I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 36


__ADS_3

Setelah itu, semua teman Ling Chyou juga pergi untuk berlatih. Target mereka adalah tingkat dewa. Mereka semua mendengar apa yang terjadi dan memutuskan untuk berlatih bersama di pelatihan neraka.


Yang paling membuat kemajuan adalah semua teknik bela diri yang Ling Chyou sajikan.


Dalam sebulan, mereka menembusi tingkat dewa.


Tangga ke langit terbuka dan semua orang melihat warga langit yang turun.


"Langit sudah melihat kalian. Sila naik ke tangga saat saya mengucapkan nama kalian."


Mereka semua tersenyum merendahkan ahli bela diri yang pernah meremehkan mereka.


Ling Huo juga bangga dengan anaknya.


"Yang pertama, Zhang Quon."


Zhang Quon naik ke tangga dengan wajah dinginnya yang biasa.


"Kedua, Ling Chen."


Ling Chen melambai pada ayahnya dan naik ke tangga.


"Ketiga, Tong Ma."


Tong Ma melihat Lian Zu yang pernah menolaknya sekali, dengan senyuman mengejek.


Wajah Lian Zu terlihat sangat jelek saat itu.


"Keempat, Ru Xuan."


Ru Xuan menaiki tangga itu seperti hal biasa. Dia sememangnya di tingkat matahari.


Semua nama nama teman Ling Chyou di sebut dan mereka meniki tangga itu.


Ling Chyou ke depan walau namanya tidak di panggil.


"Hei, apa anak sulung keluarga Ling tidak puas dengan ini?"


"Bukankah dia di tingkat langit 2?"


"Apa dia gila?"


"Dia akan menyebabkan masalah."


Banyak bunyi dari bisikan yang melihat Ling Chyou dengan tidak percaya.


Ling Chyou mengabaikan mereka dan melihat mereka semua. Tanaman yang dia bawa berada di cincin ruang. Jadi dia tidak perlu menyuruh Mang Rui menjaganya.


"Aku-"


Baru Ling Chyou ingin memperkenalkan dirinya, warga langit itu langsung berlutut dengan satu kaki.


"Kami menyambut raja kami. Terima kasih sudah mahu kembali bahkan untuk sekali."


Semua orang tersentak dan kaget. Faktanya, Ling Chyou juga kaget.


"Ini tidak adil! Aku yang di tingkat lebih tinggi dari dia! Mengapa dia bisa pergi!?"


Putri walikota, She Min Ye berteriak dengan tidak puas.


"Berani kamu menanyakan kelayakan pada raja kami? Kamu hanya warga bumi yang tidak berpendidikan."


Warga langit itu berdiri dan memancarkan anerginya yang kuat. Hanya Ling Chyou yang tidak merasakan itu.


Dia menghela nafas dan naik saja tangga itu. Setelah pemergiannya, keluarga Liu akan binasa dan dia tidak peduli pada semua wanita yang mengejar Zhang Quon.


"Yang mulia, bisakah anda mengatakan, siapa yang menyakiti anda selama di sini? Alam sepertinya tidak terima dengan keputusan anda untuk diam."


Ling Chyou melihat pohon yang bergetar hebat dan angin yang sangat kencang.


"Apa perlu?"


Ling Chyou bergumam dan berdiri di samping Ling Chen.

__ADS_1


"Kakak ku hampir di bunuh lebih dari 100 kali. Tentu saja alam tidak terima pemergian seperti itu."


Ling Chyou tersentak sedang yang lain mengangguk. Ru Xuan mengeluarkan semua panah dan benda tajam yang selalu terlempar padanya.


"Tuan, apa kamu akan menyangkalnya lagi?"


Ling Chyou terdiam dan melihat warga langit itu sedang sangat marah. Tangan mereka terkepal dan siap membuat badai besar ke kota itu.


"Haih.... Keluarga Liu, She Min Ye, Lian Zu dan beberapa wanita yang mengejar Zhang Quon. Tang Jianyin tidak termasuk. Dia lebih mencintai masakan ku."


Warga langit itu melempar semua senjata itu kembali pada pemiliknya. Mereka tidak mati. Hanya merindian mereka saja yang hancur.


"Siapa yang menjual obat naga hijau pada mereka, akan mengenai murka langit."


Kerana sudah terlanjur, Ling Chyou melihat ke arah Ru Xuan. Ru Xuan mengenakan penyamarannya saat pergi ke keluarga Liu memberikan barang pada mereka.


"Keluarga Liu, anda seharusnya tidak menyakiti orang yang membantu anda! Karma selalu ada!"


Keluarga Liu pucat pesi setelah mendengar itu. Bagaimana tidak? Harapan terakhir mereka hancur.


Ling Chyou dan Ling Chen melihat ayahnya.


"Kami akan kembali, ayah!"


Tangga mula naik saat mereka melambai pada ayahnya.


"Kalian, mereka semua teman teman ku. Perlakukan mereka dengan baik. Terlebih adik ku."


Warga langit itu tunduk hormat. Mereka tahu bahwa berkat teman temannyalah, raja mereka masih sihat berdiri.


Ada ciri khas untuk semua raja. Mereka semua memiliki sifat membenci pertempuran berdarah. Kerana itu, mereka tidak kuat dan selalunya hanya di tingkat langit. Namun kerana alam bersamanya, tidak ada yang bisa mengalahkannya.


.


.


.


.


.


Itu sangatlah mewah untuk mereka yang duduk di asrama yang buruk. Bahkan Ling Chyou bisa melihat itu lebih mewah dari kamarnya. Ling Chen juga sama.


"Yang mulia, tolong ikuti kami. Setelah anda membersihkan diri, anda akan turun ke bawah untuk makan malam bersama teman teman anda. Tolong bunyikan bel jika memerlukan sesuatu."


Ling Chyou mengangguk dan pelayan membuka pintu kamarnya, dan dia ternganga.


Kamar temannya sudah mewah. Tapi ini, ini, ini, terlalu, berlebihan. Kamarnya penuh dengan emas dan berlian. Dia merasa seperti memasuki sarang naga di buku buku fantasi barat.


Bahkan setiap pot tanaman terbuat dari emas dan berlian.


"Baik, harap menikmati hari anda, yang mulia."


Pintu di tutup dan sekarang dia menyesali tidak membawa hewan peliharaan. Ini benar benar bosan. Dia selesai menanam pohon dalam pot dan taman di teras kamarnya dan bingung mau apain lagi.


Dalam novelnya, Zhang Quon pergi ke langit dan masuk pelbagai kompetisi untuk di lihat. Namun, sekarang dia datang dengan raja, bukankah semua itu teratasi?


Ling Chyou merendam kakinya dalam air panas dan akhirnya membunyikan bel.


Pelayan pon masuk.


"Saya ingin ke perpustakaan, apa bisa?"


Pelayan itu mengangguk dan Ling Chyou mengikutinya.


.


.


.


Mereka tiba di depan perpustakaan istana. Dia masuk dan melihat semua gambar raja pendahulu di pajang di sana. Ada beberapa pria muda. Tapi sepertinya, banyak wanita dalam posisi itu. Mungkin kerana wanita adalah makhluk lembut, jadi alam lebih menyukai wanita.

__ADS_1


Matanya melebar pada satu potret. Dia melirik ke bawah potret itu.


[Raja ke 15. Jang Gin.]


Keringat mengalir di pipi Ling Chyou.


"Mengapa dia bisa ada di sini?"


Aktor terkenal yang mendunia saat dia berumur 5 tahun. Dia menghilang secara misterius di akhir umur 5 tahunnya.


Tidak mungkin dia bisa lupa dengan wajah yang terdapat di setiap koran dan televisi. Dia menghilang di telan bumi yang membuatnya menjadi kasus misterius orang hilang di setiap konten penculikan yang akan di bahas.


Pelayan yang melihat keanehannya, mula berbicara.


"Raja terakhir meninggalkan diary dengan kode yang tidak bisa di pecahkan. Apa yang mulia ingin melihatnya?"


Dengan sopan, Ling Chyou mengangguk.


Pelayan itu dengan cepat mengambil buku diary milik Jang Gin.


'Kode apa sih? Tulisan dan bahasa di sini sama dengan bahasa China kita. Jadi dia tidak akan kesulitan. Itu pasti bukan bahasa China pastinya.


Ling Chyou yang belajar lebih dari 8 bahasa, harap itu bahasa yang bisa ia pahami.


Dia menarik nafas dan membukanya.


[Siapa yang bisa membaca ini, pastilah orang dari dunia ku.]


Ling Chyou menghela nafas lega. Itu inggris. Bahasa kedua di banyak negara. Namun pelayan yang mendengar dia menghela nafas, berpikir dia kesal tidak bisa memahaminya.


"Tinggalkan aku sendirian. Aku akan menelusuri perpustakaan hingga makan malam."


Pelayan itu mengangguk dan pergi tampa banyak bicara.


Setelah dia sendirian, dia mula membuka halaman yang lain.


[Aku datang dari dunia morden. Dan kedatangan ku kerana portal para monster di dunia ini. Tampa bisa berlatih kerana aku tidak bisa merasakan anergi alam, aku malah bisa berinteraksi dengan tumbuhan. Itulah mengapa aku menjadi raja di sini.]


'Portal?'


Ling Chyou terus membaca diary itu.


[Namun banyak kekuatan yang menginginkan kekuatan ini. Perang terjadi dengan beberapa kota di langit. Setiap kali raja muncul, perang akan terjadi. Orang di dunia ini sangat tamak akan kekuatan seperti kita tamak akan uang. Kekuatan dan uang sama pentingnya. Itulah mengapa, aku sarankan kamu, yang membaca ini, langsung kabur saja.]


"Aku tidak mahu tahu itu. Apa yang di maksud portal itu, bego."


Ling Chyou kesal, namun masih membaca.


[Portal yang membawa ku ke sini juga adalah bencana. Akan ada iblis yang akan menyerang dunia ini. Perang akan pecah jika iblis menyerang. Monster iblis masih bisa di bawa bicara kekuatannya. Namun iblis sendiri adalah bencana. Bahkan tingkat dewa lanjut tidak bisa melawan mereka. Naga harus turun tangan. Mereka memiliki akal pikiran dan kekuatan mereka sangatlah menghancurkan.]


Wajah Ling Chyou menegang. Di novel asli, Zhang Quon berkerjasama dengan iblis tampa tahu mereka itu iblis dan di tikam dari belakang.


Dari itu, dapat di simpulkan, iblis sangat mahir dalam penyamaran.


[Hanya itu yang aku tahu tentang iblis. Kamu tahu, dalam perang, aku tidak bisa melakukan apapon hingga semuanya selesai. Sungguh menyedihkan, bukan? Tapi apa yang bisa di lakukan seseorang yang tidak bisa melatih diri? Aku hanya bisa menjadi mata mata dengan keterampilan lakuanan ku. Hanya itu yang ku miliki. Tapi ingat, perang tidak semudah seperti yang ku tulis ini. Aku kehilangan banyak ingatan kerana trauma dan kengerian perang. Aku bahkan kaget masih mengingat bahasa inggris ini. Sekian dari saya.]


Ling Chyou menutup buku itu. Dia juga tidak menyalahkan seseorang yang hanya menjadi seorang artis harus menjadi raja yang di incar semua orang dalam semalam, untuk hilang ingatannya.


"Aku harus mencari jejak portal dan menghancurkannya. Aku tidak bisa membuat sejarah terulang. Mari mula dengan buku sejarah, kalau begitu."


Ling Chyou mematahkan jari jemarinya dan melangkah masuk ke dalam rak untuk mengubur dirinya dalam buku.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung................................


__ADS_2