I Hate My Husband

I Hate My Husband
57. Akhir Cerita


__ADS_3

Chelsea terus berlari ke arah lantai atas sendiri yang ada disekolah nya, kenapa Chelsea ingin pergi kesana? karena tempat itu jarang didatangi oleh siapapun, jadi Chelsea ingin menyendiri disana.


setelah sampai di lantai atas Chelsea berdiri menatap lurus kedepan, dengan tiupan angin yang mengenai wajahnya, begitu segar udara yang ada di lantai tersebut karena


"Varrel kurang ajar, dia sudah mempermalukan gue didepan semua" gumam Chelsea.


tapi yang gak habis pikir, kenapa tiba-tiba Varrel mengucapkan kalau dia benar-benar cemburu kepada Chelsea.


"Varrel cinta sama gue dari dulu? sejak kapan?" batin Chelsea.


"Gue juga cinta sama Lo Rel" teriak Chelsea sekencang-kencangnya untuk melepaskan rasa kemarahannya kepada Varrel.


"Apa benar begitu"


jlep.


suara itu tidak asing ditelinga Chelsea, dia pun menoleh kearah sumber suara tersebut dengan pelan.


dan betapa terkejutnya Chelsea melihat Varrel sedang berdiri menatap dirinya yang begitu khawatir di wajah Varrel saat ini.


Chelsea langsung mengusap-ngusap air matanya.


"ngapain Lo kesini?" tanya Chelsea judes.


"mau cari Lo Chel"


"Lo gak usah cari gue, gue bukan siapa-siapa lo"


"Lo masih istri gue Chel, dan itu gak akan pernah berubah"


wajah Chelsea langsung memerah bagaikan tomat, lalu dia berpaling muka terhadap Varrel.


"tadi Lo bilang Lo cinta sama gue? apa benar?" tanya Varrel yang sontak membuat Chelsea menatap kembali wajah Varrel.


"i-iya memang k-kenapa?" ucap Chelsea yang dengan santainya mengucapakan nya.


Varrel lalu berjalan ke arah Chelsea dan langsung memeluknya dengan hangat.


"makasih Chel Lo sudah cinta sama gue, gue juga cinta sama Lo Chel"


Chelsea terdiam seribu bahasa, mulutnya juga ingin mengatakan kalau dirinya benar-benar cinta sama Varrel tapi tidak bisa dikatakan.


Chelsea pun membalas pelukan dari Varrel.


"apa Lo janji Rel gak akan ninggalin gue?"


"gue dari dulu kan udah janji sama Lo, kalau gue gak akan pernah ninggalin Lo"


Chelsea melepaskan pelukan Varrel,


"tapi kenapa waktu itu Lo sama Bella?"


"waktu kapan?"


"waktu gue pulang sama Aldo, sebelumnya gue lihat Lo bersama kak Bella"


"oh itu, jadi Bella itu terjatuh dari tangga, temannya manggil gue suruh bantuin, saat gue berjalan dengan Bella itu mau menuju mobil temannya yang masih diambil temannya di parkiran"


Chelsea mengayunkan mulutnya percaya dengan ucapan dari Varrel tersebut.


"gue sama sekali gak ada niatan selingkuh Rel" lanjut Varrel.


"iya Chel benar ucapan Varrel" ucap seseorang dari belakang Varrel, sontak membuat keduanya melihat ke arah suara yang datang dengan tiba-tiba.

__ADS_1


"Varrel gak ada niatan untuk selingkuh sama Lo Chel, jadi Lo gak usah salah paham kepada Varrel" ujar Bella.


**sebelum Bella datang**


saat Chelsea berlari keluar kantin, dan Varrel pun mengejarnya, sementara itu Dito yang gak tau harus ngapain pun terpikir kalau tadi Chelsea sedang cemburu kalau Bella selingkuhan Varrel, segera Dito berlari menuju kelas Bella.


setelah sampai di kelas Bella, Dito pun mencari wajah Bella dan Yap ketemu Bella sedang membaca buku di bangkunya, segara Dito mendekati Bella.


"ka Bella" ucap Dito yang sontak membuat Bella terkejut.


"ada apa Dit? ngagetin gue deh Lo itu"


"jadi kak Bella, Varrel sama Chelsea barusan bertengkar di kantin"


Bella membulatkan matanya,


"maksut Lo? mereka berdua adu mulut?"


"iya kak, tadi gue dengar kalau Chelsea marah gara-gara Varrel selingkuh sama kak Bella, dikira Chelsea begitu"


"Apa?! sekarang mereka dimana?"


"gak tau mereka tadi berlari entah kemana, ayo sekarang kita cari saja mereka berdua"


Bella dan Dito mencari di sudut ruangan, Bella dan Dito mulai berpencar, dan akhirnya Bella menemukan mereka berdua di lantai paling atas.


-balik ke cerita-


Bella berjalan mendekati mereka berdua.


"jadi Lo selalu salah paham sama Varrel dan gue?" tanya Bella kepada Chelsea.


Chelsea tidak menjawabnya tapi cuman menganggukkan kepalanya.


"jadi itu gue sama Varrel cuman sekedar sepupu"


Chelsea terkejut dia sekarang membulatkan kedua matanya.


"ha? jadi kalian berdua sepupu?"


"Iya Chel, kita itu sepupu an, mama Bella adalah kakak dari papa gue" jelas Varrel.


"mulai sekarang udah gak ada lagi kesalahpahaman ya" ucap Bella sambil memegang pundak Chelsea.


"makannya gue selalu bantu Bella karena dia adalah sepupu gue Chel, gue dari dulu nganggep Bella bukan sekedar sepupu, tapi sahabat gue" kata Varrel.


"tapi kenapa kalian gak bilang dari dulu ke gue?" tanya Chelsea sedih.


"gue mau bilang sama Lo Chel, tapi Lo selalu memotong pembicaraan" sahut Varrel.


"sekarang udah jelas ya, kalian berdua gak usah bertengkar lagi, gue berdoa semoga hubungan kalian langgeng ya" ujar Bella lalu memeluk Chelsea setelah itu menepuk pundak Varrel.


"gue balik ya" ucap Bella lalu segera meninggalkan Chelsea dan Varrel di atas.


sekarang kini tinggal mereka berdua di atas dengan angin yang terus berembus di badan mereka.


"Lo sekarang percaya kan sama gue" ujar Varrel dengan tatapan serius ke arah Chelsea.


lalu Chelsea mendongak ke arah wajah Varrel,


"gue percaya sama Lo Rel" ujar Chelsea sambil tersenyum tipis.


Varrel sekarang tersenyum sangat bahagia karena Chelsea sudah percaya dengan ucapannya, lalu segera Varrel memeluk Chelsea dan Chelsea pun membalas pelukan dari Varrel.

__ADS_1


"gue gak akan pernah ninggalin Lo Chel, gue janji itu, karena gue Cinta sama lo, I Love You My Wife"


Chelsea tersenyum bahagia sambil mengeratkan pelukan nya terhadap Varrel.


"I Love you too Rel, I love you my Husband"


udara yang begitu dingin di atas ini, menjadi hangat seketika karena pelukan dari orang yang kita sayang selama ini.


mereka berdua melepaskan pelukannya, sambil Varrel memegang pipi Chelsea yang sangat imut tersebut dengan tersenyum.


tiba-tiba mata Chelsea kemasukan debu, yang membuat Chelsea mengusap-usap matanya.


"aduh aduh sakit" ucap Chelsea, lalu Varrel melihat wajah Chelsea.


"kenapa?" tanya Varrel khawatir.


"mataku sakit, kemasukan debu" jawab Chelsea.


"sini aku tiupin" kata Varrel lalu Chelsea menatap sebelah mata ke arah Varrel.


segera Varrel membuka sedikit mata Chelsea dan meniupnya dengan pelan.


setelah selesai Chelsea akhirnya bisa membuka matanya.


"udah gak sakit?" tanya Varrel.


"udah kok" jawab Chelsea, dan jantung Chelsea dag dig dug karena wajah Varrel sangat dekat dengan dirinya.


Varrel menatap kedua mata Chelsea yang indah lalu melihat wajah mulut Chelsea yang kecil tersebut.


dengan perlahan Varrel mendekati mulut Chelsea, dan Chelsea cuman bisa menutup matanya, dan akhirnya kedua mulut tersebut bersentuhan, ini dia ciuman pertama Chelsea kepada seorang cowok yaitu suaminya sendiri, begitu dengan Varrel dia baru pertama kali mencium seorang cewek.


Varrel memegang tengkuk Chelsea dan mencium bibir Chelsea yang mungil terebut, Chelsea juga dia memegang bahu Varrel.


kring... kring... kring...


suara Bel yang membuat pasangan yang sedang bermesraan di atas langsung terkejut dan melepaskan ciumannya tersebut.


sekarang mereka berdua tangah dilanda ********, wajah mereka berdua memerah bagaikan kedua tomat.


Chelsea melirik ke arah Varrel yang tengah menatap kebawah sambil membenarkan bajunya yang asli tidak berantakan sama sekali.


"Chel" panggil Varrel,


Chelsea menatap mata Varrel,


"apa Rel"


"m-maafin gue ya yang barusan" ujar Varrel gugup.


"gak papa kok Rel, lagian kita kan udah suami istri" jawab Chelsea sambil tersenyum tipis.


dibalas Varrel dengan senyuman,


"iya yah, yaudah kita turun yuk, sudah bel"


Chelsea menganggukkan kepalanya lalu berjalan berdua dengan Varrel sambil bergandeng tangan.


🥀


TAMAT


Ditunggu season 2 ya, makasih sudah membaca novel ini.

__ADS_1


saya sebagai Author undur diri dulu, bye bye👋🏻.


__ADS_2