
Varrel menatap Chelsea tajam, tetapi Chelsea tidak berani melihat mata Varrel dia hanya menunduk sambil menggigit bibir bawahnya.
"Chel lihat aku!" ujar Varrel, membuat jantung Chelsea berdebar kencang.
"Chel lihat aku Chel!" Varrel memanggil Chelsea sekali lagi, tapi Chelsea tetap tidak mau menatap wajahnya sama sekali, dia terus menundukkan kepalanya.
"Chelsea tau Varrel akan marah, maaf in gue Rel, tadi itu keceplosan, gue memang bener gak sengaja, Chelsea janji gak akan ngulanngin perbuatan kayak tadi"
Chelsea mendongak ke atas dengan pelan mencoba menatap mata Varrel,
"maaf ya Rel"
Varrel mengerutkan alisnya bingung,
"bukan itu Chel, itu kran airnya gak dimatikan apa?" ucap Varrel sambil menunjuk selang air yang masih mengeluarkan air.
"Lo bikin buang air-air saja"
Chelsea membulatkan bola matanya melihat jalanan sudah dipenuhi air dari kran air Chelsea, dia langsung berlari ke arah taman dan segera mematikan kran air.
Varrel menggeleng-gelengkan kepalanya, sementara tukang sayur itu tertawa terbahak-bahak melihat aksi lucu dari Chelsea.
"ya ampun neng, makannya jangan ceroboh haha" ujar tukang sayur, sementara Chelsea melotot ke arah tukang sayur itu sambil jarinya menunjuk ke arah wajah tukang sayur itu, lalu tukang sayur itu berhenti tertawa sambil membungkam mulutnya.
"pak saya beli telur sama cabe" kata Varrel.
"oh engge mas, telur berapa kilo sama cabe berapa?"
"telur lima butir sama cabe setengah ons"
sementara Chelsea masih jongkok dipinggir kran air dengan melamun memikirkan Varrel,
"Varrel marah sama aku?"
batin Chelsea.
tukang sayur itu melihat ke arah Chelsea,
"mas itu adiknya nggak mau beli sayur juga?"
Varrel menoleh ke arah Chelsea yang tetap masih jongkok di samping kran air, lalu kembali melihat ke depan,
"dia bukan adikku"
tukang sayur itu terkejut,
"lah terus itu siapanya teh, pacarnya?"
"istri"
"haaa?! ih mas iki wajahe enom ngene kok wes due bojo iku lo" (b.jawa)
"iya mang, saya nikah muda sama dia"
"sejak kapan teh, mamang penasaran dadie"
lalu datanglah Tante Aca didepan Varrel yang juga ingin belanja sayur,
"eh Varrel belanja juga, Chelsea nya mana?" tanya Tante Aca, lalu Varrel menunjuk Chelsea,
"itu Tante"
"eh dia ngapain disitu?" tanya Tante Aca bingung melihat Chelsea jongkok dipinggir kran air.
"Chel dicari Tante Aca" panggil Varrel membuat lamunan Chelsea berubah dan melihat ada Tante Aca di depan Varrel.
wajah Chelsea yang tadi murung menjadi gembira karena melihat Tante Aca, dia langsung berlari dan sekarang tengah berdiri di samping Tante Aca,
"hai Tante Aca"
__ADS_1
"halo Chel, tadi kamu ngapain jongkok disitu?"
Chelsea malu karena baru sadar kalau dari tadi dia jongkok di samping kran air sambil melamun kayak orang gila,
"oh itu hehe.. tadi aku habis matikan kran air terus melamun"
"ini mas telur sama cabe nya, semua totalnya 20 ribu" Varrel mengambil uang di saku celananya lalu memberikan kepada tukang sayur.
"loh Rel kan telur sama cabe nya masih banyak di kulkas, ngapain beli lagi"
"udah tinggal dikit Chel, ayok masuk" suruh Varrel tapi Chelsea menggelengkan kepalanya,
"aku mau ngomong bentar sama Tante Aca"
Varrel juga melihat sepertinya memang Tante Aca ini orangnya baik dan juga ramah, jadi dia agak tenang menjaga Chelsea,
"yaudah gue masuk dulu" ucap Varrel lalu masuk kedalam rumahnya.
setelah sampai di dapur, Varrel menaruh bahan-bahan yang sudah dibeli tadi, lalu terdengar suara pesan dari ponselnya, segera dia mengambilnya di atas meja ruang tamu lalu melihat isinya dari nomor tidak dikenal.
+62********
Lo Varrel kan?
salam kenal
gue udah lama tertarik sama Lo
eh ternyata Lo udah nikah ya
gue gak bisa dapetin Lo
tapi gue juga bisa merusak orang yang dekat dengan lo
Varrel mengerutkan alisnya, berani-beraninya dia meneror dirinya sampai bawa-bawa orang terdekatnya.
Siapa ini
Lo gak usah tanya dari siapa
yang penting kalau Lo gak mau orang terdekat Lo kenapa2
putuslah hubungan dengan Chelsea
atau enggak Chelsea akan DIE!
Gila Lo
siapa ini?
kalau enggak mau jawab gue akan lapor Lo ke polisi
Lapor saja
gue gak masalah
asalkan kalau Lo lapor nyokap Lo dan Chelsea akan lenyap
haha
kalau Lo bilang ke Chelsea tentang ini
hidup istri Lo gak akan pernah bahagia
😏
lalu Chelsea masuk kedalam dengan wajah tersenyum bahagia,
"Varrel" panggil Chelsea, lalu mata Chelsea tertuju pada Varrel yang tengah serius memandangi ponselnya.
__ADS_1
Chelsea berjalan ke arah Varrel,
"Varrel" panggil Chelsea, tapi Varrel terus melihat ke arah ponselnya,
"Varrel gue mau ngomong" tetap tidak ada respon dari Varrel,
"ih Varrel Chelsea di cuek i" ucap Chelsea kesal lalu mencoba mengintip layar ponsel dari Varrel, karena penasaran ada apa di ponsel Varrel sampai dia dicueki seperti ini.
"ada apa sih serius amat" saat Chelsea mengintip ponsel Varrel, tiba-tiba Varrel memalingkan layar depannya lalu memasukkan kedalam saku celananya.
"ada apa sih rel, dari tadi aku di cueki mulu"
Varrel tersenyum paksa sambil mengelus rambut Chelsea,
"gak ada apa-apa sayang, maaf tadi aku cuek i, Lo mau ngomong apa?"
"em Lo belum cerita soal mami kemaren, sebenarnya apa yang terjadi?"
"lebih baik duduk saja sini" suruh Varrel untuk duduk di kursi ruang tamu, mereka berdua pun duduk bersebelahan.
setelah itu Varrel menceritakan semua kejadian mama nya kepada Chelsea,
"oh gitu, terus sekarang mami nggak kenapa-napa kan"
"iya aku suruh mama buat selalu istirahat, dan jangan terlalu memikirkan apa-apa, oh ya kamu di bikinin baju dari mama loh"
"oh ya, mami baik banget deh, terus mana bajunya?"
"ya belum jadi lah, nanti kalau jadi pasti dikabari kok, biasnya baju bikinan mama bagus-bagus, ini saja bajunya dibikinin sama mama" ujar Varrel sambil menunjuk baju yang sekarang dia gunakan.
"wah bagus banget Rel, ada tulisannya Varrel pakai benang juga, pasti susah bikinnya"
kata Chelsea sambil memegang-megang baju Varrel, tak sengaja Chelsea terkejut menyentuh perut Varrel dan merasakan banyak kotak-kotak di perutnya.
Varrel melihat Chelsea terdiam,
"kenapa Chel?"
lalu Chelsea menatap pelan wajah Varrel,
"perut lo kotak-kotak ya rel?"
"Lo kan pernah lihat Chel masak lupa"
Chelsea mengedipkan matanya memikirkan ucapan Varrel itu, dan benar dia pernah melihat tubuh Varrel waktu itu,
"mau lihat lagi" Varrel perlahan membuka bajunya, tapi Chelsea menutup matanya.
"belum dibuka udah tutup mata, nih lihat udah dibuka" ucap Varrel berbohong yang asli dia belum buka bajunya.
Chelsea menggelengkan kepalanya,
"gak mau mataku masih suci" ucap Chelsea yang masih menutup matanya, sementara Varrel tertawa melihat kelakuan Chelsea.
Lalu Varrel berhenti tertawa karena terpikir pesan tadi, kalau dia harus putus hubungan dengan Chelsea, jika tidak hidup Chelsea tidak akan bahagia selamanya.
"gue gak mau sampai keluarga gue kenapa-napa apa lagi Chelsea"
batin Varrel.
bonus foto selfie Varrel & Chelsea biar kalian tidak lupa dengan wajah mereka hehe.
🥀
like and Comment untuk episode ini
__ADS_1
👍🏻💬🔥✨