I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 14


__ADS_3

Di kediaman keluarga Ling.


"Tuan, tuan muda Chen ingin bertemu."


"Bawa dia masuk."


Ling Chen masuk dan Ling Huo bisa melihat bajunya yang robek dan beberapa kesan darah.


"Ling Chen, apa yang terjadi? Apa kamu kalah dalam pertandingan?"


"Jika saya kalah dalam pertandingan, saya tidak akan datang bertemu ayah."


Ling Huo mengangguk membiarkan Ling Chen berbicara dengan bebas.


"Ayah, aku gagal melindungi kakak. Malah kakak yang melindungi ku dari keluarga Liu. Aku tidak punya muka untuk bertemu dengannya lagi."


Ling Chen mengatakan itu sambil tertunduk seperti sangat malu pada dirinya.


"Ling Chen, kamu tahu hubungan mu dengan kakak mu tidak baik selama ini. Kakak mu melindungi mu kerana dia peduli dengan mu. Kakak mu pasti khawatir jika kamu tidak datang melihatnya setelah kamu terluka seperti ini."


Ling Chen mengangguk dan menerangkan apa yang terjadi.


Bang!


Ling Huo memukul meja hingga ada bekas pukulan pada meja itu.


"Keluarga Liu sudah keterlaluan! Bagaimana dia bisa menghina keluarga kita seperti itu!? Sudah pantas sekte Asura untuk menemui kehancurannya jika pemimpin mereka seperti itu!"


Ling Chen mengangguk dan memberikan dokumen dari cincin ruang pada ayahnya.


"Ayah, ini semua dokumen salinan dari kakak. Yang asli ada pada dirinya."


Melihat satu dokumen saja membuat Ling Huo memegang kepalanya.


"Sekotor ini cara mereka mengendalikan sekte Asura? Kita akan membantu mereka semua. Kerana itu, Chen, kamu pergi ke sekte Xiau. Kita perlukan bantuan dari mereka yang punya pengaruh kuat hingga kita bisa bertemu dengan walikota."


Ling Chen mengangguk dan mengambil surat dari ayahnya.


Di kediaman keluarga Liu.


"Ayah, kamu harus membalaskan dendam ku!"


Liu Tangzang marah besar sambil melemparkan obat yang di buat untuk sementara waktu.


"Kamu diam! Apakah kamu tidak tahu bahwa memasuki academic sama dengan menantang sekte Xiau!?"


Liu Tangzang terdiam mendengar itu.


Sekte Xiau adalah sekte terkuat dan paling di percayai walikota.


Namun banyak bela diri yang tidak tahu akan itu dan mencari masalah dengan academic.


"Bukan saja itu! Asosiasi juga mula menekan kita! Kamu banjingan! Apa yang telah kamu lakukan!?"


Pemimpin Liu, Liu Jian terduduk di kursi sambil memegang kepalanya.


"Juga kamu mencari masalah dengan keluarga Ling. Walau sekte Xiau mungkin mengabaikan mereka kali ini, itu tidak bermakna kita lepas kerana kamu berbuat kacau si sekolah academic."


Liu Tangzang hanya diam membatu.


"Renungkan kesalahan kamu hari ini!"


Liu Jian bangun dan meninggalkan putranya sendiri.


'Itu semua salah dia! Ling Chyou!'


.


.


.


Di academic.


Ling Chen datang pada kakaknya untuk pergi menghantar surat bersama.


Sebelum mereka berangkat, mereka di hentikan.


"Bawa surat dari ku juga. Berani dia menghina pelajar kegemaran ku."


Mang Rui memberikan surat pada Ling Chyou.


"Kami ikut dengan mu!"


Tong Ma mengatakan itu sambil menarik leher Zhang Quon.


"Juga ada surat dari asosiasi untuk mu. Kebetulan tetua Yang melihat kami berbicara tentang mu dan menyuruh kami menghantarnya pada mu."


Tong Ma berbicara dengan semangat.


"Juga ada surat dari Tang Jianyin kerana keluarga Liu mengacaukan orang lemah dan teman ku."

__ADS_1


'Surat asosiasi? Surat dari Mang Rui yang di tulis secara peribadi dan surat dari Tang Jianyin?'


Ling Chen pasti sekte Xiau tidak bisa mengabaikan mereka kali ini.


"Mengapa kita harus pergi bersama?"


Ling Chyou menyimpan surat itu dan melihat mereka dengan bingung.


"Aku sebagai adik ipar dari keluarga Tang Jianyin ingin mengikut hantar surat darinya."


"Aku wakil sebenar dari Tang Jianyin dan aku penasaran dengan sekte Xiau."


Ling Chyou mengangguk paham dan mereka pon mula berjalan bersama.


.


.


.


.


.


Di kediaman keluarga Xiau.


"Tuan, ada anak muda yang ingin bertemu dengan tuan. Mereka mengatakan mereka punya pesanan yang ingin di kirim pada tuan."


Pemimpin sekte Xiau, Xiau Ming.


"Bawa mereka masuk. Lagi pula gangguan itu datang dari academic tempat adikku."


Penolong kanan itu tunduk hormat dan memanggil mereka semua masuk.


.


.


.


"Jadi, kalian datang kerana ingin berkerjasama menjatuhkan keluarga Liu?"


Semua orang menunduk seperti mereka ketahuan kecuali Ling Chyou yang bingung.


Xiau Ming memerhatikan itu dan bertanya pada Ling Chyou.


"Apakah aku salah?"


"Tidak tahu. Aku hanya mengikut adikku menghantar surat."


Ling Chyou menjawab jujur. Dia bahkan tidak tahu mengapa dia kesana.


Melihat itu, Xiau Ming mengangkat alisnya.


"Kamu tahu, ada banyak ahli bela diri yang ingin bertemu dengan ku. Kamu bahkan tidak punya niat lain saat mendengar sekte Xiau?"


Ketiga orang bersamanya semakin menundukkan kepala mereka. Sangat tidak mungkin datang tampa motif tersembunyi saat berjumpa orang yang kuat untuk finansial, ketenaran atau pengetahuan.


"Tidak, saya tidak. Juga saya sudah melangkah mundur dari dunia bela diri. Saya tidak perlu untuk permintaan lain saat saya sudah memiliki banyak uang di tangan saya. Saya sudah cukup menikmati hidup saya. Saya akan menyokong apa saja yang keluarga saya buat selagi itu masih di garis lurus."


Ling Chyou mengeluarkan surat dari cincin ruangnya dan memberikan itu pada Xiau Ming bersama dengan surat keluarganya.


"Saya di titipi banyak surat sebelum datang ke sini. Ada beberapa adalah milik teman saya. Mereka mengatakan untuk memberikan itu pada mu."


Ling Chyou melangkah mundur dan memberikan masa untuk Xiau Ming membacanya.


Surat dari teman temannya hanya mengatakan bahwa keluarga Liu layak di beri hukuman dan mendukung Ling Chyou. Keluarga Ling meminta kerjasama seperti yang di ucapkan Xiau Ming.


[Dia teman kepada anak didik ku. Urusan itu.]


Surat dari Tang Jianyin sangat pendek. Namun itu seperti peringatan untuknya.


[Pelajar kegemaran ku di hina. Kamu harus membantunya atau akan ku hancurkan separuh sekte mu.]


Tengkuk Xiau Ming menjadi dingin dengan peringatan dari Mang Rui. Dia mengintip pada Ling Chyou yang sepertinya pelajar yang di maksudkan itu. Dia terlihat polos dari jenius yang dingin seperti Mang Rui waktu seumuran dengannya.


[Pihak asosiasi tidak akan menjual pil pada sekte Xiau jika kamu tidak menerima permintaan dari Ling Chyou atau keluarga Ling. Kami serius saat ini.]


Xiau Ming menghela nafas setelah membaca semua surat itu. Semua dari surat itu di hantar dengan nama Ling Chyou sebagai dasar. Hanya milik Tang Jianyin yang menunjukkan anak didiknya walau itu masih di tunjuk pada Ling Chyou.


"Nama mu, Ling Chyou, benar?"


"Ya?"


Ling Chyou menjawab dengan bingung.


Dia tidak mengingat sudah memberitahu namanya.


"Semua surat teman mu dan asosiasi memiliki nama mu. Surat keluarga mu jangan di tanya berapa banyak nama mu di sebut."


Wajah Ling Chyou memerah mendengar itu.

__ADS_1


"Sungguh teman yang baik. Aku harap mereka semua cepat pulih dari merindian yang rusak. Asosiasi akan meminta resep obat setelah ini."


Ling Chyou bergumam sendiri.


"Mengapa teman mu dan bukan kamu? Ling Chyou, kamu juga memiliki merindian yang rusak bukan."


Ling Chyou hanya menundukkan kepalanya.


Ling Chen angkat bicara saat itu.


"Kakak ku memiliki kecacatan sejak lahir yang membuatnya sukar berlatih. Kerana itu, dia melangkah mundur dari gelar pewaris."


Ling Chyou tersenyum lembut dan mengelus kepala Ling Chen.


"Tuan Xiau, saya kemari untuk bertanya jika ada sesuatu yang bisa merawat kecacatan itu."


"Saya juga sama."


Ling Chyou membulat matanya kaget. Dia tidak percaya mereka datang untuk menanyakan itu.


Xiau yang mendengar itu menghela nafasnya.


Dia tidak menyangka Ling Chyou sangat di cintai teman temannya. Tang Jianyin menulis surat untuk menunjukkan anak didiknya sedang anak didiknya berdiri untuk orang lain di sini.


'Sungguh menarik.'


Xiau Ming tersenyum kerana sesuatu yang langka terjadi di depan matanya.


"Itu ada. Ta-"


"Hentikannya."


Ling Chyou menatap tajam Xiau Ming tidak seperti mata polos yang sedari tadi dia tunjukkan.


'Aha! Anak itu sudah tahu cara menyembuhkan dirinya! Dia tidak ingin temannya melakukan sesuatu yang bahaya untuknya!'


Xiau Ming merasa terhibur setelah waktu yang lama.


"Kalian, aku baik baik saja. Tidak perlu mencari penawar untuk ku."


Ling Chyou berkata dengan nada lembut seperti menasihati mereka.


Zhang Quon maupun Tong Ma melirik tajam Ling Chyou. Adiknya sama dari belakang.


'Ouh. Sungguh menghibur.'


Keringat mengalir di pipi Ling Chyou menerima tatapan itu.


"Itu bahaya! Aku tidak mahu kalian melakukan itu! Ak-"


Ling Chen menutup mulut Ling Chyou dan mengunci tubuh Ling Chyou.


"Katakan saja, apa penawarnya."


Ling Chen yang terlihat gugup dan pendiam sekarang sangat dingin melihat ke arah Xiau Ming.


Xiau Ming tersenyum terhibur dengan itu.


Mata Ling Chyou menunjukkan expresi untuk tidak mengatakannya.


Xiau Ming menahan tawanya melihat itu.


"Aku seharusnya tidak masuk campur akan hal ini. Juga Ling Chyou mengetahui itu cukup baik bahkan tampa aku mengatakan sedikit informasi pon. Dia seharusnya tahu apa yang di perlukan untuk penawarnya. Apa kata kalian tanya saja padanya."


Xiau Ming tersenyum mengatakan itu. Ling Chen melepaskan kunci tubuh Ling Chyou dan menyeretnya ke dinding.


Ling Chen mengeluarkan energi api ke tangannya, Tong Ma sama dengan Ling Chen dan Zhang Quon meninju dinding di atas kepala Ling Chyou hingga sedikit retak.


Ling Chyou menelan ludah saat itu.


"Katakan!"


Xiau Ming menahan tawa di sana. Dia tidak menyangka mereka bertiga akan melakukan itu betul di hadapannya.


Tapi melihat semua surat tentang Ling Chyou, dia merasa semua temannya akan melakukan hal yang sama saat ini. Itu termasuk Mang Rui.


'Apa yang patut aku buat!!?'


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......................


__ADS_2