
Varrel memasukkan tempat pensilnya ke dalam tas,
"Rel lo mau keparkiran" ucap Dito dari depan pintu kelas Varrel,
"iya Dit"
"oke gue bareng ya, gue tunggu di luar sini" ujar Dito, diikuti Varrel mengangguk menyetujui ucapan Dito,
setelah membereskan tasnya, segera Varrel keluar dan berjalan bersama Dito ke parkiran,
"Ken Ken bangun Lo, Varrel sudah keluar tuh" ucap Bima sambil menyenggol tangan Kenzo karena dia masih tertidur di mejanya,
"ah males gue, besok saja deh" ujar Kenzo malas,
"woy besok sudah libur, Lo mau apa selamanya Chelsea akan jadi milik Varrel" sahut Adit,
Kenzo yang mendengar ucapan Adit langsung terbangun dan berdiri,
"ayo sekarang kita ke Varrel"
mereka bertiga bergegas keluar kelas untuk mencari Varrel.
"gimana ujian susulan nya lancar gak ngerjakannya?" tanya Dito,
"ya gitu deh, lumayan soal Bahasa Inggrisnya" sahut Varrel yang masih melihat lurus ke bawah, memang Varrel sengaja gak melihat lurus ke depan karena sering Varrel dilihat oleh para cewek,
"HAI VARREL" teriak Bella sambil memegang tangan Varrel, sontak Varrel terkejut,
"kak Bella ngagetin gue" ujar Dito sambil memegang dadanya,
"hehe maaf, oh ya rel lo pulang sama Chelsea?" tanya Bella,
Varrel menutup mulut Bella, sambil berbisik di telinga nya,
"ada Dito Bel, dia jangan sampai tahu, belum waktunya"
Dito yang bingung dengan kelakuan mereka berdua,
"kedengarannya tadi kak Bella bilang Varrel pulang sama Chelsea tumben, bukannya mereka saling benci ya" Batin Dito,
Bella langsung mengangguk pelan, dan melepaskan tangan Varrel dari mulutnya,
"tadi kak Bella bilang kalau Lo pulang bareng Chelsea, apa benar?" ujar Dito ingin tahu,
Varrel mengehembuskan nafasnya,
"gue mau cerita sama Lo tentang hubungan gue sama Chelsea selama ini"
"ha maksut Lo? kalian berdua pacaran? sejak kapan?"
"bukan sekedar pacaran tapi-"
"sudah nikah" ucapan Varrel tadi terpotong karena Kenzo sudah mendahuluinya dan berdiri di hadapan Varrel tepat,
"Lo sama Chelsea sudah nikah kan?" tanya Kenzo,
"ha? Lo sama Chelsea sudah nikah rel, kenapa Lo gak bilang sama gue, sejak kapan Lo nikah" sahut Dito,
"nih teman Lo yang berkhianat, Lo sahabatnya kan dan dia gak bilang sama lo, tinggal in teman seperti dia ini" ujar Kenzo memanas manas i Dito,
Bella yang melihat mereka bertengkar semakin takut, dia berlindung dibelakang Varrel, Kenzo yang melihat Bella menyelinap di belakang Varrel langsung bicara,
"tuh lihat Lo punya istri kan, kenapa Lo selingkuh sama kak Bella, sedangkan Chelsea adalah istri Lo, memang cowok gak setia Lo" ujar Kenzo marah,
Varrel gak tahan lama lama berdiri disini, dia ingin cepat cepat pulang karena terus menerus difitnah Kenzo, takutnya dia tidak punya kendali dan takut menghantam pipi Kenzo,
"sahabatnya sendiri saja dibohongi apa lagi sama Chelsea, udah lah rel kalau Lo memang gak suka sama Chelsea mending Chelsea sama gue yang lebih setia dari pada Lo" lanjut Kenzo,
"bukan urusan lo" ucap Varrel cuek lalu pergi meninggalkan Kenzo dkk,
__ADS_1
pundak Varrel dipegang Kenzo, sontak Varrel menoleh,
"tunggu dulu dong gue belum selesai bicara"
"Lo belum bilang ucapan gue tadi, apa Lo benar sudah nikah sama Chelsea"
Varrel bingung dia harus menjawab sekarang atau tidak, dia masih ragu ragu untuk jujur ke Kenzo,
"kalau Lo belum bisa menjawab, berarti gue anggap Lo gak nikah sama Chelsea, sekarang Chelsea milik gue selamanya dan gak ada yang boleh memilikinya termasuk juga Lo" sahut Kenzo lalu memutar balik badannya dan berjalan menjauh i Varrel,
Varrel gak tahan dengan ucapan Kenzo, Chelsea akan menjadi milik orang lain itu sangat menyakitkan, Chelsea istrinya dan tidak ada yang boleh untuk memilikinya,
Varrel berlari ke arah Kenzo memutar balik badan Kenzo yang menghantam pipi Kenzo keras, sampai dia terjatuh.
Bella, Dito, Bima, Adit dan semua yang ada disekolah terdiam karena terkejut melihat Kenzo dihantam oleh Varrel,
"Woy brengsek lo" ujar Kenzo,
"Chelsea adalah istriku, dan gak ada yang boleh untuk memilikinya" ucap Varrel marah,
seluruh murid yang ada disitu terkejut dan masih tidak percaya dengan ucapan Varrel tadi, termasuk juga Dito, Kenzo dkk.
"benar ucapan gue kan, Lo suami dari bunga hati gue, kurang ajar banget Lo ngerebut dia dari Kenzo" ujar Kenzo sambil berdiri,
"kalau Lo memang cinta dengan Chelsea, Lo hajar gue, jika tidak Chelsea milik gue" lanjut Kenzo, membuat Varrel menjadi sangat kesal, dia mengepal tangannya erat erat,
Varrel berlari dan memukul pipi Kenzo yang mulus itu dengan tangannya, tapi Kenzo tidak terjatuh ke lantai melainkan menahan dirinya tetap berdiri sambil memesut mulutnya yang berdarah,
"Bella Lo tunggu disini ya, gue mau panggil Chelsea" ucap Dito, Bella yang masih ketakutan cuman mengangguk, segera Dito berlari mencari Chelsea,
semua yang melihat perkelahian Varrel dan Kenzo takut untuk membantunya karena Kenzo dari dulu tidak mau untuk dibantu termasuk juga teman temannya,
Dito berlari ke seluruh sekolah untuk mencari Chelsea, dan saat di samping lapangan Dito menemukan Chelsea bersama dengan teman temannya berjalan, Dito langsung menuju ke arah Chelsea,
"Chelsea" teriak Dito, sontak Chelsea menoleh,
"Varrel Chel" ujar Kenzo dengan nafas tersendat sendat karena berlari,
"Varrel berantem dengan Kenzo" sahut Dito,
Chelsea membulatkan kedua matanya,
"APA!"
"sekarang Varrel dimana Dit" lanjut Chelsea gugup,
"dia sekarang ada di samping parkiran sepeda"
Chelsea langsung berlari ke arah parkiran sepeda yang tadi diucapkan Dito, di ikuti Lisa, Tania dan juga Dito dibelakangnya,
"Lo bener cinta sama Chelsea ya" ucap Kenzo dengan wajah sinis nya,
tangan Kenzo melayang ke arah pipi Varrel, Varrel pun terjatuh ke tanah, Kenzo menarik kra baju Varrel,
"Lo sudah ngerebut bunga hati gue, yang dari dulu gue selalu menjaga dia, mencintai dia sepenuh hati gue, ternyata malah Lo yang sudah mengambilnya, enak saja Lo" ucap Kenzo marah, lalu menghantam pipi Varrel,
Bella terbujur kaku di sana, dia tidak berani untuk melerai ke dua cowok yang berantem di hadapannya, segera Bella berjalan ke arah teman Kenzo yaitu Adit dan Bima,
"he kalian lerai teman Lo itu, kenapa diam saja sih, kasihan Varrel" ucap Bella,
"biarin saja Varrel, biar dia merasakan marahnya Kenzo, karena salah dia juga kenapa ngerebut Chelsea dari Kenzo" ujar Bima,
"lagian luka seperti itu sudah biasa buat para cowok termasuk juga Kenzo dan Varrel" sahut Adit,
"Gila kalian berdua ya, kalian itu dipengaruhi apa sih sama Kenzo, kalian itu bener bener jahat" ucap Bella marah,
"Minggir minggir" ucap Chelsea yang menerobos masuk dari cela cela para murid yang berdiri disana,
dan betapa terkejutnya Chelsea melihat Varrel sudah terjatuh di tanah dan Kenzo menarik kra baju Varrel,
__ADS_1
"VARREL" teriak Chelsea,
sontak Varrel dan Kenzo menoleh ke arah Chelsea,
"wah kebetulan Chelsea ada disini, kalau Lo benar benar cinta sama dia, tunjukkan kepada gue kemampuan Lo" ujar Kenzo sambil berdiri,
Varrel berusaha berdiri tapi tubuhnya berasa sudah tidak ada tenaga lagi karena pukulan keras dari Kenzo,
"Varrel sudah rel hentikan" teriak Chelsea,
Varrel tidak mau berhenti karena sudah kesal dengan Kenzo, dia pun berdiri meski masih tidak kuat,
"wih masih kuat Lo" ucap Kenzo,
"sekarang kalau Lo tidak kuat lagi mukul gue, Chelsea milik gue" ucap Kenzo,
"Chelsea istri gue" teriak Varrel sambil berlari ke arah Kenzo untuk menghantamnya, tapi tangan Varrel di pegang oleh Kenzo, dan Kenzo berhasil memukul perut Varrel, seketika Varrel terjatuh,
"VARREL" teriak Chelsea segera dia langsung berlari ke arah Varrel yang sudah terjatuh di tanah,
"Varrel Varrel Lo kenapa rel bisa bertengkar sama Kenzo" ucap Chelsea,
"g-gue gak papa kok c-chel" ujar Varrel yang tidak kuat lagi,
"sekarang kita ke rumah sakit ya" ujar Chelsea panik,
"Lisa Tania tolong panggil guru cepat"
Lisa dan Tania mengangguk lalu segera pergi untuk mencari guru,
"Rel lo harus kuat ya, Lo harus tahan, bentar lagi kita ke rumah sakit" ucap Chelsea sambil mengeluarkan air bening di matanya,
Varrel tidak kuat untuk menahan rasa sakitnya ini,
"Varrel" ucap Bella di samping Chelsea,
"ini salah lo, kenapa Lo biarkan Varrel bertengkar sama Kenzo, kenapa Lo diam saja dari tadi, sekarang Lo pergi dari sini" ucap Chelsea marah,
"g-gue minta maaf Chel" jawab Bella,
"C-Chel ini bukan salah Bella, ini salah gue sendiri" sahut Varrel,
"Lo jangan salah in Bella"
Varrel meringis kesakitan, rasanya tubuhnya retak dan nyawanya berasa mau lepas dari badannya,
"kalian kenapa diam saja bantu Varrel ke UKS" ucap Chelsea, segera murid murid yang melihatnya membantu mengangkat Varrel dan membawanya ke UKS, saat semua pergi membawa Varrel, Chelsea berbalik arah ke Kenzo, dia menatap Kenzo dengan tatapan ingin membunuhnya,
"KENAPA LO BERANTEM DENGAN VARREL" ucap Chelsea geram,
"g-gue mau buktikan kalau sebenarnya Varrel bener cinta sama lo atau enggak Chel, gue ingin Lo itu bahagia itu saja" jawab Kenzo,
"Lo mau lihat gue bahagia? tapi dengan cara kekerasan? Lo sudah mau membunuh Varrel, terus gue akan bahagia gitu? maksut Lo apa ha?"
"b-bukan gitu my baby, Varrel sering nyakitin hati Lo, dengan selingkuh dengan Bella, makannya gue gak terima kalau Lo disakitin sama Varrel itu"
"SEMUA INI BUKAN URUSAN LO, LO GAK USAH IKUT CAMPUR" teriak Chelsea lalu pergi meninggalkan Kenzo.
2 cowok yang merebutkan Chelsea.
🥀
panjang banget kan.
ganteng siapa nih, Varrel atau Kenzo?
__ADS_1
Comment ya.
👍🏻💬