
Sementara diwaktu yang bersamaan, dirumah Tiara, dia sedang mengambil baju masa kecil Varrel yang ada di gudang, dia juga berkeinginan memberikan baju ini kepada orang yang membutuhkan, atau anak panti asuhan, seketika dia langsung membayangkan kejadian dulunya bersama Varrel.
*flashback Tiara*
pada suatu hari, seorang wanita tengah melahirkan dirumah sakit, nama wanita itu adalah Tiara, dengan penuh perjuangan dia berusaha mengeluarkan bayi yang ada diperutnya, meski sekelilingnya tidak ada yang membantunya untuk berjuang.
Sementara suaminya kerja diluar negri untuk mengikuti perang di negara itu, karena dia menjadi TNI angkatan darat, didalam hati Tiara itu berkata saat melahirkan bayinya,
"aku harus berjuang demi bayi kita, setelah keluar kamu akan bahagia suamiku"
batin Tiara.
Dan keluarganya tidak mengetahui akan Tiara sedang lahiran, karena dia tidak sempat menghubungi orang tuanya atau juga keluarganya, karena ini datang tiba-tiba, dia dibantu tetangganya ke rumah sakit.
tak lama dari perjuangannya, dia pun melahirkan bayinya, dokter dan suster sangat bahagia melihatnya.
"Bu, kelaminnya laki-laki" ucap Dokter, sedangkan Tiara tersenyum bahagia sambil mengeluarkan banyak keringat yang membasahi tubuhnya.
beberapa hari kemudian Tiara sedang menggendong bayinya yaitu Varrel di ruang tamunya, meski rumahnya sekarang sepi tidak ada suaminya disana, tetapi Tiara tetap berusaha bahagia untuk membahagiakan anak pertamanya ini.
"andai kamu mas udah ada di sampingku melihat anakmu sudah lahir" gumam Tiara.
5 tahun kemudian, Tiara merasa sangat cemas karena suaminya tidak pulang sama sekali sampai 5 tahun ini, dia pun mencoba menghubungi suaminya, tapi tidak diangkat, dia mencoba tenang dan berpikir positif.
"Mama... ada olang..." panggil Varrel dari luar rumah yang sedang bermain mobil-mobilan.
Tiara mendengar panggilan anaknya, segera dia berjalan keluar dan melihat ada teman suaminya yang masih memakai baju tentara seperti yang dipakai suaminya.
"loh Dani, kenapa Dan datang kesini? terus suami saya dimana? aku telfon dia tidak mengangkatnya" ujar Tiara.
"anu.. saya mau ngasih kabar" kata Dani (papa Chelsea)
"Kabar apa?"
Dani membuang nafasnya besar-besar,
"sebelumnya saya minta maaf tidak mengabari kamu"
"Apa Dan? dimana suamiku sekarang? dimana dia?"
"suamimu... gugur dalam perang Ra"
jantung Tiara ingin berhenti setelah mendengar ucapan dari Dani, dia pun menutup mulutnya dengan tangannya sambil mengeluarkan air mata.
"enggak.. ini gak mungkin.. pasti kamu berbohong kan?" Tiara masih sangat tidak percaya dengan ini.
"saya tidak berbohong, besok jenazah suamimu akan dibawa ke Indonesia, kamu yang sabar ya Tiara"
Tiara menangis tersedu-sedu sampai dia duduk dibawah, tak menahan jantung yang sesak seketika, Varrel yang tengah bermain dihalaman terkejut melihat mamanya sedang nangis, dia pun berjalan ke arah mamanya.
"mama napa nangis?" tanya Varrel, Tiara langsung mengusap air matanya dan menatap Varrel,
"enggak sayang mama gak nangis kok"
"mama, papa kapan pulang ya?"
__ADS_1
seketika badan Tiara merasa sangat lemas mendengar pertanyaan dari Varrel.
"Varrel ingin bertemu papa ma, semua teman Varrel punya papa, kenapa papa Varrel tidak ada ma?"
Tiara gak tahan untuk menangis dia pun langsung memeluk Varrel, sedangkan Varrel juga tengah bersedih karena papanya tak kunjung datang ke rumah nya.
3 tahun kemudian setelah meninggalnya papa kandung Varrel, kini mama Tiara menikah dengan teman nya Dani yang juga seorang duda, dia diperkenalkan Dani dan mereka juga sangat cocok.
*flashback Off*
jeglek.
pintu kamar nya terbuka dan melihat Bima masuk kedalamnya dan seperti mencari-cari sesuatu.
"papa cari apa?" tanya Tiara.
"papa mau cari berkas amplop biru, mama tau?"
"oh itu, udah aku masukkan ke dalam tas papa" sontak Bima terkejut,
"mama sudah baca"
Tiara mengerutkan alisnya,
"belum pa, mama kirain itu penting makannya langsung mama masukkan kedalam tas papa"
Bima menghela nafasnya lega,
"syukurlah, yaudah papa berangkat dulu ya"
"hati-hati pa"
"pa tunggu" langkah Bima berhenti dan langsung menoleh kebelakang.
Tiara pun berdiri dan berjalan ke arah Bima,
"kenapa mama gak boleh lagi kerja di perusahaan papa? apa yang terjadi?"
"ma.. ini demi kebaikan mama dan papa"
"tapi itu alasan yang tidak jelas pa, mama ingin tau apa yang membuat papa sampai berubah seperti ini, mama juga ingin kerja pa buat biayai hidup kita dan Varrel"
"sudah ma, papa sebagai kepala keluarga bisa bekerja sendiri, dan cukup istri itu kerjanya dirumah"
"tapi pa--"
"udah lah ma, papa capek dengar pertanyaan mama tentang tidak bekerja, sekarang gaji papa gak cukup untuk biaya kita sehari-hari?"
"c-cukup"
"yaudah kalau cukup, mama diam gak usah berkata lagi" Bima langsung pergi begitu saja setelah membentak Tiara, dan Tiara cuman menghela nafasnya.
_ _ _
Varrel yang tengah memasuki kelas melihat tepat didepan pintu kelasnya ada tiga cewek yang berpakaian tidak cocok untuk dipakai disekolah, karena rok yang menunjung ke atas, baju yang pas body dan ber makeup menor layaknya tante-tante, Varrel tidak mengenali.
__ADS_1
"apa itu yang di bilang Chelsea? si cewek lipstik merah?" batin Varrel, dia pun tidak memperdulikannya, dia tetap lurus berjalan,
"minggir" ujar Varrel dingin, karena ketiga cewek itu menghalangi dia masuk kelas.
"Lo kan yang namanya Varrel?" tanya Chintya.
"iya"
"Lo ganteng, gue suka lo, perkenalkan nama gue Chintya" Chintya memberikan tangannya kepada Varrel untuk berkenalan.
Varrel cuman melirik tangannya itu,
"gue gak mau kenal sama Lo, sekarang minggir gue mau masuk"
"ets tunggu dulu, semua cowok ganteng yang ada disekolah ini, harus berkenalan dulu dengan ku, cuman Lo yang belum"
Varrel menghela nafasnya besar,
"gue udah bilang gak butuh"
Aril yang dari dalam kelas melihat keributan di depan segera dia melihatnya dan mendapatkan Varrel tengah digoda oleh tiga cewek.
"Hey-hey kalian ngapain didepan pintu sini" ucap Aril, membuat ketiga cewek itu menoleh.
"so what?" ucap Chintya.
"Lo menghalangi dia untuk masuk ke kelasnya"
"bentar Lo juga ganteng, perkenalkan dulu ke gue siapa nama Lo"
"Gue gak suka cewek, gue mending suka sama cowok" tegas Aril.
semua yang mendengarnya terkejut,
"ha?" Chintya bingung.
"ma-maksutnya gue.. lebih suka berteman dengan cowok dari pada sama cewek gitu maksut gue" jelas Aril.
"sekarang minggir, kasihan Varrel mau duduk" tangan Aril menarik tangan Varrel dan akhirnya Varrel bisa masuk kedalam.
"Varrel ganteng, kalau Lo suka sama gue, hubungi gue ya" teriak Chintya dari belakang sementara Varrel bodo amat.
Chintya berjalan ke kelasnya sambil berbicara tentang Varrel,
"gila Varrel ganteng banget sumpah" ucap Chintya, sementara Aldo mendengar
"memang ganteng banget, dari dulu semenjak Varrel datang kesekolah ini banyak yang suka Lo sama dia" ujar Lia.
"tapi masalah nya kenapa dia udah punya istri sih, gue gak terima banget kalau cowok ganteng punya pacar atau juga istri kayak ini"
"kita kerjain saja istrinya kalau gitu, kita bikin dia dipermalukan, gue juga kesal sama dia Chin karena dia sudah merebut Varrel" suruh Yuna.
"wah bener juga ya, si Chelsea itu kan, baru mulai tadi mencoret mukanya, tapi gue ingin dia dipermalukan seluruh sekolah, memang dia cantik, tapi mulai sekarang gue akan paling cantik disekolah ini" ucap Chintya sambil mengepal tangannya.
🥀
__ADS_1
mulai deh😫
like & Comment😘