I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 17


__ADS_3

Keesokan harinya, Ling Chyou terbaring di kasur dengan penuh keringat.


Dia mengalami demam yang cukup tinggi setelah migrain semalam.


Yun Kaibo yang selalu di bangunkan Ling Chyou di waktu sama setiap hari merasa aneh bahwa Ling Chyou belum menggerakkannya.


Dia bangun dan melihat Ling Chyou masih berada di kasurnya.


Dia pon mendekati Ling Chyou dan melihat dirinya penuh dengan keringat.


Yun Kaibo langsung menyentuh dahinya dan merasakan tangannya akan terbakar.


Dia langsung menarik tangannya.


Yun Kaibo dengan cepat pergi ke kasur Wang Xuemin.


"Wang Xuemin! Bangun! Ling Chyou demam tinggi! Dan itu demam api yongrang!"


Demam api yongrang adalah demam tinggi yang membuat penghidapnya seperti terbakar. Demam itu sangat merbahaya bagi mereka yang tidak bisa berlatih dan mereka bisa mati.


"Xuemin! Ku mohon bangun!"


Yun Kaibo menggerakkan Wang Xuemin dengan kasar. Pada akhirnya Yun Kaibo menyiram Wang Xuemin dengan air sejuk untuk membangunkannya.


"Ada apa? Eh.... Sudah lama tidak di bangunkan seperti ini."


Yun Kaibo memijat ruang di antara alis. Ingin saja dia menendang Wang Xuemin keluar sekarang.


"Ling Chyou demam tinggi dan itu demam api yongrang! Kamu pergi jaga dia sementara aku melaporkan ini pada guru Mang!"


Yun Kaibo melempar handuk pada Wang Xuemin dan berlari keluar.


Wang Xuemin menyeka air di tubuhnya dan pergi ke kamar mandi untuk mengambil air dan handuk kecil.


.


.


.


Di kamar Mang Rui.


Tok! Tok! Tok! Tok! Tok!


Ketukan keras membuat Mang Rui langsung bangun dan membuka pintu.


"Ada apa?"


Mang Rui memijat kepalanya kerana baru bangun.


Namun melihat Yun Kaibo yang bahkan tidak menukar piyamanya, wajahnya menjadi serius.


"Ling Chyou demam api yongrang! Sekarang tubuhnya seperti terbakar!"


Mang Rui tersentak mendengar itu. Demam api yongrang bahkan bisa mendidihkan air jika dia berendam di dalamnya.


Mang Rui dengan cepat mengubah pakaiannya dan pergi ke kamar mereka.


.


.

__ADS_1


.


Wang Xuemin menggaru kepalanya bingung mahu melakukan apa. Setiap kali dia meletakkan handuk basah di dahi Ling Chyou, handuk itu bagai di letak ke dalam air mendidih dan menjadi panas tidak peduli berapa kali dia menukarnya.


Demam api yongrang adalah demam tampa obat. Mereka hanya bisa menderita itu hingga itu pulih. Itu hanya seperti sebuah pemurnian tubuh bagi mereka yang berlatih. Tapi untuk mereka, itu siksaan.


Dia bahkan menitiskan air pada tangan Ling Chyou dan itu dengan cepat mengering seperti itu menguap.


Wang Xuemin menghela nafas dan duduk di semping kasur dengan putus asa.


Dia menggunakan pulpen untuk menusuk pipi Ling Chyou kerana kesal.


Ling Chyou bangun kerana tusukan pulpen itu. Kelopak matanya bergetar, dia merasakan panas luar biasa dan menoleh untuk melihat Wang Xuemin yang kabur kerana matanya tidak bisa di buka dengan lebar.


"Maaf. Apa aku membuat mu terjaga? Kamu sekarang demam api yongrang. Aku bingung mau buat apa lagi."


Ling Chyou tersenyum dengan sulit pada Wang Xuemin. Ling Chyou mengeluarkan resep obat Cunghau dan memberikan itu pada Wang Xuemin.


Sebelum dia bahkan bisa menerangkan obat apa itu, dia jatuh pingsan lagi.


Wang Xuemin melihat resep obat itu dengan aneh.


"Memangnya, ini resep apa?"


Saat Wang Xuemin menggaru kepalanya bingung, Mang Rui dan Yun Kaibo masuk.


Mang Rui bisa merasakan anergi api yang keluar dari Ling Chyou. Demam api yongrang bisa membuat penghidapnya menerima alimen api untuk sementara. Namun bagi mereka yang tidak bisa berlatih hanya membunuh mereka.


Mereka bisa memberikan anergi air ke dalam tubuh penghidapnya untuk menekan anergi api.


Namun itu hanya melambatkan proses kematian korban.


"Ini resep yang di berikan Ling Chyou pada ku saat dia terjaga tadi."


Mang Rui mengambilnya dan langsung kaget.


"Ini, ini resep obat Chunghau? Ini resep yang tidak sempurna itu!"


Namun yang berada di tangannya adalah resep yang sempurna.


"Obat untuk demam api yongrang?"


Mang Rui melihat cahaya dalam keputusaan di depannya.


"Berikan ini pada Yong Zu Feng untuk menyerahkannya kepada asosiasi! Berikan pada mereka dan katakan untuk cepat!"


Yun Kaibo yang mendengar itu langsung mengambil resep itu dan berlari keluar lagi.


Wang Xuemin masih bingung di sana.


"Xuemin, kamu punya elimen air, bukan? Tekan anergi api itu dengan elimen air mu."


Wang Xuemin kaget mendengar itu. Dia tidak bisa berlatih.


"Ini pil yang Yun Kaibo berikan pada ku semalam. Ini hadiah dari Ling Chyou. Gunakan ini untuk memperlambat proses pembakaran."


Wang Xuemin tersentak melihat pil naga hijau. Dia menelan ludah dan mengambil itu.


Dia menelan itu. Beberapa saat kemudian, dia merasa kehangatan di dalam tubuhnya.


Dia merasa ke 7 merindiannya tersambung dan muka mengalirkan energi dalam.

__ADS_1


Wang Xuemin menarik dan menghela nafas. Dia mengalirkan anergi air ke tangannya.


Dia mula menekan anergi api itu dengan elimen airnya.


'Danau indah hening malam.'


Wang Xuemin mula menggerakkan tangannya. Dia sudah hampir lupa akan teknik yang selalu ia gunakan.


"Ouh."


Mang Rui kagum melihat pemandangan itu. Dia tidak pernah berpikir akan melihat teknik keturunan Wang yang sudah punah kerana keturunan Wang mula meninggalkan teknik itu. Teknik itu tidak lebih dari tarian air untuk memikat penonton melihatnya.


Air mula mengelilingi Wang Xuemin yang setelah itu di arahkan ke Ling Chyou.


Dia selalu di ejek kerana tekniknya yang lemah dan tidak merbahaya itu. Kerana itu, dia tidak pernah menggunakannya lagi dan hampir melupakannya.


Kelopak mata Ling Chyou bergetar dan matanya terbuka. Dia bisa melihat Wang Xuemin menggunakan elimen airnya yang sedang menari dan cukup indah.


Namun itu akan lebih indah jika itu adalah waktu malam yang gelap.


Dia merasa sedikit lebih baik dan mencuba untuk bangun.


Namun Mang Rui menghentikannya dengan mendorong pundak Ling Chyou dengan lembut kembali ke kasur.


"Jangan membuat elimen air Wang Xuemin sia sia."


Ling Chyou mengangguk dan kembali menutup matanya.


.


.


.


.


.


Yun Kaibo berlari pergi ke kamar Yong Zu Feng dan mengetuk pintunya.


Yong Zu Feng menggosok matanya kerana dia merasa belum waktu dia untuk mengajar.


Yun Kaibo tidak peduli dan memberikan resep obat itu padanya dan menerangkan apa yang terjadi.


Yong Zu Feng menganga dan langsung menukar pakaiannya dan bergegas pergi ke asosiasi.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung..............

__ADS_1


__ADS_2