari terus entah kemana tujuannya, tapi menurut Chelsea dia ingin-ingin menjauhi rumah Aldo, dengan air mata yang terus mengalir di wajahnya saat ini.


Chelsea sudah kelelahan untuk berlari terus dari tadi, dia pun berhenti ditengah jalan yang sangat sepi di sana, karena sudah larut malam.


(Lagu untuk apa-Maudy Ayunda)


Chelsea pun duduk di pinggir jalan, sambil membayangkan kejadian demi kejadian yang sudah dia alami hari ini.


"kenapa Aldo... kenapa Lo tega ngelakuin itu ke gue?"


"kenapa Lo ga bilang dari dulu kalau Lo ga cinta sama gue"


Chelsea meremas baju di dadanya yang terasa sangat sakit,


"hati gue udah sakit Al, gue sudah terlanjur cinta sama Lo, kenapa Lo nyakitin hati gue"


Chelsea terus menangis tersedu-sedu,


"Lo nganggap gue seperti boneka yang Lo permainkan, gue juga punya hati, gue bisa sakit hati"


Chelsea meratapi nasibnya saat ini, dia menekuk kakinya, kepalanya di taruh di tengkuknya sambil menangis.


"Gue benci Aldo, gue benci cowok"


lalu tak lama dari itu kembang api pun menyala di langit-langit saat ini, sontak Chelsea mendongak ke arah atas yang melihat kembang api begitu indahnya menyinari langit-langit.


secepatnya dia mengambil ponselnya dan melihat waktu sudah pukul 00.01


tahun baru sudah datang, inginnya dia ingin ditemani oleh orang yang dia cintai, tapi di tahun ini tidak ada orang yang bisa membahagiakannya.


lalu terdengar suara telfon dari hp Chelsea, dia membukanya dan melihat mama nya sedang menelfon nya, Chelsea langsung mengelap air matanya.


"halo ma ada apa?"


"sayang kamu sama Aldo kan sekarang?"


"i-iya ma kenapa?"


"pulangnya jangan lama-lama ya, mama khawatir sama kamu, perasaan mama ga enak dari tadi"


"i-iya mama aku akan segera pulang kok"

__ADS_1


"yaudah kamu hati-hati ya"


"iya ma"


Nit.


Jadi seperti inilah dirasakan seorang cewek waktu dia sakit hati, jantungnya berasa sesak.


mulai kejadian itu sifat Chelsea sudah berubah, dia tidak suka dengan cowok siapapun itu, karena menurut dia cowok tersebut seperti Aldo cuman memainkan perasaan cewek.


flashback off


***


Chelsea tidak mempedulikan ucapan Aldo, dia bersama kedua temannya berjalan ke arah kantin dengan santainya, sementara Aldo terus mengikuti kepergian Chelsea.


sedangkan Varrel dan Dito melihat Chelsea bersama kedua temannya berjalan, Varrel pun tersenyum saat melihat Chelsea.


Dito menyenggol siku Varrel,


"itu loh rel istri Lo, gak Lo kejar tuh"


lamunan Varrel tiba-tiba hilang setelah melihat dibelakang Chelsea ada cowok yang tidak asing baginya.


"cowok itu bukannya waktu di mall sama Chelsea, brengsek. kenapa dia ada disini?"


batin Varrel.


saat Varrel melangkahkan kakinya satu tangan Varrel ada yang memegangnya sontak Varrel menoleh kebelakang.


"Rel temenin gue ke kantin yuk" ujar Bella.


saat Varrel menoleh ke arah Chelsea, Chelsea sudah tidak ada di depan matanya saat ini.


"Rel Lo lihatin apa, temenin gue yuk, teman gue lagi banyak yang puasa" ujar Bella.


Varrel melihat wajah Bella lagi,


"oke"


lalu mereka bertiga berjalan ke arah kantin.

__ADS_1


°°° 


sesampainya di kantin Chelsea, Lisa dan Tania duduk di kursi kantin, dan Chelsea terkejut melihat Aldo ada di sampingnya sedang berdiri.


"Lo dari tadi ngikutin gue?" tanya Chelsea,


"iya Chel, gue boleh duduk disini"


Chelsea yang asli malas dengan Aldo tapi mau bagaimana lagi dari pada dia terus ngikutin nya dia pun pasrah, Chelsea menganggukkan kepalanya.


Aldo pun tersenyum lalu mengambil duduk di samping meja Chelsea dan duduk disebelah Chelsea.


"gue jadi ga mood makan nih" ucap Lisa menyindir Aldo.


"sama nih gue jadi enek lihat dia disini" ujar Tania juga.


"maaf teman\-teman kalau menganggu gue mau ngejelasin ini semua, tapi boleh cuman kita berdua ingin membicarakannya"


"woy maksut Lo kita di usir" bentak Tania tidak terima.


"Lo memang dari dulu gak ada perubahan ya Al" lanjut Lisa.


"guys guys udah mending kalian duduk disana dulu gak papa kan, mending masalah ini cepat terselesaikan, gue juga gak suka lama\-lama di ikutin cowok playboy ini" jelas Chelsea.


"iya benar juga sih, yaudah kita duduk disana dulu ya sambil ngawasin lo, takutnya Lo disakitin sama cowok playboy ini" ucap Lisa lalu segera pergi diikuti Tania dibelakangnya.


"Lo mau ngomong apa?" tanya Chelsea dengan mata memandang lurus ke depan.


"jadi begini.. Lo pasti mikir kalau gue benar tunangan sama Manda?"


Chelsea menatap tajam mata Aldo,


"ya iyalah pakai nanya, gue ga ****"


Aldo menghela nafasnya,


"jadi gue sama Manda memang tunangan waktu itu, tapi bukan gue yang mau tapi orang tua gue nyuruh gue tunangan sama Manda" .


🥀


ha apa?

__ADS_1


👍🏻💬❣️


 


__ADS_2