I Hate My Husband

I Hate My Husband
55. baru sadar


__ADS_3

Chelsea duduk di bangkunya dengan wajah cemberut, yang membuat kedua temannya bingung apa yang sedang terjadi dengan Chelsea?


"Chel wajah Lo kenapa kok ga enak gitu?" ujar Lisa.


"masih pagi Chel udah cemberut saja, memang ada apa? karena Varrel?" lanjut Tania yang membuat Chelsea menatap kaget ke wajah Tania, sontak Tania terkejut karena tatapan Chelsea yang tiba-tiba seperti itu.


"Lo kok bisa tau?"


Tania mengedipkan matanya,


"ya kan gue tanya Chel, kok dibalas tanya"


"oh kirain"


"jadi benar Lo bertengkar sama Varrel? tentang masalah apa?" ujar Lisa sambil mendekati Chelsea.


"Varrel selingkuh"


"APA?!" teriak Lisa yang membuat Chelsea langsung menutup mulut temannya tersebut.


"gak usah keras-keras Lis" bisik Chelsea, lalu di beri anggukan Lisa segera Lisa melepaskan tangan Chelsea yang ada di mulutnya tersebut.


"jadi Lo kok bisa tau kalau Varrel selingkuh, memang nya Lo punya bukti?" tanya Tania.


"meski gue gak punya bukti yang jelas, tapi dilihat dari mata kepala gue sendiri, Varrel selalu bersama Bella"


"eh iya gue sering lihat sih kalau Varrel itu sering bersama Bella dibanding Lo, tapi gue lihatnya di sekolah terus, kalau diluar gak tau juga" jelas Lisa, yang membuat hati Chelsea semakin sedih.


"bener-bener ya kak Bella itu cewek murahan banget, udah tau kalau Varrel sudah punya istri dideketin mulu" balas Tania geram.


setelah cerita panjang lebar tentang kejadian dimana Chelsea sudah tidak tinggal lagi bersama dengan Varrel kepada kedua temannya tersebut.


"gue sih sepimikiran sama Lo Chel, mending gue nenangin hati gue dulu biar gak sakit hati terus-terusan" sahut Tania.


"Lo yang sabar ya Chel, gue doain semoga kedepannya Lo sama Varrel cepat membaik ya"


"iya guys makasih ya atas sarannya"


balas Chelsea dengan tersenyum bahagia.


"oh ya Lo tau gak?" tanya Lisa.


"gak tau" ucap Chelsea cepat.

__ADS_1


"iihh kan gue belum bilang, kalau Kenzo sekarang sudah dikeluarkan dari sekolah Lo"


"ha? kok bisa? gara-gara apa?" tanya Chelsea terkejut.


"yah gara-gara dia berantem sama Varrel waktu itu loh, kan yang salah Kenzo sampai bikin Varrel pingsan" jelas Lisa.


"terus katanya orang tua dari Kenzo juga ingin memindahkan Kenzo dari sekolah ini, ya karena dia tambah nakal kalau di sekolahnya ini" lanjut Lisa.


Chelsea tertawa mendengarkan ucapan dari Lisa.


"haha kasihan banget si Kenzo, gue sih happy happy saja kalau si Kenzo itu dikeluarkan dari sekolah, karena sekarang sudah tidak ada lagi pengganggu"


"bener juga sih haha".


_____


waktu istirahat telah tiba, dimana murid-murid memulai aktivitasnya lagi, seperti ke kantin atau bermain di lapangan, tapi bagi Varrel dia berbeda dengan murid yang lain, dia lebih tetap menyendiri di kelasnya.


Varrel membayangkan ucapan dari Chelsea waktu pagi di sekolah.


"anggap saja kita cuman teman dan gak lebih dari itu"


kata Chelsea itu selalu ada di pikiran Varrel saat ini, entah kenapa hatinya merasa sakit, Varrel pun mengacak ngacak rambutnya frustasi.


"apa gara-gara kemaren saat gue bantuin Bella Chelsea melihatnya? dia cemburu?" lanjut Varrel.


"Hey" bentak seorang sambil memegang pundak Varrel, sontak membuat Varrel mendongak ke atas.


"ngantin yuk Rel, gue lapar belum makan pagi" ucap Dito, sebenarnya Varrel juga dari pagi belum makan, dia tidak mood makan karena tidak ada Chelsea yang menemaninya saat pagi tadi.


"gue di kelas saja Dit" ujar Varrel dengan raut muka yang tidak enak dilihat.


"Lo kenapa Rel, muka Lo kayak gak enak gitu. ada masalah? cerita sama gue" kata Dito sambil duduk didepan Varrel dan siap mendengarkan cerita dari temannya tersebut.


"g-gue gak papa" ucap Varrel datar.


"ah masak, pasti Lo punya masalah, masalah sama Chelsea, iya?"


Varrel menatap Dito,


"enggak bukan apa-apa, Lo mau ke kantin, ayok gue temenin"


:::::

__ADS_1


setelah sampai di kantin Chelsea masih sakit hati karena kejadian kemaren yang membuatnya terpikir terus.


"Chel Chel" panggil Tania yang membuat lamunan Chelsea berubah.


"apa? ada apa?"


"ih Lo melamun ya Chel" ucap Tania.


"iya gue melamun sorry ya"


"it's oke, Lo pesan apa? biar gue yang pesenenin" ujar Lisa.


"gue mau pesan mie ayam sama es jeruk aja deh"


"oke tunggu disini ya"


segera Lisa dan Tania pergi meninggalkan Chelsea sendirian di kantin, dan datang lah Aldo yang melihat Chelsea tengah duduk sendirian, segera dia berjalan ke arah Chelsea lalu duduk didepannya.


"Chel Lo kok sendirian saja?" tanya Aldo.


"enggak gue ditemenin sama Lisa dan Tania, mereka lagi pesan makanan"


"oh begitu"


lalu entah kenapa Chelsea mengeluarkan air matanya karena hatinya merasa sangat perih, sebenarnya Chelsea sangat rindu dengan Varrel, tapi bagaimana lagi, dia sudah melukai hatinya.


"loh loh Chel kok nangis, ada apa?" tanya Aldo kaget.


Chelsea mengusapkan air matanya,


"gue gak papa kok"


Aldo pun tidak tega melihat Chelsea menangis seperti ini, dia pun mengusap air mata Chelsea yang terjatuh, dan membuat Chelsea terkejut sambil menatap Aldo.


dan betapa terkejutnya dia melihat Aldo adalah Varrel yang sedang mengusap air matanya, Varrel dulu sering mengusap air mata Chelsea disaat dia sedang bersedih seperti ini.


🥀


😍😍😍


like and Comment untuk cerita ini.


👍🏻💬❣️

__ADS_1


__ADS_2