I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 37


__ADS_3

Ling Chyou mengubur dirinya di dalam tumpukan buku hingga dia tidak mengingat waktu.


Dia bangun setelah sudah hampir makan malam. Dia bersiap dan pergi ke ruang makan.


Dia melihat semua orang sudah di sana. Tapi dia melihat mereka semua berantakan.


"Apa yang kalian lakukan sebelum tiba di sini? Apa kalian baru berperang atau apa?"


Dengan kaget, Ling Chyou duduk di kursinya.


Hanya dirinya dan Xiu Yang yang masih bersih.


"Tidak. Kakak, kami hanya berlatih."


Ling Chen membalas dengan senyum manis.


"Itu tidak menerangkan, mengapa sampai Xia Zu juga berantakan. Dia tidak suka berlatih, kamu tahu."


Mereka semua mengalihkan pandangan mereka dari Ling Chyou.


"Mereka baru saja berantem dengan penjaga istana. Kerana mereka tidak di benarkan menemuimu."


Ling Chyou menggelengkan kepalanya mendengar apa yang Xiu Yang ucapkan. Dari semua orang di sana, hanya Xiu Yang yang tidak rapat dengannya.


Namun dia masih ikut mereka berlatih dalam pelatihan neraka mereka. Itu mungkin kerana dia tidak punya teman selain Xin He.


"Aku akan beritahu penjaga untuk mengizinkan kalian bertemu dengan ku. Jadi tidak usah berantem sama mereka lain kali."


Ling Chyou mengatakan itu dengan senyum lembut dan makanan yang terlihat sangat enak di hidangkan.


Itu berada di level masakan Ling Chyou. Jadi mereka semua makan masakan itu dengan lahap.


Semua orang diam dan menyantapnya. Namun banyak hal di benak Ling Chyou saat ini.


'Perang akan pecah. Tidak peduli aku pergi atau tidak. Aku perlukan aliansi. Lokasi pintu masuk alam iblis juga tidak di temukan untuk beribu ribu tahun.'


Ling Chyou masih makan dengan sopan. Dia tidak andal dalam hal politik. Jadi untuk menjaga kekuasaan itu sangat sukar. Dia bukan komandan perang atau bahkan mempunyai karismatik seorang pemimpin.


Secara keseluruhan, dia adalah raja yang polos tampa ikatan sama sekali di langit itu. Jika di bumi, dia memiliki ikatan dengan keluarga Ling. Namun di langit, dia bahkan tidak tahu apa apa tentang sekte atau siapa yang paling berkuasa di kota yang ia perintahkan sekarang.


Dia harus tahu sekte dan bangsawan yang bisa dia andalkan di masa depan. Juga kota di langit ada 10 dengan 3 kerajaan. Namun semuanya di perintah dengan perdana menteri atau sekte tertinggi di sana. Namun raja mereka hanya ada satu.


Tapi itu tidak menutup keserakahan mereka akan kekuasaan. Itulah mengapa mereka ingin mengambil kekuatannya.


'Aku benar benar harus mengubur diri dalam tumpukan buku dalam waktu yang lama. Menyebalkan sekali.'


Dengan putus asa, Ling Chyou memasukkan makanan di pinggan ke dalam mulutnya.


"Kakak, apa ada masalah? Apa ingin kami bantu?"


Ling Chyou tersenyum lembut pada pernyataan itu.


"Tidak. Aku hanya akan membaca buku. Kalian fokus saja pada pelatihan kalian."


Mendengar kata buku, mereka semua merinding dan memalingkan wajah mereka. Tidak ada seorang pon dari mereka yang bisa memandangi kecepatan membaca dan menghafal Ling Chyou.


'Akan ada seminggu sebelum aku perlu berucap di depan semua warga langit. Apa yang harus di ucapkan seorang raja? Tidak masuk akal menjadikan bocah 13 tahun sebagai raja tampa bimbingan. Mungkin aku akan dapat guru cepat atau lambat. Ada banyak tulisan warga langit yang tidak bisa aku baca.'


Alis Ling Chyou sedikit berkerut dan dia melihat pelayan di pintu.


"Hei, apa aku akan mendapatkan guru? Aku tidak bisa memahami banyak buku dengan tulisan warga langit."


Pelayan itu tunduk dengan hormat dan berbicara.


"Iya. Yang mulia akan mendapatkan guru setelah makan. Tuan Li Xiaufeng akan mengajari mu besok pagi."


Ling Chyou mengerutkan alisnya mendengar itu.


"Tidak. Malam ini saja di perpustakaan."


Pelayan itu tunduk lebih rendah seperti mengatakan dia akan melakukannya.


"Untuk pengetahuan, teman yang mulia juga akan di ajari oleh tuan Li Xiaufeng. Apa mereka juga akan mengambil pelajaran malam ini?"


Ling Chyou menggelengkan kepalanya.


"Tidak, aku saja. Aku ingin membaca dengan cepat. Jadi itulah mengapa aku memintanya malam ini."


Pelayan itu tunduk lagi dan berjalan pergi.


.


.


.

__ADS_1


Semua orang sudah masuk tidur atau berlatih di kamar mereka sedang Ling Chyou masih membalik balik halaman buku yang bisa ia baca.


Seorang pria dengan rambut perak bersinar dan mata biru dan hijau seperti gabungan laut dan langit masuk ke ruangan itu dan tunduk hormat.


"Senang bertemu dengan anda, yang mulia. Saya Li Xiaufeng. Saya akan mengajari anda mulai hari ini."


Ling Chyou hanyaengangguk tampa melihat gurunya yang tampan itu. Dia terlalu fokus pada buku di tangannya.


"Apa kita akan mula dari huruf alfabet?"


Ling Chyou bertanya.


"Iya."


Dengan cepat, balasan tiba. Li Xiaufeng mengeluarkan buku dengan 3000 alfabet yang berbeda. Alfabet umum, alfabet kuno dan bahkan kode yang selalu digunakan dalam perang.


"Pertama, yang mulia, harap kamu menghafal semua huruf itu."


Ling Chyou mengambil buku tebal itu dan membalik halal seperti membaca novel. Namun itu lebih cepat kerana semua itu hanya bentuk huruf dan sebutannya.


.


.


10 minit kemudian.


"Selesai. Apa kamu akan menguji ku pula?"


Li Xiaufeng berkedip beberapa kali dan menganggap raja mereka sedang menunjuk hebat. Dia mengangguk dan memberikan buku latihan dengan pertanyaan semua alfabet yang sudah dia hafal.


Ling Chyou mengambil buku itu dan akhirnya melihat wajah gurunya untuk pertama kali.


"Ouh. Guru, kami memiliki wajah yang indah."


Ling Chyou memuji gurunya dan langsung mengerjakan soalan di buku itu.


"Memuji ku tidak akan berguna. Kamu harus melakukannya sendiri."


Li Xiaufeng menolak pujian Ling Chyou menjauh. Semua raja pendahulu mengatakan hal sama pada guru mereka untuk memberikan jawaban.


"Tidak. Guru, wajah anda indah. Rambut perak yang lembut dan membuat hati senang melihatnya, mata yang akan mengingatkan pemandangan laut dan langit yang indah, dan semua yang berada di wajah anda indah. Saya tidak memuji seseorang untuk hal seperti itu. Lagi pula saya sudah mengingat semua huruf itu."


.


.


'Anak ini jenius. Hanya 10 minit untuk menghafal semua huruf itu?'


Li Xiaufeng menelan ludahnya dan tersenyum semangat.


'Mari lihat batasan anak ini.'


Semakin pintar siswanya, Li Xiaufeng semakin semangat untuk tahu batasan mereka.


.


.


.


Keesokan paginya, Li Xiaufeng terbaring di lantai dengan tidak percaya.


'Dia hanya belajar bahasa langit dalam setengah malam? Apa anak ini manusia?'


Ling Chyou sudah membaca buku dengan tulisan langit seperti itu adalah bahasanya. Dia tidak kelihatan kesulitan.


"Guru, tidur di lantai seperti itu akan membuat mu sakit."


Ling Chyou mengatakan itu dan Li Xiaufeng mencebirnya.


"Saya tidak akan sakit. Saya sudah di tingkat matahari ke 5 urutan ke 3."


Itu bermakna dia sudah berlatih mencapai tingkat dewa 2 kali. 5 kali lagi dia akan mencapai tingkat lagenda.


"Yang mulia, apa anda tidak akan sakit jika kamu begadang seperti ini? Saya lebih khawatir dengan kesehatan anda."


Ling Chyou mengangguk dan akhirnya bangun dari kursinya. Dia merenggangkan tubuhnya.


"Mari berhenti di sini. Kamu harus mengajar yang lain juga. Setelah sarapan, kamu harus mengajari mereka. Untuk pengetahuan, mereka tidak di tingkat ku untuk mengingat pelajaran."


Li Xiaufeng menghela nafas lega mendengar itu. Setidaknya teman rajanya normal untuk di ajari.


"Setelah sarapan aku akan tidur. Jadi jangan repot mencari ku."


Ling Chyou mengatakan itu dan langsung ke ruang makan.

__ADS_1


Setelah itu, dia tidur dan yang lainnya merasa di neraka untuk mengingat 3000 alfabet seperti manusia biasa pada umumnya. Setidaknya, mereka akan memakan waktu sebulan untuk mengingat semua alfabet itu.


.


.


Ling Chyou tertidur hingga jam 1 siang dan makan siang di kamarnya dan langsung ke perpustakaan. Di sana, dia melihat temannya sedang kesulitan mencatat semua huruf untuk mengingatnya.


Dia mengabaikan mereka yang giat belajar dan langsung mengambil buku sejarah lainnya. Dia harus memutuskan siapa yang bisa di buat sekutu dalam 3 hari. Hari penobatan dia sebagai raja akan menjadi hari di mana rencana perang akan bermula.


Juga dia harus melacak pintu penghubung dunia iblis.


"Ling Chyou, apa kamu ke sini untuk mengingat alfabet juga?"


Tong Ma yang mengalah untuk mengingatnya untuk sekarang, bertanya.


"Tidak. Aku ke sini untuk pelajari sejarah. Aku sudah mempelajarinya dalam beberapa jam tadi malam."


Semua orang ternganga. Sangat sukar bahkan mengingat 1 huruf, dia mengingat nya dengan mudah.


"Berapa lama masa yang kamu perlukan?"


Yun Kaibo bertanya dengan hati hati.


"Sekitar..... 10 minit mungkin."


Mereka ingin makan buku catatan mereka sekarang. Ya, mereka seharusnya tidak bertanya.


Ling Chyou menguap dan mula membaca buku sejarah yang dia ambil.


Zhang Quon duduk di samping kirinya sedang Ling Chen di samping kanannya.


"Kakak, bantu aku belajar."


"Aku juga."


Mereka berdua saling menatap seperti ada aliran listrik di antaranya. Ling Chyou menolak kursinya mundur.


"Ling Chen, kamu belajar saja dengan Zhang Quon. Zhang Quon, bagaimana kamu tidak tahu tentang bahasa ini? Kamu seharusnya lebih tahu dari aku."


Zhang Quon menghela nafas pada balasan dingin Ling Chyou sedang Ling Chen memuncungkan bibirnya tidak puas.


Zhang Quon tersenyum dan mengambil buku yang ada di tangan Ling Chyou dengan lembut. Ling Chyou mengerutkan alisnya dan saat dia ingin mengambil buku itu kembali, wajahnya dengan Zhang Quon sangat dekat.


Wajahnya langsung memerah kerana dekatnya mereka. Ling Chen mengerutkan alisnya juga dan menarik kakaknya menjauh.


"Jangan menjaili kakak ku!"


Ling Chen mengambil buku di tangan Zhang Quon dan memberikan itu pada kakaknya.


Ling Chyou menghindari tatapan Zhang Quon, namun kupingnya masih merah. Dia menutupi wajahnya dengan buku dan otaknya tidak karuan. Dia jadi mengingat ciuman mereka saat dia memberitahu Zhang Quon bahwa dia tahu dia adalah reinkarnasi naga kegelapan.


Tak!


Tanpa sadar, Ling Chyou menendang tulang kering Zhang Quon. Zhang Quon agak kaget dan Melihat Ling Chyou yang masih menutupi wajahnya dengan buku.


"Kamu menendang tulang kering ku. Apa kamu ingin di tendang juga?"


Zhang Quon saja menyakat dan Ling Chyou tersentak.


Bak!


Ling Chyou melempar buku yang dia gunakan untuk menutupi wajahnya ke wajah Zhang Quon.


"Tidak mau berbicara dengan mu! Kamu orang paling berengsek di dunia!"


Ling Chyou mengatakan itu dan mengambil buku lain lalu duduk di samping kanan Ling Chen. Ling Chen menjelur lidahnya pada Zhang Quon seperti mengejeknya. Lalu dia berkepit dengan Ling Chyou untuk alasan belajar.


Ling Chyou juga tidak masalah mengajarinya.


Suasana kembali sunyi seperti umumnya perpustakaan dengan alunan bunyi kertas di balik sepanjang masa.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung................................


__ADS_2