
Ling Chyou tersentak membuat Zhang Quon semakin curiga.
"Apa yang kamu pikirkan?"
Pelukan Zhang Quon menjadi lebih erat.
"A, aku hanya perlu bertemu dengan seseorang. Hanya, aku perlu pergi sendirian....."
Zhang Quon menyipit dan melepaskan Ling Chyou.
"Kemana kamu akan pergi. Itu pasti penting hingga kamu ingin pergi sendiri. Kamu adalah raja."
Ling Chyou merasa aneh bahwa Zhang Quon melepaskannya dengan mudah. Namun dia langsung bersiap.
"Perigi buta di istana ini. Ada seseorang yang harus aku temui."
Ling Chyou keluar dan wajah Zhang Quon menjadi dingin.
Ada satu hal yang tidak pernah di ceritakan dirinya sendiri maupon di dalam novel.
Siapa pon yang pernah berhubungan badan dengannya akan memiliki penjejak dan Zhang Quon bisa mendengar, melihat dan apa saja yang dia inginkan. Yang dia tidak bisa hanyalah mendengar isi pikiran seseorang.
Zhang Quon menutup matanya dan visi pandangan Ling Chyou memasuki penglihatannya.
Ling Chyou berjalan di istana dan tiba di perigi buta yang dia bicarakan. Sepertinya Ling Chyou tidak menipu tentang itu.
"Aku sudah di sini. Apa kamu tidak akan keluar?"
Zhang Quon mendengar suara Ling Chyou memanggil seseorang. Kemudian muncul sesuatu seperti kabut putih dan membentuk seorang wanita dalam umur 20 tahun.
[Hai.]
Zhang Quon bisa merasakan tubuh Ling Chyou kaget dengan apa yang dia lihat. Badan wanita itu kabur tidak jelas seperti hantu.
"Ka, kamu hantu?"
Suara bergetar Ling Chyou yang menandakan dia takut terdengar. Zhang Quon ingin melihat wajahnya yang takut.
[Hnm.... Kurang lebih. Aku hantu tapi tidak menakutkan. Lihat. Apa aku secantik ini menakutkan? Aku adalah orang yang mencapai tingkat dewa akhir. Kerana itu aku sangat membenci naga sombong itu. Dan kerana kutukan naga sombong itu, aku terjebak di perigi ini untuk bertahun tahun lamanya.]
Hantu itu mengomel dan Zhang Quon merasakan hal yang sama. Dia juga seseorang yang mencapai tingkat dewa akhir dan membunuh naga kegelapan yang mengancam dunia dan menerima kutukan naga yang tidak berhujung.
[Ngomong ngomong, aku bisa memberitahu mu tentang mengapa banyak orang terobsesi dengan mu seperti yang di janjikan. Sangat lama semenjak aku berbicara dengan seseorang. Untuk pengetahuan mu, hanya kamu yang bisa mendengar ku.]
Hantu itu banyak ngomong sepertinya. Sangat lama untuk mencapai inti cerita. Ling Chyou hanya bersabar mendengar hantu itu berceloteh. Zhang Quon yang tidak sabar dan berangin mendengarnya.
[Jadi pokoknya, satu kata hilang dari kehidupan mu. Itu adalah sebuah keunikan yang akan membuat orang yang menerima keunikan itu menerima satu kata berlawanan yang lebih kuat kerana lawannya di hilangkan.]
Agak bingung mengartikan itu.
"Pokoknya, satu kata hilang dan kata lawannya akan menjadi kuat pada seseorang?"
Ling Chyou meringkaskan dan hantu itu mengangguk.
[Itu yang terjadi pada pemilik asli tubuh mu.]
Ling Chyou mahupon Zhang Quon tersentak mendengar fakta itu.
[Orang yang mungkin menjadi raja kerajaan langit, itu adalah Ling Chyou asli. Aku mengingatkan, naga sangat membenci raja kerajaan langit yang memerintah alam.]
Kembali ke cerita yang keluar dari poin cerita. Zhang Quon mula ingin membakar hantu itu. Ling Chyou masih dengan sabar mendengarkannya.
[Baik, kembali ke topik, naga sangat membenci raja kerajaan langit. Dan itu sangat mudah mengingat mereka hanya perlu membuat mereka membenci sesuatu.]
Ling Chyou mengetahui itu.
[Dalam kasus pemilik tubuh mu, kata yang di hilangkan itu adalah marah.]
Ling Chyou dan Zhang Quon tersentak. Ling Chyou asli sangat membenci Zhang Quon dan selalu marah dan ingin menghancurkannya.
[Benar. Aku cukup kecewa dengan nasib anak itu. Dia bisa membenci, tapi tidak marah. Dia hanya akan terus terusan membenci dirinya yang lemah namun tidak marah pada siapa pon untuk kondisi tubuhnya. Namun dengan hilangnya marah, sangat sukar mendatangkan rasa benci pada seseorang.]
Ling Chyou mendengar dengan teliti begitu juga Zhang Quon mengharap topik tidak beralih lagi.
__ADS_1
[Konsenkuasi dari mendatangkan sifat marah ke dalam seseorang yang harusnya tidak ada, sama dengan menghancurkan tubuhnya sendiri.]
Ling Chyou tersentak mengingat naga kabut mimpi mengatakan Ling Chyou menghancurkan tubuhnya hanya untuk membunuh Zhang Quon.
[Kata lawan dari marah adalah sabar. Itu membuat Ling Chyou lebih sabar dari siapa pon. Namun tidak mempengaruhi orang di sekitarnya. Dia sangat sabar untuk melayani naga kabut mimpi itu. Kalau aku jadi dia, aku akan membunuhnya! Itu sudah seperti penguntit!]
Kok malah ke sana?
[Ah, pokoknya, kutukan naga kegelapan memusnahkannya. Kata marah yang di datangkan secara paksa kerana dia tidak bisa menahan kutukan yang ada pada naga kegelapan.]
Ling Chyou terdiam dan Zhang Quon mengerang.
[Kamu juga harus waspada. Kata yang di hilangkan dari mu adalah benci. Itu membuat kata lawan benci yaitu suka sangat kuat. Tidak seperti Ling Chyou yang tidak memengaruhi orang sekitar, sifat yang lebih kuat mu sangat kuat hingga memengaruhi sekitar. Itu membuat orang sangat selesa ketika bersama mu.]
Ling Chyou sedikit cemas. Orang yang bisa memunculkan kata itu pada dirinya adalah pacarnya sendiri. Zhang Quon juga merasakan hal yang sama.
[Kamu bertahan dari kutukan itu selama ini kerana kata suka yang sangat kuat. Itu sangat kuat hingga bisa membuat seseorang terobsesi dengan mu. Tapi juga menekan kutukan pada Zhang Quon pada masa yang sama.]
Hantu itu menerangkan situasi Ling Chyou saat ini.
"Bagaimana untuk menekan kata suka itu?"
Hantu itu maupon Zhang Quon tersentak.
[Mengapa kamu ingin menekan kata suka itu?]
Hantu itu bertanya dan Ling Chyou terdiam seketika.
"Aku tidak ingin orang menyukai ku hanya kerana kata suka terlalu kuat dari ku. Tapi aku juga tidak ingin membenci Zhang Quon. Kata suka menjadi kutukan pada ku jika orang terbunuh kerananya."
Zhang Quon bisa merasakan tubuh Ling Chyou yang bergetar takut. Dia takut untuk melihat orang mati kerananya lagi.
Hantu itu menghela nafas dengan tatapan seperti mengatakan 'tidak ada yang bisa aku lakukan.'
[Ada.]
Hantu itu berhenti seketika.
[Cara menekannya supaya tidak berpengaruh hingga membuat seseorang tidak terobsesi dengan mu. Aku katakan lagi, kata suka pada diri mu sangatlah kuat. Itu tidak mungkin hilang bahkan jika kamu mula kehilangan rasa suka pada diri sendiri. Cara menekannya adalah kamu harus membenci suatu benda yang hujud. Bukan sebuah kata, perangai atau perbuatan. Benci satu benda.]
"Bagaimana?"
Hantu itu memutar matanya merasa jengkel.
[Bagaimana? Yah tidak pedulilah apa itu. Contoh, aku benci pakaian itu! Buang saja! Hanya membencinya hingga kamu tidak ingin melihat barang itu ada di depan mata mu.]
Ling Chyou memikirkannya seketika.
"Bagaimana jika aku mengatakan aku membenci mentimun?"
Sayur yang paling tidak di sukai Ling Chyou adalah mentimun.
[Tsk. Itu bukan benci melainkan memilih makanan! Kalau benci itu kamu mungkin akan menghilangkan yang namanya mentimun dari pandangan mu atau bahkan negara ini.]
Ling Chyou tidak memiliki barang yang bisa ia benci.
"Baik. Terima kasih untuk informasinya. Aku akan pulang sekarang."
Hilangnya Ling Chyou dari pandangan, hantu itu berubah dari wanita 20 tahun ke wanita paruh baya sekitaran akhir 30 tahun.
[Ini cukup, kan. Kalian ngeselin banget.]
Jika Ling Chyou melihat sosok hantu yang sekarang, dia pasti tahu siapa itu. Itu adalah raja kerajaan langit pertama. Satu satunya raja kerajaan langit yang memerintah selama waktu hidupnya tanpa di bunuh. Yang lain mati kerana di tinggalkan alam atau di bunuh.
Namun jiwanya terus di sana kerana kutukan naga sialan itu. Dia sudah tidak bisa menggunakan kekuatan alam setelah kematiannya. Jadi dia hanya bisa menerima kutukan itu dan terus menerus membenci keberadaan naga yang mengurungnya di sana.
[Benar benar, mereka berjaya membuat ku sangat membenci sesuatu hingga aku ingin membunuh mereka jika bertemu. Naga sialan itu....]
Dia hanya menyisakan 1 penyesalan. Penyesalannya tidak langsung membunuh keparat naga sombong itu ketika dia masih hidup.
Dia seharusnya bunuh saja mereka. Bahkan jika alam meninggalkannya, dia adalah seseorang yang berada di tingkat dewa akhir.
Jujur, dia sangat menyukai melihat naga kegelapan yang mati di tangan seorang manusia setelah berbuat ulah. Namun naga lain yang takut akan keberadaan yang bisa mengancam mereka langsung memberikan orang itu kutukan.
__ADS_1
[Dasar naga sialan. Aku berharap masa depan yang lebih indah akan datang.]
Hantu itu hanya duduk di atas perigi buta yang di temani keheningan. Dia tidak bisa berbicara dengan alam lagi setelah dia mati. Kesepian selama jutaan tahun, itu tidak menyenangkan. Bahkan para raja kerajaan langit terdahulu tidak bisa mendengarnya.
Bibir hantu itu membentuk senyuman.
[Hati semurni milik mu yang bahkan bisa melihat dan berbicara dengan ku, bagaimana kamu ingin membenci sesuatu?]
Hantu itu memahami mengapa orang bisa terobsesi dengan Ling Chyou hanya dengan satu lirikan.
Itu kerana dirinya yang murni dan tidak akan marah atau membenci seseorang bahkan semenyebalkan apapon mereka. Lihat saja betapa sabarnya dia mendengar topik terus bertukar ketika dia berbicara.
Hanya orang yang benar benar tidak memiliki kebencian dalam hati mereka bisa melihat dan berbicara dengannya. Itulah salah satu kutukan yang di terima dirinya.
Wajah indah Ling Chyou memasuki pikiran hantu itu. Wajah yang indah dan polos seperti belum banyak mengenal dunia. Namun dia mengenalnya cukup banyak dan masih memegang sikap polos tanpa kebencian.
[Kita akan bertemu lagi di masa depan.]
Hantu itu tersenyum santai menatap ke arah langit.
****
Ling Chyou memasuki kamar dan melihat Zhang Quon duduk di sudut ruangan.
"Kamu menguping, kan."
Ling Chyou dengan cepat tahu apa yang berlaku.
Zhang Quon hanya diam di sudut.
"Aku mungkin membahayakan mu."
Beberapa detik kemudian, Zhang Quon berbicara dengan nada rendah. Ling Chyou menghela nafas dan mendekatinya.
Ling Chyou dengan lembut memeluk Zhang Quon dan mencium dahinya.
"Lihatlah pacar ku ini. Mengapa kamu selalu bersikap begini? Kan aku sudah bilang bahwa aku mencintai mu. Jadi kamu seharusnya bangga dan tidak mengecewakan harapan ku."
Zhang Quon dengan pupil mata yang bergetar menatap Ling Chyou. Dia tidak ingin melukai Ling Chyou juga tidak ingin melepaskannya.
"Quon, kamu naga ku, pria tertampan ku, pacar ku. Berhenti menunjukkan expresi itu. Aku juga tidak ingin kehilangan mu."
Mata Zhang Quon membesar. Sama seperti dirinya, Ling Chyou juga tidak ingin kehilangan pacar pertamanya dan berharap itu adalah yang terakhir.
"Mari tidur? Hnm?"
Ling Chyou dengan lembut membujuknya. Senyuman terukir di bibir Zhang Quon. Dia menarik tangan Ling Chyou lembut dan bibir mereka bersentuhan.
"Iya, mari."
Zhang Quon hanya perlu menghancurkan semua naga yang ada di dunia itu.
'Iya, mari lakukan itu. Mari hancurkan semuanya.'
Jika dia tidak ingin menyakitinya, dia bisa membunuh semua naga yang ada di dunia itu. Dia pernah membunuh 1, jadi, apa yang mungkin menjadi masalah? mereka bukan dewa pada akhirnya.
Ling Chyou juga mengukir senyuman melihat pacarnya kembali normal. Mereka tidur dengan perasaan yang sama sekali berbeda.
Ling Chyou yang senang melihat Zhang Quon tenang dan Zhang Quon yang di penuhi niat membunuh yang kuat.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
...**Bersambung**...