I Hate My Husband

I Hate My Husband
46. ketemu dia


__ADS_3

"oh iya Varrel kamu sudah sembuh dari sakit?" tanya Anna,


Varrel mengangguk,


"iya mi sudah sembuh kok"


"maaf ya mami sama papi banyak pekerjaan jadi gak sempat buat jenguk kamu"


Varrel tersenyum,


"gak papa kok mi lagian cuman sakit sedikit"


"Varrel kamu udah mulai cinta sama Chelsea?" tanya papa Dani yang membuat Varrel terkejut,


Varrel malu kalau dirinya sudah mulai ada rasa suka dengan Chelsea, mulutnya melarang untuk berkata, dia sekarang menundukkan kepalanya.


"biarkan Varrel saja yang langsung mengungkapkan nya kepada Chelsea" ujar papa Bima yang membuat hati Varrel sedikit tenang.


Chelsea datang dengan membawa lima cangkir teh yang sudah dia buat, dia menaruhnya di depan meja mereka.


mereka semua pun meminumnya,


"wah enak Chel tehnya, kamu buat sendiri ini" tanya mami Tiara,


"iya lah mi, kan disini gak ada siapa-siapa kecuali Varrel" ujar Chelsea,


" mama sama papa sudah mendengar cerita Varrel dipukul sama Kenzo" kata mama Anna,


lalu Chelsea melirik ke arah Varrel yang juga melihatnya, lalu melihat kembali mamanya,


"ya begitulah lah ma" ucap Chelsea dengan nada sedihnya,


"terus seluruh sekolah sudah tahu kalau aku sama Varrel sudah menikah" lanjut nya,


"loh memang selama kamu nikah sama Varrel, gak ada yang tahu statusmu?"


"iya ma, aku sama Varrel gak pernah ngomong sama siapapun tentang hubungan kita, karena kita malu, sebelumnya kita selalu musuhan dan saling benci, jadi kita merahasiakan ini semua, karena kalau enggak bisa-bisa kita jadi bahan gosip di sekolah" jelas Chelsea,


"hm kirain papa kamu sama Varrel sudah cerita ke semua kalau kamu istrinya Varrel ternyata enggak, yaudah gak papa yang penting sekarang kalian gak musuhan lagi kan?"


Chelsea melirik lagi ke arah Varrel, Varrel tersenyum tipis,


"enggak kok pa, kita sudah baik-baik saja"


orang tua Varrel dan Chelsea melihat satu sama lainnya dengan tersenyum-senyum, Varrel dan Chelsea bingung terhadap senyuman mereka ber empat,


"kenapa kalian senyum-senyum gitu, ada yang salah sama Chelsea" tanya Chelsea yang masih bingung


"e-enggak gak ada apa-apa kok sayang" ucap mami Tiara.


~~


18.00


Chelsea dan Varrel bersiap-siap untuk pergi ke mall untuk jalan-jalan karena besok sudah sekolah, jadi mereka berdua menghabiskan waktu liburan sebelum sekolah.


"Rel Lo lama amat sih dikamar mandi, gue kebelek pipis nih" kata Chelsea kesal,


"Lo bertapa ya didalam" teriak Chelsea yang sudah siap dari tadi,


lalu Varrel keluar dan masih memakai pakaian rumah,


"ya ampun Rel didalam tadi Lo ngapain aja, masih pakai baju ginian"


Varrel menghela nafasnya, lalu membuka bajunya di depan Chelsea, Chelsea yang melihatnya terkejut sambil membulatkan bola matanya,

__ADS_1


"Lo mau ngapain Rel" ujar Chelsea gugup,


Varrel menatap kembali Chelsea,


"gue mau ganti baju lah" ucapan Varrel dengan wajah dingin nya, ekspresi Varrel kapan pun dan dimana pun selalu dingin.


Chelsea segera berpaling muka dan duduk kaku di atas kasurnya, dia masih bingung dengan Varrel.


"kenapa Varrel sudah mulai nekat kayak gini sih" batin Chelsea.


mata Chelsea sangat ingin melirik ke arah Varrel, tapi dia mencoba untuk menahannya karena takut dosa.


eh dosa? enggak lah kan Chelsea sudah menikah dengan Varrel ngapain dosa, tapi entah Chelsea belum siap untuk melihat badan Varrel, nunggu kalau dia sudah siap saja.


"Lo sengaja ya buat gue baper" ujar Chelsea yang tidak menatap Varrel sama sekali,


"enggak, baju gue ada diluar, Lo saja yang gak keluar" ujar Varrel datar,


Chelsea membulatkan kedua matanya lagi, benar kata Varrel, seharusnya saat Varrel membuka baju dia harus keluar, tapi malah dia tetap duduk di kasur, Aneh.


"ayok berangkat" ucap Varrel sambil melihat Chelsea yang masih melamun menatap lurus ke depan,


"hey" panggil Varrel, sontak membuat lamunan Chelsea berhenti mendengar panggilan dari Varrel,


"yok berangkat keburu terlalu malam"


"oke oke" ujar Chelsea salah tingkah, lalu berjalan mendahului Varrel.


°°°


setelah sampai di Mall, Chelsea berjalan berdampingan dengan Varrel.


"Rel kita belanja yuk" suruh Chelsea,


"belanja apa?"


"oke"


mereka berdua masuk ke toko pakaian, Chelsea sangat senang kalau dia memilih baju, sementara Varrel biasa saja melihat pakaian, karena dari dulu pakaian yang dia selalu kaos polos dan juga cuman jaket atau juga sweater, Varrel tidak suka dengan pakaian yang terlalu banyak gambar.


"Rel sini deh" panggil Chelsea segera Varrel mendekati Chelsea,


"baju ini bagus gak menurut Lo?"


Varrel melihat baju yang di pegang Chelsea, dia melihat baju nya terlalu terbuka buat Chelsea,


"jelek Chel, baju ini terlalu terbuka"


Chelsea cemberut,


"tapi lucu Chel kalau gue yang pakai"


"ngapain badan lo ditunjukkan ke orang-orang, dosa Chel"


"hmm"


"Lo harus nurut ucapan suami, karena kalau enggak gue juga ikut dosa, Lo mau apa gue masuk neraka bersama Lo"


"iya iya deh iya.." ucap Chelsea dengan mengayunkan mulutnya,


"mendingan Lo pakai lengan panjang atau lengan pendek, lebih tertutup"


tak lama dari itu Chelsea sudah membawa dua baju yang Varrel juga suka dengan bajunya.


"Rel Lo gak mau beli baju, itu banyak diskon loh"

__ADS_1


"enggak deh"


Chelsea gak berpikir panjang dia memegang tangan Varrel lalu membawanya ke tempat pakaian cowok.


Chelsea melihat lihat pakaian cowok, dia sudah lama tidak pernah memilih pakaian cowok, terakhir bersama dengan ayahnya, sekarang dia sudah menikah dan harus memilih pakaian untuk Varrel.


saat memilih milih baju, Chelsea tertuju dengan jaket berwarna coklat, saat tangan Chelsea memegang jaket tersebut, tiba-tiba ada tangan lagi yang memegang jaket tersebut, Chelsea sontak melihat ke depannya.


dan betapa terkejutnya dia melihat Aldo ada di hadapannya sekarang.


"Aldo?"


"Chelsea?"


"ngapain Lo kesini?"


"gue juga mau tanya sama Lo, kenapa Lo ada di tempat pakaian cowok?"


"bukan urusan Lo"


saat Chelsea berbalik badan ada Varrel yang sedang menatap bingung ke arahnya,


"ada apa Chel?" tanya Varrel,


Aldo melihat ada cowok yang memanggil dengan sebutan Chelsea,


"oh jadi kamu udah ada yang baru Chel?" tanya Aldo, lalu Chelsea berbalik badan lagi menghadap Aldo,


"siapa cowok ini?" batin Varrel.


"Chel tolong Chel, gue mau ngejelasin ini semua, dan Lo pasti punya cowok baru buat move on kan sama gue, tapi ingat Chel, gue masih cinta sama Lo" jelas Aldo, yang membuat Varrel terkejut setengah mati, dia pun mengepal tangannya,


"Lo gak usah ikut campur lagi urusan gue ya Al" ujar Chelsea marah,


"gue harus ikut campur Chel, gue tahu Lo pasti masih cinta sama gue, gue yang selalu nungguin kehadiran Lo, malah Lo sudah bersama cowok lain"


"ha maksutnya apa ini semua?" batin Varrel yang masih bingung oleh cowok tersebut dengan Chelsea,


"apa? gue gak salah dengar ya? Lo nungguin gue? sejak kapan Al gue tanya? malah Lo yang gak pernah ingin hadir lagi di kehidupan gue"


"makannya Chel biar Lo gak salah paham lagi, gue mau ngejelasin semua"


"gak butuh penjelasan dari Lo, semua sudah jelas di mata gue, sekarang gue sudah punya yang lain"


"memang siapa cowok ini?"


"Dia Suami Gue" ujar Chelsea, yang membuat Aldo tertawa terbahak bahak,


"Chel gak mungkin kan Lo udah nikah, Lo mau buat gue cemburu kan, lagian Lo dulu cinta mati sama gue dan-"


plak


Chelsea menampar pipi Aldo, Varrel terkejut, sebenarnya siapa cowok ini yang membuat Chelsea marah besar.


"apa jangan-jangan cowok ini yang pernah di ceritakan Chelsea yang pernah nyakitin hatinya" batin Varrel.


"itu semua masa lalu gue, dan itu semua gak akan kembali lagi di kehidupan gue, ingat perkataan gue" ucap Chelsea lalu berlari meninggalkan Aldo, di ikuti Varrel dari belakang.


"suami Chelsea? gue gak akan pernah nyerah buat dapatin Chelsea kembali, meski dia sudah menikah" gumam Aldo.


🦋


haduh capek ngetik nya guys, sampai mataku mulai buram.


yang asli cerita ini sudah mau selesai dari dulu, tapi aku nya juga gak mau selesai, makannya mau aku tambahin lagi biar lama hehe. apa kalian juga seperti saya tidak mau selesai dulu atau sebaliknya?

__ADS_1


💬👍🏻


__ADS_2