I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 3


__ADS_3

Setelah 3 hari Ling Chyou sedar kan diri, dia bisa melihat di dunia ini rata rata penduduk itu cewek.


Dia masih memiliki 1 hari sebelum memasuki academic jadi dia berkeliling di kota bersama adiknya. Juga hari itu ada festival menyambut naga yang agung.


"Kakak, pakaian ini cocok untuk mu."


"Tidak, itu lebih cocok untuk mu."


Mereka terhenti seketika dan tertawa.


"Mari lihat buku yang berada di toko itu. Kakak, kamu akan menjadi pelajar academic tidak lama lagi."


"Baik, setelah itu, bagaimana mencari zirah atau pil untuk mu?"


Ling Chen mengangguk dan dengan semangat menarik kakaknya ke toko buku dan alat tulis.


'Anak yang dingin? Dia jelas anak yang baik.'


Ling Chyou mula meragukan ingatan yang dia dapatkan. Adiknya sangat ramah dan terbuka setelah dia juga terbuka padanya.


Dia merasa adiknya hanya ingin perhatian lebih.


.


.


.


"Hei, Ling Chen, aku lapar."


"Ouh, mari kita pergi makan!"


Mereka pon pergi ke restoran yang cukup mewah.


"Tuan mahu pesan apa?"


"Semua yang bisa kamu hidangkan!"


"Hei, siapa yang akan menghabiskan itu?"


Ling Chen melambai tangannya pada Ling Chyou seperti mengatakan tidak masalah.


Tidak lama kemudian, makanan yang di pesan mereka tiba. Pelayan itu di kenal oleh Ling Chyou.


"Zhang Quon?"


"Ah, Tuan Ling."


Wajah Zhang Quon tidak enak. Tentu saja. Dia berkerja dan seorang pelanggan yang ternama tidak puas dengan layanan nya. Dia akan di pecat.


"Apa yang kamu pikirkan? Aku sudah bilang tidak akan mengganggu mu lagi. Juga aku sudah berhenti dari bela diri."


"Kamu apa?"


Zhang Quon benar benar kaget mendengar Ling Chyou berhenti berlatih seni bela diri.


"Apa kamu tidak sedar? Seni bela diri tidak cocok untuk ku. Aku yang sudah berlatih keras aja tidak bisa melepasi tingkat tanah."


Zhang Quon menggelengkan kepalanya pada pernyataan Ling Chyou.


"Saya tahu tuan Ling Chyou tidak cocok dengan seni bela diri. Hanya saja, saya pikir untuk berteman dengan tuan setelah tuan kembali ke sekolah bela diri."


"Ouh, setahu ku, kamu tidak punya teman pria. Kita tetap bisa berteman walau aku tidak bisa membantu apa pon. Aku juga pikir kamu akan punya banyak temen pria di masa depan. Maaf sudah mengganggu mu selama ini."


Zhang Quon menggelengkan kepalanya lagi.


"Hemp. Kakak, kerana kakak selalu mengganggunya, dia bisa menerima bantuan dari ayah! Ayah membantunya dan dia tidak akan menyakiti kakak!"


"Ehhh.....?"


Ling Chen mengatakan itu dan Zhang Quon mengangguk.


"Baik, pergilah berkerja. Kamu bisa menemukan ku di sekolah academic di sebelah sekolah bela diri. Itu pon jika kamu ingin ke sana."


Zhang Quon kembali berkerja dan Ling Chen entah kenapa sangat ngambek setelahnya. Dia menghabiskan semua makanan yang di pesan.


"Apa perut mu monster, Ling Chen?"


"Apa maksud mu? Perut mu saja yang kecil! Semua ahli bela diri memiliki perut seperti ku!"


Ling Chyou tidak bisa menyangkal itu. Semua meja di situ penuh dengan makanan.


"Mari lihat festival itu. Mari beli hadiah untuk ayah juga."


Ling Chyou dengan cepat menukar topik pembicaraan dan Ling Chen mengangguk.


.


.


.

__ADS_1


"Ling Chen, apa naga itu ada di dunia ini?"


"Ada. Tapi aku dengar naga sangat kuat hingga jika dia turun ke bumi, dia akan menghancurkan bumi itu sendiri. Kerana itu naga berada di luar sambil melihat dan menjaga keseimbangan dunia ini."


Ling Chyou mengangguk paham.


"Jadi, mari beli benang emas."


"Hmn? Baik."


Ling Chen ikutkan aja apa yang ingin di beli Ling Chyou.


Mereka pon melihat festival itu berjalan lancar dan pulang tentu saja dengan selamat.


Keesokan harinya.


"Hah, kalian akan bersekolah berasrama. Aku harap kalian baik baik saja."


"Ayah, kamu bisa datang untuk melihat kami."


Ling Chen dengan cepat menjauh dari ayahnya.


"Ini."


Ling Chyou memberikan ayah dan adiknya gantungan berbentuk naga dengan benar emas yang rapi dan kemas.


"Ini, jangan bilang kamu membuat ini sendiri!"


Ling Chen sangat kaget dengan itu.


"Seperti naga yang melihat dunia untuk melindunginya, biarkan naga melindungi kita sekeluarga."


Ling Chyou mengeluarkan gantungan yang sama seperti yang dia berikan pada ayah dan adiknya.


Ibunya meninggal saat melahirkan adiknya. Sekarang tinggal mereka bertiga sebagai keluarga.


"Semoga naga melindungi kita."


Ling Huo dan Ling Chen juga mengangguk dan menggantung itu pada pedang mereka. Ling Chyou pula menggantung itu di rambutnya.


"Jaga diri ayah. Aku akan jaga diri juga. Ling Chen, aku mungkin akan menyusahkan mu."


"Tidak, panggil aku lebih baik dari Zhang Quon."


'Mengapa dia di libatkan?'


Mereka pon mula bergerak ke sekolah mereka.


Kerana bersebelahan saja sekolahnya, mereka di hantar di sekolah academic dan Ling Chen akan berjalan ke sekolah bela diri.


"Kamu juga."


.


.


.


.


.


Ling Chyou mula mengemasi barangnya dan 2 orang teman sekamar nya masuk.


Ling Chyou bangun dan menyapa.


"Hai, aku Ling Chyou. Mohon bantuannya."


"Ouh, jadi kamu anak baru itu. Aku Wang Xuemin. Mohon kerjasama nya ya."


"Aku Yun Kaibo."


Kemudian Ling Chyou kembali mengemasi barang barang miliknya. Pelajar di academic tidak banyak. hanya ada 10 murid saja. 4 cewek dan 6 cowok. Juga gurunya hanya ada 3.


Pelajar terbaik di situ adalah Yun Kaibo.


.


.


.


.


.


"Baik, aku akan mengambil kedatangan."


"Yun Kaibo."


"........."

__ADS_1


Hanya keheningan berlalu.


"Wang Xuemin."


"Ya! Saya sentiasa hadir untuk terus-"


"Baik, diamlah."


Suasana kembali hening.


"Yin Mei."


"Hadir."


Gadis itu membalas dengan tidak peduli.


Guru itu terus berbicara.


"Xin He."


".........."


Gadis itu hanya duduk dengan gaya sombong.


"Ling Hian."


"Saya di sini pak tua."


Anak laki laki itu duduk dengan santai sambil kakinya di atas meja.


"Xia Zu."


"Zzz...."


Gadis itu hanya tidur.


"Xiu Yang."


"Ya saya."


Gadis itu bermain dengan kukunya.


"Yong Zuthing."


"........."


Anak laki laki itu terus saja membuat pesawat kertas.


"Zhang Jianwu."


Brak!


"Zhang Jianwu di sini!"


Anak itu yang di penuhi dedaunan di tubuhnya baru memasuki kelas itu.


"Dan terakhir, Ling Chyou."


"Hadir."


'Ini kelas belajar atau kelas pelajar bermasalah?'


Guru itu melihat catatan itu dan mula menutup buku itu.


"Baik, saya guru kalian, Mang Rui. Pendiri sekolah Xiau Lang. dan guru alkimia adalah Yong Zu Feng. Aku akan mengajari kalian tentang academi seperti matematika atau sejarah. Yong Zu Feng akan mengajari kalian sains yang berhubungan dengan alkimia yang merbahaya. Sekarang, keluarkan buku kalian."


Walau begitu, hanya 4 orang saja yang membuka buku.


Itu Yun Kaibo, Wang Xuemin, Yin Mei dan Ling Chyou.


Jarum akupuntar terbang pada semua pelajar yang tidak mengambil buku mereka.


"Sila ambil buku kalian atau aku akan menusuk kalian dengan seribu jarum. Aku bukan orang yang sabar."


'Baik, ini masih dunia murim.'


Kerana itu, mereka mengambil buku mereka.


"Baik, mari kita mulakan sesi belajar kita."


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung..............


__ADS_2