I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 24


__ADS_3

Di sungai Tongfu.


Sungainya tenang tidak seperti ada seseorang yang masuk ke sana. Zhang Quon membuka lapisan baju pertamanya dan masuk juga ke sana.


Akibat dari darah naga yang mengalir dari tubuhnya, dia tidak masalah bergerak dalam sungai Tongfu itu.


Dia langsung bisa melihat Ling Chyou yang tidak sadarkan diri sedang tenggelam.


Dia berenang dan mencapai tangan Ling Chyou. Dia menariknya dan memberikan nafas dari mulut ke mulut.


Kelopak mata Ling Chyou bergetar dan terbuka untuk melihat bibirnya bersentuhan dengan bibir Zhang Quon.


Dia ingin menolaknya menjauh. Namun kerana itu sungai Tongfu, tubuhnya kaku tidak bisa bergerak.


Zhang Quon membuka matanya dan mata mereka bertemu. Tatapan Zhang Quon lembut. Namun mata Ling Chyou terlihat bingung, panik, dan gelisah.


Splash.


Mereka naik semua ke permukaan.


"Uhuk, uhuk, uhuk."


Ling Chyou terbatuk sambil kepalanya jatuh ke pundak Zhang Quon.


"Apa kamu baik baik saja?"


Zhang Quon bertanya namun Ling Chyou sudah tidak sadarkan diri. Sungai Tongfu membuat tubuhnya lemah.


Zhang Quon menariknya dan naik ke tanah. Dia membawa Ling Chyou yang tidak sadarkan diri ke penginapan. Dia tidak mahu orang kaya seperti Ling Chyou ke rumahnya yang lusuh.


Dia mengambil cincin ruang Ling Chyou dan mengeluarkan pakaian miliknya. Dia mengganti pakaian Ling Chyou.


Dia menggunakan air sungai Tongfu yang memiliki anergi alam yang kuat untuk bermeditasi dari mengeringkannya dirinya.


Kerana dia sudah membuat Ling Chyou sedih, itu membuat dia punya alasan ke sungai Tongfu dan kebetulan melihatnya.


.


.


.


.


.


Beberapa jam kemudian, Ling Chyou membuka matanya perlahan dan merasa badannya cukup berat seperti dia sedang sakit.


Dia menyerap beberapa anergi yang kuat itu dan menjadi sedikit lebih baik.


Dia duduk dan melihat pakaiannya bukan yang ia kenakan tadi. Dia juga mengingat nafas bantuan dari mulut ke mulut waktu di sungai Tongfu.


Wajahnya mula memerah mengingat kejadian itu.


Itu adalah ciuman pertamanya bersama pria. Yah... Yang pertama dia pacaran sama cewek yang ingin menyingkirkan nya.


Ling Chyou melihat Zhang Quon yang sedang bermeditasi. Dia tidak ingin mengganggunya. Jadi dia kembali berbaring.


Namun kerana perasan yang cincin ruangnya tidak ada di jarinya, dia langsung bangun. Ada banyak novel bl yang ia tulis sendiri kerana gabut di dalamnya. Mungkin sukar mencarinya kerana ada ribuan buku pelajaran. Namun novel itu juga ada ratusan.


Dia melihat sekeliling mencari cincin ruangnya. Dia bangun dengan perlahan dan mula mencari cari. Zhang Quon yang perasan itu berhenti bermeditasi.


"Kamu mencari apa?"


"Ah! Ah.... Kamu mengagetkanku. Maaf, apa aku mengganggu konsentrasi mu? Aku mencari cincin ruang ku."


Zhang Quon merasa lucu melihat Ling Chyou yang selalu tenang kecuali di dekat pria gelisah hanya kerana cincin ruangnya.


"Ini. Apa yang kamu sembunyikan itu ha? Hingga segelisah itu."


Ling Chyou langsung mengambil cincinnya dan memakainya. Zhang Quon tahu itu bukan sesuatu yang akan melukainya. Dia selalu tenang dalam hal di seperti itu.


Dia belum pernah melihat Ling Chyou gelisah kerana di incar orang. Ling Chyou yang dulu sebagai sampah mahupon sekarang yang pintar namun tidak bisa berantem.


"Ling Chyou, apa kamu terjun ke sungai Tongfu untuk bunuh diri atau kamu di dorong?"

__ADS_1


Soalan interogasi langsung muncul.


"Bagaimana jika aku mengatakan aku di dorong dan aku menyerah setelah itu? Aku lelah hidup dengan semua ini. Aku lelah terluka. Aku juga tidak akan bertahan lama di dunia ini jika aku tidak jago berantem. Apa gunanya aku punya otak namun tidak bisa di gunakan di dunia ini.... Hah.... Menyebalkan."


Ling Chyou dengan mudah mengakuinya. Dia lelah dengan ke 2 kehidupannya.


Namun setidaknya dia bisa bertahan di dunianya yang dulu dengan kejeniusan miliknya. Dia tidak ingin mengakui dirinya jenius kerana berharap itu akan hilang suatu hari nanti.


Namun di dunia ini, kejeniusan miliknya tidak berarti dan semua orang akan dengan mudah menindasnya.


Lihat saja, berapa banyak panah yang melayang ke tubuhnya. Berapa banyak tatapan benci padanya. Dia tidak bisa merubah apa pon selain dari hubungan dirinya dengan keluarganya dan lingkungan sosialnya.


"Aku lelah dengan hidup ini. Mengapa hidup perlu bayak musuh. Keluarga Liu, orang yang di usir ayah ku. Wanita yang tergila pada mu juga ikut menyerang ku. Kapan hidupku akan tenang. Padahal hanya jadi side charakter, kenapa banyak masalah datang pada ku?"


Ling Chyou benar benar kesal sekarang.


"Mana ciuman pertama ku (Di dunia ini) dengan mu lagi! Kamu yang memiliki banyak cewek gila untuk mu, mengapa harus kamu!? Hah..... Kamu tampan tapi tetap saja......"


Ling Chyou benar benar kesal dengan ciuman pertamanya. Walau Zhang Quon akhirnya menyukainya, dia adalah mc ngecheat yang akan punya 8 istri dan 10 selir. Tang Jianyin dan putri walikota adalah salah satu haremnya.


Jika dia ingin bersama seseorang, dia lebih memilih Tong Ma dari Zhang Quon. Setidaknya Tong Ma tidak akan punya harem kerana mereka berpikir dia cacat.


Namun tidak juga jika dia kuat. Di sini kekuatan nombor satu, baru rupa. Mc ngecheat ini ada keduanya! Rupa dan kekuatan.


Jadi jawabannya jelas. Dia lebih rela menjomlo 1000 tahun dari memiliki seorang pria dengan harem. Itu tidak romantis sama sekali.


'Mengapa pria menyukai hal hal seperti itu?'


Sebagai pria yang sudah terbelok ketertarikan nya, harem adalah gendre yang paling ia benci. Namun dia membaca cerita Zhang Quon kerana dari covernya, Zhang Quon sangat tampan membuatnya membacanya. Dia lemah terhadap pria tampan. Tidak peduli 2D atau 3D.


"Jadi, kamu tidak menyukainya?"


Zhang Quon berbisik di kuping Ling Chyou dan suara indah menerjangnya.


Pipinya memerah dengan suara itu. Benar benar mc ngecheat.


"Menjauhlah dari ku. Aku mengatakan ini untuk kebaikan mu. Aku menyukai pria dan kamu sa~ngatlah tipe ku. Jadi, menjauh dari ku!"


Zhang Quon mendengar itu sedikit kaget namun itu digantikan senyuman lembut.


"Ouh, shit. Berhentilah tersenyum!"


"Bagaimana jika aku mengatakan, aku menyukai mu sejak pertarungan terakhir kita?"


"Aku tidak percaya itu! Kamu yang memiliki 10 cewek cantik di sekitar mu akan menyukai pria!? Kamu gila ya!"


Zhang Quon memiringkan kepalanya.


"Bukan kamu juga begitu? Yin Mei, Xin He, Xia Zu dan Xiu Yang. Sheng Min juga. kamu juga memiliki gadis imut di sekitar mu."


Mereka berdua sama sama diam seketika.


"Pokoknya aku tidak percaya! Kamu akan bertunangan sama putri walikota itu sebentar lagi! Bagaimana aku akan percaya kamu! Dasar wajah tampan minta di tampar!"


Ling Chyou benar benar berteriak pada Zhang Quon. Dia yang selalu bersikap ramah dan tenang atau terkadang dingin, terlihat aneh berteriak kehilangan temperamen setelah pertarungan terakhirnya.


Zhang Quon membuka dan menutup mulutnya beberapa kali.


"Itu pertunangan sepihak. Aku tidak punya kekuatan untuk menolaknya."


"Pokoknya aku tidak peduli! Aku lebih baik menjomlo seumur hidup dari bersama orang yang memiliki harem! Itu tidak romantis sama sekali!"


Kaki Ling Chyou merasa lemas kerana dia baru keluar dari Sungai Tongfu. Zhang Quon langsung menangkapnya.


Tangan Ling Chyou bergetar kerana anergi sungai Tongfu masih melekat pada dirinya.


"Kamu lebih baik berbaring dan berehat saja. Aku tidak akan mengganggu mu."


Ling Chyou bisa melihat mata khawatir Zhang Quon yang memeriksa kondisinya.


"........"


Ling Chyou melihat bulu mata Zhang Quon yang panjang dan matanya yang khawatir seperti sebuah permata merah yang indah.


"Argh.... Menyebalkan. Kamu urusi saja walikota itu. Selagi aku tidak memberikan hati ku pada mana mana orang, kamu masih bisa mencoba mencuri hati ku. Wajah tampan mu menyebalkan."

__ADS_1


Mata mereka bertemu beberapa saat. Ling Chyou yang memutuskan tatapan itu.


"Kamu benarkan aku mencoba?"


Alis Ling Chyou di rajut.


"Rambut putih seperti sutera! Mata merah seperti permata yang langka! Bulu mata yang panjang dan menggoda itu! Hidung yang mancung! Tubuh yang bagus! Apa lagi bibir dan suara mu itu! Siapa yang akan menolak rupa mu yang indah ini!? Hanya orang buta yang akan menolak jenis keindahan yang tiada tanding di dunia ini!"


Bibirnya yang indah itu mengukir senyuman mendengar itu.


Ling Chyou yang duduk di kasur melihat ke bawah kerana Zhang Quon berlutut di lantai memeriksa kondisinya.


"Kamu tahu, semua orang di dunia ini buta jadinya. Semua orang tidak mengakui rupa ku sehingga mereka melihat kekuatan ku."


Setelah beberapa jeda, Zhang Quon menyambung kata katanya lagi.


"Rambut putih seperti kakek tua. Mata merah seperti mengkonsumsi darah. Tubuh berotot yang menjijikkan. Tidak ada 1 pon di tubuhku dapat di banggakan."


Ling Chyou ternganga sambil mengedipkan matanya beberapa kali.


Zhang Quon menaikkan badannya dan meletakkan bibirnya tepat di sebelah telinga Ling Chyou.


"Kamu adalah orang pertama yang sentiasa melihat keindahan diriku setiap kali kita bertemu."


Suara indah Zhang Quon membuat kuping Ling Chyou memerah.


Zhang Quon menjauh dari kupingnya dan menatap mata Ling Chyou dari jarak yang sangat dekat.


"Orang orang hanya menganggap aku makhluk aneh kerana berbeda dari yang lain."


Bibir yang sexy bergerak di depan mata Ling Chyou. Dia menahan diri untuk tidak mencium bibir indah itu.


Bibir itu seperti menariknya.


Ling Chyou menggerakkan tangan kanannya menolak bibir Zhang Quon menjauh.


"Jangan menggoda ku."


Ling Chyou bisa merasakan bibir Zhang Quon bergerak seperti tersenyum mendengar apa yang dia bicarakan.


Dia langsung menarik tangannya. Tangannya di pegang Zhang Quon dan wajah mereka sangat dekat.


Hingga bibir mereka ingin bersentuhan.


"Apa kamu jadi ingin mencium ku?"


Wajah Ling Chyou memerah seperti tomat dalam sekejap dan mengambil bantal menutup wajahnya.


Walau begitu, dia tidak bisa menyembunyikan kupingnya yang memerah.


"Ugh... Uh... uugh...."


Translate: Wajah tampan sialan.


Ling Chyou hanya bisa mengerang sambil menggali wajahnya ke bantal.


Zhang Quon tidak mengatakan apa apa lagi. Dia menarik bantal itu dan membaringkannya dengan lembut.


"Mimpi indah."


'Tukang gombal!'


Namun Ling Chyou tetap menutup matanya kerana tubuhnya kembali berat. Zhang Quon bermeditasi dengan mengambil anergi sungai Tongfu yang melekat pada Ling Chyou.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung..........................


__ADS_2