I Hate My Husband

I Hate My Husband
Season 2 (20)


__ADS_3

Setelah sampai di parkiran motor,


"Chel gue ambil motor dulu, Lo tunggu disini" kata Varrel, lalu diberi anggukan Chelsea, saat satu langkah berjalan, Varrel melihat Chintya tengah berjalan mendekatinya.


"hai kak Varrel" ucap Chintya lalu melirik ke arah Chelsea,


"hai juga kak Chelsea" lanjutnya, sementara Chelsea memutar matanya malas.


"berarti kalian berdua setiap hari kayak gini ya, enak banget dong, berangkat bareng, pulang bareng, huft.. Chintya jadi iri deh sama kalian berdua"


"udah ngomongnya?" tanya Varrel.


"belum selesai kak, oh ya kalian berdua kan nempel kayak gini terus ya, nanti aku ada ditengah gini" Chintya berdiri ditengah antara Varrel dan Chelsea.


"karena menurut aku kak Varrel cocokan sama aku deh ya kan guys?" tanya Chintya kepada kedua temannya yang ada didepan.


Yuna dan Lia mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum bahagia,


"iya Chin cocok banget malahan"


"jadi kayak pasangan serasih deh haha"


Chintya tertawa lalu kembali ke depan mereka berdua,


"enggak kok kak, Chintya cuman bercanda doang, jangan dibawa beneran ya kak Chelsea" ujar Chintya sambil tersenyum sinis, lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


Chelsea mengepal tangannya dia tidak kuat dengan kelakuan adik kelasnya ini, dia ingin segera memukul pipi Chintya.


Varrel melihat Chelsea yang tengah berdiri kaku disampingnya,


"Chel udah gak usah dibawa beneran ya" ucap Varrel.


"Tapi dia udah keterlaluan Rel, gue gak suka dia, gue benci dia, Gue ingin marah in dia, tapi Lo pasti marahin gue Rel, makannya gue coba tahan tadi" teriak Chelsea.


"Iya Chel, Adik kelas kayak gitu gak usah diladeni, anggap saja dia cuman bayangan, nanti kalau kita ikut campur, malah kita kena masalah sama dia" jelas Chelsea.


Chelsea langsung berlari menjauhi Varrel,


"Chel tunggu" panggil Varrel, segera dia mengambil motornya.


Chelsea keluar sekolah dengan wajah sangat marah dicampur sedih, sementara Chintya berada tidak jauh dengan Chelsea saat dia berlari, dia pun tersenyum bahagia,


"lama kelamaan kak Varrel akan bosan dengan Chelsea, dan secepatnya dia akan meninggalkannya, dan kak Varrel akan jadi milik gue" gumam Chintya sambil tersenyum sinis.


di waktu bersamaan Aril melihat Varrel tengah terburu-buru menaiki motornya, dia pun segera berjalan ke arah Varrel.


"Rel tunggu" ucap Aril.


Varrel menoleh ke arah Aril,


"apa Ril, kalau mau ngomong cepat dikit"


"Lo mau kemana buru-buru amat Rel"

__ADS_1


"gue mau ngejar Chelsea, dia lagi kesal"


"kesal kenapa?"


"besok gue ceritain, sekerang gue mau ke Chelsea, duluan Ril" ujar Varrel lalu menyalakan motornya dan pergi meninggalkan Aril.


Aril melihat Varrel pergi rasanya sedikit cemas, dia pun mengepal tangannya.


- - -


Chelsea berjalan pelan-pelan sambil terbayang dengan kejadian yang barusan dia lalui dengan Chintya.


"Kak Chelsea gak cocok sama kak Varrel"


ucapan itu terus ada dipikiran Chelsea.


saat dalam perjalanan, Chelsea tak sengaja melihat Tania dengan seorang cowok di samping mobil putih, dia pun penasaran, Chelsea bersembunyi di balik pohon sambil mengintip temannya itu.


"siapa cowok itu?" ucap Chelsea penasaran, karena cowok itu memakai topi dan juga masker sehingga tidak terlihat wajah asli nya itu.


lalu orang itu membuka maskernya dan ternyata Chelsea melihat wajah kakak nya Tania,


"oh kakaknya"


Tania memeluk erat kakaknya itu, perasaan Chelsea mungkin mereka berdua ada masalah? dan hari-hari ini Tania sedikit berbeda dengan yang dulu.


pikiran Chelsea tiba-tiba tertuju pada kertas tadi,


"disaat aku lagi bingung siapa yang ngirim kertas, cuman Lisa doang yang sama kayak aku, sedangkan Tania tidak peduli sama aku, ha apa jangan-jangan??" Chelsea memukul-mukul kepala sambil menutup matanya.


tiba-tiba ada tangan yang memegang pundak Chelsea,


"aahh" teriak Chelsea dan langsung menoleh ke arah belakang, melihat seseorang cowok tengah berdiri sambil tersenyum ke arahnya.


"Siapa Lo?" tanya Chelsea.


"Gue Aril temannya Varrel" ucap Aril sambil memberi tangannya ke arah Chelsea.


Chelsea cuman melihat tangan Aril,


"oh, gue Chelsea istrinya Varrel"


Aril menurunkan tangannya kembali,


"iya gue tau, Lo kenapa ada disini?" tanya Aril.


"gak kenapa-kenapa" ucap Chelsea judes.


tak lama dari itu, Varrel dari depan Chelsea melihat istrinya tengah berdiri bersama cowok, dia pun nyamperin Chelsea.


"Lo sebenarnya cinta sama Varrel?" tanya Aril tiba-tiba.


Chelsea mengerutkan alisnya,

__ADS_1


"kenapa tanya gitu"


"ya gue cuman tanya doang"


"ya gue cin--"


"Chel Lo kemana saja gue cariin Lo" ucap Varrel memotong ucapan Chelsea, lalu melihat ke arah cowok itu, dan terkejut melihat Aril.


"loh Aril, bukannya Lo masih ada diparkiran, kok sekarang? terus motor Lo kemana?"


tanya Varrel.


"gue ngebut tadi Rel, itu motor gue ada disana" tunjuk Aril ke motornya yang tak jauh dari mereka berdiri.


"ohh, Chel ayo pulang Lo jangan pakai kabur-kabur gue capek nyari in Lo" ucap Varrel.


"sebagai gantinya Lo bikinin gue risol mayo nanti malam, mau nggak?" tawar Chelsea.


"iya nanti gue buatin deh, sekarang kita pulang yuk, sebelum gelap" Chelsea tersenyum lalu segera menaiki motor Varrel.


"Aril gue duluan ya" ujar Varrel lalu diberi anggukan Aril.


Aril melihat motor Varrel melaju sampai hilang dimatanya, dia pun melirik ke arah Tania yang tengah ditinggal oleh mobil putih itu, lalu dia pun berjalan sendirian, sedangkan Aril tersenyum sinis.


- - -


Langit mulai gelap, hembusan angin yang sangat kencang hingga tirai rumah bergoyang, Chelsea yang tengah menonton film horor di kamarnya sambil memakan cemilan Snack kesukaannya.


Tak lama dari itu juga, Chelsea yang tengah serius memandang laptopnya, tiba-tiba ada tangan yang meraba rambutnya, sehingga dia menutup mata karena ketakutan, dia pun melirik ke arah sampingnya dengan pelan, dan terkejut melihat wajah Varrel yang sangat dekat dengannya.


"Aaahhh..." teriak Chelsea sambil menutup matanya.


"He he ini gue" ucap Varrel menenangkan Chelsea.


Chelsea membuka matanya lebar-lebar,


"aahh Varrel ngagetin aja deh" Chelsea cemberut lalu melihat ke layar laptop lagi.


Varrel tertawa, sambil memberikan risol mayo buatannya kepada Chelsea,


"nih gue udah bikinin Lo risol mayo"


Chelsea terkejut melihat risol mayo yang begitu banyak,


"Rel Lo mau buat gue gendutan ya?"


"enggak kok"


"ini kebanyakan Rel, gue gak habis lah makan segini banyak nya"


"gak papa lah Chel biar Lo gendut sedikit, hehe"


🥀

__ADS_1


segini dulu saja ya hehe.


like and Comment 👍🏻💬🔥


__ADS_2