
Chelsea akhirnya sudah tiba dirumah orang tuanya, segera dia memasuki rumahnya tersebut, dia berjalan melihat pemandangan taman di rumahnya yang dari kecil dia selalu bermain disana.
Chelsea sangat kangen suasana di rumah sebelumnya ini, berkumpul bersama keluarga tercintanya, selalu bercanda gurau, dan saat ini Chelsea kembali seperti dulu lagi.
Chelsea membuka pintu rumahnya dan melihat begitu sepi didalamnya, entah kedua orang tuanya sekarang dimana? tapi pasti mereka sudah ada dirumah karena jam segini sudah pulang nya kerja mereka.
"Assalamualaikum, mama.. papa.. Chelsea pulang" panggil Chelsea.
terdengar suara langkah dari atas, sontak Chelsea mendongak ke lantai 2, dan melihat mamanya sedang melihat dari atas.
"loh Chelsea sayang kok tiba-tiba kamu kesini?" tanya Anna.
"ceritanya panjang ma, aku masuk ke kamar dulu ya"
"tunggu bentar" ucap Anna dan langsung turun lalu berjalan ke arah Chelsea.
"kamu ngapain bawa koper segala, kamu mau nginep sini sama Varrel, terus Varrel nya dimana?"
"e-enggak ma, aku sendirian kesini"
"kok bisa sendirian? apa yang sedang terjadi sama kamu dan Varrel?"
Chelsea tidak tahan saat mama nya berkata Varrel, dia pun langsung memeluk mamanya, sedangkan Anna masih bingung kenapa putri satu-satunya memeluknya?
"Chelsea kenapa kamu nak, kenapa peluk mama, what happened?"
"Varrel ma... Varrel jahat sama Chelsea"
"jahat? dia berbuat apa sama kamu?"
Chelsea melepaskan pelukannya,
"dia lebih mentingin cewek lain dibanding aku istrinya sendiri"
"m-maksutnya? mama gak ngerti"
"Varrel selingkuh ma sama Chelsea"
"Apa?!" ucap Anna sambil memegang dadanya.
"dia selingkuh sama kamu sayang?" lanjutnya.
sedangkan Chelsea menangis sambil menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
"memang nya kamu punya bukti nya kalau Varrel benar-benar selingkuh?"
"aku lihat dari mata kepalaku sendiri ma, dia itu selalu bersama kak Bella dimana pun dan kapanpun, sedangkan aku di abaikan begitu saja"
"Bella? Bella siapa Chel?"
"gak tau siapanya Varrel, tapi dimana-mana dia selalu bersama Varrel ma"
"oh jadi kamu pergi dari rumah gara-gara masalah ini?"
"iya ma, aku gak mau ketemu Varrel, selama nya juga gak papa"
"Chelsea sayang.. kamu jangan berpikir negatif dulu, belum tentu Bella itu selingkuhan Varrel, atau Bella itu saudara Varrel atau teman dekatnya doang"
"enggak ma, Varrel sama Bella sepertinya punya hubungan spesial, tapi aku nya gak tau"
"ih memang ya keterlaluan Varrel pakai selingkuh, yaudah kamu masuk ke kamar dulu tenangkan dirimu ya" ujar Anna sambil membersihkan air mata Chelsea.
Chelsea menganggukkan kepalanya, lalu berjalan ke arah kamar nya yang sudah lama ia tidak tempati semenjak menikah dengan Varrel.
••••
ke esokan paginya, Chelsea diantar oleh pak Bambang ke sekolah, dia juga sudah kangen tidak di antar jemput sama pak Bambang.
"eh Chelsea kok diantar naik mobil ya?"
"apa jangan-jangan dia bertengkar sama Varrel"
"bisa jadi sih, ya wajar saja, kan mereka terlalu muda untuk menikah, jadi banyak masalah"
"pak nanti jemput aku jam tiga ya" ucap Chelsea dari luar jendela.
"iya non siap"
Chelsea pun dengan santainya berjalan masuk ke sekolah, seperti tidak ada masalah sedikit pun.
tiba-tiba ada yang merangkul pundak Chelsea.
"hai Chelsea selamat pagi" ujar Bella, dan membuat Chelsea terkejut.
"hai" ucap Chelsea datar.
"kok kamu di antar pakai mobil Chel? terus dimana Varrel?" tanya Bella, yang membuat Chelsea ingin marah besar.
__ADS_1
dengan cepat Chelsea melepaskan tangan Bella di pundaknya.
"gak usah cari-cari Varrel, memang wanita murahan"
Chelsea pun berjalan menjauhi Bella dengan wajah yang tidak enak dilihat.
"kok Chelsea gitu, kayak marah sama aku? memang aku pernah salah sama dia?" gumam Bella.
**
saat dilantai dua, Chelsea berpapasan dengan Varrel, dan mereka berdua pun bertatapan mata.
Chelsea menghela nafasnya lalu segera berjalan santai di samping Varrel, lalu Varrel memegang tangan Chelsea yang membuat Chelsea sontak menoleh.
"Chel maafin gue kalau gue ada salah sama Lo"
Chelsea memutar bola matanya,
"gue sudah maafin kok"
Varrel pun tersenyum bahagia,
"oke kalau gitu nanti Lo sudah pulang ke rumah kan?"
"enggak Rel, gue akan tetap tinggal di rumah orang tua gue, kan gue udah bilang kalau Lo sudah selesai menjaga gue selama ini, dan gue sudah bisa hidup mandiri tanpa bantuan dari Lo"
"tapi Chel-"
"udah Rel gue mau ke kelas, bye ya" saat dua langkah berjalan, Chelsea tiba-tiba berhenti lalu berjalan kembali ke arah Varrel.
"ada satu lagi Rel"
"apa?"
"anggap saja kita tidak punya hubungan spesial, anggap saja kita cuman berteman dan gak lebih dari itu"
Chelsea pun berjalan pergi dan memasuki kelasnya.
🥀
huhuhu.
like & Comment untuk cerita kali ini.
__ADS_1
👍🏻💬❣️