I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 39


__ADS_3

"Maaf."


Zhang Quon menggunakan anergi dalamnya membuat Ling Chyou pingsan. Dia dengan lembut memeluk tubuh yang masih lemah seperti 5 tahun lalu. Dalam 5 tahun, Ling Chyou hanya menaiki tingkat bintang 1 kerana sering bermain dari berlatih.


Tidak ada yang protes akan itu kerana Ling Chyou bermain dengan melakukan sesuatu yang bermanfaat.


Dia juga memiliki kedudukan yang kokoh di kota langit dalam 5 tahun. Li Xiaufeng sebagai penasihat dan semua bangsawan tinggi seperti perdana menteri di sisinya. Namun itu hanya di kerajaan langit 1. Ada 2 kerajaan langit lainnya yang sangat membenci keberadaannya.


Dengan lembut, Zhang Quon meletakkan Ling Chyou di lantai ruang bawah sadar succubus.


Zhang Quon menatap tajam succubus yang ternganga.


"Apa aku sedang bermimpi?"


Succubus bergumam dengan tidak percaya.


"Apa yang bagusnya anak itu? Naga kegelapan, seingat ku, kamu tidak pernah tertarik dengan raja langit."


Zhang Quon hanya menatap succubus dengan tajam.


Dia mula menggerakkan tangan kanannya dan menggigit 3 jarinya dan menyalat darah dari 3 jarinya di dahi.


Naga kegelapan di kenal dengan naga tidak murni. Mereka adalah manusia yang melakukan dosa dengan membunuh naga, lalu menyerap darah naga hingga kering yang membuatnya menjadi setengah naga. Dan darah murninya hanya di tangan kanannya.


Itulah mengapa, iblis menyukai naga kegelapan dan terkenal di antara mereka.


Manakala naga yang lain benci dan tidak ingin terlibat dengannya. Manusia juga membencinya kerana kekuatan yang seperti monster.


Rambutnya yang putih melambangkan dirinya yang tidak di terima. Mata merah yang melambangkan kematian dan dosa yang ia tanggung. Semua manusia di dunia ini akan melihatnya dengan rasa takut, jijik dan semua perasaan negatif lainnya.


Bahkan setelah di lahirkan kembali, dan ingin menebus segalanya, penampilan yang membuat semua orang jijik mengikutinya. Bahkan keluarganya yang baru meninggalkan dirinya sendiri setelah dia mencapai umur 5 tahun.


Tubuh Zhang Quon di penuhi anergi yang kuat saat mengenang kisah hidupnya lagi.


"Cih, ajal menjemput setelah keluar. Namun aku senang melihat naga kegelapan sebelum mati."


Succubus tidak peduli bahkan jika dia akan mati. Iblis akan di lahirkan semula dalam 100~1000 tahun. Mereka tidak mati abadi.


Dia akan mati jika ruang bawah sadarnya di hancurkan atau kepalanya di penggal. Tidak ada jalan keluar dari situasi kematiannya.


"Jumpa lagi dalam 1000 tahun."


Zhang Quon tidak merespon dan meninju lantai hingga ruangan itu retak dan retakan itu menjadi lebih besar dan besar.


Darah mengalir dari mulut, hidung dan mata succubus yang sekarat. Namun dia tetap tersenyum dan menutup matanya dengan tenang.


Ruangan itu hancur berkeping keping dan succubus menghilang seperti debu yang di tiup angin.


Mereka kembali ke kamar Ling Chyou. Ling Chyou masih pingsan di lantai. Zhang Quon menatap Ling Chyou dengan mata sayu lalu mengangkatnya kembali ke kasurnya. Dia menyelimuti Ling Chyou dengan lembut.


Zhang Quon menatap wajah Ling Chyou dengan sangat lama seperti memerhatikan setiap sudut dari wajahnya.


Dia merasa lucu jatuh cinta pada sesama jenis. Namun, dia tidak ingin melepaskannya walau bagaimana keras Ling Chyou menolaknya.


Dia tidak merasakan apa pon pada pandangan pertamanya pada Ling Chyou yang menjengkelkan itu. Itu kerana semua orang membencinya kerana itu adalah kutukan miliknya.


Mata darah, kakek tua, anak terkutuk dan banyak lagi pelecehan tubuh yang dia dapat. Secara jujur, dia tidak pernah merasa ingin menghajar anak itu bahkan jika dia melampaui batas.


Jujur saja, dia lebih menyedihkan dari dirinya. Tubuh yang sebenarnya tidak bisa berlatih dan di pergunakan banyak orang untuk menentangnya. Ling Chyou berpikir dia anak yang memalukan kerana banyak yang mengejeknya lemah.


Dan di tantangan terakhir mereka, Ling Chyou mendadak bingung seperti baru bangun dari mimpi yang panjang. Dia menatap dirinya dengan linglung dan panik untuk beberapa detik. Setelah itu, dia tenang dan matanya seperti orang lain.


Dia menang dengan mudah lebih dari yang dia harapkan. Dia berpikir Ling Chyou akan meneriakinya marah kerana memberikannya kekalahan yang memalukan.


Tapi walau begitu, dia tidak menerima sorak dari penonton. Anak terkutuk sepertinya tidak layak mendapatkan sorakan dari penonton.


Dia tidak kesal atau apa pon. Sudah menjadi nasib naga kegelapan di benci dan menjadi budak bagi para wanita. Tidak ada yang akan melihatnya sebagai dirinya lagi.

__ADS_1


Ling Chyou kembali dan membuat wajah kesulitan melihat wajahnya. Namun dia kemudian tunduk mengatakan dia tidak akan mengganggu dirinya lagi sambil menepuk pundaknya seolah membujuknya.


Dia aneh dari awal saat dia merasa bingung. Matanya tidak bisa mengalihkan fokusnya ke tempat lain.


Dia berbicara dengan ayahnya dan tersenyum cerah. Jantungnya merasa tidak enak.


Dia berbalik dan senyuman cerahnya semakin jelas.


'Kamu juga harus tersenyum bahagia. Kamu setampan itu seharusnya punya senyuman yang indah.'


Suara itu bergema di kupingnya. Senyuman yang indah? Saat semua orang di dunia ini mengatakan wajahnya saja mengerikan? Apa anak itu gila atau apa? Dia jelas tampan, namun kutukan yang dia bawa membuatnya terlihat mengerikan di mata semua orang.


Namun senyuman tulus itu membuatnya tidak berbohong. Dia turun dari arena dengan hati yang senang seperti kekalahan tadi bukanlah sesuatu yang penting baginya lagi.


'Aneh.'


Kata itu keluar dari mulutnya. Jantungnya berdetak tidak karuan seperti akan melompat keluar kapan saja. Perasaan yang tidak pernah ia alami bahkan dalam ribuan tahun hidupnya.


Setelah beberapa hari berlalu, dia bertemu lagi di restoran tempat dia bekerja.


Dia merasa ingin mendekatinya. Dia ingin menyentuhnya dan membuat senyuman tulus itu menjadi miliknya.


Namun dia menahan diri kerana kutukan yang ia bawa akan membuat dia jijik padanya.


Dirinya mendekat dengan alasan membawa makanan untuk tidak terlihat aneh dan seperti kebetulan belaka.


Namun dia tidak bisa menghilangkan kepahitan dalam wajahnya. Bagaimana jika dia pergi kerana wajahnya.


Namun apa yang dia takuti tidak terjadi dan dia malah berteman dengannya. Ling Chyou bahkan tidak terganggu dengan kehadirannya berbeda jauh dengan Ling Chen, adiknya yang kurang selesa dengan kehadirannya.


Namun berkat Ling Chyou, dia menjadi rapat dengan Ling Chen juga bahkan Tong Ma dan pelajar academic lainnya.


Sesuatu yang tidak pernah ia harapkan kerana kutukan itu. Sebagaimana Ling Chyou menganggapnya, teman temannya juga menganggap dia seperti itu.


Itu membuatnya takut untuk kehilangan senyuman itu. Semua yang di lakukan Ling Chyou membuatnya selesa berada di dekatnya. Secara tidak sadar, dia mula memerhatikan segala yang di lakukan Ling Chyou. Kebiasaannya, apa yang tidak ia sukai dan apa yang ia suka.


Bahkan tidak ada pesan Ling Chen dari Ling Chyou untuknya. Dia ingin melihat dirinya kesal kerana mereka tetap pergi walau sudah di larang.


Namun, di ambang kematian Ling Chen, dia memberikan pesan dari Ling Chyou padanya. Perasaan yang dingin mula menghilang darinya. Perasaan yang mendorongnya untuk bergerak membantu Ling Chen. Perasaan yang mati.


Dia merasa lega bahwa dia membantu Ling Chen. Dia mungkin akan menjadi gila jika melihat Ling Chyou mengangis kehilangan adiknya yang sangat ia sayangi. Dia akan mengutuk dirinya sendiri jika Ling Chen mati saat bersama dengannya.


Perasaan aneh terus menyelubungi dirinya. Dia sadar akan sesuatu. Dia semakin kehilangan rasionalitas dirinya sebagai manusia seiring tinggal di bumi. Tempat yang tidak cocok dengannya. Dia harus ke langit segera. Namun itu tidak berlaku jika dia berada dekat atau memikirkan orang itu.


Ya, orang itu adalah Ling Chyou yang sepertinya di ciptakan untuk dirinya. Dia semakin tidak ingin melepaskannya.


'Dia mungkin suka pada putri walikota.'


Kata yang keluar dari Ling Chyou membuat dia tersentak. Dia tidak ingin Ling Chyou tahu tentang itu. Dia tampa sadar mengucapkan sesuatu yang menyakiti Ling Chyou.


Setelah sadar dari apa yang dia lakukan, dia ingin memukul dirinya sendiri. Namun sebelum dia bisa melakukan itu, Ling Chen menamparnya dengan semua anergi dalam yang dia miliki.


Ling Chen tampak sangat marah lebih dari saat dia mendekati kakaknya.


Dia bermeditasi untuk menyingkirkan semua pikirannya.


Namun sebelum bahkan sejam, jepit rambut kaca yang ia buat untuknya hancur. Hanya 1 benda muncul di benaknya.


Dia langsung berlari ke sungai Tongfu setelah melihat sumpit Ling Chen juga hancur.


Dia melompat saja ke dalam sungai itu walau tidak ada tanda tanda orang melompat.


Masuk saja ke ke dalam air, dia bisa melihat sosok yang selalu ia perhatikan, tenggelam dengan lemah.


Dia menggertak giginya dan dengan cepat mendekatinya. Dia tampa sadar bergerak memberikan nafas buatan dari mulut ke mulut.


Dia sendiri kaget dengan apa yang dia lakukan. Namun sentuhan di bibirnya dan dengan siapa bibirnya bersentuhan, membuat dia tidak peduli dan menikmati sensasi yang mungkin tidak akan dia rasai lagi.

__ADS_1


Mata mereka bertemu dan dia bisa melihat mata Ling Chyou yang panik dan gelisah.


Dia dengan cepat kembali ke permurkaan.


Ling Chyou langsung pingsan namun dia merasa tidak ingin melepaskan pelukan itu bahkan untuk sedetik sekalipon. Namun dia menghilangkan perasaan itu dan mengangkatnya pergi.


Setelah Ling Chyou bangun, dia mendengar keluh kesahnya dan dia bahkan tidak bisa memahaminya kerana Ling Chyou berbicara dengan sangat cepat.


Namun mendengar Ling Chyou menyukai pria, membuat dirinya sangat senang hingga hatinya mungkin melompat.


Namun walau begitu, dia sangat sukar untuk di lelehkan.


Saat Ling Chyou tahu dia adalah reinkarnasi naga kegelapan, dia sangat cemas. Dia bertanya lagi tentang bagaimana dia menyukainya. Dia jujur dan mendapat balasan yang mengejutkan.


Ling Chyou dengan mudah mengambil alasan itu. Dirinya yang kecil dan lemah membuatnya mudah di lecehkan.


Untuk kedua kalinya, dia merasakan ciuman bersama Ling Chyou. Ling Chyou melawan namun dengan tubuh lemahnya, tidak mungkin mendorong dirinya mundur. Namun dia mula menikmati sensasi itu seperti dirinya.


Dia ingin melakukan segalanya pada anak di depannya. Dia ingin membuat anak itu miliknya tidak peduli apa yang terjadi.


Dia bahkan rela menghancurkan seluruh dunia ini jika itu yang Ling Chyou inginkan. Selagi Ling Chyou tidak membuangnya, dia rela melakukan apa pon. Dia tidak bisa tinggal sendiri di dunia ini lagi.


Jika saja She Min Ye tidak datang, dia mungkin melakukan hal yang lebih teruk.


Namun Ling Chyou tidak pernah mengelak atau menghindarinya. Bahkan setelah tahu dirinya adalah naga kegelapan, dia hanya menganggap dirinya sebagai Zhang Quon, manusia biasa seperti orang lain.


"Hnm...."


Ling Chyou mengerang dan mula membuka matanya dengan perlahan.


Matanya langsung bertemu dengan mata Zhang Quon.


Dia tersentak dan langsung mundur dan wajahnya memerah.


"Apa ilusi yang kamu lihat?"


Zhang Quon dengan senyum nakalnya bertanya.


"Ti, tidak ada!"


Ling Chyou langsung pergi ke kamar mandi. Zhang Quon sendiri tahu apa yang akan di lakukan anak itu. Tidak mungkin dia tidak tegang dengan ilusi basah itu.


"Apa kamu ingin aku membantu?"


Zhang Quon bertanya sengaja.


"Pergi mati!"


Bahasa kasar langsung keluar dari mulut Ling Chyou yang selalu sopan.


Namun Zhang Quon ingin melihatnya. Dia tidak peduli jika di marahi kali ini.


Zhang Quon dengan santai memasuki kamar mandi yang di masuki Ling Chyou dengan tergesa gesa hingga lupa menguncinya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung.................................


__ADS_2