
Varrel mulai perlahan membuka kedua matanya dan melihat didepannya ada sinar yang cerah,
"Rel lo sudah sadar" ucap Chelsea,
"g-gue dimana?" tanya Varrel setengah sadar,
"Lo ada dirumah sakit Rel, syukurlah Lo sudah sadar"
di ruangan itu cuman ada Varrel dan Chelsea, karena dokter mengizinkan cuman satu orang yang boleh masuk.
Varrel mengingat lagi kejadian sebelum dia pingsan, dia sedang bertengkar dengan Kenzo waktu disekolah, yah itu karena merebutkan Chelsea, benar Varrel baru pertama kali ini bertengkar karena merebutkan seorang cewek, dia gak sadar apa yang di lakukan, dia bodoh sangat bodoh malu untuk mengingat kembali kejadian yang baru ia alami ini.
"Rel lo mikir apa?" tanya Chelsea karena dia melihat Varrel tengah melamun,
sontak Varrel menoleh merubah lamunannya itu,
"gue gak mikir apa apa" ujar Varrel datar,
"Rel gue mau tanya sama Lo" sahut Chelsea yang tengah serius,
Varrel menatap Chelsea, menunggu kelanjutan nya,
"Lo kenapa berantem dengan Kenzo, masalah apa yang buat Lo jadi gini Rel" ujar Chelsea,
Varrel berpaling muka terhadap Chelsea, dia tidak mungkin bicara kalau Kenzo ingin merebut Chelsea dari nya, dia malu, karena Varrel tidak pernah sama sekali berantem karena masalah cewek, dia seperti bucin.
"Rel jawab pertanyaan gue"
"Chel tolong tinggalkan aku sendiri disini" sahut Varrel,
Chelsea terkejut kenapa tiba tiba Varrel berubah menjadi seperti ini, sebelum ini dia terlihat gembira bersama Chelsea.
"Lo kenapa sih rel?" tanya Chelsea,
"tolong Chel, Lo keluar dulu, gue masih pusing"
tangan Chelsea mengepal, dia geram dengan Varrel hari ini, tapi hatinya tidak ingin sama sekali meninggalkan Varrel dalam ke adaan seperti ini, tapi bagaimana lagi, Varrel tiba tiba mengusirnya se enaknya sendiri.
Chelsea berdiri,
"Oke gue keluar" saat Chelsea berjalan empat langkah Varrel memanggilnya,
__ADS_1
"Chel"
Chelsea berhenti,
"pasti Varrel gak jadi ngusir gue" batin Chelsea, perlahan dia memutar badannya kebelakang,
"Apa?"
"panggilkan Bella kesini" ujar Varrel,
jlep
Chelsea membulatkan matanya, kaget mendengar kata Varrel tadi,
"oke" ucap Chelsea dengan raut wajah pura pura bahagia, tapi hatinya merasa mau lepas,
Chelsea berjalan keluar ruangan, dan duduk di kursi depan ruangan Varrel,
"kenapa harus memanggil Bella, kan ada gue"
"Chel" panggil an seseorang dari depan Chelsea, sontak Chelsea mendongak ke atas dan melihat ada Bella,
Chelsea berpaling muka terhadap Bella,
"sudah" sahut Chelsea datar,
"ah syukurlah kalau gitu" Bella lalu duduk disebelah Chelsea,
"ini Chel gue bawakan Lo roti, Lo kan belum makan" Bella sambil menyodorkan sebungkus roti kepada Chelsea,
Chelsea melihat ke arah roti yang diberi Bella, memang dia belum makan sama sekali di rumah sakit, dan juga dia belum ganti baju yang masih memakai seragam sekolah,
Chelsea mengambil roti tersebut,
"Bel Lo dipanggil Varrel" ujar Chelsea tapi dengan tatapan lurus ke depan,
"Varrel manggil gue?" tanya Bella meyakinkan,
Chelsea menjawabnya dengan alis terangkat,
"yaudah aku masuk dulu ya Chel" sahut Bella segara masuk ke dalam ruangan Varrel,
__ADS_1
Chelsea tidak yakin sepenuhnya, Varrel yang sudah mengusirnya dan sekarang memanggil Bella untuk masuk ke ruangannya, kenapa tidak dia, Chelsea menyesal sudah membantu Varrel, kalau seperti ini harusnya dia tinggal saja di sekolah, pikir Chelsea.
Chelsea penasaran apa yang dilakukan Varrel kepada Bella sekarang, dia melangkahkan kakinya ke depan pintu, dan melihat dari kaca kecil.
betapa terkejutnya Chelsea melihat Varrel tengah memegang tangan Bella, nafasnya merasa sesak sekarang, apa yang dilakukan Varrel kepada Bella terlalu buatnya.
Chelsea berjalan mundur menjauhi pintu itu, dan duduk kembali, dia merasa sangat hancur setelah melihat kejadian itu, kenapa Varrel berbuat seperti itu tadi, entah kenapa hatinya merasa sakit, benar kata Kenzo, Varrel selingkuh dengan Bella, dan itu semua kenyataan.
yah sekarang Chelsea mengakui kalau dia mulai hari ini mencintai Varrel, karena semenjak dia dekat dengan Varrel hatinya merasa sangat tenang, tapi saat dia sudah mencintai Varrel, disitulah malah Varrel menjauhi Chelsea.
"kenapa lo gitu Rel, gue sudah cinta sama lo, kenapa Lo selingkuh dengan kak Bella, sakit hati gue Rel, sakit, kenapa Lo lebih memilih Bella dari pada gue yang selalu ada buat lo, gue cemburu!"
batin Chelsea,
kali ini Chelsea mengeluarkan air matanya karena Varrel, dia meremas rok nya sambil terus mengeluarkan air mata nya,
"saat Lo berantem dengan Kenzo, disitulah Lo bilang Chelsea istri gue, waktu itu gue merasa senang rel, karena Lo mau mengakui gue sebagai istri Lo, tapi sekarang Lo malah ngusir gue, dan ingin bertemu Bella dari pada gue"
Chelsea tidak tahan dengan hatinya yang sakit ini, dia meremas seragam di dadanya, jantungnya berdetak kencang, dia mengusap air matanya yang keluar terus.
"gue gak boleh nangis, karena pernikahan ini cuman buat nge bahagiakan orang tua gue, Chelsea harus kuat, Chelsea perempuan yang tangguh, memang Varrel tidak mencintai gue, tapi kalau gue mencintainya, gue gak mau bikin Varrel sedih, itu yang bikin gue bahagia, sekarang Varrel bahagia dengan Bella, gue harus juga bahagia melihatnya"
gumam Chelsea dengan wajah terpaksa senyum bahagia,
dia tidak mau didepan Varrel dia sedih karenanya, dia harus tetap jadi wanita yang judes, jahat, jutek seperti biasanya didepan Varrel.
semoga Lo bahagia rel, Lo bahagia gue juga ikut bahagia.
🥀
Huwaaa... aku yang nulis saja baper guys😭😭.
bonus foto Chelsea dan Bella.
yang hitam atau yang putih??
👍🏻💬
__ADS_1