I Will Be Good People

I Will Be Good People
Episode 8


__ADS_3

Mereka berpikir untuk bertarung setelah kelas.


Dan Ling Chyou saja menyiapkan hadiah dari kaca.


Pembelajaran hari ini masih membentuk kaca.


Ling Chyou membantu yang lain sedikit namun itu memang sukar untuk melakukannya tampa pengalaman.


.


.


.


Mereka semua masuk ke arena bebas di mana semua orang dari mana pon bisa melihat pertempuran di sana.


Ling Chyou bertaruh semua uangnya pada Zhang Quon dan melambai padanya.


Zhang Quon mengabaikan lambaiaan tangan itu dan berdiri dengan posisi siap menyerang.


Tong Ma menarik pedangnya. Dia memasukkan anergi dalam ke dalam pedang itu.


'Pedang angin dingin!'


Mereka berdua masuk ke posisi siap bertarung.


'Ah.... Benar juga. Di dunia ini hanya bisa melatih 1 teknik elimen. Jadi Tong Ma menggunakan teknik angin. Tapi mc yang ngecheat memiliki berkah naga hingga dia bahkan kuat dengan tangan kosong.'


Tong Ma mula berlari ke depan dan menyerangnya dengan pedangnya. Zhang Quon dengan cepat menghindari semua serangan itu.


'Pukulan pemecah langit!'


Pukulan yang ingin di tuju pada Tong Ma meleset kerana dia menghindar dan menghancurkan lantai arena itu.


"Gila! Bagaimana tingkat langit bisa menghancurkan arena itu dengan mudah!?"


"Apa kalian tahu mengapa mereka bertarung?"


"Aku dengar mereka bertarung untuk mengetahui siapa lagi tampan."


"Bukan untuk bunga sekolah kita?"


Banyak bisikan antara penonton melihat pertempuran itu.


"Kalau lebih tampan, bukan ke Zhang Quon jelas yang tampan. Bagaimana Tong Ma yang cacat itu lebih tampan darinya."


"Dia benar benar tidak berkaca. Dia berani mendekati bunga sekolah seperti mu dengan wajah cacatnya itu."


Ling Chyou yang berdekatan dengan bunga sekolah itu melirik.


Memiliki dada besar dan berada di tingkat bulan dan wajahnya memang cantik.


Semua pria yang melihat bunga sekolah itu merasa mereka akan pingsan atau mimisan kerana keindahannya.


Hanya seorang yang tidak seperti itu. Ya, mc kita, Zhang Quon.


"Apa kamu tidak tertarik dengan bunga sekolah itu juga? Dulu dia bersaing dengan ku."


Yin Mei mengatakan itu sambil menusuk pipi Ling Chyou yang cukup tembam.


"Aku tidak minat dengan gadis sexy. Aku lebih suka dengan gadis imut seperti Xia Zu."


Walau Ling Chyou adalah gay, jika seseorang bertanya tentang minatnya pada gadis, dia menyukai gadis imut dari sexy.


Namun di dunia ini kebanyakan cewek itu berdada besar daripada imut. Itu kerana cewek imut itu hanya akan menjadi pendamping seperti kakak atau adik.


"Mari kita habisi ini sekarang. Pedang angin bencana!"


"Pukulan api phoenix!"


'Angin dan api? Ah Shit.'


Ling Chyou dengan cepat menarik teman temannya bersembunyi di balik tiang yang besar di sana.


"Woaaaaaaahhhhh!!!!!"


"Matilah!!!!!"


Api dan angin berbenturan dan menghasilkan sebuah haba yang panas dan mengancam pada saat yang sama.


Untung Ling Chyou sudah bersembunyi di balik tiang dengan teman temannya. Itu membuat tekanan haba pada mereka sedikit berkurang.


"Kekuatan api dan angin yang kuat! Aku merasa aku akan terbakar!"

__ADS_1


"Itu sangat dahsyat!"


"Mereka gila!"


Banyak suara dari penonton yang memprotes itu.


Dan mereka melihat Tong Ma terduduk dan pedangnya patah.


"Kau sudah tidak bisa bertarung."


"Baik, aku mengalah."


Bunga sekolah menjadi lebih tertarik pada Zhang Quon dari pertarungan itu.


"Aku yang paling tampan."


"Sial, kamu bahkan tidak ingin kehilangan gelar tampan mu!? Kamu sudah punya banyak yang memanggil mu tampan!"


Zhang Quon hanya menutup mulut dengan kepalan tangannya terkekeh dan Tong Ma menghela nafas kecewa.


Bunga sekolah itu naik ke arena bertarung dan menyapa Zhang Quon dan mengabaikan Tong Ma.


'Lian Zu.'


Tong Ma hanya melirik bunga sekolah yang mengabaikannya.


"Kamu sangat hebat tadi, Zhang Quon."


Wajah Zhang Quon menjadi dingin.


"Iya, terima kasih atas pujian mu."


Zhang Quon menundukkan kepalanya tanda hormat walau dia tidak menyukainya.


Dan saat itu Ling Chyou menaiki arena itu dengan tangga.


"Zhang Quon, Tong Ma! Kalian ingin membunuh kami apa!? Serangan terakhir kalian bisa melelehkan kami!"


Tong Ma tersenyum dan berdiri tampa melihat bunga sekolah yang mengabaikannya.


"Maaf, sepertinya kami terlebih bersemangat hingga lupa kamu lemah."


"Kalian banjingan!"


"Zhang Quon, terima kasih atas kemenangan mu, aku menang banyak."


"Kamu benar benar bertaruh!?"


Sekarang Tong Ma sedikit kecewa.


"Ini. Kamu tampan sebagai diri mu. Hadiah kerana sudah bertarung kerana omong kosong ku."


Ling Chyou memberikan sebuah bunga kaca yang indah yang bisa di jadikan jepit rambut.


"Walau bunga ini indah, itu masih terbuat dari kaca yang biasa. Kamu tampan walau semua orang mengatakan kamu cacat. Bagi ku kamu tampan sebagai diri mu."


Ling Chyou tersenyum gembira sambil menyerahkan itu dan dia bisa melihat jepit rambut naga di rambut Zhang Quon.


"Sepertinya Zhang Quon tidak memerlukan hadiah kerana dia sudah memiliki bunga terbaik di sekolah."


"Pffff!"


Wajah Zhang Quon menegang dan Tong Ma menahan tawa nya.


"Apa yang ka-"


Lian Zu ingin marah namun Zhang Quon melangkah ke arah Ling Chyou.


"Kamu menyiapkan hadiah?"


"Tentu. Aku bukan seseorang yang membuat seseorang bertanding tampa hadiah! Kalian bertarung hanya kerana aku mengatakan kamu lebih tampan! Benar benar pertarungan omong kosong!"


"Aku tidak ingin kehilangan gelar tampan ku."


Wajah Lian Zu memerah setelah di abaikan Zhang Quon dan mengetahui mereka bertarung bukan kerana dirinya.


"Ini, hadiah pemenang."


Ling Chyou mengeluarkan pot bunga matahari yang terbuat dari kaca dari cincin ruangnya dan menyerahkan nya.


"Selamat atas kemenangan mu."


Wajah Ling Chyou sedikit memerah saat memberikan itu.

__ADS_1


Zhang Quon bisa melihat ada tulisan di pot bunga itu.


'Jadilah terang seperti matahari.'


Zhang Quon tersenyum dan mengambil pot bunga matahari itu.


"Aku akan menjaganya dengan baik. Terima kasih. Ini hadiah pertarungan pertama ku."


Melihat senyuman menggoda Zhang Quon membuat wajah Ling Chyou semakin memerah dan membuatnya batok dan menghindari pandangannya.


"Apa pon, selamat."


Ling Chyou dengan cepat lari turun dari arena.


"Wajah mu merah. Apa kamu sakit?"


Wang Xuemin bertanya dan Ling Chyou hanya menggelengkan kepalanya.


"Mari beli bahan masakan! Kalian ingin sarapan enak esok, bukan. Mari pergi sekarang."


"Mari!"


Semua orang bersemangat untuk membeli bahan masakan dari membeli hal yang berbau bela diri.


Lian Zu mengepal erat tangannya dan melihat Ling Chyou yang berjalan pergi bersama teman temannya.


'Akan ku balas kerana membuat ku malu hari ini!'


Lian Zu sangat marah dan niat membunuh nya cukup tajam.


.


.


.


.


.


Di pasar.


"Ok semua, mari berpecah. kalian semua beli bahan yang sama. mari lihat, siapa yang membeli lebih cepat dan berkumpul di sini kembali."


Semua orang mengangguk dan berpecah.


Itu menyenangkan seperti sebuah permainan.


Hanya 30 minit yang di perlukan oleh Ling Chyou untuk mendapatkan semua bahan yang dia senarai kan.


Kerana itu, dia berjalan jalan di sekitar dan membeli manisan yang di jual di gerai gerai berdekatan.


Buk.


Dia melanggar seseorang saat ingin berbelok di tikungan.


"Aduh. Maaf."


Buk.


Pria berambut cokelat diikat ponytali dengan pakaian serba hitam juga memakai topeng hitam dari kain terbaring di tanah dan mengalirkan darah.


"E, eek!!?"


Ling Chyou langsung kaget dan panik. Dia menoleh kanan ke kiri dan melihat rumah tabib berdekatan.


Dia langsung mengangkatnya dan memasuki rumah tabib itu.


"Tuan, seseorang terluka! Saya akan membayar semua perawatannya!"


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung................


__ADS_2