I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 34


__ADS_3

Zhang Quon bingung melihat Ling Chyou yang pucat.


"Apa kamu baik baik saja?"


Ling Chyou menggelengkan kepalanya.


"Aku baik baik saja. Hanya sedikit pusing dan demam kerana alergi. Aku sepertinya alergi pada debunga batu bara."


Batu anergi bara mudah di jumpai. Itu adalah sumber dari batu api. Namun yang membuat Ling Chyou alergi adalah debunga dari debunga bunga batu bara. Dia hanya akan mengalami demam biasa selama 5 jam.


Ling Chyou merasa pusing dan memutuskan untuk mencari informasi dari novel Zhang Quon itu. Dia mengingat yang Ling Chyou pernah ke sini juga dan akhirnya demam teruk kerana debunga bunga batu bara. Itu kerana merindiannya tidak dalam kondisi yang bagus.


Ling Chyou bangun berdiri dan kerana pusing, dia langsung jatuh masuk pelukan Zhang Quon.


Zhang Quon bisa merasakan tubuh Ling Chyou yang panas. Namun itu hanya sekadar demam biasa.


Ling Chyou bernafas berat sedikit dan tidak bereaksi pada pelukan itu. Dia terlalu lelah untuk itu.


Zhang Quon membaringkannya di kasur dan membiarkan Ling Chyou tidur.


Dia keluar untuk mendapatkan air.


"Ru Xuan."


Zhang Quon memanggil pengawal bayangan Ling Chyou dan Ru Xuan muncul.


"Jaga pintu masuk. Ling Chyou demam kerana alergi. Aku akan mengambil air untuknya."


Ru Xuan memproses cepat dan menganggukkan kepalanya.


.


.


.


Setelah mengambil air dari sungai, Zhang Quon berdepan dengan Ling Chen yang menatapnya dengan tajam.


"Kamu tidak melakukan hal aneh aneh kan?"


Zhang Quon terkekeh pada pernyataan itu. Dia berpikir untuk menggoda Ling Chyou. Tapi tidak perlu terburu buru, mereka punya masa sebulan untuk berada di tenda yang sama.


"Aku tidak. Lagi pula kakak mu itu demam kerana alergi debunga bunga batu bara."


Mendengar itu, Ling Chen langsung membulat matanya dan berlari ke tenda Ling Chyou. Dia melihat Ru Xuan berjaga dan masuk saja.


Dia masuk dan melihat kakaknya yang terbaring di atas kasur dengan mata tertutup.


Dia merasakan dahi Ling Chyou yang panasnya hanya sekadar demam biasa. Dia lega kerana kakaknya pernah mengalami demam api yongrang yang sangat berbahaya.


Zhang Quon masuk dengan semangkok air dan membasahkan handuk. Ling Chen mengambil handuk yang sudah di perah itu ke dahi kakaknya.


Yang menyebalkan dari demam alergi debunga bunga batu bara adalah, penderitanya tidak bisa mengambil obat atau apa pon itu. Mereka hanya bisa meredakan itu dengan handuk basah atau tidur. Itu akan hilang dengan sendirinya setelah 5 jam.


Namun itu akan menjadi berbahaya jika merindian mereka rusak atau tidak dalam keadaan stabil. Itu sama saja ya, dengan demam api yongrang. Hanya demam alergi ini tidak membawa maut.


"Sepertinya tidak akan ada makan malam."


Ling Chen bercanda sambil meletakkan handuk yang baru.


"Kamu benar."


Zhang Quon menerima itu dengan mudah.


"Jadi, daging monster apa yang akan kita bakar?"


Zhang Quon bertanya dan Ling Chen memikirkan rasa daging bakar yang menjijikkan itu setelah makan masakan kakaknya. Alisnya secara perlahan berkerut.


"Aku akan menunggu sarapan saja."


Ru Xuan yang di luar mendengar itu, mengangguk. Daging monster bakar adalah makanan yang selalu di makan pengawal bayangan kerana itu mudah dan tahan lama jika mereka secara tidak sengaja menghilangkan cincin ruang mereka.


Namun setelah makan masakan Ling Chyou, dia tidak lagi bisa memakan daging monster bakar. Rasanya sangat menjijikkan.


"Hah.... Seperti apa rasanya hingga terdengar begitu menakutkan."


Ling Chyou bertanya dengan wajah lemah. Ling Chen tersenyum saat melihat kakaknya tersenyum lemah.


"Sangat menjijikkan. Kakak, jika masakan mu 10, rasa daging monster bakar adalah -10."


Itu bermakna itu sudah tidak layak di makan.


Ling Chyou dengan lemah terkekeh.


"Tapi aku tidak punya masakan lagi. Mungkin kita harus makan daging monster bakar selama sebulan."


Ling Chyou serius mengatakan itu dan Ling Chen tersentak.


"Aku terlupa membawa cincin ruang makanan ku."


.


.


.


Mereka semua terlihat putus asa sambil membakar daging monster. Ling Chyou melihat mereka menggunakan metode yang sana dengan yang lain.


"Siapa mau mencobanya?"


Ling Hian yang selalu santai mengerutkan alisnya sambil menanyai itu. Tidak ada satupon dari mereka yang berani menyentuh daging itu.


"Apa rasanya seteruk itu?"


Ling Chyou bertanya dan makan satu tusuk sate yang mereka bakar. Masuk saja ke mulutnya, dia langsung muntah.

__ADS_1


Rasa seperti makan daging mentah yang hanyir dan berasa darah. Rasa daging itu tertutup dengan semua rasa menjijikkan itu.


"Bagaimana kalian menelan ini selama ini!?"


Ling Chyou berteriak kaget akan rasa menjijikkan itu. Mereka semua juga merasakan itu menjijikkan setelah makan masakan Ling Chyou.


Secara alami, tidak ada yang benar benar memasak di dunia itu. Mereka hanya melakukan itu untuk hidup. Mereka terlalu fokus berlatih hingga tidak peduli akan makanan.


Tapi mereka berubah pikiran setelah makan masakan Ling Chyou. Makan juga bisa menjadi kebahagiaan selain dari menjadi kuat.


Ling Chyou memegang kepalanya tidak percaya. Itu bahkan tidak terasa seperti daging bakar.


Ling Chyou yang berniat membiarkan mereka memasak kerana mereka selalu melakukannya, melangkah maju.


"Tidak mungkin aku akan makan ini selama sebulan. Tidak mungkin!"


Ling Chyou mengeluarkan pisau memasaknya dan dengan terampil menyayat daging monster itu.


.


.


.


Ling Chyou menghidangkan daging bakar dengan beberapa rempah yang dia temukan di hutan. Dengan wajah kusut Ling Chyou memerah limau yang ia temukan dan menabur garam lagi pada daging itu.


"Mari makan."


Ling Chyou mengatakan itu dan temannya mula tergiur dengan aroma yang sangat enak itu.


Mereka mula menggigit dagingnya dan pada akhirnya tidak bisa berhenti makan.


"Ini baru daging bakar."


Ling Chyou dengan puas memasukukkan makanan ke dalam mulutnya.


Orang yang ikut expedisi itu melihat mereka makan dengan lahap menjadi aneh. Kerana itu, mereka meminta sedikit dan langsung bertanya cara memasak Ling Chyou.


Ling Chyou dengan senang hati memberikan resepi yang mudah itu.


Dan kerana itu, monster menjadi makanan yang enak dalam beberapa minit.


Ling Chyou yang melihat sekelilingnya yang sangat harmonis mengangguk puas.


"Mari lihat, batu apa yang akan aku masukkan dalam laporan ku."


Ling Chyou bergumam dan bangun. Semua orang tahu bahwa mereka masih harus menambang. Kerana itulah tujuan mereka ke situ.


Mendengar laporan, pelajar academic membuat wajah kesal. Mereka bahkan tidak dapat mencari ciri ciri dari 1 bunga yang mereka lihat.


Ling Chyou mengambil palunya dan masuk bersama Ru Xuan.


.


.


.


Ling Chyou bukan orang yang tamak. Jadi dia hanya memberikan itu secara gratis. Terserah mereka mau buka jualan atau apa, itu bukan urusannya. Dia saja sudah sangat kaya.


.


.


.


Menjelang sore hari, Ling Chyou masih hanya berkeliling tampa menambang apa pon.


Dia mengeluh dan mengatakan pada Zhang Quon bahwa dia akan tinggal hingga malam. Zhang Quon mengangguk dan mengatakan akan mengikutinya.


Ling Chyou tidak peduli dengan itu.


.


.


.


Malam hari.


Di dalam gunung itu, suasana sunyi kerana tidak ada siapapon yang berani masuk waktu malam. Itu juga kerana monster berkeliaran di sana waktu malam.


Ling Chyou, Zhang Quon dan Ru Xuan masuk dan melihat suasana hening dari hutan bunga batu itu. Banyak suara monster yang bergerak bisa terdengar jelas.


Namun suasana yang gelap itu membuat bunga bunga bersinar dan tempat itu menjadi indah.


"Woah...."


Ling Chyou tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.


Zhang Quon dan Ru Xuan juga merasakan itu pemandangan yang indah.


Ling Chyou berjalan maju melihat pohon yang bersinar terang dalam kegelapan. Cahaya yang di keluarkan juga belbagai. Itu mungkin mengikuti elimen batu yang di hasilkan.


Saat Ling Chyou tidak sengaja mengangkat palunya, bunga bunga itu bergetar seperti memperingatkannya.


"Sepertinya di malam hari, kita tidak bisa menambang."


Ling Chyou mengatakan itu dan bunga bunga itu kembali tenang. Mereka menyimpan palu ke dalam cincin ruang dan berjalan saja.


Alasan mereka masuk malam ini adalah menemukan bunga yang menarik minat Ling Chyou untuk laporannya.


Mereka berkeliling dan tidak ada 1 monster pon yang menyerang mereka. Itu mungkin kerana mereka tidak menambang.


Ling Chyou melihat bunga yang sangat gelap. Semua bunga bersinar terang, mengapa itu tidak?

__ADS_1


Ling Chyou dengan hati hati mendekati bunga itu.


Merasakan kehadiran Ling Chyou, bunga itu bergetar seperti menyambutnya.


"Aku hanya ingin membuat laporan. Bisakah kamu memberikan ku bantuan? Aku hanya ingin tahu, bagaimana cara kamu tumbuh dan sebagainya."


Ling Chyou dengan jujur mengatakan niatnya. Bunga itu bergetar seperti menerima permintaan itu.


Saat Ling Chyou menyentuh bunga itu, dia tiba tiba berada di sebuah ruang hitam.


"Ilusi?"


Hanya itu yang datang ke pikirannya.


Ruang itu bergetar seperti dia salah.


"Begitu. Ruang, batu ruang. Bunga batu ruang."


Ling Chyou kembali ke depan bunga itu. Bunga itu adalah bunga yang menghasilkan batu di cincin ruang. Setiap ruang di cincin ruang berbeda. Itu tergantung dari mana batu itu berasal.


Bunga itu benar benar menarik minatnya.


"Mengapa yang ini tidak bercahaya?"


Ling Chyou bergumam bingung dan memeriksa bunga itu. Ada banyak bekas pukulan palu pada kelopak bunganya.


Ling Chyou memberikan anergi dalamnya untuk memeriksa tingkat bunga itu. Itu hanya di tingkat bintang 7.


"Kamu menolak untuk memberikan batu mu? Jadi, sekarang, kamu terluka?"


Ling Chyou bertanya dan bunga itu bergetar dengan lemah seperti dia sedang sedih.


"Mengapa kamu menolak mereka? Apa mereka tidak pantas dengan batu mu itu?"


Bunga itu bergetar ke kanan dan ke kiri. Itu seperti menggeleng.


"Jadi mengapa? Kamu hanya menyakiti diri sendiri. Kamu adalah bunga hitam yang indah."


Mendengar itu, bunga itu bergetar sangat senang di puji. Ling Chyou masih berpikir alasan yang mungkin bagi bunga itu tidak mahu membuka kelopaknya.


"Apa itu kerana batu ruang mu belum selesai?"


Bunga itu masih bergerak ke kiri dan kanan.


"Apa itu kerana kamu menganggap batu itu adalah anak mu?"


Bunga itu tetap bergerak ke kiri dan kanan.


Setelah 10 percobaan dan semua masih salah, Ling Chyou bercanda kerana malas untuk berpikir alasannya lagi.


"Apa hadiah untuk aku?"


Bunga itu akhirnya bergerak naik turun. Ling Chyou langsung menutup mulutnya. Dia terlihat kaget dan akhirnya berbicara.


"Mengapa? Aku mungkin bahkan tidak melihat mu. Kamu tidak bisa menyakiti diri kamu. Aku akan sedih."


Bunga itu seperti tunduk menunjukkan rasa bersalah.


"Baik, aku akan mengambil batu mu besok."


Bunga itu bergetar dengan senang. Ada monster yang lalu di sebelahnya dan Ling Chyou bahkan tidak meliriknya.


Bunga batu ilusi yang ada di samping bunga batu ruang berniat menjaili Ling Chyou yang sepertinya tidak takut apa apa. Batu ilusi bisa membuat seseorang melihat sesuatu yang paling mereka takuti.


Dan sebenarnya, ketakutan Ling Chyou, tidak, Jun Huanrang tidak begitu sulit.


Ling Chyou mengangkat kepalanya dan melihat sesosok hantu melayang dan sosoknya sangat mengerikan.


Mata Ling Chyou membelalak.


"Uwah!!!!!"


Mendengar teriakan Ling Chyou, Ru Xuan dan Zhang Quon menuju ke arahnya.


Ling Chyou langsung berlari masuk ke pelukan Zhang Quon sambil matanya tertutup. Tubuhnya bergetar.


"Ling Chyou?"


Kedua orang itu bingung.


"Aku tidak peduli itu hantu atau ilusi! Mari keluar! Huah!!"


Ru Xuan dan Zhang Quon mendengar itu tersenyum seperti itu sangat tidak terduga.


"Baik, mari keluar."


Zhang Quon mengangkat Ling Chyou bride style pada Ling Chyou yang bahkan tidak mahu membuka matanya. Ling Chyou tidak menolak kerana dia dalam keadaan yang sangat ketakutan.


Mereka akhirnya keluar.


Bunga batu ruang bergerak seperti melihat bunga batu ilusi dan seperti marah. Bunga batu ilusi itu seperti tunduk pada bunga batu ruang dengan rasa bersalah.


Dan esok hari tiba.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung.............................


__ADS_2