
Ru Xuan mengalirkan energi dalam nya ke seluruh tubuh.
Elimennya mengitari tubuhnya. Elimennya adalah oksigen. Selagi ada oksigen, dia bisa menukarnya menjadi senjata.
Ada 2 jenis elimen di dunia itu. Satu adalah elimen alami. Ada 7 elimen. Air, api, angin, tumbuhan, es juga yang langka adalah petir dan tanah.
Namun yang paling langka itu tanah.
Dan yang kedua adalah elimen langka yang tidak alami. Elimen seperti itu jarang terjadi. Salah satu contoh adalah He Li yang berelimen besi.
Buk! Bak! Buk!
Mereka semua jatuh dengan satu pukulan Ru Xuan yang di tingkat matahari.
Matahari mula turun dan hari menjadi gelap.
Dia mengetuk jendela asrama perlahan dan Ling Chyou membukanya.
"Ada apa?"
Ling Chyou dengan polos bertanya.
"Apa yang perlu di lakukan dengan keluarga Liu ini?"
Ling Chyou berpikir sejenak. Dia tersenyum nakal seketika.
"Lempar mereka ke kediaman Xiau setengah telanjang boleh, telanjang total juga boleh. Biarkan keluarga Liu malu lebih lagi."
Ru Xuan entah mengapa rasa itu hukuman yang ringan saat tuannya terluka parah kerana mereka.
"Aku tidak berminat beri mereka pelajaran. Biarkan asosiasi dan keluarga Xiau mengurus mereka."
Sekali lagi Ru Xuan bingung. Ling Chyou menatap para assasin dari keluarga Liu lagi. Dia menghela nafas dan melihat pohon yang bergoyang kencang seperti marah.
"Aku tidak peduli dengan orang yang mencelakai ku. Liu Tangzang, jika itu dia, setidaknya aku akan melakukan sesuatu. Mereka hanya anteknya. Mereka hanya berkerja untuk uang."
Ru Xuan mula paham. Mereka hanya melakukannya kerana Liu Tangzang, tidak lebih dari itu. Seperti dia menjaga Ling Chyou, seperti itu juga mereka pada Liu Tangzang.
"Jadi, apa yang tuan ingin lakukan?"
Ru Xuan bertanya. Tidak mungkin dia di suruh membunuh Liu Tangzang kan. Walau dia akan melakukan nya jika di suruh.
Ling Chyou tersenyum dengan mengerikan.
"Ru Xuan, apa kamu pikir hanya kematian adalah hukuman yang berat?"
Ru Xuan kaget melihat senyuman mengerikan Ling Chyou. Dia selalu terlihat polos dan ramah. Dia menganggukkan kepalanya. Hukuman apa yang lebih mengerikan dari mati?
"Apa kamu tidak pernah menyiksa orang untuk mendapatkan informasi?"
Ru Xuan tersentak dan mengangguk.
'Tidak mungkin tuan akan menyiksa mereka, kan?'
Ling Chyou tersenyum lebih cerah melihat Ru Xuan mengangguk.
"Ini hampir sama persis. Kamu hanya perlu mengikuti arahan ku, ok?"
Ru Xuan merasa sedikit takut untuk tahu apa yang ia rencanakan.
.
.
.
.
.
Setelah tamat sesi pelajaran, Ling Chyou pergi ke pelelangan. Ru Xuan berdiri di belakang Ling Chyou seperti penjaga.
Seorang wanita sexy berdada besar membawa acara. Mereka mula membidik harga. Namun Ling Chyou tidak mengangkat tangannya untuk menaikkan harganya.
Dia melihat keluarga Liu masuk dan pelelangan terakhir bermula.
"Ini barang terakhir kita hari ini. Ginseng berumur 1000 tahun!"
Ginseng 1000 tahun bukan saja bisa menguatkan anergi dalam, itu juga bisa membuat seseorang yang di tengah ajal menjemput kembali sembuh.
"Pelelangan bermula dari 100 ribu batu roh!"
Semua orang mula bersemangat dan membidik harga.
"200 ribu batu roh!"
"250 ribu batu roh!"
"300 ribu batu roh!"
Semua orang mula menaikkan harga ginseng 1000 tahun itu.
Ling Chyou akhirnya mengangkat tangannya.
"1 juta batu roh."
Semua orang tersentak mendengar itu. Ling Chyou yang miskin itu bisa membidik harga hingga 1 juta?
"Sa, satu juta bidikan! Ada lagi!?"
Tak.
1 bunyi ketukan berbunyi.
Tak.
2 ketukan berbunyi.
"1.2 juta."
Semua orang melihat orang yang menawarkan harga itu.
"Itu keluarga Xiau!"
Xiau Ming tersenyum pada Ling Chyou.
Ling Chyou menatapnya dengan tatapan aneh.
'Mengapa dia tersenyum seperti itu? Apa dia mengajak ku berantem menaikkan harga? Aku tidak peduli juga jika kalah.'
"Ada lagi bidikan!?"
Ling Chyou mengangkat tangannya.
"1.5 juta."
Xiau Ming mengangkat tangannya lagi.
"1.8 juta."
__ADS_1
Ling Chyou mula mengerutkan alisnya.
'Pak tua, apa kamu menginginkannya? Jika iya, aku akan mengalah setelah ini.'
Ling Chyou mengangkat tangannya lagi.
"2 juta."
Semua orang kaget mendengar itu. Sekaya apa sih, Ling Chyou hingga membidik 2 juta?
Xiau Ming mengagkat tangannya lagi.
"2.3 juta."
Ling Chyou menggelengkan kepalanya.
"Baik, ada bidikan lagi!?"
Tak tak, tak.
"Ginseng ini di menangkan Xiau Ming! Tahniah!"
Setelah pelelangan Ling Chyou keluar tampa expresi kecewa dia tidak mendapatkan ginseng itu.
Tentu saja. Itu adalah miliknya juga.
.
.
.
.
.
Malam itu.
Ling Chyou mengeluarkan ginseng 1000 tahun yang ia temukan saat berjalan di gunung.
Dia memberikan itu pada Ru Xuan.
"Berikan ini pada keluarga Liu. Minta mereka 30% dari jumlah pelelangan. Jika mereka lakukan itu, kamu akan memberikan barang langka lainnya. Mari buat mereka berpikir mereka punya sekutu yang kuat dan hancurkan mereka saat itu."
Itu ide yang bagus. Namun Ru Xuan tidak bisa bertanya tanya bagaimana tuannya memiliki ginseng 1000 tahun di tangannya.
Dia akan membidik barangnya sendiri dan mendapatkan 30% dari pembayarannya sendiri. Itu juga jika dia yang membelinya.
.
.
.
Ling Chyou melihat Xiau Ming berdiri di depannya sambil tersenyum.
"Bagaimana pelelangan pertama mu?"
Xiau Ming bertanya dengan ramah.
"Cukup menguntungkan dan aku tidak keluarkan uang 1 sen pon. Aku rasa akan selalu datang ke sini untuk sementara."
Ling Chyou juga menjawab dengan ramah.
"Apa kamu menginginkan ginseng itu?"
Ling Chyou menggelengkan kepalanya.
Ru Xuan memalingkan wajahnya.
"Tentu. 50% keuntungan penjualan pil di berikan ke kartu keluarga mu, kan."
"Hah?"
Ling Chyou mengeluarkan suara kaget.
"50% keuntungan? Pada ku?"
Xiau Ming memiringkan kepalanya bingung.
"Apa kamu tidak tahu? Ayah mu banyak berbicara pada ku tentang itu. Tetua Yang juga sangat senang berbicara tentang itu."
"Ma, maaf, saya harus mengecek berapa banyak uang di kartu keluarga saya. Saya minta diri dulu."
Ling Chyou langsung berlari pergi.
"Tuan, kamu seharusnya tidak berbicara tentang itu."
Ru Xuan mengatakan itu dan tunduk hormat sebelum mengikuti Ling Chyou.
"........."
Xiau Ming terdiam seketika.
"Fttt.... Hahahaha!"
Xiau Ming tertawa besar setelah di tinggal sendirian.
"Dia bahkan tidak tahu uang yang dia bawa!? Apa itu sebab dia berhenti membidik!? Hah..... Ling Chyou, kamu benar benar menarik."
Xiau Ming yang dari awal tertarik dengan Ling Chyou merasa ingin mengerjainya sedikit saat melihat dia di pelelangan. Namun dia tidak membidik apapon hingga dia bosan menunggu.
'Apa dia datang hanya untuk melihat lihat?'
Dan akhirnya ginseng 1000 tahun muncul. Dia sudah punya 1 di rumah. Jadi dia tidak berminat untuk membidik.
"1 juta batu roh."
Suara Ling Chyou menusuk kupingnya dengan bidikan 1 juta. Dia tersenyum dan mula membidik juga.
"Aku apakan ya, ginseng kali ini?"
.
.
.
.
.
Ling Chyou terbaring di kasur seperti ikan asin yang di jemur.
"Kamu mengapa?"
Yun Kaibo bertanya sambil menulis di buku.
"Aku tidak percaya uang yang ada di kartu keluarga ku. Apa aku beneran masih hidup?"
__ADS_1
Yun Kaibo menggelengkan kepalanya melihat itu. Semua orang tahu tentang 50% keuntungan itu kerana Ling Chen. Bagaimana pemiliknya tidak pernah tahu.
Satu kotak hadiah tiba di asrama mereka dengan nama Ling Chyou.
Ling Chyou membukanya dan melihat ginseng 1000 tahun yang ia berikan ke keluarga Liu, di beli Xiau Ming dan akhirnya ke tangannya semula.
"Aku dengar kamu ke pelelangan dan membidik ini. Tetua Xiau sangat baik pada mu."
Namun Ling Chyou malah merasa itu lucu. Dia mendapatkan ginsengnya kembali dan mendapatkan 30% keuntungan tanpa mengeluarkan apa pon.
'Bukan ke aku membuat untung tampa melakukan apa apa kali ini?'
Ling Chyou menggelengkan kepalanya dan memasukkan ginseng itu ke dalam cincin ruangnya.
Kotaknya malah di buat kotak makanan dan di pulangkan ke Xiau Ming.
Xiau Ming yang mendapatkan itu tertawa keras bahkan hingga pengawal di luar mendengarnya.
.
.
.
.
.
Seminggu berlalu dan Ling Chyou terus membidik barangnya sendiri. Namun dia tidak akan membidik lebih dari 2 juta.
Ada yang dia beli sendiri, ada yang di dapatkan Xiau Ming dan kembali padanya, dan di bidik orang lain.
Hari ini, dia duduk di kursi yang sama sambil melihat orang orang membidik.
"Baik, ini ada barang yang di berikan seseorang untuk di lelang. Ini dia, pohon buah Yongdu yang berusia 1 tahun! Khasiat buah Yongdu adalah memberikan 2 kali lipat anergi dalam! Apa lagi jika mereka elimen tumbuhan!"
Ling Chyou duduk tegak melihat pohon itu.
"Pelelangan di mulai 100 ribu batu roh!"
Beberapa orang hanya membidik tidak semangat.
"200 ribu."
"300 ribu."
Tidak ada yang benar benar menginginkan itu.
"500 ribu!"
Ling Chyou dengan semangat membidik itu.
Xiau Ming melihat mata Ling Chyou berbinar melihat pohon itu tersenyum.
"1 juta!"
Ling Chyou tersentak dan memandang tempat Xiau Ming duduk dengan tatapan tajam.
"2 juta!"
Ling Chyou membidiknya langsung ke 2 juta.
Xiau Ming mengangkat alisnya melihat Ling Chyou langsung menaikkan harga.
'Dia benar benar menginginkan pohon itu kali ini, huh.'
Xiau Ming benar benar ingin mengerjainya.
"2.5 juta."
Ling Chyou menggertak giginya mendengar itu.
"3 juta!"
Xiau Ming masih menampilkan senyuman di wajahnya.
Ling Chyou benar benar menginginkan pohon itu.
"3.5 juta."
Tangan Ling Chyou menggenggam tempat letak tangan di kursi dengan erat.
'Pak tua ini......'
Ling Chyou menghela nafas dan menenangkan dirinya.
"1 milliar."
Semua orang tersentak mendengar Ling Chyou langsung menaikkan itu ke jumlah yang sangat besar.
Xiau Ming akhirnya menggelengkan kepalanya dan mundur.
Dia tidak cukup kaya untuk menghabiskan 1 milliar hanya untuk pohon itu.
Ling Chyou menghela nafas dan 3 ketukan menandakan pohon itu miliknya.
"Pak tua sialan itu..... Aku sampai harus membidik hingga 1 milliar."
"Tuan, bukan ke tetua Xiau akan memberikan itu pada mu juga akhirnya?"
Ling Chyou meliriknya dengan tajam.
"Tidak bisa! Itu punya ku!"
Untuk pertama kali, Ru Xuan melihat Ling Chyou bertindak seperti anak anak.
'Sepertinya pohon itu benar benar menarik minat tuan.'
Ling Chyou bangun dan menuju pintu keluar.
"Tuan, kamu tidak menunggu sampai akhir?"
Ru Xuan bertanya kerana barang mereka belum di lelang. Juga barang itu sangatlah langka kali ini.
"Siapa peduli!? Pohon 1 milliar ku lebih penting!"
Ling Chyou dengan semangat berjalan keluar.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung.............................